MANAGED BY:
MINGGU
28 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Minggu, 22 Januari 2017 15:23
Rustam Kejar Restoran Pengemplang Pajak
Rustam Effendi

PROKAL.CO, BANJARBARU – Sejak dilantik sebagai pejabat di penghujung 2016 lalu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Rustam Effendi langsung menggebrak. Hal pertama yang dilakukannya adalah mengejar restoran-restoran pengemplang pajak di daerahnya. Restoran yang mencoba membohongi pemerintah soal jumlah pelanggan yang makan di tempatnya.

Suara Rustam sempat meninggi ketika menceritakan, ada beberapa restoran yang memanipulasi laporan dan cuma melaporkan sedikit struk belanjaan pengunjungnya. “Restorannya besar dan hampir selalu ramai pengunjung, tapi aneh, hanya melaporkan 30 struk belanjaan dalam sebulan,” ujarnya tanpa bersedia menyebut restoran mana yang dimaksud.

Kalau 30 struk dalam sebulan, lanjut Rustam, berarti hanya satu orang pengunjung dalam sehari. “Kalau pengunjungnya hanya satu orang per hari, restoran itu pasti bangkrut sejak lama. Ini yang menurut saya tidak masuk akal,” ungkapnya.

Makanya, sejak 13-26 Januari 2017 nanti, Rustam menerjunkan timnya untuk melakukan pembinaan. Dia juga memikirkan untuk melakukan uji petik di semua restoran dan rumah makan yang ada di Kota Banjarbaru. Agar temuan seperti ini tidak perlu terjadi lagi. “Kalau perlu kita siapkan mesin cash register, sehingga seluruhnya dapat terdata dengan baik,” ujarnya lagi.

Gebrakan pertama yang dilakukannya itu, disebutnya sebagai upaya intensifikasi pajak dan untuk mengejar perolehan pajak tahun ini yang targetnya ditingkatkan menjadi 10 persen dari Rp165 miliar di tahun 2016 lalu, menjadi Rp175 persen di tahun ini. “Kita belum bicara ekstensifikasi pajak. Ini baru intensifikasi, artinya kita baru memanfaatkan potensi yang ada saja,” ujarnya.

Hal kedua yang akan dilakukan BPPRD adalah dengan melakukan program panutan wajib PBB. Dengan cara mengunjungi satu persatu rumah pejabat dan anggota DPRD Kota Banjarbaru untuk dipungut PBB-nya. “Saya sudah izin sama Pak Wali dan Ketua DPRD untuk melaksanakannya. Harapan nantinya, ini akan dicontoh oleh masyarakat secara luas. Para tokoh yang jadi panutan telah menunaikan kewajibannya, kenapa mereka (masyarakat) tidak,” ujarnya tersenyum.

Potensi ketiga yang juga akan dikelolanya adalah retribusi sampah. Sudah lama, kata Rustam, potensi ini tidak lagi tergarap. Dulu, pemerintah kota pernah bekerjasama dengan PLN untuk memungutnya. Namun sejak PLN memberlakukan sistem pembayaran online, kerjasama itu akhirnya tidak diteruskan. “Potensi ini akan kita garap lagi. Tapi tidak lagi bekerjasama dengan PLN. Mungkin akan kita jajaki dengan PDAM Intan Banjar dan Forum RT/RW,” ujarnya. (ram/ema)


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 12:45

Ritel ini Nekat Buka Tapi Malu-malu

BANJARBARU - Pasca penutupan sejumlah ritel menyusul teguran keras Satpol PP, ternyata tak mengendorkan…

Jumat, 26 Mei 2017 17:46

HEBAT, Jelang Ramadan Harga Sembako Kotabaru Stabil

KOTABARU - Jelang Ramadan harga barang di pasar harian cenderung masih stabil. Kadisperindag Dr Ir Mahyudiansyah…

Kamis, 25 Mei 2017 08:12

Begini Jadinya Jika Manajemen Armani Kunjungi Radar Banjarmasin

BANJARBARU – GM Armani Suites Hotel dan Entertainment Jonathan HM bersama rombongan Selasa (23/5)…

Kamis, 11 Mei 2017 12:45

Kebutuhan Pokok di Kandangan Masih Stabil

KANDANGAN – Untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan mengantisipasi harganya menjelang…

Rabu, 10 Mei 2017 12:05

Mudahnya Sambungan Baru Listrik PLN

Dengan kondisi sistem kelistrikan yang semakin membaik, PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan…

Rabu, 10 Mei 2017 12:01

Tambah Pasokan Listrik Sistem Barito, PLN Optimalkan Pelayanan di KalSeTeng

PLN terus memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk mendorong…

Senin, 08 Mei 2017 10:47

Presiden RI Apresiasi Langkah BRI

PELAIHARI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan…

Selasa, 02 Mei 2017 13:26

Tantangan Notaris 2016, Harus Ektra Hati-hati

MARTAPURA - Persoalan kepemilikan tanah masih menjadi problem yang ramai diperbincangkan.  Duplikat…

Senin, 01 Mei 2017 14:03

AWAS..!! Penimbun Sembako Jelang Ramadan Akan Ditindak Tegas

BANJARMASIN - Menjelang Ramadan dan lebaran mendatang, harga kebutuhan pokok menjadi sorotan. Terutama…

Sabtu, 29 April 2017 20:05

Ini Nih Penyebab Harga Bawang Putih Terus Naik

BANJARMASIN - Dalam beberapa hari terakhir harga bawang putih terus melonjak. Ini dipicu terganggunya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .