MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 17 Januari 2017 16:16
Menyaksikan Permainan Lompat Tali Anak-Anak Pesisir

Gagal Melompat, Gantikan Pemegang Tali

LOMPAT TALI – Ramainya permainan lompat tali anak-anak di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Hilir Muara.

PROKAL.CO, Zaman boleh berubah, berbagai macam permainan boleh bertambah. Tapi bagi anak-anak pesisir Kotabaru, permainan lompat tali masih menjadi permainan yang menarik.

-----------------------------------------

WAHYU RAMADHAN, Kotabaru

-----------------------------------------

Canda tawa lima anak terdengar nyaring di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Hilir Muara. Sekolah ini terletak sekitar kurang lebih 5 km dari pusat Kotabaru. Sesekali dari mulut mungil mereka, terdengar nyanyian, dan hitungan dari satu sampai sepuluh.

Dua anak, memutar tali yang terbuat dari karet gelang. Di tengah-tengahnya, salah seorang anak dengan riang melompat-lompat menghindari putaran tali. Tanpa alas kaki, anak-anak yang keseluruhan masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu terlihat asyik memainkan permainan tradisional yaitu lompat tali.

Tak dapat dipungkiri, seiring perkembangan zaman, permainan tradisional lompat tali mulai dilupakan oleh anak-anak. Padahal, dari permainan tradisional tersebut banyak manfaat yang dapat diperoleh baik secara fisik dan mental.

Selain itu, peralatan yang digunakan dalam permainan lompat tali pun cukup sederhana. Yaitu, karet gelang yang dijalin atau dirangkai hingga panjangnya mencapai ukuran yang dibutuhkan, biasanya sekitar 3 sampai 4 meter.

Salah seorang anak, yaitu Fina, terlihat cekatan menghindari putaran-putaran tali. Gadis cilik kelas V SDN 1 Hilir Muara Kabupaten Kotabaru ini, terlihat antusias memainkan permainan tersebut.

"Biasa kami main setiap sore Om," ujarnya sambil menghela nafas dalam-dalam sebelum kembali melompat. Sementara teman-teman lainnya, ada yang menunggu giliran dan ada yang bertugas membentangkan dan memutar tali.

Dela, gadis kelas IV yang duduk di SD yang sama seperti Fina, menjelaskan bahwa aturan main permainan lompat tali cukup mudah. Yang melompati tali pertama kali, adalah ia yang menang urutan yang diundi melalui hompimpah atau pingsut.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Kamis, 19 Oktober 2017 13:24

Polres dan PN Barabai Bikin Terobosan Surat Penggeledahan-Penyitaan Online

Surat penggeledahan atau penyitaan kini tak rumit lagi, Petugas bisa mendapatkannya lewat online. -------------------------------------…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:37

Dulu Banyak Anak Banyak Rezeki, Sekarang Tidak Lagi

Warga di Desa Tambakan tepatnya di Dusun Kali Kunting, Kecamatan Tambakan, Kabupaten Pasuruan masih…

Jumat, 13 Oktober 2017 14:10
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (2-Habis)

Ajak Napi Berkebun Agar Tak Sumpek

Menyiasati kesumpekan hidup di penjara, banyak jalan yang dipilih oleh para napi.  Berikut laporan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Kamis, 12 Oktober 2017 18:23
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (1)

Siasati Energi Bosan dengan Membaca

Hidup dibatasi dinding tinggi membuat para napi tak punya banyak pilihan untuk menghibur diri. Dari…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03

Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:31
Feature

Menyimak Sisi Lucu dan Rahasia dari Database Pengaduan Kasus KPK

Per tahun KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) rata-rata menerima enam ribu aduan kasus. Setengahnya tak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .