MANAGED BY:
SABTU
23 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 12 Januari 2017 10:29
Fokus Membidik Target, Sembari Membentuk Mental Tenang dan Juara
FOKUS – Suasana latihan memanah di SBAC Banjarmasin.

PROKAL.CO, Olahraga panahan memang terbilang beda dari yang lain. Dalam olahraga ini, seseorang dituntut untuk sabar, fokus, dan tenang dalam membidik target. Di samping itu, dalam sebuah hadis shahih, olahraga memanah termasuk salah satu olahraga yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam disamping berenang dan berkuda.

Di Banjarmasin ada komunitas olahraga panahan bernama South Borneo Archery Club (SBAC). Mengambil lokasi latihan di Food Court Bunyamin Residence setiap Sabtu sore dan Minggu pagi, komunitas ini beranggotakan 55 orang. Didirikan sejak lima tahun silam, SBAC juga berinisiasi langsung di bawah Indonesia School Archery Program (INASP) di Jakarta. Danuri, pengelola sekaligus salah satu pelatih di SBAC Banjarmasin menuturkan perkembangan olahraga panahan membuat eksitensi SBAC semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“SBAC ini bukan sekadar perkumpulan para pemanah. Tapi juga sebagai wadah sosialisasi dan edukasi bagi yang berminat dengan olahraga panahan. Di SBAC anggotanya beragam, dari mulai anak-anak hingga dewasa tergabung dan latihan memanah sama-sama di komunitas ini,” ungkap Danuri.

Dijelaskan Danuri, inti dari latihan memanah sebenarnya tidak melulu mengenai target atau sasaran. “Di sini, kami juga mencoba membentuk karakter seseorang ke arah yang lebih positif. Yakni, mengajari anggota SBAC supaya fokus, tenang, dan bermental juara. Sehingga, ketika berbaur dengan masyarakat menjadi pribadi yang baik dan tidak mudah emosional,” ujarnya.

Ditambahkan Danuri, dari metode latihan juga dibedakan dalam berbagai tingkatan. “Untuk tingkatan pemula kebanyakan peserta latihannya adalah anak-anak kecil dari TK atau SD. Sedangkan, untuk yang menengah kebanyakan adalah para siswa SMP dan SMA. Untuk tingkatan mahir dihuni oleh anggota umum yang memang dominasinya adalah orang dewasa. Kalau ditanya mengenai tingkat kesulitan dalam melatih, tentu yang mahir lebih mudah diarahkan ketimbang yang anak-anak. Wajar, soalnya anak-anak memang sifatnya masih suka bercanda dan main-main,” urainya.

Namun demikian, Danuri juga tetap berupaya mengarahkan para anggota SBAC untuk berprestasi di cabang olahraga panahan. Di beberapa kesempatan, anggota SBAC kerap direkomendasikan untuk mengikuti kejuaraan memanah yang sifatnya terbuka atau open. “Beberapa waktu lalu, kami sempat ikutan kejuaraan memanah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Sayangnya, waktu itu memang belum dapat juara,” ceritanya.

Ke depan, para pemanah SBAC juga tengah mengincar event lain. “Yang paling dekat adalah ajang kejuaraan memanah Samarinda Open 2017. Target kami bisa dapat minimal satu gelar, mudah-mudahan bisa diwujudkan,” harapnya.

Sementara itu, Mugni salah satu anggota SBAC mengaku senang bisa latihan memanah di SBAC. “Selain untuk olahraga dan membentuk karakter yang positif, olahraga memanah adalah salah satu sunnah Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam. Jadi, ada nilai religi yang diamalkan lewat olahraga memanah ini,” ungkap member SBAC yang sudah setahun bergabung.

Di sisi lain, Rosi salah satu anggota SBAC lainnya juga tak menampik gabung di SBAC banyak manfaatnya. “Di sini saya jadi lebih banyak teman dan bisa melatih fokus dan ketenangan. Alhamdulillah, dalam kegiatan sehari-hari juga berdampak baik, saya bisa lebih tenang kalau menghadapi masalah,” sebutnya. (oza/jy/arh)


BACA JUGA

Minggu, 17 September 2017 16:51

Mengenang Kejayaan Bioskop Tua di Banjarmasin

BANJARMASIN - Sejak awal tahun 2000, bioskop-bioskop rakyat mulai tergerus oleh zaman. Keberadaannya…

Minggu, 10 September 2017 20:43

Berkenalan dengan Komunitas Pecinta Anime di Banua

Setiap tampil di sebuah acara, para cosplayer selalu menjadi pusat perhatian. Kecantikan seperti komik…

Minggu, 10 September 2017 20:38

Bisnis Sawit di Tanbu Kembali Menggeliat

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal surganya penambang batu bara. Namun, seiring berjalannya waktu, saat ini…

Sabtu, 09 September 2017 15:40

Semakin Merosotnya Hutan Galam di Kabupaten Batola

Pembuatan pondasi bangunan di lahan rawa membutuhkan batang galam yang tak sedikit. Namun harga galam…

Jumat, 08 September 2017 15:12

Guru Sekolah Terpencil Keluhkan Minimnya Media Pembelajaran di Meratus

Daerah pedalaman tetap sulit untuk mendapatkan keadilan pemerataan pendidikan. Jika di kota, media pembelajaran…

Kamis, 07 September 2017 14:36

Gimana Nasib Mereka? Ibu Meninggal, Ayah Gangguan Jiwa

Usia mereka masih anak-anak, namun tiga bersaudara berinisial Z (11), R (5) dan V (3) tak lagi mendapatkan…

Rabu, 06 September 2017 14:30

Menyaksikan Tradisi Badandang di Desa Andhika: Dengung Menyayat di Atas Langit Tapin

Cuaca terik tidak menyurutkan keinginan ratusan pasang mata warga yang ingin melihat bedandang (layang-layang…

Minggu, 03 September 2017 12:22

Mengulik Kisah Ritual Kebal Tubuh di Kalsel: Bisa Kebal Sejak Lahir

Masyarakat Banjar kaya dengan berbagai macam fenomena dan ritual budaya yang bersifat khas. Salah satu…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:32

Menengok Tradisi Warga Kandangan Membawa Senjata Tajam

Kandangan dikenal sebagai tanah jawara. Konon dulu di daerah ini ada banyak jagau. Warganya dikenal…

Selasa, 29 Agustus 2017 16:31

Fotografer Banua Menggali Ilmu Fotografi Komersial

Selain dituntut profesional, seorang fotografer komersial juga harus pintar mengkhayal. Pelajaran itu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .