MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 17 Januari 2017 16:16
Menyaksikan Permainan Lompat Tali Anak-Anak Pesisir

Gagal Melompat, Gantikan Pemegang Tali

LOMPAT TALI – Ramainya permainan lompat tali anak-anak di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Hilir Muara.

PROKAL.CO, Zaman boleh berubah, berbagai macam permainan boleh bertambah. Tapi bagi anak-anak pesisir Kotabaru, permainan lompat tali masih menjadi permainan yang menarik.

-----------------------------------------

WAHYU RAMADHAN, Kotabaru

-----------------------------------------

Canda tawa lima anak terdengar nyaring di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Hilir Muara. Sekolah ini terletak sekitar kurang lebih 5 km dari pusat Kotabaru. Sesekali dari mulut mungil mereka, terdengar nyanyian, dan hitungan dari satu sampai sepuluh.

Dua anak, memutar tali yang terbuat dari karet gelang. Di tengah-tengahnya, salah seorang anak dengan riang melompat-lompat menghindari putaran tali. Tanpa alas kaki, anak-anak yang keseluruhan masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu terlihat asyik memainkan permainan tradisional yaitu lompat tali.

Tak dapat dipungkiri, seiring perkembangan zaman, permainan tradisional lompat tali mulai dilupakan oleh anak-anak. Padahal, dari permainan tradisional tersebut banyak manfaat yang dapat diperoleh baik secara fisik dan mental.

Selain itu, peralatan yang digunakan dalam permainan lompat tali pun cukup sederhana. Yaitu, karet gelang yang dijalin atau dirangkai hingga panjangnya mencapai ukuran yang dibutuhkan, biasanya sekitar 3 sampai 4 meter.

Salah seorang anak, yaitu Fina, terlihat cekatan menghindari putaran-putaran tali. Gadis cilik kelas V SDN 1 Hilir Muara Kabupaten Kotabaru ini, terlihat antusias memainkan permainan tersebut.

"Biasa kami main setiap sore Om," ujarnya sambil menghela nafas dalam-dalam sebelum kembali melompat. Sementara teman-teman lainnya, ada yang menunggu giliran dan ada yang bertugas membentangkan dan memutar tali.

Dela, gadis kelas IV yang duduk di SD yang sama seperti Fina, menjelaskan bahwa aturan main permainan lompat tali cukup mudah. Yang melompati tali pertama kali, adalah ia yang menang urutan yang diundi melalui hompimpah atau pingsut.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:52

Ekspedisi Islam 3: Habib Penjaga Kotabaru (habis)

  Situs makam Assyarif Al-Habib Husein menjadi makam keramat paling tertua di Kotabaru. Apabila…

Kamis, 22 Juni 2017 16:58

Berpuasa di Negeri Ratu Elizabeth; Belajar Toleransi dan Persaudaraan

  Hari itu adalah puasa hari kelima. Setelah bersahur, saya teringat bahwa saya harus bertemu dengan…

Rabu, 21 Juni 2017 15:45

Ekspedisi Islam 3: Kain Hijau di Nisan & Kisah Pembantaian Pangeran

Ada makam misterius yang nisannya dibalut kain hijau di Desa Mantewe, kecamatan Mantewe kabupaten Tanah…

Selasa, 20 Juni 2017 17:06

Ekspedisi Islam 3: Keteguhan Iman & Raksasa Mata Satu (Bagian 25)

Praktik melawan tahayul pernah dilakukan habis-habisan oleh warga transmigran di Desa Rejosari, Kecamatan…

Minggu, 18 Juni 2017 18:03

Ekspedisi Islam 3: Meraba Islam di Kampung Tionghoa

Jika Balangan punya Majelis Ta'lim untuk menampung mualaf di punggung Pegunungan Meratus, Tanah Laut…

Sabtu, 17 Juni 2017 14:46

Ekspedisi Islam Kalsel 3: Nyala Pelita di Malam Suka Cita (Bagian 22)

Malam-malam terakhir di bulan Ramadan selalu dinanti warga Desa Kiram Atas. Salah satu desa di pelosok…

Jumat, 16 Juni 2017 15:14

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dianugerahi Kemampuan Menyembunyikan Warga

Syiar Islam di daerah punggung Meratus Balangan juga tak luput dari peran seorang habib. Sisi lain Habib…

Jumat, 16 Juni 2017 14:29

Ekspedisi Islam Jilid 3: Setitik Asa di Kampung Muallaf

Bagaimana jadinya apabila para muallaf yang tinggal di punggung Pegunungan Meratus membentuk sebuah…

Senin, 12 Juni 2017 09:05

Ekspedisi Islam Jilid 3: Tinggalkan Jejak Islam di Tanah Dayak

Khatib Dayan tak main-main soal misinya menyebarkan ajaran agama. Setelah Pangeran Sultan Suriansyah…

Sabtu, 10 Juni 2017 11:28

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dapat Amanah Berdakwah Dari Rasulullah (Bagian 13)

Perintah Rasulullah SAW membawa Syekh Abubakar akhirnya hijrah ke Tanah Banjar untuk berdakwah. Kini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .