MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Minggu, 05 Februari 2017 15:24
GIMANA MAU KAPOK.. Salon Plus-plus itu Cuma Disanksi Rp500 Ribu
TANGKAP BASAH : Tiga karyawati Salon Wahyu di Jalan RO Ulin saat diperiksa petugas Satpol PP, akhir Januari tadi. Foto Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, BANJARBARU - Masih ingat dengan penggerebekan Salon Wahyu di Jalan RO Ulin pada akhir Januari kemarin? Dua karyawati salon yang tertangkap basah di siang bolong sedang memberi layanan 'plus-plus' itu akhirnya disidangkan.

Kedua perempuan muda berinisial NH dan IR itu dikenai tipiring (tindak pidana ringan). Hakim akhirnya menjatuhkan denda Rp500 ribu, total Rp1 juta untuk keduanya.

Kepala Satpol PP Banjarbaru Marhain Rahman mengakui denda itu kelewat ringan. "Kami menuntut denda maksimal sesuai yang dituliskan Perda. Denda Rp50 juta, jika tak sanggup membayar penjara enam bulan," ujarnya.

NH mengaku memasang tarif Rp150 ribu untuk pijat. Jika kliennya meminta tambahan layanan esek-esek, harus menambah Rp350 ribu. Dalam sebulan, ia bisa mengantongi keuntungan sampai Rp4 juta. "Kalau cuma setengah juta, seberapa sih, sekali pelayanan juga sudah terganti," imbuhnya.

Ia berharap untuk tangkapan berikutnya hakim memberi sanksi yang jauh lebih berat. Agar menimbulkan efek jera dan menjadi pelajaran bagi pelakon bisnis prostitusi lainnya. "Tapi tetap kami menghormati pertimbangan dan keputusan hakim," tukasnya.

Lantas, bagaimana dengan nasib salon di kawasan Loktabat Utara tersebut? Satpol PP tidak menutup atau mencabut izin operasional, salon itu kembali membuka usaha seperti biasa. Alasannya, si pemilik salon bersikeras fasilitas esek-esek tersebut merupakan inisiatif karyawatinya. "Pemilik bersikeras mengaku tidak tahu," ujarnya.

Satpol PP memaksa pemilik salon untuk meneken surat pernyataan. Sebagai jaminan tidak ada lagi bisnis prostitusi terselubung di salon kecantikan tersebut. Termasuk juga janji untuk memecat NH dan IR. "Dia ngotot tidak mau tanda tangan, jadi kami minta bantu kejaksaan untuk pendampingan," jelasnya.

Mengenai salon-salon plus-plus lainnya di Banjarbaru, Marhain memastikan sudah ada beberapa salon yang ditandai dan diincar. "Satpol PP kan punya intelijen juga. Masih dipantau, tunggu saja kabarnya," pungkasnya. (fud/ema)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 15:30

Kapolda Kalsel Segera Diusulkan Jadi Bintang Dua

BANJARBARU - Kepolisian Daerah (Polda) Kalsel, Kamis (24/5) kemarin resmi bertipe A. Usai digelarnya…

Jumat, 25 Mei 2018 14:16

DORR..!! Warga Banjarbaru Ditembak Orang Misterius

BANJARBARU - Suasana santai Kamis (24/5) malam di sebuah warung gorengan di Jalan Karang Rejo, Kelurahan…

Jumat, 25 Mei 2018 11:50

MAKI Laporkan Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah di Pemkab Balangan

BANJARMASIN –  Satu lagi perkara dugaan korupsi dilaporkan kepada aparat penegak hukum. Koordinator…

Kamis, 24 Mei 2018 12:18

Berkat Laporan Warga, Pengedar Ribuan Zenith Diringkus

BANJARMASIN - Syaiful Akhyar (48) tak berkutik tertangkap anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin…

Kamis, 24 Mei 2018 12:07

Diduga Depresi, Pria 30 Tahun Ditemukan Tergantung di Atas Pohon

PELAIHARI - Hati Simon (30) tak kuasa melihat jasad ayahnya,  Sudiran (58) dalam keadaaan tergantung…

Rabu, 23 Mei 2018 13:00

Tersenggol Taksi, Nyawa Deddy Melayang

RANTAU - Deddy Irawan (38) harus kehilangan nyawa di Jalan A Yani atau tepatnya di depan Pondok Pesantren…

Rabu, 23 Mei 2018 11:43

Kasihannya.. Pria ini Ditemukan Sudah Tidak Bernyawa di Bawah Jembatan

BANJARBARU - Nasib malang dialami M Yunan. Pria berusia 60 tahun itu ditemukan sudah tak bernyawa di…

Selasa, 22 Mei 2018 14:39

Dua Madi asal Sungai Danau Terciduk Bawa 18 Kilo Sabu

BANJARMASIN - 18 Kilogram Sabu gagal beredar di Kalsel. Narkoba tersebut dibawa oleh dua orang kurir…

Selasa, 22 Mei 2018 12:38

Pencuri Batu Bara di Sungai Barito Diringkus, Begini Cara Mereka Beraksi

BANJARMASIN - Delapan kawanan pencurian batu bara karungan yang diduga kerap beraksi di perairan Sungai…

Senin, 21 Mei 2018 13:29

Aparat Desa Manarap Tengah Akhirnya Meminta Maaf kepada Pengembang

Ini pelajaran bagi aparat desa. Karena permintaannya ditolak, mereka memasang portal untuk memblokade…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .