MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Rabu, 08 Februari 2017 15:58
Siap-siap..!! yang Punya Tanah "Menganggur" Bakal Kena Pajak Progresif
DIRUMUSKAN: Pemerintah masih merumuskan penggunaan pajak progresif untuk tanah yang menganggur.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil menyebut saat ini pemerintah masih merumuskan pengenaan pajak progresif untuk tanah yang menganggur. Tujuannya untuk menghilangkan spekulasi terhadap tanah yang tidak produktif sehingga harganya tetap terkontrol.

Dosen Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM, Syahrituah Siregar berpendapat lahan atau tanah sebenarnya sumber daya, bagian dari faktor produksi yang harus digunakan untuk pembangunan. Baik itu masyarakat atau pemerintah.

Nah, dikaitkan dengan fenomena yang terjadi, yaitu lahan atau tanah yang menganggur karena pemiliknya tidak memanfaatkan. "Tanah tersebut ternyata milik orang-orang yang menyimpan aset dengan bentuk tanah, sehingga menjadi kapasitas menganggur. Ini satu hal yang negatif bagi pertumbuhan ekonomi," sebutnya.

Syahrituah sangat setuju dengan dirumuskannya pajak progresif terhadap tanah yang menganggur. Dengan harapan pemilik tanah berpikir untuk memanfaatkan lahannya. "Bisa saja pemilik lahan menanami tanah tersebut. Kalau ditanami sesuatu, artinya perlu sumber daya, maka lapangan pekerjaan terbuka dan terjadi perputaran ekonomi," ujar Syahrituah yang juga menjabat sebagai salah satu Komisaris di Bank Kalsel.

Lalu apakah ada kelemahan jika pajak tersebut diterapkan? Syahrituah menjawab kelemahannya ada pada penegakan hukum. Kendala yang dihadapi nantinya kejelasan data-data informasi. Apakah sistem informasi atau pendataan bisa menelusuri.

"Tanah itu milik siapa, ukurannya berapa, apakah sudah balik nama dan yang lainnya. Kalau di kota tidak masalah, nah bagaimana kalau tanah tersebut berada di pelosok. Siapa yang akan mendata, kalau itu tidak didata dan terdeteksi, penegakan hukum sulit. Sehingga nantinya timbul ketidakadilan. Ada yang terdeteksi, ada yang tidak, ada yang dikenakan pajak, ada yang tidak," jelasnya.

Syahrituah membeberkan bagaimanapun kelemahan tersebut masih bisa diperbaiki. Yang jelas, ia sangat setuju dengan penerapan pajak progresif terhadap tanah menganggur. "Karena itu bisa mengurangi perilaku masyarakat yang cenderung menganggurkan tanah sebagai simpanan, sehingga menghilangkan fungsi tanah tersebut," tambahnya. (rzy/yn/mat)


BACA JUGA

Kamis, 18 Januari 2018 19:03

Ekspor Bahan Bakar Mineral Makin Tinggi

BANJARMASIN - Nilai ekspor melalui pelabuhan di Kalsel pada Desember 2017 tadi mencapai 783,17 juta…

Senin, 15 Januari 2018 11:16

Dadah Properti.. Ini Investasi 2018 Paling Menjanjikan di Banjarmasin

Banjarmasin tak cuma sekadar ibukota, tapi pusat perekonomian Kalsel. Bahkan provinsi tetangga, Kalteng…

Rabu, 10 Januari 2018 16:02

Ternyata Daging Ayam Sumbang Inflasi Tertinggi

BANJARBARU - Di bulan Desember 2017 lalu, Kalsel merupakan gabungan dari Kota Banjarmasin dan Tanjung…

Selasa, 02 Januari 2018 15:07

Pelaku Industri Optimis Perbankan Syariah Meningkat

BANJARMASIN - Industri keuangan syariah di Indonesia masih sangat kecil jika dibanding dengan industri…

Minggu, 17 Desember 2017 13:48

Dua Minggu Jelang Tahun Baru, Harga Kebutuhan Pokok Naik

KANDANGAN — Dua minggu menjelang natal 2017 dan tahun baru 2018 harga kebutuhan pokok di Kabupaten…

Kamis, 14 Desember 2017 15:34

HEDEH..!! Gas 12 Kg Juga Ikutan Langka

AMUNTAI - Sejak November lalu, masyarakat Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) dibuat bingung dengan menghilangnya…

Kamis, 14 Desember 2017 12:24

Jelang Natal dan Tahun Baru Tak Ada Penambahan Tabung Gas

BANJARMASIN - Menggenjot sepeda Federal butut dari rumahnya di Pekapuran, Taufik Rahman mendatangi pangkalan…

Selasa, 12 Desember 2017 12:20

Pasokan Elpiji di Kalsel Aman

BANJARMASIN - Pertamina memastikan pasokan elpiji  3 kilogram  di Kalimantan Selatan aman.…

Senin, 11 Desember 2017 19:17

PLN Kalselteng Kenalkan Kompor Induksi

BANJARBARU - Ratusan masyarakat Banjarmasin antusias menghadiri acara "Bamasak Mamakai Kompor Induksi"…

Sabtu, 02 Desember 2017 10:06
Kuliner

Angin Laut Membawa Hidangan Misterius ke Banjarbaru

BANJARBARU - Secara definitif, Angin laut adalah angin yang berembus dari arah lautan ke daratan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .