MANAGED BY:
MINGGU
28 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 12 Januari 2017 10:29
Fokus Membidik Target, Sembari Membentuk Mental Tenang dan Juara
FOKUS – Suasana latihan memanah di SBAC Banjarmasin.

PROKAL.CO, Olahraga panahan memang terbilang beda dari yang lain. Dalam olahraga ini, seseorang dituntut untuk sabar, fokus, dan tenang dalam membidik target. Di samping itu, dalam sebuah hadis shahih, olahraga memanah termasuk salah satu olahraga yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam disamping berenang dan berkuda.

Di Banjarmasin ada komunitas olahraga panahan bernama South Borneo Archery Club (SBAC). Mengambil lokasi latihan di Food Court Bunyamin Residence setiap Sabtu sore dan Minggu pagi, komunitas ini beranggotakan 55 orang. Didirikan sejak lima tahun silam, SBAC juga berinisiasi langsung di bawah Indonesia School Archery Program (INASP) di Jakarta. Danuri, pengelola sekaligus salah satu pelatih di SBAC Banjarmasin menuturkan perkembangan olahraga panahan membuat eksitensi SBAC semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“SBAC ini bukan sekadar perkumpulan para pemanah. Tapi juga sebagai wadah sosialisasi dan edukasi bagi yang berminat dengan olahraga panahan. Di SBAC anggotanya beragam, dari mulai anak-anak hingga dewasa tergabung dan latihan memanah sama-sama di komunitas ini,” ungkap Danuri.

Dijelaskan Danuri, inti dari latihan memanah sebenarnya tidak melulu mengenai target atau sasaran. “Di sini, kami juga mencoba membentuk karakter seseorang ke arah yang lebih positif. Yakni, mengajari anggota SBAC supaya fokus, tenang, dan bermental juara. Sehingga, ketika berbaur dengan masyarakat menjadi pribadi yang baik dan tidak mudah emosional,” ujarnya.

Ditambahkan Danuri, dari metode latihan juga dibedakan dalam berbagai tingkatan. “Untuk tingkatan pemula kebanyakan peserta latihannya adalah anak-anak kecil dari TK atau SD. Sedangkan, untuk yang menengah kebanyakan adalah para siswa SMP dan SMA. Untuk tingkatan mahir dihuni oleh anggota umum yang memang dominasinya adalah orang dewasa. Kalau ditanya mengenai tingkat kesulitan dalam melatih, tentu yang mahir lebih mudah diarahkan ketimbang yang anak-anak. Wajar, soalnya anak-anak memang sifatnya masih suka bercanda dan main-main,” urainya.

Namun demikian, Danuri juga tetap berupaya mengarahkan para anggota SBAC untuk berprestasi di cabang olahraga panahan. Di beberapa kesempatan, anggota SBAC kerap direkomendasikan untuk mengikuti kejuaraan memanah yang sifatnya terbuka atau open. “Beberapa waktu lalu, kami sempat ikutan kejuaraan memanah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Sayangnya, waktu itu memang belum dapat juara,” ceritanya.

Ke depan, para pemanah SBAC juga tengah mengincar event lain. “Yang paling dekat adalah ajang kejuaraan memanah Samarinda Open 2017. Target kami bisa dapat minimal satu gelar, mudah-mudahan bisa diwujudkan,” harapnya.

Sementara itu, Mugni salah satu anggota SBAC mengaku senang bisa latihan memanah di SBAC. “Selain untuk olahraga dan membentuk karakter yang positif, olahraga memanah adalah salah satu sunnah Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam. Jadi, ada nilai religi yang diamalkan lewat olahraga memanah ini,” ungkap member SBAC yang sudah setahun bergabung.

Di sisi lain, Rosi salah satu anggota SBAC lainnya juga tak menampik gabung di SBAC banyak manfaatnya. “Di sini saya jadi lebih banyak teman dan bisa melatih fokus dan ketenangan. Alhamdulillah, dalam kegiatan sehari-hari juga berdampak baik, saya bisa lebih tenang kalau menghadapi masalah,” sebutnya. (oza/jy/arh)


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 13:35

Ekspedisi Islam Jilid III; Bubur Legenda Masjid Sultan Suriansyah (Bagian 2)

Bubur Ayam Khas Banjar yang acap kali jadi santapan khas buka di Masjid Sultan Suriansyah mempunyai…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:48

Ekspedisi Islam Jilid III; Tradisi Rumpi Jelang Berbuka di Tanah “Merdeka” (Bagian 1)

Setelah sukses melakukan Ekspedisi Islam di Kawasan Pesisir pada Ramadan lalu, kini Ekspedisi Islam…

Jumat, 26 Mei 2017 18:01

Nonton Film "Bara di Bongkahan Batu" Kisah Nasib Warga di Sekitar Tambang

Debu berterbangan mengurangi jarak pandang, truk-truk besar lalu-lalang. Lubang-lubang menganga di tengah-tengah…

Minggu, 14 Mei 2017 17:31

EKSLUSIF, Wawancara dengan Ajeng, Teman Dekat Siswa yang Tewas Bunuh Diri

Ajeng Siti Aisyah bersedia berbagi kisahnya secara ekslusif kepada Radar Banjarmasin. Ajeng adalah pacar…

Sabtu, 06 Mei 2017 16:34

Curahan Hati Jawara Paper Competition UMY Asal Banjarbaru, Susahnya Berprestasi di Negeri Joget

Gabrielle dan Fatima merasa bahagia sekaligus getir. Satu sisi memenangi kompetisi bergengsi. Sisi lain…

Rabu, 03 Mei 2017 18:28

Bupati Tabalong Anang Syakhfiani Bernostalgia di Sekolahnya

"Dulu saya pernah bersekolah di sini," kata Anang Syakhfiani. Bupati Tabalong ini bercerita kepada puluhan…

Selasa, 02 Mei 2017 16:14

Kala Buruh Bikin Agenda Tak Biasa di May Day

Ada yang berbeda pada peringatan Hari Buruh Sedunia 1 Mei, kemarin. DPW Kofenderasi Serikat Pekerja…

Minggu, 30 April 2017 16:51

Mengikuti Kampung Purun Banjarbaru Studi Banding ke Desa Palimbangan Sari

Pagi masih buta. Tiga buah mobil dipenuhi para pengrajin purun yang kebanyakan perempuan terlihat melaju…

Sabtu, 29 April 2017 12:50

Melihat Indahnya Masjid Agung Al-Falah di Batulicin

Mengunjungi masjid dengan gaya arsitektur timur tengah tidak perlu ke Arab. Di Batulicin sudah berdiri…

Sabtu, 29 April 2017 12:34

Lihat Nih Aksi Nyentrik Aiptu Mujianto, Acara Nikahan Jadi Heboh

Masih ingat dengan polisi yang suka bagi-bagikan sembako ke fakir miskin? Usai ledakan popularitasnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .