MANAGED BY:
KAMIS
23 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 12 Januari 2017 10:29
Fokus Membidik Target, Sembari Membentuk Mental Tenang dan Juara
FOKUS – Suasana latihan memanah di SBAC Banjarmasin.

PROKAL.CO, Olahraga panahan memang terbilang beda dari yang lain. Dalam olahraga ini, seseorang dituntut untuk sabar, fokus, dan tenang dalam membidik target. Di samping itu, dalam sebuah hadis shahih, olahraga memanah termasuk salah satu olahraga yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam disamping berenang dan berkuda.

Di Banjarmasin ada komunitas olahraga panahan bernama South Borneo Archery Club (SBAC). Mengambil lokasi latihan di Food Court Bunyamin Residence setiap Sabtu sore dan Minggu pagi, komunitas ini beranggotakan 55 orang. Didirikan sejak lima tahun silam, SBAC juga berinisiasi langsung di bawah Indonesia School Archery Program (INASP) di Jakarta. Danuri, pengelola sekaligus salah satu pelatih di SBAC Banjarmasin menuturkan perkembangan olahraga panahan membuat eksitensi SBAC semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“SBAC ini bukan sekadar perkumpulan para pemanah. Tapi juga sebagai wadah sosialisasi dan edukasi bagi yang berminat dengan olahraga panahan. Di SBAC anggotanya beragam, dari mulai anak-anak hingga dewasa tergabung dan latihan memanah sama-sama di komunitas ini,” ungkap Danuri.

Dijelaskan Danuri, inti dari latihan memanah sebenarnya tidak melulu mengenai target atau sasaran. “Di sini, kami juga mencoba membentuk karakter seseorang ke arah yang lebih positif. Yakni, mengajari anggota SBAC supaya fokus, tenang, dan bermental juara. Sehingga, ketika berbaur dengan masyarakat menjadi pribadi yang baik dan tidak mudah emosional,” ujarnya.

Ditambahkan Danuri, dari metode latihan juga dibedakan dalam berbagai tingkatan. “Untuk tingkatan pemula kebanyakan peserta latihannya adalah anak-anak kecil dari TK atau SD. Sedangkan, untuk yang menengah kebanyakan adalah para siswa SMP dan SMA. Untuk tingkatan mahir dihuni oleh anggota umum yang memang dominasinya adalah orang dewasa. Kalau ditanya mengenai tingkat kesulitan dalam melatih, tentu yang mahir lebih mudah diarahkan ketimbang yang anak-anak. Wajar, soalnya anak-anak memang sifatnya masih suka bercanda dan main-main,” urainya.

Namun demikian, Danuri juga tetap berupaya mengarahkan para anggota SBAC untuk berprestasi di cabang olahraga panahan. Di beberapa kesempatan, anggota SBAC kerap direkomendasikan untuk mengikuti kejuaraan memanah yang sifatnya terbuka atau open. “Beberapa waktu lalu, kami sempat ikutan kejuaraan memanah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Sayangnya, waktu itu memang belum dapat juara,” ceritanya.

Ke depan, para pemanah SBAC juga tengah mengincar event lain. “Yang paling dekat adalah ajang kejuaraan memanah Samarinda Open 2017. Target kami bisa dapat minimal satu gelar, mudah-mudahan bisa diwujudkan,” harapnya.

Sementara itu, Mugni salah satu anggota SBAC mengaku senang bisa latihan memanah di SBAC. “Selain untuk olahraga dan membentuk karakter yang positif, olahraga memanah adalah salah satu sunnah Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam. Jadi, ada nilai religi yang diamalkan lewat olahraga memanah ini,” ungkap member SBAC yang sudah setahun bergabung.

Di sisi lain, Rosi salah satu anggota SBAC lainnya juga tak menampik gabung di SBAC banyak manfaatnya. “Di sini saya jadi lebih banyak teman dan bisa melatih fokus dan ketenangan. Alhamdulillah, dalam kegiatan sehari-hari juga berdampak baik, saya bisa lebih tenang kalau menghadapi masalah,” sebutnya. (oza/jy/arh)


BACA JUGA

Rabu, 22 November 2017 12:04

Kelas Inspirasi di Tiga Sekolah Sekaligus

BANJARBARU - Kelas Inspirasi, Selasa (21/11) kemarin diisi oleh tiga pimpinan perusahaan sekaligus di…

Rabu, 22 November 2017 09:23
Mengenal Grup Musik Panting Ading Batuah, Angkinang, HSS

Konsisten Melatih Panting Sejak Usia Dini

Ada banyak ragam kesenian daerah yang dapat kita nikmati dan hingga kini masih terjaga. Salah satunya…

Selasa, 21 November 2017 13:44

Dewa Pahuluan: Memberi Tidak Meminta

“Boss, Bang Dewa dirawat di RS Ulin. Ulun mau naik pesawat dari CGK”. Begitu telepon Erwin…

Selasa, 21 November 2017 13:15

Laporan dari Kelas Inspirasi GMC+ di SMPN 11 Banjarbaru

Senin (20/11) kemarin menjadi giliran Area Manager Lion Air Group, Agung Purnama, untuk mengisi program…

Senin, 20 November 2017 14:38

Melepas Kepergian Fitri Zamzam, Tokoh Penggerak Pemuda Banjarbaru

Kota Banjarbaru berduka. Salah satu tokoh penggerak pemuda di kota Idaman, Fitri Zamzam meninggal dunia,…

Minggu, 19 November 2017 10:39

Jalan Panjang Nelayan Berjuang Merancang Alat Penangkap Ikan

BANJARBARU - Puluhan nelayan kecil yang tergabung dalam Ikatan Nelayan Saijaan (INSAN) Kotabaru beberapa…

Sabtu, 18 November 2017 13:51

Asma, Penulis Cilik Peraih Penghargaan Nasional

Banua patut berbangga karena telah memiliki penulis cilik bernama Asma Taqiyya Jihada Fama. Bocah berusia…

Jumat, 17 November 2017 13:44

Laporan dari Kelas Inspirasi GMC+ di SMPN 8 Banjarbaru

Meski menjadi pengalaman pertamanya menjadi pembicara di hadapan para siswa, tak membuat GM TIKI Banjarmasin…

Kamis, 16 November 2017 14:12

Bripka Ronny Setiadi, Polisi yang Jual Tanah demi Beli Mobil Ambulans

Menolong seorang wanita hamil yang hampir tak dapat tumpangan ke rumah sakit, membuat Bripka Ronny Setiadi…

Kamis, 16 November 2017 11:52

Kelas Inspirasi GMC+ di SMPN 4 dan 5 Banjarbaru

Kelas Inspirasi Rabu (15/11) kemarin dilaksanakan di dua sekolah sekaligus, yaitu di SMPN 4 Banjarbaru…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .