MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 10 Januari 2017 13:04
Ya Ampunn.!! Hampir Semua Pelajar di Kalsel Pernah Konsumsi Zenith
Grafis: JPG Newsroom

PROKAL.CO, Peredaran obat di kalangan pelajar sudah sampai taraf yang meresahkan. Jumlah obat yang beredar pun bikin geleng-geleng kepala. Saatnya menyelamatkan anak-anak kita.

Bagi Suriadi, bertani mungkin bukanlah pekerjaan yang menghasilkan lagi. Sejak tiga bulan ini dia memiliki profesi sampingan lain yang lebih menggiurkan: Jualan zineth. Pria berusia 37 tahun ini menyasar pasar yang labil dan menjanjikan: para pelajar.

Untunglah, warga Desa Mundar RT 01 Labuan amas Selatan Hulu Sungai Tengah segera diamankan hingga tak sampai lama merusak masa depan generasi di Barabai. Minggu (8/1) tadi dia dibekuk Satuan Narkotika Polres HST.

Suriadi mengakui pelajar adalah target pasarnya. "Dalam satu hari saja bisa menjual 5 sampai 10 boks, isi 1 boksnya 10 keping. Satu keping saya jual seharga 30 ribu," ungkapnya.

Kapolres HST AKBP Mugi Sekar Jaya melalui Kasat Narkoba AKP Purnoto membenarkan tersangka Suriadi atau yang kerap dipanggil Acong ini kerap menjajakan obat-obatan daftar G kepada para pelajar.

Dari tangan Suriadi, para petugas menyita barang bukti sebesar 200 butir Zenit Carnophen. Serta uang tunai sebesar Rp. 1.353.500, yang diduga uang hasil penjualan obat-obatan tersebut.

Suriadi tak sendiri. Setidaknya, ada banyak lagi pengedar yang menjadikan para pelajar di Kalimantan Selatan sebagai pasar menggiurkan bagi keuntungan. Hal ini menjawab pertanyaan mengapa penyalahgunaan obat di kalangan pelajar sudah semakin meresahkan akhir -akhir ini.

Dari data yang dikumpulkan Radar Banjarmasin di beberapa kabupaten kota dan Kalsel jumlah barbuk obat Gol IV yang ditangani polisi selama tahun 2016, mencapai angka 5.742.654 butir. Kebanyakan adalah jenis zenith/carnophen.

Tak heran, Kepala BNNK Banjarmasin, Ilyas, Jumat (6/1) tadi, memberi testimoni mengejutkan. Dari limapuluh sampel anak yang dites, empat puluh pernah konsumsi zenith. "Kita ambil sampel saja itu. Ya kalau semua persentase antara 80 - 70 persen anak pernah makai zenith," ujarnya kepada Radar Banjarmasin.

Jumlah ini mengindikasikan ada bahaya yang mengincar kalangan muda khusunya pelajar di Banjarmasin. Penyalahgunaan obat-obatan menyulitkan BNNK dan aparat lainnya menindak. "Yang mereka konsumsi itu kan zenith. Nah itu obat-obatan saja, kami dan polisi tidak bisa menindak, kecuali pecandu," akunya. Sebagai obat, zenith sendiri masih mudah ditemukan dijual bebas di pasaran.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 19:55

Jelang Lebaran, Preman Pasar Dibersihkan

BANJARMASIN – Puluhan preman pasar diamankan petugas Polda Kalimantan Selatan. Hal ini dilakukan…

Rabu, 21 Juni 2017 15:41

Komplotan Pemalsu SIM Ditangkap Juga Palsukan KTP dan Buku Nikah

BANJARBARU – Periksalah SIM Anda sekarang jika dulunya menggunakan jasa calo. Karena ada kemungkinan…

Selasa, 20 Juni 2017 16:15

Tujuh Ratus Ribu Zenith Disita

BANJARMASIN - Alih-alih berkurang, peredaran Zenith selama bulan Ramadan justru semakin marak. Bagaimana…

Selasa, 20 Juni 2017 16:12

Dijegat Dibatola, Ratusan Butir Zenith Gagal Masuk ke Kapuas

MARABAHAN - Satnarkoba Polres Batola berhasil menggagalkan pengiriman ratusan ribu butir obat merek…

Senin, 19 Juni 2017 16:18

Anggota TNI Ditusuk Orang Misterius

BANJARBARU - Nasib Nahas dialami seorang anggota TNI yang bertugas di satuan Yonif 623/BWU bernama Prada…

Senin, 19 Juni 2017 15:46

Ujian di Penghujung Bulan Ramadan

PARINGIN – Di pekan terakhir bulan suci Ramadan, keteguhan iman warga Desa Bihara Kecamatan Awayan…

Senin, 19 Juni 2017 15:05

Ada Saja Pengendara yang Berusaha Menerobos Penjagaan

MARABAHAN – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat selama bulan Ramadan dan jelang…

Minggu, 18 Juni 2017 17:57

Pekerjakan Perempuan di Bawah Umur, Satpol PP Razia Warung Remang-Remang

MARTAPURA - Tim gabungan terdiri dari Satpol-PP Banjar, Kodim 1006/Martapura dan Polres Banjar Jumat…

Sabtu, 17 Juni 2017 15:31

Gagal Diedarkan Uang Palsu di Pembatuan

BANJARBARU - Pengungkapan kasus uang palsu dibantu saksi ahli dari Bank Indonesia. Deputi Kepala Perwakilan…

Sabtu, 17 Juni 2017 15:19

Ditodong dengan Pisau, Kakek Gigit Jari Pelaku, RASAKAN..!

BANJARBARU - Radiun S Tampubolon memang tua, usianya 74 tahun, tapi ia bukan pengecut. Ditodong pisau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .