MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 24 Januari 2017 15:32
Kamar Kos Digrebek Satpol PP, Ternyata Isinya Beginian, Ngapain Coba..
AYO, LAGI NGAPAIN! - Satpol PP saat menggrebek kamar kos.

PROKAL.CO, Sebagai Kota Pendidikan, Banjarbaru menjadi kota dengan banyak kos-kosan. Sayangnya, menjamurnya kos-kosan tak dibarengi dengan ketatnya pengawasan.

-----
Longgarnya pengawasan membuat pelajar dan mahasiswa leluasa mengajak teman mereka menginap. Bukan hanya teman sesama jenis, tapi juga teman berlainan jenis bisa menginap dalam satu kamar kos, walaupun belum resmi menjadi pasangan suami istri.

Seperti yang terjadi pada Sabtu (21/1) malam, menanggapi laporan masyarakat Satpol-PP Banjarbaru melakukan razia di salah satu kos yang berada di Jalan Karang Sawo Rt 20, Kelurahan Loktabat Utara, Kecamatan Banjarbaru Utara. Hasilnya mengejutkan, petugas menemukan lima pria bersama dua wanita di dalam satu kamar kos.

Plt Kepala Satpol-PP Banjarbaru Marhain Rahman mengatakan, tujuh orang yang sebagian besar berstatus sebagai mahasiswa tersebut berada di dalam kos dengan keadaan pintu terkunci. "Kalau pintunya tidak dikunci, tidak mungkin orang berpikiran macam-macam. Ini pintunya dikunci," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Karena dianggap melanggar peraturan, penghuni kos seorang wanita berinisial MS, 29. Dan enam tamunya masing-masing berinial NV, 19 (wanita). Lalu, FN, 22, AP, 21, WH, 22, NW, 19 dan FN, 22, digelandang ke Kantor Satpol-PP Banjarbaru. "Mereka beralasan berkumpul di dalam kos karena sudah menjadi teman lama, semenjak di kampung," ujar Marhain.

Ia mengungkapkan, selain tujuh mahasiswa tersebut pihaknya juga mengamankan sepasang pria dan wanita yang kedapatan tidur di dalam satu kamar kos. "Kos-nya sama, tapi saat kami introgasi mereka mengaku bersepupu," ungkapnya.

Tak ingin langsung percaya, Satpol-PP kemudian memanggil orangtua pasangan berinisial AS, 24, dan NH, 21, tersebut. "Orangtua membenarkan jika mereka bersepupu," tambahnya.

Meski begitu, pasangan bersepupu tersebut tetap diminta membuat surat pernyataan agar tak mengulangi perbuatannya. Sama halnya dengan tujuh orang yang telah digerebek lebih dahulu, mereka juga diminta membuat surat pernyataan.

Mereka telah melanggar pasal 6 ayat (1) huruf b dalam Perda nomor 1 tahun 2013 tentang pengaturan usaha rumah kos. Dengan isi, penghuni berkewajiban mentaati ketentuan yang berhubungan dengan administrasi kependudukan yakni segera melaporkan kedatangan kepada lurah melalui RT setempat selambat-lambatnya 1x24 jam. "Kata pihak RT si penghuni kos tidak melapor, padahal sudah tinggal selama enam bulan," kata Marhain.

Mereka juga melanggar pasal 15 ayat (1) Perda nomor 6 tahun 2014 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat, setiap orang yang berkunjung atau bertamu lebih dari 1x24 jam wajib melaporkan diri kepada RT setempat.

Kasi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol-PP Banjarbaru Syakir mengungkapkan, selain memberikan peringatan kepada penghuni dan tamu kos. Pihaknya juga memperingati pemilik kos agar memperketat pengamanan di lingkungan kos-kosan. "Mereka kami berikan peringatan pertama, karena di kos miliknya tidak tersedia penjaga untuk mengawasi penghuni kos," ungkapnya.

Ia menambahkan, jika dalam tenggat tujuh hari pemilik kos urung juga menyediakan penjaga. Satpol-PP akan memberikan surat peringatan kedua. "Surat peringatan akan kami berikan sebanyak tiga kali, kalau tetap tidak diindahkan kos-kosan akan kami tutup paksa," tambahnya.

Ketua RT setempat Karno menuturkan sudah beberapa kali memberi teguran kepada pemilik kos. "Sudah sering kami beritahu agar tidak membebaskan penghuni kos, tapi tidak dihiraukannya," ujarnya.

Karena tidak memiliki kewenangan dalam melakukan tindakan, dirinya meminta kepada Satpol-PP agar lebih tegas dalam melakukan penindakan. "Hanya Satpol-PP yang bisa menindak, kalau kami tidak bisa," katanya.

Sementara itu, pemilik kos Fernando beralasan membebaskan kos-kosan dimaksudkan agar banyak yang berminat menjadi penghuni. Sebab, jika kos hanya dikhususkan untuk pria atau wanita tidak akan menjual. "Banyak saingan kos-kosan, kalau hanya dikhususkan untuk pria atau wanita saja banyak yang tidak minat," singkatnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 21 April 2018 12:03

Kesempatan Kerja Bagi Kaum Difabel Harus Diberikan Seluas-Luasnya

Pemberian kesempatan kerja untuk penyandang disabilitas di Kalsel belum digenjot maksimal. Padahal pemerintah…

Sabtu, 21 April 2018 11:39

Konsep Pasar Wadai di Banjarmasin Tahun ini Berbeda

BANJARMASIN - Soal konsep, Pasar Wadai pada Ramadhan Tahun 1439 Hijriyah ini takkan jauh berbeda dibanding…

Sabtu, 21 April 2018 11:37

PARAH..!! Taksi Online Jadi Korban Sweeping Lagi

BANJARMASIN - Aksi sweeping terhadap taksi online masih saja terjadi. Yang terbaru terjadi pada Kamis…

Sabtu, 21 April 2018 11:29

Lampu PJU di persimpangan R.O Ulin-Trikora Jadi 'Lampu Disko'

BANJARBARU – Sudah seminggu terakhir lampu penerangan jalan di persimpangan R.O Ulin-Trikora kedap-kedip.…

Sabtu, 21 April 2018 11:18

Bus Wisata dan Rumah Disabilitas di Banjarbaru Diresmikan

BANJARBARU - Acara puncak HUT ke-19 Banjarbaru, Jumat (20/4) kemarin digelar. Ada beberapa inovasi dan…

Sabtu, 21 April 2018 10:53

Warga Desa Kintapura Tuntut PT PKIS Hentikan Panen Sawit

PELAIHARI - Puluhan orang dari warga Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala) meminta…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Camat Sungai Loban Berpesan Jaga Persatuan dan Kesatuan

BATULICIN - Sampai saat ini, telah banyak prestasi yang diukir Kecamatan Sungai Loban, baik di tingkat…

Sabtu, 21 April 2018 10:12

Tanah Bumbu Book Fair Kembali Digelar

BATULICIN - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-15 Kabupaten Tanah Bumbu dan Pesta Adat Mappanretasi…

Sabtu, 21 April 2018 10:10

Wabup Tanbu Lepas Kontingen Peparpeda Tingkat Provinsi

BATULICIN - Wakil Bupati Tanah Bumbu H Sudian Noor melepas Kontingen Pekan Paralympic Pelajar Daerah…

Jumat, 20 April 2018 19:30

Kapolda Kalsel Minta TPS Harus Mudah Dijangkau

RANTAU - Kapolda Kalsel Brigjen Rachmat Mulyana berharap antara Kepolisian Polres Tapin, bersama…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .