MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 05 Februari 2017 15:24
GIMANA MAU KAPOK.. Salon Plus-plus itu Cuma Disanksi Rp500 Ribu
TANGKAP BASAH : Tiga karyawati Salon Wahyu di Jalan RO Ulin saat diperiksa petugas Satpol PP, akhir Januari tadi. Foto Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Masih ingat dengan penggerebekan Salon Wahyu di Jalan RO Ulin pada akhir Januari kemarin? Dua karyawati salon yang tertangkap basah di siang bolong sedang memberi layanan 'plus-plus' itu akhirnya disidangkan.

Kedua perempuan muda berinisial NH dan IR itu dikenai tipiring (tindak pidana ringan). Hakim akhirnya menjatuhkan denda Rp500 ribu, total Rp1 juta untuk keduanya.

Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman mengakui denda itu kelewat ringan. "Kami menuntut denda maksimal sesuai yang dituliskan Perda. Denda Rp50 juta, jika tak sanggup membayar penjara enam bulan," ujarnya.

NH mengaku memasang tarif Rp150 ribu untuk pijat. Jika kliennya meminta tambahan layanan esek-esek, harus menambah Rp350 ribu. Dalam sebulan, ia bisa mengantongi keuntungan sampai Rp4 juta. "Kalau cuma setengah juta, seberapa sih, sekali pelayanan juga sudah terganti," imbuhnya.

Ia berharap untuk tangkapan berikutnya hakim memberi sanksi yang jauh lebih berat. Agar menimbulkan efek jera dan menjadi pelajaran bagi pelakon bisnis prostitusi lainnya. "Tapi tetap kami menghormati pertimbangan dan keputusan hakim," tukasnya.

Lantas, bagaimana dengan nasib salon di kawasan Loktabat Utara tersebut? Satpol PP tidak menutup atau mencabut izin operasional, salon itu kembali membuka usaha seperti biasa. Alasannya, si pemilik salon bersikeras fasilitas esek-esek tersebut merupakan inisiatif karyawatinya. "Pemilik bersikeras mengaku tidak tahu," ujarnya.

Satpol PP memaksa pemilik salon untuk meneken surat pernyataan. Sebagai jaminan tidak ada lagi bisnis prostitusi terselubung di salon kecantikan tersebut. Termasuk juga janji untuk memecat NH dan IR. "Dia ngotot tidak mau tanda tangan, jadi kami minta bantu kejaksaan untuk pendampingan," jelasnya.

Mengenai salon-salon plus-plus lainnya di Banjarbaru, Marhain memastikan sudah ada beberapa salon yang ditandai dan diincar. "Satpol PP kan punya intelijen juga. Masih dipantau, tunggu saja kabarnya," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:05

Gak Terima Disekap Bos Batubara, Ladies ini Lapor Polisi

BANJARMASIN - Seorang perempuan muda mendatangi Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel, Jumat (18/8).…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:39

Habis Salat Jumat, Motor Raib Digondol Maling

BANJARMASIN - Abdullah Hasan (45) kaget setelah mengetahui sepeda motor yang telah diparkir untuk salat…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:07

Ternyata ini Penyebab Ambruknya Jembatan di Batola

MARABAHAN – Baru dua tahun dibangun, Jembatan Mandastana- Tanipah ambruk. Peristiwa menghebohkan…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:13

Apess..! Ambil Tas Orang Lagi Sholat, Eh Ketangkep Warga

RANTAU - Nasib sial dialami oleh seorang pemuda bernama Sugiharto (26). Ia harus merasakan amukan warga…

Jumat, 18 Agustus 2017 14:56

Judi Ding Dong di Banua Anyar Digerebek Polisi

BANJARMASIN - Tempat perjudian ding-dong digerebek jajaran Satreskrim Polresta Banjarmasin, Selasa (15/8)…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:46

Nyanyikan Lagu Kebangsaan, H Rusli Menangis

MARTAPURA – H Rusli, satu dari 83 tahanan yang mendekam di Sel Polres Banjar sampai meneteskan…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:28

Tiga Napi Lapas Kelas III Banjarbaru Bebas di 17 Agustus

BANJARBARU - Bagi sebagian orang, 17 Agustus artinya tanggal merah atau lomba makan kerupuk. Tapi bagi…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:19

Walikota Banjarbaru Jadi Korban Penipuan, Kok Bisa?

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani menjadi korban penipuan. Modusnya klasik, mengaku-ngaku…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:01

Penambang Emas Illegal di Tambang Ulang Diamankan

PELAIHARI - Tiga penambang emas illegal diamankan oleh Jajaran Polres Tanah Laut (Tala), saat melakukan…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:24

Kapok.. Delapan Anak Punk Digaruk Satpol PP

PELAIHARI - Delapan anak Punk saat melintas di Kabupaten Tanah Laut (Tala) diamankan oleh Satuan Polisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .