MANAGED BY:
MINGGU
28 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Kamis, 26 Januari 2017 13:55
KABAR GEMBIRA..!! Pemprov Kalsel Akhirnya Hapus Pajak Progresif
PAJAK PROGRESIF DIHAPUSKAN: Para pemilik mobil lebih dari satu unit, kini tidak perlu mengkhawatirkan bakal membayar pajak lebih banyak, karena pajak progresif yang memberatkan itu kini sudah dihapus.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Diana tak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya setelah mengetahui ketentuan penarikan pajak kendaraan bermotor (PBK) ganda atau pajak progresif direvisi oleh Pemerintah Provinsi Kalsel.

Ya, mulai hari ini, pajak berganda yang dianggap memberatkan masyarakat tersebut dilakukan perubahan menyusul dikeluarkannya Peraturan Gubernur Nomor 7 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 7 tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2011 tentang Pajak Daerah Provinsi Kalsel.

Diana yang saat ini memiliki dua buah mobil itu mengeluhkan sejak adanya pajak ganda yang ditelurkan tahun 2014 silam itu. Tiap tahun bebernya, dia harus menyiapkan uang mencapai Rp10 juta untuk memperpanjang PKB dua unit mobil miliknya. “Jika kabar tersebut benar, setidaknya ini dapat mengirit pengeluaran,” tutur Diana.

Mulai hari ini, Pemprov tak lagi membebankan pajak ganda terhadap kepemilikan angkutan roda empat atau lebih di satu tempat tinggal. Dengan catatan, nama kepemilikan di satu tempat tinggal tersebut beda nama kepemilikan kendaraan.

Sebelumnya, meski di satu tempat tinggal tersebut beda nama, wajib pajak tetap dikenakan pajak progresif. Alasan Pemprov melakukan revisi Pergub adalah, banyaknya wajib pajak yang mutasi ke daerah lain yang tak memberlakukan pajak ganda ini, seperti ke Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Kalsel, Aminuddin Latif mengungkapkan, tahun lalu saja, sekitar 3000 unit kendaraan asal Kalsel melakukan mutasi ke provinsi tetangga untuk menghindari pajak ganda ini.

Belum lagi  penarikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber lain pasca merosotnya perekonomian daerah terus menurun. Upaya revisi Pergub dengan memberikan keringanan ini, diharapkan wajib pajak yang selama ini keberatan akan membayar PKB tanpa pajak progresif.

“Pajak progresif masih berlaku bagi kendaraan roda empat atau lebih yang atas nama kendaraannya masih satu orang. Berbeda jika nama lain meskipun di satu tempat tinggal,” jelas Aminuddin, Selasa (24/1) kemarin ketika menggelar jumpa pers.

Mantan Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin itu mengharapkan, dengan diberikannya keringanan ini, diharapkan pamasukan PAD dari PKB dapat signifikan. Pejabat yang akrab disapa Amin itu mengungkapkan, ketika diberlakukan tahun 2014 lalu, memang PAD dari pajak progresif mencapai Rp70 miliar.

Namun, ketika tahun kedua, kondisinya langsung merosot, menjadi Rp40 miliar. “Yang pindah domisili pun mencapai 3 ribu unit kendaraan, bayangkan berapa potensi PAD yang hilang dari PKB ini gara-gara pajak ganda,” ujarnya. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 12:45

Ritel ini Nekat Buka Tapi Malu-malu

BANJARBARU - Pasca penutupan sejumlah ritel menyusul teguran keras Satpol PP, ternyata tak mengendorkan…

Jumat, 26 Mei 2017 17:46

HEBAT, Jelang Ramadan Harga Sembako Kotabaru Stabil

KOTABARU - Jelang Ramadan harga barang di pasar harian cenderung masih stabil. Kadisperindag Dr Ir Mahyudiansyah…

Kamis, 25 Mei 2017 08:12

Begini Jadinya Jika Manajemen Armani Kunjungi Radar Banjarmasin

BANJARBARU – GM Armani Suites Hotel dan Entertainment Jonathan HM bersama rombongan Selasa (23/5)…

Kamis, 11 Mei 2017 12:45

Kebutuhan Pokok di Kandangan Masih Stabil

KANDANGAN – Untuk memastikan ketersediaan kebutuhan pokok dan mengantisipasi harganya menjelang…

Rabu, 10 Mei 2017 12:05

Mudahnya Sambungan Baru Listrik PLN

Dengan kondisi sistem kelistrikan yang semakin membaik, PLN Wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan…

Rabu, 10 Mei 2017 12:01

Tambah Pasokan Listrik Sistem Barito, PLN Optimalkan Pelayanan di KalSeTeng

PLN terus memperkuat sistem kelistrikan di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah untuk mendorong…

Senin, 08 Mei 2017 10:47

Presiden RI Apresiasi Langkah BRI

PELAIHARI - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melakukan Memorandum Of Understanding (MoU) dengan…

Selasa, 02 Mei 2017 13:26

Tantangan Notaris 2016, Harus Ektra Hati-hati

MARTAPURA - Persoalan kepemilikan tanah masih menjadi problem yang ramai diperbincangkan.  Duplikat…

Senin, 01 Mei 2017 14:03

AWAS..!! Penimbun Sembako Jelang Ramadan Akan Ditindak Tegas

BANJARMASIN - Menjelang Ramadan dan lebaran mendatang, harga kebutuhan pokok menjadi sorotan. Terutama…

Sabtu, 29 April 2017 20:05

Ini Nih Penyebab Harga Bawang Putih Terus Naik

BANJARMASIN - Dalam beberapa hari terakhir harga bawang putih terus melonjak. Ini dipicu terganggunya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .