MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Rabu, 11 Januari 2017 17:41
LANGKA..! Penemuan Bunga Surga di Banjarmasin
LEGENDA : Berukuran kurang dari satu sentimeter, Udumbara hampir tak kasat mata. Bunga yang diliputi legenda ini muncul di Banjarmasin Utara.

PROKAL.CO, Dalam literatur Buddha, Udumbara disebut hanya mekar tiga ribu tahun sekali. Adapula yang mengaitkannya dengan pertanda kelahiran sang ratu adil.

------------------------------------------------

UDUMBARA dilaporkan muncul tahun 1997 di Korea Selatan, menempel di wajah patung Buddha di sebuah kuil. Menyusul kemunculan pada 2010 di Tiongkok, lalu di Bali pada 2016, dan sekarang di Banjarmasin. Setiap kemunculannya selalu diiringi kehebohan netizen.

Dalam bahasa Sanskerta kuno, Udumbara berarti 'bunga surgawi'. Kelopak dan tangkainya berwarna putih bersih. Ukurannya lebih kecil dari kuku jari, hampir tak kasat mata. Untuk memotretnya butuh lensa khusus jenis makro.

Sekilas Udumbara mirip jamur atau parasit. Apalagi ia bisa tumbuh di mana saja. Menumpang hidup di tanaman lain, di kayu mati, atau bahkan logam. Di Banjarmasin, Udumbara muncul di pekarangan rumah milik Arif Subekti di Jalan Komplek AMD Permai Kelurahan Alalak Utara.

Subekti seorang penggemar tanaman hias bonsai. Jumat (6/1) selepas salat subuh, membawa gunting kecil Subekti mulai merapikan bonsai-bonsai kesayangannya. Udumbara ia temukan di salah satu koleksi bonsainya, tepatnya di tangkai tanaman Cemara Udang (nama latinnya Casuarina Equisetifolia).

"Saya merasa pernah melihatnya, tapi entah dimana," akunya. Dibantu Google, Subekti melakukan pencarian acak. Ia lalu mencocok-cocokkan foto dan video yang bertebaran di internet dengan temuannya. "Akhirnya saya tahu itu Udumbara," imbuhnya yakin.

Beberapa waktu lewat, ia rupanya pernah menonton liputannya di televisi. Pernah pula membacanya lewat sebuah situs berita. Berkat ingatan itu, Udumbara lolos dari sergapan guntingnya.

Subekti sendiri menganggapnya murni sebagai keindahan alam. Ia enggan mengaitkannya dengan semacam pertanda keberuntungan, rejeki nomplok, atau berkah dari langit. Ia pun mengaku tak pernah mendapat firasat yang aneh-aneh sebelum penemuan tersebut. "Nikmat saja melihatnya. Cantik sekali," ujarnya.

Berukuran tak sampai satu sentimeter, meski belum dibuktikan secara ilmiah, Udumbara disebut-sebut sebagai bunga terkecil di dunia. Meski sangat kecil, Udumbara terbilang kuat. "Saya biarkan saja di pekarangan. Kena panas dan hujan, tapi tidak mati-mati," pungkas ayah dua anak tersebut.

Dalam upaya konfirmasi, Radar Banjarmasin lalu coba mencari penjelasan tambahan ke dua vihara di Banjarmasin. Yakni Vihara Dhammasoka di Jalan Veteran dan Vihara Duta Prabha di Jalan RK Ilir. Namun, kedua vihara tak bisa memberikan jawaban. Alasannya, mitologi merupakan spesialisasi penganut Buddha sektre Tantrayana. Sementara di Banjarmasin hanya ada penganut sekte Theravada dan Mahayana.

Mengutip Wikipedia, Udumbara muncul dalam bab dua dan 27 dalam Sutra Teratai dari abad ke-3. Udumbara digunakan sebagai simbol. Bahwa seorang Buddha tidak mudah dihancurkan layaknya Udumbara, mengingat kemampuannya dalam meraih pencerahan. (fud/ran)


BACA JUGA

Selasa, 25 April 2017 15:38

Banjarbaru Fair 2017 Ditutup Nasyider dan Hafidz

BANJARBARU - Banjarbaru Fair 2017 ditutup lewat lantunan nasyid. Lewat penampilan grup nasyid asal Pondok…

Minggu, 23 April 2017 15:23
Kabar Banjarbaru

Kampung Pejabat Banjarbaru, Sebagian Besar Warganya Pedagang Jamu

Banjarbaru memiliki destinasi baru dengan nama Kampung Pejabat. Namun, nama pejabat diambil bukan karena…

Jumat, 21 April 2017 14:53

Sejuknya, Ratusan Napi Lapas Martapura Khataman Alquran

MARTAPURA - Hal yang berbeda terlihat di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II Anak Martapura di Jalan Pintu…

Jumat, 21 April 2017 09:25

Dahlan Iskan dan "Musuh Besarnya"

Di media ini saya pernah menulis kolom tentang para pemimpin yang “gila”. Misalnya, ada…

Rabu, 19 April 2017 22:13

Cihuy.. Amuntai Bakal Miliki Destinasi Wisata Baru

AMUNTAI – Tahun depan, Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) bakal memiliki destinasi wisata baru.…

Senin, 17 April 2017 15:56

Penggemar Motor Besar Masuk Barabai

BARABAI – Dunia otomotif terus bergeliat di Barabai. Kali ini hadir pecinta motor besar yang tergabung…

Selasa, 11 April 2017 16:53

Publikasi Jurnal Ilmiah Terkendala Bahasa

BANJARMASIN – Faktor bahasa masih menjadi kendala bagi publikasi jurnal ilmiah internasional di…

Senin, 10 April 2017 12:09

Kang Abik Sapa Penggemar di Kalsel Book Fair 2017

BANJARBARU - Pada hari puncak Kalsel Book Fair 2017, Minggu (9/4) kemarin Dinas Pustarda dan Kearsipan…

Rabu, 05 April 2017 16:05

Pinjami Zakir Naik Pesawat Pribadi, H Isam Mendadak Tenar di Medsos

Pengusaha Banua Haji Andi Syamsuddin Arsyad mendadak menjadi tenar di media sosial. Itu setelah H Isam…

Rabu, 05 April 2017 15:41
Berita Balangan

Seru Nih..! Hari Jadi Balangan Bakal Hadirkan Ragam Budaya

PARINGIN – Kurang dari sepekan lagi Balangan genap berusia 14 tahun. Berbagai rangkaian acara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .