MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Senin, 30 Januari 2017 17:58
Opini
Hoax, Medsos dan Pendidikan Literasi

Oleh : Ahmad Syawqi

Ilustrasi

PROKAL.CO, Sekarang ini masyarakat ramai membicarakan terkait dengan penyebaran berita hoax (pemberitaan palsu/direkayasa) di media sosial yang berdampak negatif bagi masyarakat sehingga menimbulkan kekerasan, kebingungan, rasa tidak aman, bahkan menyebabkan konflik suku, agama, ras antar golongan (SARA).

Penyebaran hoax ini tentunya didukung adanya kemajuan teknologi informasi yang begitu cepat dan mudah dalam memproduksi informasi, melalui berbagai media mulai dari media sosial seperti facebook, twitter, ataupun pesan telpon genggam seperti, whatsapp dan lain sebagainya.

Perkembangan teknologi informasi telah membuat dunia tidak lagi awam dengan yang namanya internet. Di Indonesia, perkembangan internet begitu pesat. Jika dulu orang mengakses internet hanya melalui warnet atau computer, kini kita bisa mengakses internet bisa melalui smartphone. Dan di Indonesia sendiri, separuh dari penduduknya awam dengan penggunaan internet. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia pada 2016, mencapai 132 juta jiwa. 100 juta diantaranya mengakses internet melalui smartphone. Bisa diartikan, masyarakat bisa mengakses internet kapan saja dan dimana saja.

Jika merujuk data diatas, wajar jika media sosial begitu pesat di Indonesia. Bahkan Indonesia merupakan salah satu negara yang penduduknya aktif menggunakan media sosial seperti facebook, twitter ataupun media sosial lainnya. Bahkan data Kominfo menyebutkan, setidaknya ada sekitar 30 juta anak-anak dan remaja di Indonesia yang sudah aktif menggunakan media sosial.

Dalam perjalanannya, internet tidak hanya digunakan sebagai tempat untuk berinteraksi ataupun mencari teman. Kita juga bisa mengakses internet untuk kebutuhan mencari jual beli, sampai mencari informasi. Berbagai informasi dari belahan negeri manapun bisa diakses dengan mudah dan cepat. Begitu juga informasi yang mendidik, informasi yang valid, ataupun informasi yang tidak bisa dipercaya, juga begitu marak di media sosial. Ironisnya, keberadaan berita hoax  ini begitu masif di media sosial. Hoax tidak hanya digunakan untuk isu politik, tapi juga ekonomi, sosial, hingga nasionalisme. Sentimen keagamaan sengaja dimasukkan, agar keberagaman yang menjadi ciri khas bangsa terganggu.

Hoax kian membanjiri media sosial. Sampai Desember 2016, Subdirektorat Cyber Crime Polda Metro Jaya mengonfirmasi, saat ini terdapat sekitar 300 konten media sosial teridentifikasi menyebarkan berita hoax. Berbagai berita yang disajikan lebih mengedepankan hasutan, kebencian, dan kebohongan publik tanpa merujuk pada data dan realitas sebenarnya. Tanpa didasari dengan pemahaman dan kematangan berpikir, berita hoax tengah mengancam integritas bangsa ini.

Di sisi lain, realitas ini sekaligus menegaskan bahwa masyarakat Indonesia belum melihat bahwa gencarnya arus informasi di media sosial sebagai proses pendidikan digital. Melainkan sebagai alat propaganda untuk melanggengkan provokasi satu sama lain. Sehingga, satu sama lain saling memusuhi. Karenanya, sangat urgen membentengi generasi bangsa dewasa ini dengan menggalakkan pemahaman literasi sejak dini.

Berdasarkan realitas di atas, sistem pendidikan dewasa ini yang berorientasi pada pendidikan budi pekerti harus diimbangi dengan implementasi pendidikan literasi. Hal ini sangat penting agar peserta didik mampu menyaring berbagai berita hoax yang terus menjamur di media sosial. Yang paling penting, pendidikan literasi tidak serta merta hanya mengajak peserta didik untuk membaca dan menulis secara drilling. Gerakan membaca dan menulis ini harus diimbangi sebagai sarana untuk membangun kerangka berpikir kritis dan logis bagi peserta didik dengan kegiatan membaca, menelaah, dan menulis. Sebagaimana Fisher (1993), menyatakan bahwa literasi merupakan kegiatan membaca-berpikir-menulis. Dalam artian, praktik membaca dan menulis lebih menitikberatkan kepada membaca dan menulis untuk belajar. Sehingga kegiatan pembelajaran tidak monoton dan pasif dengan membaca semata.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 14:31

Enam Studio Baru Hadir di Cinema XXI Duta Mall

Penonton Bioskop di Banjarmasin bakal makin dimanjakan. Enam studio baru dibuka, hari ini (25/5). Termasuk…

Jumat, 25 Mei 2018 11:36

Ngadem di Ruangan Ber-AC Bisa Menambah Rasa Haus

Selain berbahaya untuk pernapasan, terlalu lama di ruangan ber-AC juga bisa membuat puasa kita malah…

Kamis, 24 Mei 2018 13:11

Ketagihan Keluar Rumah Subuh

Ada-ada saja model cantik asal Banjarmasin ini. Bukannya menikmati waktu di rumah saat waktu sahur tiba.…

Kamis, 24 Mei 2018 13:04

Kebanyakan Rencana, Akhirnya Acara Bukber Cuma Wacana

Berbagai macam kegiatan ataupun tradisi di Ramadan, Bukber atau Buka Puasa Bersama bisa dibilang jadi…

Kamis, 24 Mei 2018 11:37

Manfaat Salat Tarawih Setara Dengan Berolahraga Ringan

Salat Tarawih. Salat sunah yang digelar usai Salat Isya di bulan Ramadan ini tak hanya menambah pahala…

Rabu, 23 Mei 2018 15:27

Waspada Puasa Tanpa Olahraga Picu Berat Badan Bertambah

Berolahraga saat menjalankan ibadah puasa hanya dilakukan beberapa orang saja. Kebanyakan memilih tidak…

Rabu, 23 Mei 2018 15:23

Kolak, Hidangan Berbuka Kaya Nutrisi

Kolak. Makanan manis yang satu ini selalu tak pernah absen dari bulan Ramadan. Biasanya kolak selalu…

Selasa, 22 Mei 2018 12:27

Bahaya Puasa Tanpa Makan Sahur, Penyakit ini Bakal Mengintai

Sering kali bagi beberapa orang malas bangun untuk sahur. Dari ketiduran hingga berasumsi jika tanpa…

Senin, 21 Mei 2018 12:20

Pasar Wadai Jadi Pilihan Ngabuburit Warga Banjarmasin

BANJARMASIN - Ngabuburit dilakukan untuk mengisi waktu menunggu berbuka. Di Banjarmasin, banyak warga…

Senin, 21 Mei 2018 10:23

Tidur Puasa hingga Siang Hari, Waspada Efeknya!

Banyak yang memilih begadang hingga sahur tiba. Lalu lanjut tidur dan bangun hingga siang hari. Dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .