MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 05 Februari 2017 15:24
GIMANA MAU KAPOK.. Salon Plus-plus itu Cuma Disanksi Rp500 Ribu
TANGKAP BASAH : Tiga karyawati Salon Wahyu di Jalan RO Ulin saat diperiksa petugas Satpol PP, akhir Januari tadi. Foto Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Masih ingat dengan penggerebekan Salon Wahyu di Jalan RO Ulin pada akhir Januari kemarin? Dua karyawati salon yang tertangkap basah di siang bolong sedang memberi layanan 'plus-plus' itu akhirnya disidangkan.

Kedua perempuan muda berinisial NH dan IR itu dikenai tipiring (tindak pidana ringan). Hakim akhirnya menjatuhkan denda Rp500 ribu, total Rp1 juta untuk keduanya.

Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman mengakui denda itu kelewat ringan. "Kami menuntut denda maksimal sesuai yang dituliskan Perda. Denda Rp50 juta, jika tak sanggup membayar penjara enam bulan," ujarnya.

NH mengaku memasang tarif Rp150 ribu untuk pijat. Jika kliennya meminta tambahan layanan esek-esek, harus menambah Rp350 ribu. Dalam sebulan, ia bisa mengantongi keuntungan sampai Rp4 juta. "Kalau cuma setengah juta, seberapa sih, sekali pelayanan juga sudah terganti," imbuhnya.

Ia berharap untuk tangkapan berikutnya hakim memberi sanksi yang jauh lebih berat. Agar menimbulkan efek jera dan menjadi pelajaran bagi pelakon bisnis prostitusi lainnya. "Tapi tetap kami menghormati pertimbangan dan keputusan hakim," tukasnya.

Lantas, bagaimana dengan nasib salon di kawasan Loktabat Utara tersebut? Satpol PP tidak menutup atau mencabut izin operasional, salon itu kembali membuka usaha seperti biasa. Alasannya, si pemilik salon bersikeras fasilitas esek-esek tersebut merupakan inisiatif karyawatinya. "Pemilik bersikeras mengaku tidak tahu," ujarnya.

Satpol PP memaksa pemilik salon untuk meneken surat pernyataan. Sebagai jaminan tidak ada lagi bisnis prostitusi terselubung di salon kecantikan tersebut. Termasuk juga janji untuk memecat NH dan IR. "Dia ngotot tidak mau tanda tangan, jadi kami minta bantu kejaksaan untuk pendampingan," jelasnya.

Mengenai salon-salon plus-plus lainnya di Banjarbaru, Marhain memastikan sudah ada beberapa salon yang ditandai dan diincar. "Satpol PP kan punya intelijen juga. Masih dipantau, tunggu saja kabarnya," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Kamis, 27 April 2017 16:38

BREAKING NEWS: Pasar Ujung Murung Dilalap Api

BANJARMASIN - Saat ini terjadi kebakaran di Pasar Ujung Murung Banjarmasin Tengah, kebakaran ini menghebohkan…

Kamis, 27 April 2017 14:34

BREAKING NEWS: Empat Tahanan Kabur Berhasil Ditangkap di Handil Bakti

BANJARMASIN - Kerja keras tim gabungan Resmob dan semua Subdit Ditresnarkoba Polda Kalsel, memburu empat…

Kamis, 27 April 2017 12:44

Gak Dikasih Uang, Pemabuk ini Malah Tikam Tukang Parkir

BANJARMASIN - Satu orang lagi pelaku penganiayaan yang diringkus oleh aparat Reskrim Polresta Banjarmasin…

Kamis, 27 April 2017 11:45

Miliki Puluhan Ribu Zenith, Petani ini Diamankan

PELAIHARI - Tak disangka, Rudiansyah (55) alias Abau, warga Desa Anjir Lama RT 16, Kecamatan Anjir Pasar,…

Kamis, 27 April 2017 11:08

Satu Lagi, Emak-emak Jadi Pengedar Sabu

BANJARMASIN - Selain berprofesi sebagai ibu rumah tangga, ternyata Warnah (30), juga berprofesi sebagai…

Kamis, 27 April 2017 10:43

Setahun Diintai Polisi, Bandar Zenith ini Akhirnya Diringkus

AMUNTAI - Rahmadi alias Madi (33) merupakan bandar charnophen alias zenith yang dikenal lihai dan licin…

Rabu, 26 April 2017 13:04

WUIH..! ini Orang Ngejambret Pake CBR Loh

BANJARBARU - Alfian Noor memang seorang penjambret, tapi penjambret yang ingin tampil keren. Dalam setiap…

Rabu, 26 April 2017 09:58

Majelis Hakim Geleng-geleng Kepala Lihat Korban Penganiayaan Anak Angkat

BANJARMASIN - Majelis hakim dibuat miris setelah melihat kondisi tubuh DA alias Memei (8), korban penganiayaan…

Rabu, 26 April 2017 09:44

Dua Pemuda Ketangkep Curi Celengan Sama Hp, Untung Gak Digebukin

BANJARMASIN - Dua orang pria yang ada hubungan keluarga, harus berurusan dengan polisi karena ketahuan…

Selasa, 25 April 2017 16:39
Berita HSS

Meski Berdamai, Kasus Pencabulan Oknum Anggota DPRD Tetap Lanjut

KANDANGAN – Kasus pencabulan yang dilakukan oknum anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan Gazali…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .