MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Minggu, 22 Januari 2017 15:23
Rustam Kejar Restoran Pengemplang Pajak
Rustam Effendi

PROKAL.CO, BANJARBARU – Sejak dilantik sebagai pejabat di penghujung 2016 lalu, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah (BPPRD) Rustam Effendi langsung menggebrak. Hal pertama yang dilakukannya adalah mengejar restoran-restoran pengemplang pajak di daerahnya. Restoran yang mencoba membohongi pemerintah soal jumlah pelanggan yang makan di tempatnya.

Suara Rustam sempat meninggi ketika menceritakan, ada beberapa restoran yang memanipulasi laporan dan cuma melaporkan sedikit struk belanjaan pengunjungnya. “Restorannya besar dan hampir selalu ramai pengunjung, tapi aneh, hanya melaporkan 30 struk belanjaan dalam sebulan,” ujarnya tanpa bersedia menyebut restoran mana yang dimaksud.

Kalau 30 struk dalam sebulan, lanjut Rustam, berarti hanya satu orang pengunjung dalam sehari. “Kalau pengunjungnya hanya satu orang per hari, restoran itu pasti bangkrut sejak lama. Ini yang menurut saya tidak masuk akal,” ungkapnya.

Makanya, sejak 13-26 Januari 2017 nanti, Rustam menerjunkan timnya untuk melakukan pembinaan. Dia juga memikirkan untuk melakukan uji petik di semua restoran dan rumah makan yang ada di Kota Banjarbaru. Agar temuan seperti ini tidak perlu terjadi lagi. “Kalau perlu kita siapkan mesin cash register, sehingga seluruhnya dapat terdata dengan baik,” ujarnya lagi.

Gebrakan pertama yang dilakukannya itu, disebutnya sebagai upaya intensifikasi pajak dan untuk mengejar perolehan pajak tahun ini yang targetnya ditingkatkan menjadi 10 persen dari Rp165 miliar di tahun 2016 lalu, menjadi Rp175 persen di tahun ini. “Kita belum bicara ekstensifikasi pajak. Ini baru intensifikasi, artinya kita baru memanfaatkan potensi yang ada saja,” ujarnya.

Hal kedua yang akan dilakukan BPPRD adalah dengan melakukan program panutan wajib PBB. Dengan cara mengunjungi satu persatu rumah pejabat dan anggota DPRD Kota Banjarbaru untuk dipungut PBB-nya. “Saya sudah izin sama Pak Wali dan Ketua DPRD untuk melaksanakannya. Harapan nantinya, ini akan dicontoh oleh masyarakat secara luas. Para tokoh yang jadi panutan telah menunaikan kewajibannya, kenapa mereka (masyarakat) tidak,” ujarnya tersenyum.

Potensi ketiga yang juga akan dikelolanya adalah retribusi sampah. Sudah lama, kata Rustam, potensi ini tidak lagi tergarap. Dulu, pemerintah kota pernah bekerjasama dengan PLN untuk memungutnya. Namun sejak PLN memberlakukan sistem pembayaran online, kerjasama itu akhirnya tidak diteruskan. “Potensi ini akan kita garap lagi. Tapi tidak lagi bekerjasama dengan PLN. Mungkin akan kita jajaki dengan PDAM Intan Banjar dan Forum RT/RW,” ujarnya. (ram/ema)


BACA JUGA

Selasa, 11 April 2017 16:00

Waspada..!! 80 Perusahaan Bodong Diindikasi Hadir di Kalsel

BANJARMASIN - Masyarakat Kalsel diminta lebih hati-hati saat berinvestasi, sebab Otoritas Jasa Keuangan…

Jumat, 07 April 2017 14:04

Sekdako Banjarbaru Pastikan Tak Ada Lagi Tambahan Ritel

BANJARBARU - Munculnya tiga ritel pasca moratorium membuat Sekdako Banjarbaru Said Abdullah jengah.…

Rabu, 05 April 2017 15:52

Tenang, Stok Gula Aman Hingga Lebaran

BANJARMASIN - Ramadan tinggal 2 bulan lagi, pemerintah melalui distributor mulai mengantisipasi pasokan…

Selasa, 28 Maret 2017 20:11

Kok Bisa.. Tiap Bulan Hotel ini Merugi Rp30 Juta

BANJARMASIN – Lesunya perekonomian global ditambah tingginya persaingan usaha, turut berdampak…

Jumat, 24 Maret 2017 14:57
Berita HSS

Alhamdulillah.. Harga Cabai Sudah Mulai Turun

KANDANGAN – Selama dua pekan berturut-turut, harga cabai di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)…

Kamis, 16 Maret 2017 11:29

Nasib Usaha Transportasi Air Kian Sepi, Jauh Dekat Tetap Berangkat

Kelotok dan speedboat dulunya merupakan alat transportasi andalan di Banjarmasin. Maklum saja, Banjarmasin…

Kamis, 16 Maret 2017 11:27

Cabai Rawit dan Bawang Masih Mahal, Pengusaha Rumah Makan Makin Gigit Jari

BANJARMASIN - Saat ini, harga cabe rawit di Banjarmasin masih mahal, yakni di kisaran Rp120 ribu per…

Sabtu, 11 Maret 2017 14:19

Banjarmasin Masih Andalkan Pasokan Bawang dari Jawa

BANJARMASIN - Kebutuhan bawang merah di Banjarmasin cukup tinggi, sayang mayoritas pasokan masih dari…

Jumat, 10 Maret 2017 10:34

Nilai Ekspor Kalsel Turun Ratusan US Dollar

BANJARMASIN – Lesunya perekonomian global berdampak pada sektor perdagangan di Kalsel. Dalam dua…

Kamis, 09 Maret 2017 14:31
Berita Tanah Bumbu

Harga Elpiji 3 Kg Kembali Meroket di Tanbu

BATULICIN – Harga eceran gas elpiji 3 kilogram di Batulicin mengalami kenaikan yang cukup tinggi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .