MANAGED BY:
SABTU
18 NOVEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 13 Januari 2017 15:36
Dewan Ngotot Cabut Pajak Progresif di Banua
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Meski sudah dijanjikan Pemprov untuk meninjau ulang pemberlakuan pajak progresif dengan rencana melakukan revisi peraturan gubernur (Pergub). Komisi II DPRD Kalsel tetap ngotot untuk menghapus penerapan pajak ganda ini.

Wakil rakyat mengusulkan pencabutan peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2011 dan Pergub Nomor 43 tahun 2013 yang memberlakukan pajak progresif atas dasar penghasilan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor khususnya roda empat tak signifikan.

Usulan wacana tersebut disampaikan anggota Komisi II DPRD Kalsel, Suripno Sumas. Pasalnya, hasil monitoring dan kunjungan kerja pihaknya ke unit pelayanan pajak daerah (UPPD) samsat Tanjung belum lama tadi, hasilnya cukup mengejutkan. PAD yang didapatkan tak maksimal karena penerapan pajak ganda ini.

Dikatakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, dengan penerapan pajak ganda malah berdampak pada, banyak wajib pajak yang mengalihkan nomor kendaraan mereka ke Provinsi lain. Hal ini demi menghindari pajak progresif yang diberlakukan di Banua.

“Kondisi ini dinilai sangat merugikan. Baik masyarakat maupun Pemerintah Daerah. Sehingga kami Komisi II tetap ngotot agar Perda nomor 5 tahun 2011 agar segera ditinjau ulang, atau dihapuskan sama sekali,” pinta Suripno.

Dirinya menawarkan dua opsi, yang pertama mencabut Perda tersebut agar penerapan pajak progresif ini dihapuskan. Di opsi kedua dengan merevisi Perda dengan mengubah sejumlah klausul pasal yang dinilai memberatkan masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kalsel, Aminuddin Latif siap menyikapi keluhan masyarakat dan legislatif terkait penerapan pajak progresif mobil pribadi tersebut. Yakni, dengan mengambil langkah melakukan perubahan terhadap Pergub nomor 43 tahun 2013 tentang Pajak Progesif.

Dengan perubahan Pergub tersebut sebutnya, dewan tak perlu melakukan revisi Perda dan hanya merevisi Pergub. Salah satu formulasi yang direvisi terangnya adalah pasal yang menyebutkan wajib pajak dengan alamat sama namun nama berbeda tidak lagi dikenakan pajak progresif, seperti yang dikeluhkan selama ini.

Selain itu, juga guna mengantisipasi beralihnya wajib pajak ke luar provinsi sehingga mengurangi sumber pendapatan daerah. “Saat ini sudah dalam tahapan penyusunan formulanya,” ujar Aminudin. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Jumat, 17 November 2017 14:54

Dewan: Bekas Kantor Gubernur Pasti Dibongkar

BANJARMASIN – Gedung bekas kantor Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel) dipastikan dibongkar tahun…

Jumat, 17 November 2017 14:38

Kabar Baik, Orang Utan Kalsel Masuk SRAK

BANJARMASIN – Orang Utan Kalsel akhirnya dimasukkan dalam perencanaan strategi dan rencana aksi…

Jumat, 17 November 2017 14:28

Sambil Susur Sungai Kenalkan Cawapres

BANJARMASIN – Pemilu presiden (Pilpres) memang masih dua tahun lagi. Namun sudah bermunculan sejumlah…

Jumat, 17 November 2017 14:16

Wawali Ingatkan Perusahaan, UMP 2018 Rp2,4 Juta

BANJARBARU - Pemkot Banjarbaru Kamis (16/11) kemarin mengumpulkan para perwakilan perusahaan, baik swasta…

Jumat, 17 November 2017 14:07

Perajin di Kampung Purun Masih Gunakan Mesin Jahit Modifikasi

BANJARBARU - Kerajinan purun dari Kampung Purun, Kelurahan Palm mulai naik daun. Setiap bulannya ribuan…

Jumat, 17 November 2017 13:35

Riduansyah Gantikan Hamsiah

BATULICIN - DPRD Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Rapat Paripurna Istimewa, Rabu (15/11), dengan agenda…

Jumat, 17 November 2017 13:35

Luncurkan Aplikasi Salam Tanbu

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Tanbu meluncurkan sebuah…

Jumat, 17 November 2017 13:31

Tenaga Kesehatan Teladan Diberi Penghargaan

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan penghargaan kepada tenaga kesehatan teladan berupa uang tunai Rp15.000.000…

Kamis, 16 November 2017 14:38

Gubernur Kalsel Raih Ki Hajar Dewantara Award 2017

BANJARMASIN – Usai meraih anugerah Pandu Negeri 2017, Gubernur Kalse Sahbirin Noor kembali mendapat…

Kamis, 16 November 2017 13:41

Panen Padi di HSS, Mentan Ceburkan Diri ke Rawa

KANDANGAN – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman melakukan aksi mengejutkan saat syukuran panen…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .