MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Kamis, 26 Januari 2017 13:55
KABAR GEMBIRA..!! Pemprov Kalsel Akhirnya Hapus Pajak Progresif
PAJAK PROGRESIF DIHAPUSKAN: Para pemilik mobil lebih dari satu unit, kini tidak perlu mengkhawatirkan bakal membayar pajak lebih banyak, karena pajak progresif yang memberatkan itu kini sudah dihapus.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Diana tak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya setelah mengetahui ketentuan penarikan pajak kendaraan bermotor (PBK) ganda atau pajak progresif direvisi oleh Pemerintah Provinsi Kalsel.

Ya, mulai hari ini, pajak berganda yang dianggap memberatkan masyarakat tersebut dilakukan perubahan menyusul dikeluarkannya Peraturan Gubernur Nomor 7 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 7 tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2011 tentang Pajak Daerah Provinsi Kalsel.

Diana yang saat ini memiliki dua buah mobil itu mengeluhkan sejak adanya pajak ganda yang ditelurkan tahun 2014 silam itu. Tiap tahun bebernya, dia harus menyiapkan uang mencapai Rp10 juta untuk memperpanjang PKB dua unit mobil miliknya. “Jika kabar tersebut benar, setidaknya ini dapat mengirit pengeluaran,” tutur Diana.

Mulai hari ini, Pemprov tak lagi membebankan pajak ganda terhadap kepemilikan angkutan roda empat atau lebih di satu tempat tinggal. Dengan catatan, nama kepemilikan di satu tempat tinggal tersebut beda nama kepemilikan kendaraan.

Sebelumnya, meski di satu tempat tinggal tersebut beda nama, wajib pajak tetap dikenakan pajak progresif. Alasan Pemprov melakukan revisi Pergub adalah, banyaknya wajib pajak yang mutasi ke daerah lain yang tak memberlakukan pajak ganda ini, seperti ke Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Kalsel, Aminuddin Latif mengungkapkan, tahun lalu saja, sekitar 3000 unit kendaraan asal Kalsel melakukan mutasi ke provinsi tetangga untuk menghindari pajak ganda ini.

Belum lagi  penarikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber lain pasca merosotnya perekonomian daerah terus menurun. Upaya revisi Pergub dengan memberikan keringanan ini, diharapkan wajib pajak yang selama ini keberatan akan membayar PKB tanpa pajak progresif.

“Pajak progresif masih berlaku bagi kendaraan roda empat atau lebih yang atas nama kendaraannya masih satu orang. Berbeda jika nama lain meskipun di satu tempat tinggal,” jelas Aminuddin, Selasa (24/1) kemarin ketika menggelar jumpa pers.

Mantan Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin itu mengharapkan, dengan diberikannya keringanan ini, diharapkan pamasukan PAD dari PKB dapat signifikan. Pejabat yang akrab disapa Amin itu mengungkapkan, ketika diberlakukan tahun 2014 lalu, memang PAD dari pajak progresif mencapai Rp70 miliar.

Namun, ketika tahun kedua, kondisinya langsung merosot, menjadi Rp40 miliar. “Yang pindah domisili pun mencapai 3 ribu unit kendaraan, bayangkan berapa potensi PAD yang hilang dari PKB ini gara-gara pajak ganda,” ujarnya. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 16:04
Kabar Tabalong

SMP Hasbunallah Juara Pawai Tahun Baru Islam di Tabalong

TANJUNG - Penampilan pelajar SMP Hasbunallah menjadi yang terbaik dalam pawai menyambut Tahun Baru Islam…

Jumat, 22 September 2017 15:54

Dewan: Hati-hati Beli Bibit Kelapa Sawit Palsu

BANJARMASIN – Untuk memperoleh hasil Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit terbaik, tidak hanya…

Selasa, 12 September 2017 10:05

PLN KalselTeng Kenalkan PLN Mobile

BANJARMASIN – Dalam rangka memeriahkan Hari Pelanggan Nasional (Harpelnas) 2017, PLN mengadakan…

Rabu, 06 September 2017 14:32

Tren Kontainer Besar Mulai Naik

BANJARMASIN - Pengangkutan barang dari Jawa menggunakan kontainer berukuran besar mulai mengalami tren…

Selasa, 05 September 2017 14:25

PLN Kunjungi Pondok Pesantren di Astambul

MARTAPURA - Sebagai wujud apresiasi terhadap pelanggan, jajaran Manajemen PLN Wilayah Kalselteng…

Kamis, 31 Agustus 2017 20:00
BREAKING NEWS

Listrik Padam Seharian, Ternyata iniloh Penyebabnya

BANJARBARU - Gangguan jalur transmisi Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) 150 kilo Volt (kV) yang…

Rabu, 30 Agustus 2017 14:41

Modus Beli Rumah untuk Investasi, Apa Perlu Subsidinya Dicabut?

Kementerian PU dan Perumahan Rakyat telah mengeluarkan regulasi mencabut subsidi rumah bersubsidi yang…

Senin, 28 Agustus 2017 15:02

PLN Aliri Listrik Desa Sialing, Bupati Berharap Masyarakat Semakin Produktif

TANJUNG - Pasokan listrik di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah yang kian membaik membuat…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:32

Siap-siap, Pelanggan Leding Bandarmasih Bakal Diambil Alih Intan Banjar

MARTAPURA - Tak adanya jaringan pipa pendistribusian air bersih milik PDAM Intan Banjar ke daerah perbatasan…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:36

PLN Merdekakan 17 Desa di Kalimantan Selatan

BANJARBARU - Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Kamis (17/8) hari ini, PLN Wilayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .