MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Kamis, 26 Januari 2017 13:55
KABAR GEMBIRA..!! Pemprov Kalsel Akhirnya Hapus Pajak Progresif
PAJAK PROGRESIF DIHAPUSKAN: Para pemilik mobil lebih dari satu unit, kini tidak perlu mengkhawatirkan bakal membayar pajak lebih banyak, karena pajak progresif yang memberatkan itu kini sudah dihapus.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Diana tak bisa menyembunyikan perasaan gembiranya setelah mengetahui ketentuan penarikan pajak kendaraan bermotor (PBK) ganda atau pajak progresif direvisi oleh Pemerintah Provinsi Kalsel.

Ya, mulai hari ini, pajak berganda yang dianggap memberatkan masyarakat tersebut dilakukan perubahan menyusul dikeluarkannya Peraturan Gubernur Nomor 7 Tahun 2017 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 7 tahun 2015 tentang Petunjuk Pelaksanaan Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2011 tentang Pajak Daerah Provinsi Kalsel.

Diana yang saat ini memiliki dua buah mobil itu mengeluhkan sejak adanya pajak ganda yang ditelurkan tahun 2014 silam itu. Tiap tahun bebernya, dia harus menyiapkan uang mencapai Rp10 juta untuk memperpanjang PKB dua unit mobil miliknya. “Jika kabar tersebut benar, setidaknya ini dapat mengirit pengeluaran,” tutur Diana.

Mulai hari ini, Pemprov tak lagi membebankan pajak ganda terhadap kepemilikan angkutan roda empat atau lebih di satu tempat tinggal. Dengan catatan, nama kepemilikan di satu tempat tinggal tersebut beda nama kepemilikan kendaraan.

Sebelumnya, meski di satu tempat tinggal tersebut beda nama, wajib pajak tetap dikenakan pajak progresif. Alasan Pemprov melakukan revisi Pergub adalah, banyaknya wajib pajak yang mutasi ke daerah lain yang tak memberlakukan pajak ganda ini, seperti ke Provinsi Kalimantan Tengah.

Kepala Badan Keuangan Daerah (Bakuda) Kalsel, Aminuddin Latif mengungkapkan, tahun lalu saja, sekitar 3000 unit kendaraan asal Kalsel melakukan mutasi ke provinsi tetangga untuk menghindari pajak ganda ini.

Belum lagi  penarikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sumber lain pasca merosotnya perekonomian daerah terus menurun. Upaya revisi Pergub dengan memberikan keringanan ini, diharapkan wajib pajak yang selama ini keberatan akan membayar PKB tanpa pajak progresif.

“Pajak progresif masih berlaku bagi kendaraan roda empat atau lebih yang atas nama kendaraannya masih satu orang. Berbeda jika nama lain meskipun di satu tempat tinggal,” jelas Aminuddin, Selasa (24/1) kemarin ketika menggelar jumpa pers.

Mantan Sekretaris DPRD Kota Banjarmasin itu mengharapkan, dengan diberikannya keringanan ini, diharapkan pamasukan PAD dari PKB dapat signifikan. Pejabat yang akrab disapa Amin itu mengungkapkan, ketika diberlakukan tahun 2014 lalu, memang PAD dari pajak progresif mencapai Rp70 miliar.

Namun, ketika tahun kedua, kondisinya langsung merosot, menjadi Rp40 miliar. “Yang pindah domisili pun mencapai 3 ribu unit kendaraan, bayangkan berapa potensi PAD yang hilang dari PKB ini gara-gara pajak ganda,” ujarnya. (mof/yn/ram)


BACA JUGA

Jumat, 24 Maret 2017 14:57
Berita HSS

Alhamdulillah.. Harga Cabai Sudah Mulai Turun

KANDANGAN – Selama dua pekan berturut-turut, harga cabai di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS)…

Kamis, 16 Maret 2017 11:29

Nasib Usaha Transportasi Air Kian Sepi, Jauh Dekat Tetap Berangkat

Kelotok dan speedboat dulunya merupakan alat transportasi andalan di Banjarmasin. Maklum saja, Banjarmasin…

Kamis, 16 Maret 2017 11:27

Cabai Rawit dan Bawang Masih Mahal, Pengusaha Rumah Makan Makin Gigit Jari

BANJARMASIN - Saat ini, harga cabe rawit di Banjarmasin masih mahal, yakni di kisaran Rp120 ribu per…

Sabtu, 11 Maret 2017 14:19

Banjarmasin Masih Andalkan Pasokan Bawang dari Jawa

BANJARMASIN - Kebutuhan bawang merah di Banjarmasin cukup tinggi, sayang mayoritas pasokan masih dari…

Jumat, 10 Maret 2017 10:34

Nilai Ekspor Kalsel Turun Ratusan US Dollar

BANJARMASIN – Lesunya perekonomian global berdampak pada sektor perdagangan di Kalsel. Dalam dua…

Kamis, 09 Maret 2017 14:31
Berita Tanah Bumbu

Harga Elpiji 3 Kg Kembali Meroket di Tanbu

BATULICIN – Harga eceran gas elpiji 3 kilogram di Batulicin mengalami kenaikan yang cukup tinggi…

Rabu, 08 Maret 2017 16:05

Banyaknya Jumlah SPBU di Kalsel, Hiswanamigas Ambil Sikap

BANJARMASIN - Jumlah SPBU di Kalsel dinilai Himpunan Pengusaha Minyak dan Gas (Hiswanamigas) Kalsel…

Selasa, 28 Februari 2017 13:03

Nasib PKL Baiman, Diperkirakan Ramai Malah Sepi Pembeli

BANJARMASIN – Baru saja diresmikan, Pedagang Kaki Lima (PKL) Pusat Kuliner Baiman mengeluh sepinya…

Senin, 27 Februari 2017 15:23

Di Tala, Agen Nakal yang Jual Elpiji 3 Kg Melebihi HET Diberi Sanksi

Banyaknya laporan masyarakat tentang harga tabung gas elpiji ukuran 3 kilogram yang melambung hingga…

Senin, 27 Februari 2017 15:18

AWAS..!! Permainan Harga Elpiji, Banyak Pangkalan Tak Jual Harga HET

BANJARMASIN - Pemerintah sepertinya perlu memantau harga tabung gas elpiji 3 Kg sesering mungkin. Pasalnya,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .