MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 17 Januari 2017 16:16
Menyaksikan Permainan Lompat Tali Anak-Anak Pesisir

Gagal Melompat, Gantikan Pemegang Tali

LOMPAT TALI – Ramainya permainan lompat tali anak-anak di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Hilir Muara.

PROKAL.CO, Zaman boleh berubah, berbagai macam permainan boleh bertambah. Tapi bagi anak-anak pesisir Kotabaru, permainan lompat tali masih menjadi permainan yang menarik.

-----------------------------------------

WAHYU RAMADHAN, Kotabaru

-----------------------------------------

Canda tawa lima anak terdengar nyaring di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Hilir Muara. Sekolah ini terletak sekitar kurang lebih 5 km dari pusat Kotabaru. Sesekali dari mulut mungil mereka, terdengar nyanyian, dan hitungan dari satu sampai sepuluh.

Dua anak, memutar tali yang terbuat dari karet gelang. Di tengah-tengahnya, salah seorang anak dengan riang melompat-lompat menghindari putaran tali. Tanpa alas kaki, anak-anak yang keseluruhan masih duduk di bangku Sekolah Dasar (SD) itu terlihat asyik memainkan permainan tradisional yaitu lompat tali.

Tak dapat dipungkiri, seiring perkembangan zaman, permainan tradisional lompat tali mulai dilupakan oleh anak-anak. Padahal, dari permainan tradisional tersebut banyak manfaat yang dapat diperoleh baik secara fisik dan mental.

Selain itu, peralatan yang digunakan dalam permainan lompat tali pun cukup sederhana. Yaitu, karet gelang yang dijalin atau dirangkai hingga panjangnya mencapai ukuran yang dibutuhkan, biasanya sekitar 3 sampai 4 meter.

Salah seorang anak, yaitu Fina, terlihat cekatan menghindari putaran-putaran tali. Gadis cilik kelas V SDN 1 Hilir Muara Kabupaten Kotabaru ini, terlihat antusias memainkan permainan tersebut.

"Biasa kami main setiap sore Om," ujarnya sambil menghela nafas dalam-dalam sebelum kembali melompat. Sementara teman-teman lainnya, ada yang menunggu giliran dan ada yang bertugas membentangkan dan memutar tali.

Dela, gadis kelas IV yang duduk di SD yang sama seperti Fina, menjelaskan bahwa aturan main permainan lompat tali cukup mudah. Yang melompati tali pertama kali, adalah ia yang menang urutan yang diundi melalui hompimpah atau pingsut.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 26 April 2017 13:44

Mencoba Praktik Terapi Alternatif Al Fasdhu, Keluarkan Racun dari Kaki

AL Fasdhu adalah terapi mengeluarkan darah dari pembuluh vena yang di dalamnya terdapat sumbatan-sumbatan…

Sabtu, 22 April 2017 13:25

Kisah Warga Banua Bantu Pengungsi Suriah di Eropa

Niat awal Oce Oktoman Anggakusumah hanya ingin jalan-jalan ke Eropa. Namun, rasa kemanusiaan pemuda…

Sabtu, 22 April 2017 12:46

Yulianti, Kartini dari Pedalaman Meratus, Mengajar Bermodal Ijazah Paket C

Mentari belum sempurna menampakkan diri, Yulianti (24) sudah bergegas mengenakan pakaian rapi untuk…

Jumat, 21 April 2017 16:10

Para Kartini Tangguh Dari Ujung Banua, Mendidik di Perbatasan

Tina Kartina membiarkan air matanya tumpah di pipi. Gempuran angin dan riuh ombak Laut Jawa mengantarnya…

Jumat, 21 April 2017 15:52

Dese Yulianti, Komandan di Dunia Para Pria

Supel, energik dan tegas. Tiga kata ini mewakili sosok Kompol Dese Yulianti. Kapolsek Banjarmasin Timur…

Jumat, 21 April 2017 14:25

Kisah Penghuni Perdana Perumahan Difabel Banjarbaru

Nama Heri Suntara dan Mugniansyah bakal tercatat dalam sejarah kecil kota Banjarbaru. Sebagai penghuni…

Jumat, 21 April 2017 13:58

Kreatif Banget, Siswa ini Bikin Abon dari Kulit Nenas dan Pisang

Rusminah keranjingan buah nenas. Namun, setelah kenyang ia selalu merasa terganggu, melihat tumpukan…

Minggu, 16 April 2017 18:39

Menyicipi Nikmatnya Kue Cinta di Pasar Amuntai

Kue Cincin Talipuk lazim disebut wadai cinta.  DI Amuntai, ini telah menjadi jajanan yang cukup…

Sabtu, 15 April 2017 14:04

Syachrizal, Nama Baru Harapan Banua di Barito Putera

Barito Putera sering kesulitan mencari pemain lokal berkualitas. Kini harapan itu ada di pundak Syachrizal…

Jumat, 14 April 2017 18:27

Mahasiswa Asal Tanbu Rancang Jembatan Kaca Khusus Pejalan Kaki

Kabupaten Tanah Bumbu boleh berbangga memiliki mahasiswa berprestasi seperti Khairul Ahmad (22). Mahasiswa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .