MANAGED BY:
SELASA
16 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | RADAR MUDA | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Rabu, 04 Januari 2017 09:50
Lahan Sawit di Tanah Bumbu Menyempit
Ilustrasi

PROKAL.CO, BATULICIN - Lahan perkebunan sawit di Kecamatan Angsana menyempit dampak dari maraknya pertambangan batubara. Kecamatan Angsana memang dikenal memiliki sumber daya alam (SDA) berupa batubara yang begitu banyak.

“Seiring makin maraknya pertambangan batubara, luasan lahan perkebunan karet dan kelapa sawit milik warga eks transmigran di beberapa desa di Kecamatan Angsana semakin menyempit,” kata Sastro, warga setempat.

Dikatakannya, akibat maraknya pertambangan batubara di kecamatan itu, membuat warga banyak memilih lahannya di eksploitasi batubara ketimbang menunggu masa perawatan sampai akhirnya komuditas perkebunan itu berproduksi.
“Sepertinya warga lebih memilih menawarkan perkebunan miliknya kepada pengusaha untuk ditambang batubaranya dengan ganti rugi lahan,” ujarnya.

Padahal, kata dia, tidak menutup kemungkinan, lahan-lahan yang ditambang tersebut berubah menjadi lahan gersang dan lambat laun akan ditinggalkan warganya karena area permukiman warga telah berubah menjadi kawasan gersang dan berlubang sisa aktivitas pertambangan batubara.
“Dari kenyataan yang kami lihat, pergerakan aktivitas pertambangan yang dilakukan dilahan bekas perkebunan warga itu tidak jauh dari area permukiman warga,” jelasnya.

Bahkan, imbuh dia, tidak jarang di beberapa desa di luar desanya pertambangan itu dilakukan tidak jauh dari area publik seperti sekolahan, tempat ibadah dan sarana publik lainnya.

Dengan fakta-fakta tersebut, warga berharap agar pemerintah daerah segera melakukan langkah taktis dengan memberikan pemahaman kepada warga agar tidak mudah menyerahkan lahannya untuk diganti rugi oleh pengusaha tambang.
Menurutnya,  pemerintah daerah harus segera turun tangan, karena jika tidak, luasan lahan perkebunan sawit dan karet warga ini akan kian menyempit.

“Dampak sosial dan lingkungan yang ditimbulkan oleh kegiatan pertambangan batubara dalam jangka panjang akan sangat merugikan warga desa,” ujarnya.

Ditambahkannya, warga harus diberi pemahaman secara utuh, bahwa sektor pertambangan jika tak dikelola secara baik akan berdampak buruk.

“Akan sangat bijak jika warga lebih memfokuskan diri pada pengelolaan kebun karet atau sawitnya karena mempunyai jangkauan jaminan kesejahteraan untuk jangka panjang dari pada dapat ganti rugi lahan dari pengusaha,” paparnya.

Dia mengatakan, peran pemerintah daerah harus menjadi garda terdepan dalam menyikapi makin banyaknya warga yang tergiur lahan perkebunan karet atau kelapa sawitnya diganti rugi oleh pengusaha karena di areal yang sama memiliki deposit batubara.

“Untuk mengimplemetasikan langkah penting ini dalam rangka menjaga ekosistem alam yang ada dikawasan perdesaan sekaligus memproyeksikan program penguatan ekonomi perdesaan, pemerintah daerah yang dalam ini, dinas terkait harus bahu membahu dengan aparat desa dan kecamatan,” tuturnya. (kry/ema)


BACA JUGA

Selasa, 16 Juli 2019 11:43

Belum Ada Wakil Bupati di HST, Bupati: Saya Tidak Memperlambat

BARABAI - Bupati Hulu Sungai Tengah (HST), H A Chairansyah,…

Selasa, 16 Juli 2019 11:31

Dua Pasang Cawalkot Banjarbaru Sama-Sama Dekati Partai

BANJARBARU - Sekretaris DPD Partai Nasdem Banjarbaru, Takyin Baskoro tak…

Selasa, 16 Juli 2019 11:29

Berlomba Turun Lebih Pagi, Jangan Ada Plonco dalam Orientasi

BANJARMASIN – Libur telah usai menandai dimulainya tahun ajaran baru.…

Selasa, 16 Juli 2019 11:23

48 Miliar, Dihibahkan Pemko Banjarmasin untuk KPU

BANJARMASIN - Pemko menghibahkan dana Rp48 miliar kepada Komisi Pemilihan…

Selasa, 16 Juli 2019 11:19

Padat Lalu Lintas, Sudimampir Bakal Dipasangi Pelican Crossing

BANJARMASIN - Dinas Perhubungan Banjarmasin bakal memasang pelican crossing di…

Selasa, 16 Juli 2019 10:08
BREAKING NEWS

HARI INI..! Ratusan Sopir Taksi Online Berunjuk Rasa

BANJARMASIN - Sopir taksi online benar-benar hilang kesabaran. Merasa diperlakukan…

Selasa, 16 Juli 2019 09:53
Pemkab Tanah Bumbu

Ketua Dewan Beri Jawaban

BATULICIN - Ketua DPRD Tanah Bumbu H Supiansyah menyampaikan jawaban…

Selasa, 16 Juli 2019 09:47
Pemkab Tanah Bumbu

Susun Dokumen Peta Risiko Bencana

BATULICIN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tanah Bumbu…

Selasa, 16 Juli 2019 09:45
Pemkab Tanah Bumbu

Warga Kurang Mampu Diberi Bantuan

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan bantuan berupa sembako dan uang…

Selasa, 16 Juli 2019 09:39
Parlementaria

Apresiasi Dispensasi Pemko Terhadap ASN di Hari Pertama Sekolah

BANJARBARU - Pemko Banjarbaru memberikan kebijakan di hari perdana anak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*