MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 06 Januari 2017 15:37
Kisah Penyelamatan Speedboat Wisatawan yang Hilang di Perairan Kotabaru

Kurir Informasi Berikan Keluarga Korban Harapan

SELAMAT - Para speedboat yang hilang saat turun dari kapal Kelambau Pelabuhan Kotabaru.

PROKAL.CO, Informasi begitu berharga bagi keluarga korban hilangnya speedboat di perairan Samber Gelap. Untuk itu, nakhoda kapal Tanete 12 berjasa karena memberi harapan saat kehilangan.

WAHYU RAMADHAN, Kotabaru

Hampir seluruh hidup Andu,  nelayan asal Batulicin kab Tanah Bumbu, bergelut di lautan. Pria 50 tahun itu menjadi penyampai informasi  selamatnya para korban. Dia adalah nakhoda kapal Tanete 12, yang mengabarkan  kapal Tanete 02 telah menolong para korban speedboat yang terombang ambing di lautan.

Saat itu dia sedang dalam pelayaran mencari ikan katika dihubungi Asdar, nakhoda kapal Tanete 02 melalui HT. Dalah sambungan itu, salah seorang korban berbicara dengannya dan menitipkan pesan. Dia minta tolong agar segera dikabarkan kepada keluarganya, bahwa ia selamat.

"Ia berikan nomor telponnya. Waktu itu, kapal Tanete 02 yang dikemudikan Asdar dan ditumpangi para korban, sudah berada di perairan Majene. Karena memang harus ke sana mengantar ikan," jelasnya kepada Radar Banjarmasin.

Rasa tidak percaya Andu sebelumnya, bukan tanpa alasan. Lelaki itu menganggap bahwa Asdar, merupakan sosok yang suka bercanda. Bahkan karena saking akrabnya, bercanda keterlaluan pun menjadi hal yang biasa bagi mereka.

"Posisi saya waktu dihubungi, ada di perairan daerah Batulicin, baru pulang dari Sulawesi Barat. Ketika sudah mengabarkan kepada keluarga yang bersangkutan, tak lama kemudian saya ditelpon lagi dari tim gabungan yang sedang mencari korban," pungkasnya.

Perlu diketahui, Selasa (3/1) sore, Tim gabungan yaitu, Basarnas, dan Polair Kotabaru mendapat informasi dari nakhoda kapal KM Cahaya Tanete 12, bahwa nelayan yang menggunakan KM Cahaya Tanete 02 dengan rute Batulicin – Majene, menemukan speedboat terombang-ambing di kawasan Pulau Lari-Larian. Tepatnya, 29 Mil sebelah timur Pulau Lari-Larian.

Namun sayang, kala itu Basarnas dan Polair Kotabaru belum bisa terhubung langsung dengan KM Cahaya Tanete 02, sehingga keduanya belum berani memastikan kabar penemuan itu. Kabar tersebut menjadi valid, tepat pada waktu tengah malam. Tim gabungan yang saat itu adalah TNI AL dengan memakai KRI AL Kelambau  berhasil melakukan kontak dengan KM Cahaya Tanete 02, dan berjanji akan melakukan penjemputan di kawasan Pulau Larilarian pada ke esokan hari yaitu Rabu (4/1).

Tepat pukul 07.00 Wita, KAL Kelambau bertolak menuju Pulau Lari-Larian. Pada pukul 14.30 Wita posisi KAL Kelambau disebutkan berada di 23 Mil arah Pulau Lari-Larian dari Kotabaru. Selanjutnya, penjemputan dilakukan, dan sekitar pukul 20.30 Wita, kapal Kelambau yang membawa lima penumpang dan satu juru mudi speedboat akhirnya tiba di Pelabuhan PPI Kotabaru.  

Sementara itu, Kejadian hilangnya speedboat yang berangkat dari Pantai Sarang Tiung menuju Pulau Samber Gelap beberapa waktu lalu,  ditanggapi serius oleh Bupati Kotabaru, Sayed Jafar Al Idrus.

 "Kami sangat menyayangkan dengan adanya kejadian tersebut. Dan tentu saja hal ini akan kami kaji, agar dikemudian hari hal tersebut tak kembali terulang," ujarnya.

Guna meminimalisir agar hal tersebut tak terulang kembali, Bupati juga akan mengupayakan pembenahan. Khususnya terkait jasa angkutan kapal yang mengangkut para wisatawan untuk berwisata, yang tujuannya antar pulau.

"Kalau perlu nanti ada transportasi khusus bagi mereka yang ingin pergi berwisata. Ada pun sementara ini, kami kembali menginginkan dan menekankan agar para pelaku usaha transportasi agar lebih memperhatikan kondisi alat transportasi yang dikelola juga mementingkan keamanan dan kenyamanan bagi para penumpang," pungkasnya. (by/ran)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 12:18

Berkat Laporan Warga, Pengedar Ribuan Zenith Diringkus

BANJARMASIN - Syaiful Akhyar (48) tak berkutik tertangkap anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin…

Kamis, 24 Mei 2018 12:07

Diduga Depresi, Pria 30 Tahun Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

PELAIHARI - Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan tergantung…

Rabu, 23 Mei 2018 14:23

Warung Sakadup Digrebek Satpol PP, Eh Pelanggan Kabur Belum Bayar Lagi

BANJARMASIN - Pengunjung warung sakadup di belakang Terminal Induk Banjarmasin sontak berhamburan saat…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…

Selasa, 22 Mei 2018 14:39

Dua Madi asal Sungai Danau Terciduk Bawa 18 Kilo Sabu

BANJARMASIN - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua orang kurir…

Selasa, 22 Mei 2018 12:38

Pencuri Batu Bara di Sungai Barito Diringkus, Begini Cara Mereka Beraksi

BANJARMASIN - Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di perairan Sungai…

Senin, 21 Mei 2018 13:29

Aparat Desa Manarap Tengah Akhirnya Meminta Maaf kepada Pengembang

Ini pelajaran bagi aparat desa. Karena permintaannya ditolak, mereka memasang portal untuk memblokade…

Senin, 21 Mei 2018 13:17

Bulan Ramadan, Balapan Liar Makin Menjadi di Banjarmasin

BANJARMASIN - Aksi balapan liar (bali) seakan tak ada habisnya. Bulan Ramadan ini, gelagatnya semakin…

Senin, 21 Mei 2018 10:26

Mayat Tanpa Busana Membusuk di Perkebunan Sawit

PELAIHARI -Mayat tanpa busana di temukan warga berlokasi diareal perkebunan sawit di PT SSU Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .