MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 13 Januari 2017 15:36
Dewan Ngotot Cabut Pajak Progresif di Banua
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Meski sudah dijanjikan Pemprov untuk meninjau ulang pemberlakuan pajak progresif dengan rencana melakukan revisi peraturan gubernur (Pergub). Komisi II DPRD Kalsel tetap ngotot untuk menghapus penerapan pajak ganda ini.

Wakil rakyat mengusulkan pencabutan peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2011 dan Pergub Nomor 43 tahun 2013 yang memberlakukan pajak progresif atas dasar penghasilan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor khususnya roda empat tak signifikan.

Usulan wacana tersebut disampaikan anggota Komisi II DPRD Kalsel, Suripno Sumas. Pasalnya, hasil monitoring dan kunjungan kerja pihaknya ke unit pelayanan pajak daerah (UPPD) samsat Tanjung belum lama tadi, hasilnya cukup mengejutkan. PAD yang didapatkan tak maksimal karena penerapan pajak ganda ini.

Dikatakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, dengan penerapan pajak ganda malah berdampak pada, banyak wajib pajak yang mengalihkan nomor kendaraan mereka ke Provinsi lain. Hal ini demi menghindari pajak progresif yang diberlakukan di Banua.

“Kondisi ini dinilai sangat merugikan. Baik masyarakat maupun Pemerintah Daerah. Sehingga kami Komisi II tetap ngotot agar Perda nomor 5 tahun 2011 agar segera ditinjau ulang, atau dihapuskan sama sekali,” pinta Suripno.

Dirinya menawarkan dua opsi, yang pertama mencabut Perda tersebut agar penerapan pajak progresif ini dihapuskan. Di opsi kedua dengan merevisi Perda dengan mengubah sejumlah klausul pasal yang dinilai memberatkan masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kalsel, Aminuddin Latif siap menyikapi keluhan masyarakat dan legislatif terkait penerapan pajak progresif mobil pribadi tersebut. Yakni, dengan mengambil langkah melakukan perubahan terhadap Pergub nomor 43 tahun 2013 tentang Pajak Progesif.

Dengan perubahan Pergub tersebut sebutnya, dewan tak perlu melakukan revisi Perda dan hanya merevisi Pergub. Salah satu formulasi yang direvisi terangnya adalah pasal yang menyebutkan wajib pajak dengan alamat sama namun nama berbeda tidak lagi dikenakan pajak progresif, seperti yang dikeluhkan selama ini.

Selain itu, juga guna mengantisipasi beralihnya wajib pajak ke luar provinsi sehingga mengurangi sumber pendapatan daerah. “Saat ini sudah dalam tahapan penyusunan formulanya,” ujar Aminudin. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 16:14

Pemilik Mobil yang Dirusak itu Ternyata Seorang Pengacara

BANJARMASIN - Mobil Honda Brio warna hitam milik salah satu pengacara menjadi amukan massa. Aksi itu…

Sabtu, 23 September 2017 15:47

KAPAN DIPERBAIKI? Jalan Lingkar Dalam Selatan Rusak Berat

BANJARMASIN – Kerusakan beberapa ruas jalan di Lingkar Dalam Selatan, Kota Banjarmasin mulai dikeluhkan…

Sabtu, 23 September 2017 15:35

Cegah Gangguan Kamtibmas

MARABAHAN - Kapolsek Berangas memerintahkan kepada anggota Bhabinkamtibmas melakukan patroli dan koordinasi…

Sabtu, 23 September 2017 14:47

Nonbar Film G30S/PKI Disarankan Sambil Diskusi, Setuju?

BANJARMASIN – Ajakan untuk nonton bareng (Nonbar) film G30S/PKI terus jadi perbincangan di tengah…

Sabtu, 23 September 2017 14:27

Nonbar Film G30S/PKI, Dandim: Itu Perintah Panglima

BANJARBARU - Pekan depan film Pengkhianatan G30S/PKI akan diputar di dua tempat, Lapangan Murjani Banjarbaru…

Sabtu, 23 September 2017 14:20

Kubah Masjid Agung Bocor, Pemko Banjarbaru Rencanakan Rehab

BANJARBARU - Masjid Agung Al Munawwarah yang merupakan kebanggaan masyarakat Banjarbaru membutuhkan…

Sabtu, 23 September 2017 11:58

Pemko Banjarmasin Serius Kaji Rumah Lanting, ini Buktinya

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini gencar melakukan revitalisasi sungai. Baik…

Sabtu, 23 September 2017 11:47

INGAT! Air Ledeng Akan Mati Total di Wilayah-wilayah ini

BANJARMASIN - Perbaikan dan koneksi pipa PDAM Bandarmasih kembali akan dilakukan di sejumlah wilayah.…

Jumat, 22 September 2017 19:03
Parlementaria Banjarbaru

Cegah PCC Masuk Banjarbaru, Begini Kata Politisi Golkar

BANJARBARU - Belum tuntas pemberantasan peredaran zenith, muncul lagi obat keras baru yaitu PCC. Meski…

Jumat, 22 September 2017 19:02
Kabar Banjarbaru

Pemko Banjarbaru Jalin Kerja Sama Dengan PLN Kalselteng

BANJARBARU - Pemkot Banjarbaru Selasa (19/9) kemarin, menjalin kesepakatan kerjasama dengan PLN Kalselteng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .