MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 30 Januari 2017 10:02
Keluarga Rh Klarifikasi Berita

PROKAL.CO, BANJARBARU - Satu rombongan keluarga almarhum Rh, 39 tahun, warga Jln Banjar Indah Permai, RT 01, Kelurahan Pemurus Dalam Kecamatan Banjarmasin Selatan, Kamis (26/1) malam sekitar pukul 20.30 Wita, mendatangi Redaksi Harian Radar Banjarmasin, untuk mengklarifikasi berita berjudul Pengunjung Lokalisasi Batu Besi Mati Mendadak yang terbit di media ini, Minggu (22/1).

Feriansyah, adik almarhum, mewakili keluarga - diantaranya yang datang istri, anak, ibu dan saudara-saudara almarhum- menyampaikan beberapa hal terkait informasi yang termuat dalam berita tersebut.

"Pertama, tidak benar saudara kami pengunjung rumah pijat di Batu Besi. Tapi yang didatangi sidin itu memang tukang urut yang biasa membantu orang sakit dan tidak di dalam kawasan Batu Besi," ujarnya.

Feriansyah pun menceritakan, seminggu sebelum meninggal, almarhum sempat opname di RS Bhayangkara, karena penyakit jantung. Karena itulah, ditemukan obat-obatan resep dokter di kendaraan almarhum. "Kakak itu orangnya sangat bertanggungjawab, kepada keluarga juga pekerjaan. Saat pemakaman, banyak sekali kawan dan keluarga yang mengantarkan," terang Feri.

Makanya, meski baru seminggu keluar dari rumah sakit, almarhum yang sehari-hari bertugas sebagai tenaga penagihan di perusahaan tempatnya bekerja, Sabtu (21/1) itu tetap berkeliling ke toko-toko. Sembari itu, ia masih berkomunikasi dengan dengan istri dan memperkirakan akan pulang ke rumah sekitar pukul 13.00 Wita.  "Terakhir komunikasi itu sekitar pukul 12.00 Wita," ungkap Feri.

Kepada wartawan koran ini, keluarga pun menunjukkan komunikasi terakhir melalui layanan chat whatsapp itu. Sampai di salah satu toko di Jln Trikora, korban merasakan sakit. "Ujar orang Banjar manyamak. Lalu tanya dengan pemilik toko itu, dimana tukang urut yang biasa menyembuhkan gejala seperti itu. Dari situ diberi tahu alamat tukang urut," sambungnya.

Keluarga juga sudah kembali mengunjungi rumah tukang urut yang didatangi almarhum hari itu. Sehingga memastikan, lokasinya tidak di dalam Batu Besi.  Feri juga menepis informasi kalau korban seolah-olah ditemukan. Karena ketika almarhum mulai tidak sadarkan diri, keluarga langsung dikabari lewat telepon.

"Istri beliau minta tolong untuk dibawa ke rumah sakit segera, tapi ibu yang mengurut itu bilang, sidin kada bedaya (mampu) jua, karena sudah cukup tua juga," ujarnya.

Sementara istri almarhum didampingi sejumlah anggota langsung meluncur secepatnya dari Banjarmasin ke Banjarbaru. Namun apa daya, keluarga saat tiba mendapati korban sudah meninggal dunia. Dibantu ambulan Landu Rescue selanjutnya dibawa ke RS Idaman Banjarbaru. Dari hasil pemeriksaan diketahui, memang korban meninggal wajar karena sakit jantung yang dideritanya.

"Yang membuat keluarga sangat terpukul adalah, ketika duka yang kami sekeluarga rasakan ini, dikaitkan dengan peristiwa sebelumnya. Ditambah komentar-komentar di media sosial yang sangat tidak nyaman bagi kami sekeluarga. Kasihan ini istri dan anak korban yang masih sekolah," jelas Feri.

Keluarga pun berharap, dengan kedatangan mereka ke Redaksi Radar Banjarmasin, bisa meluruskan informasi yang tidak benar terkait peristiwa meninggalnya almarhum. "Kalau kami salah, kami tidak berani datang ke sini," tandasnya. (bin/ema)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:48

Kembali Diperiksa, Kali ini KPK Panggil Saksi Ke Jakarta

BANJARMASIN – Kasus suap PDAM Bandarmasih terus bergulir. Setelah memeriksa para saksi, awal Oktober…

Selasa, 24 Oktober 2017 09:57

Usia Sekolah Riskan Terjerumus Narkoba

BANJARBARU - Tak ingin anak sekolah banyak yang terjerumus narkoba, Badan Nasional Narkotika (BNN) Banjarbaru…

Selasa, 24 Oktober 2017 09:32

MANTAP!! Pencuri Hp Sekaligus Penadahnya Diamankan

BATOLA - Tuntas sudah perburuan terhadap dua pelaku pencurian dan pemberatan (curat). Keduanya berhasil…

Selasa, 24 Oktober 2017 09:27

Karena Dendam, Palu Melayang

KANDANGAN – Diduga karena dendam lama, Masrani (48), warga Jalan Asam Cangkok, Kecamatan Kandangan,…

Senin, 23 Oktober 2017 13:40

Temuan Bayi Beralaskan Sejadah, Kapolsek: Kami Akan Cari Orang Tuanya

BANJARBARU - Warga digegerkan penemuan sesosok bayi laki-laki di samping jembatan Jalan Transpol, Komplek…

Senin, 23 Oktober 2017 11:36

Dua Pengedar Zenith Asal Binuang Tak Berkutik

RANTAU - Selain berprofesi sebagai montir sepeda motor,  ternyata Maslan (29) juga nyambi sebagai…

Senin, 23 Oktober 2017 11:34

Asik Nonton Bola, Fahriadi Pelaku Penganiayaan Diciduk Aparat

KANDANGAN – Setelah diburu sekitar satu tahun, Idi Fahriadi (33), pelaku penganiayaan Rendi…

Minggu, 22 Oktober 2017 15:58

DUUAARRR...! Kapal Dagang di Amuntai Meledak dan Terbakar

AMUNTAI - Kesunyian Desa Bitin Kecamatan Danau Panggang Minggu (22/10) sekitar pukul 06:30 wita,…

Minggu, 22 Oktober 2017 14:42

Adu Banteng Tiga Pria Temui Ajal di Muara Tapus

AMUNTAI - Jalan Brigjend Hasan Basri yang merupakan jalan trans kalimantan di Kabupaten Hulu Sungai…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:34

Ketua RT di Kotabaru Disangkur Oknum Satpol

KOTABARU – Menjadi Ketua RT di daerah tertentu kadang bertaruh nyawa. Seperti dialami Zamzanie,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .