MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 23 Januari 2017 15:41
Menengok Ragam Tradisi Kawinan Ala Balangan

Tiap Kecamatan Punya Tradisi Berbeda

RESEPSI MALAM HARI – Balawang Tujuh Bagunung Api merupakan tradisi perkawinan bagi pasangan pengantin yang berstatus duda atau janda.

PROKAL.CO, Bausung pengantin ternyata hanya satu dari sekian banyak tradisi dalam resepsi perkawinan. Tradisi-tradisi serupa dapat ditemui di daerah pahuluan Kalsel.

-----------------------------

WAHYUDI, Balangan.

-----------------------------

UNTUK tradisi saat perkawinan, Balangan tidak hanya memiliki satu, namun beberapa, bahkan berbeda-beda di setiap kecamatannya.

Balawang Tujuh Bagunung Api merupakan satu dari beragam tradisi saat perkawinan di masyarakat Balangan. Tradisi ini dilakukan khusus oleh pasangan pengantin yang berstatus duda atau janda.

Berbeda dengan bausung, tradisi ini dilaksanakan pada malam hari. Karena menurut budaya warga sekitar, apabila janda atau duda menikah, maka resepsinya dilakukan di waktu malam.

Menurut salah seorang warga sekitar, Hj Asanah (53), dinamakan Balawang Tujuh Bagunung Api, karena ada tujuh pintu masuk yang dibuat dari sarung atau tali di halaman rumah mempelai.

Sementara istilah bagunung api diambil dari obor yang ditancapkan dirangka menyerupai atap rumah atau gunung, mengelilingi tujuh pintu. Selain juga untuk penerangan.

Perjalanan sepasang penganten dalam melewati ketujuh pintu itu sebelum duduk di pelaminan yang berada di dalam rumah, dilengkapi dengan iringan alunan musik panting dari penabuh.

Selain sebagai hiburan karena resepsi perkawinan dilakukan di malam hari, tradisi ini kata dia juga menyimpan filosofi bahwa bersama-sama memasuki tujuh pintu itu diibaratkan dengan bersama-sama mengambil pelajaran dari pengalaman, untuk mengatasi berbagai permasalahan di keluarga.

“Dulu tradisi ini dapat ditemukan hampir di seluruh wilayah Balangan, tapi sekarang hanya bisa dilihat di Kecamatan Lampihong dan di desa-desa tertentu pula,” ujarnya.

“Pung pung halu, gara gicak giyang-giyang, takumpul sama pada balu jangan bahiri nang bujang, Pung pung halu gara gicak giyang-giyang, asal jangan Bamadu dihadangi siang malam. Naik malam, baliliukan balawang tujuh, Bagunung Api”.

Itulah sepenggal syair yang biasa dinyanyikan untuk mengiring sepasang mempelai mengarungi tujuh pintu dengan diiringi gunungan api.

Serupa namun tak sama, tradisi perkawinan lainnya di Balangan yaitu Jalan Liuk yang hingga kini masih dilestarikan oleh warga Desa Marias Kecamatan Juai.

Kedua tradisi ini sama-sama dilaksanakan pada malam hari dan di tanah lapang. Namun ini tidak untuk duda ataupun janda, melainkan semua pasangan yang melangsungkan resepsi perkawinan.

Dalam tradisi ini, kedua mempelai harus masuk lewat pintu berbeda, dan memecahkan teka-teki jalan berliku (Liuk, Red) menyerupai labirin supaya bisa bertemu di tengah-tengahnya.

Menurut salah satu tokoh warga sekitar yang juga pelaku seni tradisi ini H Syarpani mengungkapkan, Jalan Liuk ini sudah menjadi tradisi turun-temurun di masyarakat Juai dan hingga kini masih dilestarikan.

“Pesan yang tersirat di dalamnya yaitu bahwasanya dalam mengarungi rumah tangga pasti mengalami berbagai masalah, tidak lurus-lurus saja, namun berlika-liku,” terangnya. (al/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 12 Agustus 2017 15:30

Melihat Kondisi Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Kalsel

Meski gencar diperangi, kasus-kasus narkoba di Kalsel terus meningkat. Hukuman mati yang diterapkan…

Kamis, 10 Agustus 2017 11:14

Mengenal Komunitas Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Seribu Sungai

BANJARMASIN – Jika club motor pada umumnya melakukan touring di wilayah perkotaan dengan menyusuri…

Rabu, 09 Agustus 2017 15:02

Rio, Remaja Penderita Leukimia Perlu Pengobatan

Di saat teman-teman sebayanya sedang asik menikmati masa sekolah, M Rio Ramadhan terbaring lemas di…

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:10

Kisah Jambret Muda yang Sudah Tiga Kali Masuk Penjara

Baru berumur 18 tahun, LB sudah punya riwayat kejahatan yang panjang. Aksi terakhirnya menjambret di…

Senin, 24 Juli 2017 08:33

Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri

Ada yang Ditangkap Saat Makan dengan Anak Istri Seorang ibu rumah tangga tenaga kesehatan Puskesmas…

Jumat, 21 Juli 2017 17:12

Ini Alasan Mengapa Orang Banua Susah Menjadi Pramugari

Pramugari masih menjadi profesi idaman. Gaji besar dan bisa terbang ke mana-mana membuat pendaftar sekolah…

Kamis, 20 Juli 2017 15:52

Melihat Aktivitas Belajar di SDN Jawa 5 Pasca Kebakaran

Mengalami musibah kebakaran beberapa hari sebelum masa liburan berakhir, membuat pihak SDN Jawa 5 kelabakan.…

Kamis, 20 Juli 2017 15:12

Menengok Pemilihan Anggota Badan Permusyawaratan Desa di Kabupaten Balangan

Kabupaten Balangan menjadi pilot project penyelenggaraan pemilihan anggota Badan Permusyawaratan Desa…

Rabu, 19 Juli 2017 19:37

Pasar Loak Mess Kalteng, Tetap Eksis di Tengah Gempuran Penjual Onderdil Baru

Saat ini penjual onderdil sepeda motor tersebar di pinggir pinggir jalan raya. Bahkan, ada yang berjualan…

Selasa, 18 Juli 2017 14:02

Di Pelosok Masih Ada Pasar Keliling, Bukan Semata untuk Jual Beli

Minggu (16/7) kemarin, sejuk kaki pegunungan di sebelah timur Pulau Laut. Tepatnya di Desa Seratak Kecamatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .