MANAGED BY:
SELASA
24 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 13 Januari 2017 15:36
Dewan Ngotot Cabut Pajak Progresif di Banua
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Meski sudah dijanjikan Pemprov untuk meninjau ulang pemberlakuan pajak progresif dengan rencana melakukan revisi peraturan gubernur (Pergub). Komisi II DPRD Kalsel tetap ngotot untuk menghapus penerapan pajak ganda ini.

Wakil rakyat mengusulkan pencabutan peraturan daerah (Perda) nomor 5 tahun 2011 dan Pergub Nomor 43 tahun 2013 yang memberlakukan pajak progresif atas dasar penghasilan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari pajak kendaraan bermotor khususnya roda empat tak signifikan.

Usulan wacana tersebut disampaikan anggota Komisi II DPRD Kalsel, Suripno Sumas. Pasalnya, hasil monitoring dan kunjungan kerja pihaknya ke unit pelayanan pajak daerah (UPPD) samsat Tanjung belum lama tadi, hasilnya cukup mengejutkan. PAD yang didapatkan tak maksimal karena penerapan pajak ganda ini.

Dikatakan politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu, dengan penerapan pajak ganda malah berdampak pada, banyak wajib pajak yang mengalihkan nomor kendaraan mereka ke Provinsi lain. Hal ini demi menghindari pajak progresif yang diberlakukan di Banua.

“Kondisi ini dinilai sangat merugikan. Baik masyarakat maupun Pemerintah Daerah. Sehingga kami Komisi II tetap ngotot agar Perda nomor 5 tahun 2011 agar segera ditinjau ulang, atau dihapuskan sama sekali,” pinta Suripno.

Dirinya menawarkan dua opsi, yang pertama mencabut Perda tersebut agar penerapan pajak progresif ini dihapuskan. Di opsi kedua dengan merevisi Perda dengan mengubah sejumlah klausul pasal yang dinilai memberatkan masyarakat.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kalsel, Aminuddin Latif siap menyikapi keluhan masyarakat dan legislatif terkait penerapan pajak progresif mobil pribadi tersebut. Yakni, dengan mengambil langkah melakukan perubahan terhadap Pergub nomor 43 tahun 2013 tentang Pajak Progesif.

Dengan perubahan Pergub tersebut sebutnya, dewan tak perlu melakukan revisi Perda dan hanya merevisi Pergub. Salah satu formulasi yang direvisi terangnya adalah pasal yang menyebutkan wajib pajak dengan alamat sama namun nama berbeda tidak lagi dikenakan pajak progresif, seperti yang dikeluhkan selama ini.

Selain itu, juga guna mengantisipasi beralihnya wajib pajak ke luar provinsi sehingga mengurangi sumber pendapatan daerah. “Saat ini sudah dalam tahapan penyusunan formulanya,” ujar Aminudin. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 15:09

Wahai ASN, Jagalah Jari Anda saat Selfie!

BANJARMASIN – Ini adalah peringatan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk menjaga tindakan seremeh…

Senin, 23 April 2018 12:49

Para Kartini Cilik Ikuti Lomba Mewarnai dan Fashion Show

BANJARMASIN – Puluhan anak-anak TK dan PAUD memadati loby Menara Pandang Siring Pierre Tendean,…

Senin, 23 April 2018 11:56

Penyandang Tunanetra: Alhamdulillah, Tidak Bayar Kontrakan Lagi

BANJARBARU - Marniah tak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya, penyandang tunanetra ini langsung…

Senin, 23 April 2018 11:15

Serunya Gerak Jalan Sambil Memungut Sampah

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan didampingi Ketua DPRD Kota Banjarbaru…

Senin, 23 April 2018 10:39

Desa Purwodadi jadi Contoh Inovasi Daerah di Tanbu

BATULICIN - Saat ini, Kabupaten Tanah Bumbu sudah memiliki 220 lebih inovasi daerah. Dengan demikian,…

Senin, 23 April 2018 10:17

Muspika Sungai Loban Peringati Isra Mikraj

BATULICIN - Jajaran Pemerintah Kecamatan Sungai Loban bersama Unsur Muspika menggelar peringatan Isra…

Senin, 23 April 2018 10:16

Wabup Tanbu Serahkan Bansos ASN Purna Tugas

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan perhatian yang besar kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kabupaten…

Senin, 23 April 2018 09:56

Sosialisasi Pemilu dengan Kesenian Madihin

BATULICIN - Kesenian Tradisional Madihin menjadi media bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah…

Minggu, 22 April 2018 12:28
BREAKING NEWS

CATAT..! Malam Ini Debat Kandidat Pilkada Tabalong

TANJUNG -Ingat malam debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabalong. KPU setempat sudah…

Minggu, 22 April 2018 11:03
BREAKING NEWS

Ada 7.019 Nasi Kabuli Gratis di Murjani untuk Pecahkan MURI

BANJARBARU - Guna memperingati HUT ke-19 Kota Banjarbaru, Minggu (22/4) pagi ini digelar pemecahan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .