MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Kamis, 26 Januari 2017 13:55
KABAR GEMBIRA..!! Pemprov Kalsel Akhirnya Hapus Pajak Progresif
PAJAK PROGRESIF DIHAPUSKAN: Para pemilik mobil lebih dari satu unit, kini tidak perlu mengkhawatirkan bakal membayar pajak lebih banyak, karena pajak progresif yang memberatkan itu kini sudah dihapus.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Diana tak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya setelah mengetahui ketentuan penarikan pajak kendaraan bermotor (PBK) ganda atau pajak progresif direvisi oleh Pemerintah Provinsi Kalsel.

Ya, mulai hari ini, pajak berganda yang dianggap memberatkan masyarakat tersebut dilakukan perubahan menyusul dikeluarkannya Peraturan Gubernur Nomor 7 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 7 tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2011 tentang Pajak Daerah Provinsi Kalsel.

Diana yang saat ini memiliki dua buah mobil itu mengeluhkan sejak adanya pajak ganda yang ditelurkan tahun 2014 silam itu. Tiap tahun bebernya, dia harus menyiapkan uang mencapai Rp10 juta untuk memperpanjang PKB dua unit mobil miliknya. “Jika kabar tersebut benar, setidaknya ini dapat mengirit pengeluaran,” tutur Diana.

Mulai hari ini, Pemprov tak lagi membebankan pajak ganda terhadap kepemilikan angkutan roda empat atau lebih di satu tempat tinggal. Dengan catatan, nama kepemilikan di satu tempat tinggal tersebut beda nama kepemilikan kendaraan.

Sebelumnya, meski di satu tempat tinggal tersebut beda nama, wajib pajak tetap dikenakan pajak progresif. Alasan Pemprov melakukan revisi Pergub adalah, banyaknya wajib pajak yang mutasi ke daerah lain yang tak memberlakukan pajak ganda ini, seperti ke Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Kalsel, Aminuddin Latif mengungkapkan, tahun lalu saja, sekitar 3000 unit kendaraan asal Kalsel melakukan mutasi ke provinsi tetangga untuk menghindari pajak ganda ini.

Belum lagi  penarikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber lain pasca merosotnya perekonomian daerah terus menurun. Upaya revisi Pergub dengan memberikan keringanan ini, diharapkan wajib pajak yang selama ini keberatan akan membayar PKB tanpa pajak progresif.

“Pajak progresif masih berlaku bagi kendaraan roda empat atau lebih yang atas nama kendaraannya masih satu orang. Berbeda jika nama lain meskipun di satu tempat tinggal,” jelas Aminuddin, Selasa (24/1) kemarin ketika menggelar jumpa pers.

Mantan Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin itu mengharapkan, dengan diberikannya keringanan ini, diharapkan pamasukan PAD dari PKB dapat signifikan. Pejabat yang akrab disapa Amin itu mengungkapkan, ketika diberlakukan tahun 2014 lalu, memang PAD dari pajak progresif mencapai Rp70 miliar.

Namun, ketika tahun kedua, kondisinya langsung merosot, menjadi Rp40 miliar. “Yang pindah domisili pun mencapai 3 ribu unit kendaraan, bayangkan berapa potensi PAD yang hilang dari PKB ini gara-gara pajak ganda,” ujarnya. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Selasa, 11 April 2017 16:00

Waspada..!! 80 Perusahaan Bodong Diindikasi Hadir di Kalsel

BANJARMASIN - Masyarakat Kalsel diminta lebih hati-hati saat berinvestasi, sebab Otoritas Jasa Keuangan…

Jumat, 07 April 2017 14:04

Sekdako Banjarbaru Pastikan Tak Ada Lagi Tambahan Ritel

BANJARBARU - Munculnya tiga ritel pasca moratorium membuat Sekdako Banjarbaru Said Abdullah jengah.…

Rabu, 05 April 2017 15:52

Tenang, Stok Gula Aman Hingga Lebaran

BANJARMASIN - Ramadan tinggal 2 bulan lagi, pemerintah melalui distributor mulai mengantisipasi pasokan…

Selasa, 28 Maret 2017 20:11

Kok Bisa.. Tiap Bulan Hotel ini Merugi Rp30 Juta

BANJARMASIN – Lesunya perekonomian global ditambah tingginya persaingan usaha, turut berdampak…

Jumat, 24 Maret 2017 14:57
Berita HSS

Alhamdulillah.. Harga Cabai Sudah Mulai Turun

KANDANGAN – Selama dua pekan berturut-turut, harga cabai di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)…

Kamis, 16 Maret 2017 11:29

Nasib Usaha Transportasi Air Kian Sepi, Jauh Dekat Tetap Berangkat

Kelotok dan speedboat dulunya merupakan alat transportasi andalan di Banjarmasin. Maklum saja, Banjarmasin…

Kamis, 16 Maret 2017 11:27

Cabai Rawit dan Bawang Masih Mahal, Pengusaha Rumah Makan Makin Gigit Jari

BANJARMASIN - Saat ini, harga cabe rawit di Banjarmasin masih mahal, yakni di kisaran Rp120 ribu per…

Sabtu, 11 Maret 2017 14:19

Banjarmasin Masih Andalkan Pasokan Bawang dari Jawa

BANJARMASIN - Kebutuhan bawang merah di Banjarmasin cukup tinggi, sayang mayoritas pasokan masih dari…

Jumat, 10 Maret 2017 10:34

Nilai Ekspor Kalsel Turun Ratusan US Dollar

BANJARMASIN – Lesunya perekonomian global berdampak pada sektor perdagangan di Kalsel. Dalam dua…

Kamis, 09 Maret 2017 14:31
Berita Tanah Bumbu

Harga Elpiji 3 Kg Kembali Meroket di Tanbu

BATULICIN – Harga eceran gas elpiji 3 kilogram di Batulicin mengalami kenaikan yang cukup tinggi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .