MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Kamis, 12 Januari 2017 10:29
Fokus Membidik Target, Sembari Membentuk Mental Tenang dan Juara
FOKUS – Suasana latihan memanah di SBAC Banjarmasin.

PROKAL.CO, Olahraga panahan memang terbilang beda dari yang lain. Dalam olahraga ini, seseorang dituntut untuk sabar, fokus, dan tenang dalam membidik target. Di samping itu, dalam sebuah hadis shahih, olahraga memanah termasuk salah satu olahraga yang sangat dianjurkan oleh Rasulullah Salallahu Alaihi Wasallam disamping berenang dan berkuda.

Di Banjarmasin ada komunitas olahraga panahan bernama South Borneo Archery Club (SBAC). Mengambil lokasi latihan di Food Court Bunyamin Residence setiap Sabtu sore dan Minggu pagi, komunitas ini beranggotakan 55 orang. Didirikan sejak lima tahun silam, SBAC juga berinisiasi langsung di bawah Indonesia School Archery Program (INASP) di Jakarta. Danuri, pengelola sekaligus salah satu pelatih di SBAC Banjarmasin menuturkan perkembangan olahraga panahan membuat eksitensi SBAC semakin meningkat dari tahun ke tahun.

“SBAC ini bukan sekadar perkumpulan para pemanah. Tapi juga sebagai wadah sosialisasi dan edukasi bagi yang berminat dengan olahraga panahan. Di SBAC anggotanya beragam, dari mulai anak-anak hingga dewasa tergabung dan latihan memanah sama-sama di komunitas ini,” ungkap Danuri.

Dijelaskan Danuri, inti dari latihan memanah sebenarnya tidak melulu mengenai target atau sasaran. “Di sini, kami juga mencoba membentuk karakter seseorang ke arah yang lebih positif. Yakni, mengajari anggota SBAC supaya fokus, tenang, dan bermental juara. Sehingga, ketika berbaur dengan masyarakat menjadi pribadi yang baik dan tidak mudah emosional,” ujarnya.

Ditambahkan Danuri, dari metode latihan juga dibedakan dalam berbagai tingkatan. “Untuk tingkatan pemula kebanyakan peserta latihannya adalah anak-anak kecil dari TK atau SD. Sedangkan, untuk yang menengah kebanyakan adalah para siswa SMP dan SMA. Untuk tingkatan mahir dihuni oleh anggota umum yang memang dominasinya adalah orang dewasa. Kalau ditanya mengenai tingkat kesulitan dalam melatih, tentu yang mahir lebih mudah diarahkan ketimbang yang anak-anak. Wajar, soalnya anak-anak memang sifatnya masih suka bercanda dan main-main,” urainya.

Namun demikian, Danuri juga tetap berupaya mengarahkan para anggota SBAC untuk berprestasi di cabang olahraga panahan. Di beberapa kesempatan, anggota SBAC kerap direkomendasikan untuk mengikuti kejuaraan memanah yang sifatnya terbuka atau open. “Beberapa waktu lalu, kami sempat ikutan kejuaraan memanah di Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta. Sayangnya, waktu itu memang belum dapat juara,” ceritanya.

Ke depan, para pemanah SBAC juga tengah mengincar event lain. “Yang paling dekat adalah ajang kejuaraan memanah Samarinda Open 2017. Target kami bisa dapat minimal satu gelar, mudah-mudahan bisa diwujudkan,” harapnya.

Sementara itu, Mugni salah satu anggota SBAC mengaku senang bisa latihan memanah di SBAC. “Selain untuk olahraga dan membentuk karakter yang positif, olahraga memanah adalah salah satu sunnah Rasulullah Salallahu Alaihi Wasalam. Jadi, ada nilai religi yang diamalkan lewat olahraga memanah ini,” ungkap member SBAC yang sudah setahun bergabung.

Di sisi lain, Rosi salah satu anggota SBAC lainnya juga tak menampik gabung di SBAC banyak manfaatnya. “Di sini saya jadi lebih banyak teman dan bisa melatih fokus dan ketenangan. Alhamdulillah, dalam kegiatan sehari-hari juga berdampak baik, saya bisa lebih tenang kalau menghadapi masalah,” sebutnya. (oza/jy/arh)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 11:58

Jasa Ojek Online Khusus Perempuan di Banjarmasin ini Banjir Orderan

Nafisah boleh dibilang perempuan zaman now. Yang mampu mandiri mencari pendapatan sendiri. Menggunakan…

Sabtu, 21 April 2018 11:48

Norsinah, Kartini dari Pasar Harum Manis

Tahun 1987, Norsinah mengikuti tes PNS dan gagal. Toh, semangatnya mengajar tak pernah surut. Dengan…

Rabu, 18 April 2018 14:33

HEBAT, Petani di Tapin Berhasil Tanam Padi di Lahan Bekas Tambang

Lahan bekas tambang selalu menjadi permasalahan karena tak produktif.Tapi di Tapin, ada yang berhasil…

Selasa, 17 April 2018 15:17
Kisah Penyiar Cantik RTMC Polda Kalsel

Pilih Jadi Polisi Ketimbang Pramugari

Cantik, tangguh dan berdedikasi tinggi. Itu tercermin dari polwan yang satu ini. Namanya Dharma Setiawati.…

Senin, 16 April 2018 14:26

Suci Paradita Sari, Anggota Satgas Kamtib LP Teluk Dalam

Petugas lembaga pemasyarakatan (lapas) tak melulu pria. Perempuan juga ada. Salah satunya, Suci Paradita…

Sabtu, 14 April 2018 11:48

Ikan Melimpah di Pesisir Pulau Laut, Tapi Nelayan tak Kunjung Kaya

Pesisir Pulau Laut memang kaya ikan. Tiga jam saja merengge, nelayan di Desa Semaras bisa menangkap…

Jumat, 13 April 2018 13:11

Perjuangan Heri Hadi Saputra Keliling Dagang Sule

Heri Hadi Saputra dulu berprofesi sebagai ojek. Penghasilannya pas-pasan. Sekarang pria berusia 38 tahun…

Kamis, 12 April 2018 14:45

Mantan Gubernur Kalsel Terpesona Keindahan Desa Kiram

MANTAN Gubernur Kalimantan Selatan, HM Said, terpesona ketika berkunjung ke Desa Kiram, Kecamatan Karang…

Selasa, 10 April 2018 20:30

Perjuangan Siswa Kotabaru Ikuti UNBK: 10 Jam Arungi Laut, Dihantam Gelombang 2 Meter

Mereka mesti berjibaku arungi ombak dua meter, arungi laut selama 10 jam hanya untuk ikut UNBK. ==========================…

Senin, 09 April 2018 15:36

Beratnya Perjuangan Nurjenah, Bidan Desa Terpencil di Pulau Burung

Nama Nurjenah tidak asing lagi bagi Warga Desa Pulau Burung Kecamatan Simpang Empat Tanah Bumbu. Dia…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .