MANAGED BY:
SABTU
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 30 Januari 2017 17:26
Pemkot Banjarmasin Tambah Lagi Satu Rumah Budaya
RUMAH BANJAR PALIMBANGAN: Bangunan bernilai budaya ini berdiri kokoh di Jalan Piere Tendean Banjarmasin. FOTO: M Oscar Fraby.

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Dua bangunan bernilai budaya berdiri kokoh di Jalan Piere Tendean, tepatnya di pinggir Sungai Martapura Banjarmasin. Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin dalam melestarikan dan mempertahankan bentuk keaslian rumah terus dilakukan.

Tak tanggung-tanggung, untuk tetap menjaga keaslian, Pemkot Banjarmasin tak sedikit menyuntikkan anggaran untuk pelestarian bangunan bernilai budaya tersebut. Khusus Rumah Anno, tiap bulan, Pemkot mengeluarkan uang sekitar Rp4 juta. Pengeluaran tersebut meliputi untuk pembayaran listrik, air hingga perawatan lain.

Jika rumah Anno sudah mulai dioperasikan sejak setahun lalu. Rumah Banjar Hijau yang berada persis di sampingnya tahun ini direncanakan akan dioperasionalkan pula. Pemkot Banjarmasin, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin, M Khuzaimi menyebutkan, pelestarian rumah bernilai budaya ini merupakan upaya untuk menjadikan kota Banjarmasin sebagai kota pusaka.

Bahkan, Kota Banjarmasin akan menambah kepemilikan satu bangunan bernilai budaya kembali. Yakni satu bangunan rumah Banjar dengan jenis Palimbangan. Yang menarik rumah Banjar jenis Palimbagan yang ditemukan Pemkot Banjarmasin ini, berada persis di pinggir Sungai Martapura. Bahkan posisinya menghadap ke sungai. Tepatnya di Jalan Teluk Kelayan, Banjarmasin Selatan.

Khuzaimi menuturkan, posisi rumah Palimbangan ini sangat strategis. Apalagi, di area tersebut nantinya akan dihiasi siring Sungai Martapura yang saat ini dilakukan lanjutan pekerjaan. Apalagi, posisinya berseberangan sungai dengan Balai Kota Banjarmasin. “Kami terus menginventarisasi rumah-rumah Banjar yang ada di Banjarmasin, dan yang terbaru, pemiliknya mau menjual kepada Pemkot,” terang Khuzai.

Radar Banjarmasin secara khusus mendatangi ke rumah ini kemarin, memang kondisi rumah sudah banyak yang mengalami lapuk karena dimakan usia. Namun, arsitektur bangunan masih terjaga dan tetap terlihat keasliannya.

Menurut anak sang empunya rumah, Syarifuddin Noor, rumah ini adalah milik orangtuanya yang sudah wafat beberapa tahun lalu. Dia bercerita, rumah ini dibeli oleh orangtuanya dari saudagar Tionghoa yang memiliki usaha perdagangan pada tahun 1953 silam. “Ayah saya juga seorang pedagang. Rumah ini dijual pemilik asal karena adanya ikatan emosional antara pemilik terdahulu dengan ayah saya,” terangnya.

Dikisahkannya, sebelum dibeli dari pemilik asal atas nama Toke Sehat, ayah Syarifuddin Noor, H Basiruddin yang asli Kalimantan Tengah melakukan perjalanan sungai dengan membawa dagangan ke Banjarmasin. Di tengah perjalanan, dia menemukan kapal pedagang yang penumpangnya sudah tak bernyawa. Kala itu cerita Syafruddin, gerombolan marak di sungai. Disinyalir, penumpang kapal tersebut dibunuh oleh para gerombolan.

Nah, karena tak ada yang berani menolong, H Basruddin pun memberanikan diri untuk menolong dan membawa mayat beserta kapal tersebut ke Banjarmasin. Ketika itu terang Syarifuddin, saudagar asal Banjarmasin tak banyak, dan sangat mudah dikenali kapal niaganya.

“Ayah saya memberanikan diri menolong ketika itu, dan dibawalah ke Banjarmasin. Setelah dicari kemana-mana ternyata korban adalah, anak dari pemilik rumah ini,” cerita Syafruddin panjang lebar.

Nah, jual beli rumah dengan ornamen Banjar ini terjadi diawali ketika, sang pemilik rumah, Toke Sehat pindah ke pulau Jawa. Karena teringat jasa yang dilakukan oleh H Basruddin, rumah pun dijual kepada yang bersangkutan dengan harga kekeluargaan.

Syafruddin mengungkapkan, Almarhum beramanah, rumah ini jangan sampai dijual. Namun, ketika akhir tahun 2016 tadi Pemkot Banjarmasin berencana membeli dengan tujuan untuk melestarikan rumah Banjar yang memiliki nilai budaya, akhirnya dengan kesepakatan pihak keluarga, akhirnya dijual.

“Kami sebelumnya tak ingin menjual. Namun, karena ini untuk kepentingan pelestarian budaya, kami setuju saja, asalkan rumah ini tetap berdiri dengan dilengkapi berbagai kultur budaya Banjar,” ujar Syafruddin.

Meski demikian, Syafruddin yang masih memiliki rumah di samping bangunan rumah Banjar ini menginginkan, dirinya tetap dilibatkan dalam merawat dan menjaga, meskipun sudah sepenuhnya dibeli oleh Pemkot. “Yang tahu sejarahnya ‘kan saya, saya berharap masih dilibatkan dalam perawatan,” tandasnya.

Meski sejak tahun 1953 silam mendiami rumah tersebut. Namun, Syafruddin tak mengetahui tahun berapa rumah ini mulai dibangun. Memang, jika dibandingkan dengan rumah-rumah Banjar lain, biasanya ada tahun pembuatan di posisi atas depan rumah. Rumah Banjar dengan jenis Palimbangan ini malah tak tertera. “Rumah ini sudah pernah saya cat ulang. Saya pun lupa, apakah ketika itu ada tahun pembuatan rumah, seingat saya tak pernah tertera,” tandasnya. (mof/yn/ram)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 20 Juli 2018 10:16

Aset Pemko Banjarmasin Masih Karut-Marut

BANJARMASIN - Rapat pansus untuk penggodokan Raperda tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah berakhir…

Jumat, 20 Juli 2018 09:42
Pemkab Batola

Dekranasda Provinsi Kalsel Siap Bantu Modal Perajin

MARABAHAN -Dekranas menyambangi perajin anyaman purun tikus di Desa Parimata Kecamatan Belawang, Kabupaten…

Jumat, 20 Juli 2018 09:35
Parlementaria

Apresiasi Kinerja Polisi dan Satpol PP

BANJARBARU - Wakil Ketua DPRD Banjarbaru Wartono mengaku miris, dengan terjadinya dua peristiwa berdarah…

Jumat, 20 Juli 2018 09:34
Pemko Banjarbaru

Ketua TP PKK Banjarbaru Hadiri Lomba Memasak

BANJARBARU - Ketua TP PKK Banjarbaru Ririen Nadjmi Adhani didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan,…

Jumat, 20 Juli 2018 09:23

BPKP Kalsel Puji Inovasi Pemkab Tanbu

BATULICIN – Perwakilan BPKP Kalimantan Selatan Ahmad Sujalma memberikan penghargaan kepada Pemkab…

Jumat, 20 Juli 2018 09:22

Sekda Lepas 21 Atlet Tanbu

BATULICIN – Sebanyak 41 atlet kontingen asal Kabupaten Tanah Bumbu siap berlaga pada kompetisi…

Jumat, 20 Juli 2018 09:19

Tertib Penerbitan Dokumen

BATULICIN – Demi tertibnya penataan dan penerbitan dokumen serta data kependudukan, Dinas Kependudukan…

Kamis, 19 Juli 2018 16:55

Saling Klaim Areal Perusahaan, MSAM dan Sebuku Group Memanas

KOTABARU - Perselisihan antara PT Sebuku Group dan PT Multi Sarana Agro Mandiri (MSAM) rupanya tak terjeda…

Kamis, 19 Juli 2018 16:44

Bakal Calon Masih Dapat Diganti Meski Batas Waktu Berakhir

BANJARMASIN – Usai berakhirnya pengajuan bakal calon Anggota DPRD Kalsel oleh partai politik (Parpol)…

Kamis, 19 Juli 2018 16:00
DPRD Balangan

Fraksi PKS DPRD Balangan Pertanyakan LPj APBD 2017

PARINGIN – Fraksi Partai Keadilan Sosial (PKS) DPRD Kabupaten Balangan, mempertanyakan beberapa…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .