MANAGED BY:
SELASA
17 JANUARI
HOME | BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Rabu, 11 Januari 2017 17:41
LANGKA..! Penemuan Bunga Surga di Banjarmasin
LEGENDA : Berukuran kurang dari satu sentimeter, Udumbara hampir tak kasat mata. Bunga yang diliputi legenda ini muncul di Banjarmasin Utara.

PROKAL.CO, Dalam literatur Buddha, Udumbara disebut hanya mekar tiga ribu tahun sekali. Adapula yang mengaitkannya dengan pertanda kelahiran sang ratu adil.

------------------------------------------------

UDUMBARA dilaporkan muncul tahun 1997 di Korea Selatan, menempel di wajah patung Buddha di sebuah kuil. Menyusul kemunculan pada 2010 di Tiongkok, lalu di Bali pada 2016, dan sekarang di Banjarmasin. Setiap kemunculannya selalu diiringi kehebohan netizen.

Dalam bahasa Sanskerta kuno, Udumbara berarti 'bunga surgawi'. Kelopak dan tangkainya berwarna putih bersih. Ukurannya lebih kecil dari kuku jari, hampir tak kasat mata. Untuk memotretnya butuh lensa khusus jenis makro.

Sekilas Udumbara mirip jamur atau parasit. Apalagi ia bisa tumbuh di mana saja. Menumpang hidup di tanaman lain, di kayu mati, atau bahkan logam. Di Banjarmasin, Udumbara muncul di pekarangan rumah milik Arif Subekti di Jalan Komplek AMD Permai Kelurahan Alalak Utara.

Subekti seorang penggemar tanaman hias bonsai. Jumat (6/1) selepas salat subuh, membawa gunting kecil Subekti mulai merapikan bonsai-bonsai kesayangannya. Udumbara ia temukan di salah satu koleksi bonsainya, tepatnya di tangkai tanaman Cemara Udang (nama latinnya Casuarina Equisetifolia).

"Saya merasa pernah melihatnya, tapi entah dimana," akunya. Dibantu Google, Subekti melakukan pencarian acak. Ia lalu mencocok-cocokkan foto dan video yang bertebaran di internet dengan temuannya. "Akhirnya saya tahu itu Udumbara," imbuhnya yakin.

Beberapa waktu lewat, ia rupanya pernah menonton liputannya di televisi. Pernah pula membacanya lewat sebuah situs berita. Berkat ingatan itu, Udumbara lolos dari sergapan guntingnya.

Subekti sendiri menganggapnya murni sebagai keindahan alam. Ia enggan mengaitkannya dengan semacam pertanda keberuntungan, rejeki nomplok, atau berkah dari langit. Ia pun mengaku tak pernah mendapat firasat yang aneh-aneh sebelum penemuan tersebut. "Nikmat saja melihatnya. Cantik sekali," ujarnya.

Berukuran tak sampai satu sentimeter, meski belum dibuktikan secara ilmiah, Udumbara disebut-sebut sebagai bunga terkecil di dunia. Meski sangat kecil, Udumbara terbilang kuat. "Saya biarkan saja di pekarangan. Kena panas dan hujan, tapi tidak mati-mati," pungkas ayah dua anak tersebut.

Dalam upaya konfirmasi, Radar Banjarmasin lalu coba mencari penjelasan tambahan ke dua vihara di Banjarmasin. Yakni Vihara Dhammasoka di Jalan Veteran dan Vihara Duta Prabha di Jalan RK Ilir. Namun, kedua vihara tak bisa memberikan jawaban. Alasannya, mitologi merupakan spesialisasi penganut Buddha sektre Tantrayana. Sementara di Banjarmasin hanya ada penganut sekte Theravada dan Mahayana.

Mengutip Wikipedia, Udumbara muncul dalam bab dua dan 27 dalam Sutra Teratai dari abad ke-3. Udumbara digunakan sebagai simbol. Bahwa seorang Buddha tidak mudah dihancurkan layaknya Udumbara, mengingat kemampuannya dalam meraih pencerahan. (fud/ran)


BACA JUGA

Senin, 16 Januari 2017 20:41

Waspada Bencana Alam, Kalsel Butuh Fleksibilitas Finansial

MEMBACA informasi peringatan dini cuaca akhir-akhir ini terkadang membuat was-was. Perubahan cuaca yang…

Sabtu, 14 Januari 2017 18:59

Seruu..! HMPTI Uniska Gelar Lomba PES, Penonton Dibuat Tegang

BANJARMASIN - Ada yang unik di halaman kampus Uniska Banjarmasin, Jumat (13/1) pagi. Puluhan mahasiswa…

Jumat, 13 Januari 2017 15:40

Asyiknya Main Bersama Anak dan Orangtua, Bareng RBP di Danau Seran

BANJARBARU – Kamis (12/1) pagi itu suasana di Danau Seran ramai dari biasanya. Objek wisata yang…

Senin, 09 Januari 2017 15:18
Opini

Ancaman Serbuan Tenaga Kerja Asing ke Indonesia

Baru-baru ini berhembus kabar bahwasanya akan didataangkan jutaan tenaga kerja asing (TKA) ke Indonesia.…

Rabu, 04 Januari 2017 11:19

10 PKL Terima Pinjaman Bergulir dari RBP

BANJARBARU – Kesulitan mendapatkan modal karena tidak dapat mengakses modal dari perbankan dan…

Senin, 02 Januari 2017 16:02

Disini Beda, Selawat Iringi Malam Pergantian Tahun di HST

BARABAI - Malam pergantian tahun biasanya selalu identik dengan pesta kembang api, panggung hiburan…

Senin, 02 Januari 2017 15:06
Opini

Catatan Refleksi 2016, Semangat Menyongsong Banua Damai

Selamat tinggal tahun 2016, selamat datang tahun 2017. Satu tahun telah berlalu dalam perjalanan hidup…

Sabtu, 31 Desember 2016 11:26

AWAS..!! Gelombang Pasang Air Laut, Wisatawan Diminta Waspada

PELAIHARI - Polres Tanah Laut (Tala) melalui Kabag Ops AKP Wahyu Hidayat meminta wisatawan yang berlibur…

Jumat, 30 Desember 2016 20:56

Horee.. Tahun Baru Telah Tiba, Ayoo Saatnya Liburan Dulu!

Tahun baru sudah di depan mata. Banyak yang sudah merencanakan menghabiskan tahun baru di objek wisata…

Jumat, 30 Desember 2016 18:34

Menanti Seperempat Abad, 9 Desa Akhirnya Nikmati Listrik dari PLN

BARITO KUALA (30/12) - Menjelang tutup kalender bulan Desember 2016, PLN Wilayah Kalimantan Selatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .