MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 03 Januari 2017 14:50
ALAMAK..!! Tukang Cabut Rumput Pun Ternyata Juga Pekerja Impor

Menelusuri Tenaga Kerja Asing di Dua Daerah, Tabalong - Konawe

JARANG KELUAR - Para pekerja Tiongkok beraktivitas di pabrik semen di Kabupaten Tabalong

PROKAL.CO, UU Ketenagakerjaan di pasal 42 mengatur bahwa tenaga kerja asing (TKA) hanya bisa bekerja di Indonesia sebagai tenaga ahli. Namun, di Tabalong dan Konawe, buruh kasar pun dari mancanegara. Jumlahnya capai ribuan.

Seorang pekerja berseragam biru tua mengendarai sepeda tampak keluar dari pabrik PT Conch South Kalimantan Cement. Dia adalah salah seorang dari ratusan pekerja asing di perusahaan semen asal Tiongkok yang beroperasi di Desa Seradang Kecamatan Haruai Kabupaten Tabalong.

Tidak langsung nyelonong keluar, dia mendatangi pos keamanan pabrik semen tersebut untuk meminta izin dari petugas keamanan di pabrik yang berjarak sekitar 30 kilometer dari pusat kota Bumi Saraba Kawa.

 Pekerja itu menuju warung kecil dekat gerbang.  Tidak lama, pria berhelm kuning itu kembali usai membeli sesuatu di warung. Tidak lebih dari lima menit. Dia terlihat kelelahan. Seperti menjalani pekerjaan kasar. 

Radar Banjarmasin yang kemudian menyusul ke dalam melihat lebih banyak lagi pekerja Tiongkok. Mereka berkumpul di jam siang.  Di tengah mereka terdapat sejumlah pekerja lokal. Mereka tampak akrab satu dengan lainnya, meski ada terkendala bahasa. Sebagian pekerja Tiongkok tidak bisa berbahasa Indonesia, namun tetap mencoba berkomunikasi.

Kepala Bagian Humas PT Conch South Kalimantan Cement, Yandri menjelaskan, ada sebanyak 121 orang pekerja asing yang dipekerjakan di sana. Semua merupakan pekerja dengan keahlian khusus. Dia menepis para tenaga kerja asing adalah pekerja tanpa keahlian atau buruh kasar. 

Anehnya, meski dikatakan sebagai tenaga ahli, tetapi mereka tetap diperkenankan untuk menjadi penyapu jalanan dan pencabut rumput di areal pabrik. “Karena itu bentuk loyalitas para pekerja,” katanya.

Perusahaan  memberi mereka libur satu bulan sekali dan beberapa bulan sekali diperkenankan untuk pulang ke kampung halaman. “Waktu libur satu minggu sekali, terkadang kami bawa mereka ke Pasar Tanjung, pagi dan siang,” imbuhnya. 

Karena tidak bisa Berbahasa Indonesia, kunjungan ke tempat keramaian di Tabalong dikawal seorang penerjemah. Setidaknya sebagai upaya berkomunikasi saat membeli barang kebutuhan yang diperlukan mereka. 

Kepala Desa Seradang, Tajudin Noor Arifin menceritakan para pekerja asing ini tidak pernah membaur terlalu lama diluar. “Paling hanya ke pasar-pasar sebentar, terus kembali ke pabrik,” katanya. 

Kepala Dinas Sosial dan Tenaga Kerja Kabupaten Tabalong, H Yuhani mengatakan keberadaan dan rutinitas para pekerja asing ini selalu dipantau. Baik dari jajarannya sendiri, maupun oleh Kantor Imigrasi Kalimantan Selatan. “Jika ditemukan ada yang ilegal kami pulangkan,” tegasnya.

Bagaimana di Konawe, Sulawesi Tenggara? Jawa Pos (Radar Banjarmasin Group) melihat secara kasatmata, begitu banyak TKA yang menjadi buruh di Konawe. Area di sekitar Kawasan Industri Konawe saat sore, ketika jam pulang kerja, serasa satu perkampungan yang berada di Tiongkok. Di warung-warung orang bercakap Mandarin. 

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 23 Juni 2017 08:27

Besok Kanwil Kemenag Pantau Hilal di Tempat ini

  BANJARMASIN – Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Selatan…

Jumat, 23 Juni 2017 08:21

Seluruh Polsek jadi Rest Area untuk Pemudik

KANDANGAN – Di musim mudik lebaran 2017 ini, Polres Hulu Sungai Selatan (HSS) menjadikan seluruh…

Jumat, 23 Juni 2017 08:18

PENTING, ini Ketentuan Zakat Fitrah

BANJARBARU - Mendekati Idul Fitri, umat Islam mulai menyiapkan kewajiban menunaikan zakat fitrah. Kantor…

Jumat, 23 Juni 2017 07:50

ENAKKKNYA..!! Walikota Nadjmi Bolehkan Pejabat Mudik Pakai Mobil Dinas

  BANJARBARU - Hari ini libur panjang lebaran dimulai. Artinya, warga mulai disibukkan rutinitas…

Jumat, 23 Juni 2017 07:47

Yakin Dewan Tak Bakal Keteteran, Propemperda 2017 Kian Gemuk

  BANJARBARU - Pekerjaan rumah DPRD Banjarbaru bertambah. Sebelumnya, DPRD wajib merampungkan penggodokan…

Kamis, 22 Juni 2017 19:58

Antrean Pemudik di Bandara Mulai Mengular

Penumpang di Bandara Syamsudin Noor pada H-4 Lebaran, Rabu (21/6) kemarin terlihat mulai mengalami peningkatan.…

Kamis, 22 Juni 2017 19:52

Sekolah Favorit Diserbu Orang Tua, Sekolah Pinggiran Minim Pendaftar

  BANJARMASIN - Wajah Muhammad Wajir tegang. Warga Kecamatan Handil Bakti, Kabupaten Barito Kuala…

Kamis, 22 Juni 2017 11:03

Gelar Paripurna Jelang Liburan Idul Fitri

BANJARBARU - Sebelum cuti bersama menyambut Idul Fitri, siang ini (22/6) di Gedung DPRD Banjarbaru akan…

Kamis, 22 Juni 2017 11:01

Pengemis Tunanetra Dijamin Tak Disentuh Satpol PP

  BANJARBARU - Serbuan gepeng sudah menjadi fenomena sosial di bulan Ramadan. Lebih-lebih mendekati…

Kamis, 22 Juni 2017 08:49

Tasmiyah Putri Bupati Mardani Meriah

BATULICIN - Acara tasmiyah putri dari Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming sekaligus buka puasa bersama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .