MANAGED BY:
SABTU
24 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Rabu, 08 Februari 2017 15:58
Siap-siap..!! yang Punya Tanah "Menganggur" Bakal Kena Pajak Progresif
DIRUMUSKAN: Pemerintah masih merumuskan penggunaan pajak progresif untuk tanah yang menganggur.

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil menyebut saat ini pemerintah masih merumuskan pengenaan pajak progresif untuk tanah yang menganggur. Tujuannya untuk menghilangkan spekulasi terhadap tanah yang tidak produktif sehingga harganya tetap terkontrol.

Dosen Studi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis ULM, Syahrituah Siregar berpendapat lahan atau tanah sebenarnya sumber daya, bagian dari faktor produksi yang harus digunakan untuk pembangunan. Baik itu masyarakat atau pemerintah.

Nah, dikaitkan dengan fenomena yang terjadi, yaitu lahan atau tanah yang menganggur karena pemiliknya tidak memanfaatkan. "Tanah tersebut ternyata milik orang-orang yang menyimpan aset dengan bentuk tanah, sehingga menjadi kapasitas menganggur. Ini satu hal yang negatif bagi pertumbuhan ekonomi," sebutnya.

Syahrituah sangat setuju dengan dirumuskannya pajak progresif terhadap tanah yang menganggur. Dengan harapan pemilik tanah berpikir untuk memanfaatkan lahannya. "Bisa saja pemilik lahan menanami tanah tersebut. Kalau ditanami sesuatu, artinya perlu sumber daya, maka lapangan pekerjaan terbuka dan terjadi perputaran ekonomi," ujar Syahrituah yang juga menjabat sebagai salah satu Komisaris di Bank Kalsel.

Lalu apakah ada kelemahan jika pajak tersebut diterapkan? Syahrituah menjawab kelemahannya ada pada penegakan hukum. Kendala yang dihadapi nantinya kejelasan data-data informasi. Apakah sistem informasi atau pendataan bisa menelusuri.

"Tanah itu milik siapa, ukurannya berapa, apakah sudah balik nama dan yang lainnya. Kalau di kota tidak masalah, nah bagaimana kalau tanah tersebut berada di pelosok. Siapa yang akan mendata, kalau itu tidak didata dan terdeteksi, penegakan hukum sulit. Sehingga nantinya timbul ketidakadilan. Ada yang terdeteksi, ada yang tidak, ada yang dikenakan pajak, ada yang tidak," jelasnya.

Syahrituah membeberkan bagaimanapun kelemahan tersebut masih bisa diperbaiki. Yang jelas, ia sangat setuju dengan penerapan pajak progresif terhadap tanah menganggur. "Karena itu bisa mengurangi perilaku masyarakat yang cenderung menganggurkan tanah sebagai simpanan, sehingga menghilangkan fungsi tanah tersebut," tambahnya. (rzy/yn/mat)


BACA JUGA

Kamis, 22 Juni 2017 19:47

Minat Belanja di DM Meningkat, Hari Raya Buka Pukul 12.00 Wita

BANJARMASIN - Peraturan jam operasional restoran selama bulan Ramadan yang diatur oleh Pemko Banjarmasin…

Kamis, 22 Juni 2017 19:21

Sembilan Desa Dapat Kado Lebaran PLN

BANJARBARU - Menyambut hari raya Idul Fitri yang tinggal menghitung hari, PLN Wilayah Kalimantan Selatan…

Rabu, 21 Juni 2017 13:30

Dukung Proyek 35.000 MW

BANJARBARU – Dalam proyek nasional 35.000 Mega Watt (MW) , selain harus membangun pembangkit ,…

Rabu, 21 Juni 2017 12:40

PLN Tak Khawatir dengan Idul Fitri

BANJARBARU - General Manager PT PLN Area Kalsel-Teng, Purnomo mengklaim pasokan listrik hingga Idul…

Senin, 19 Juni 2017 15:56

SANGAR, Lihat nih Tampang Honda CMX500 Rebel

BANJARMASIN - Honda terus memperkuat pasar big bikenya di Indonesia, tak terkecuali di Kalimantan Selatan…

Senin, 19 Juni 2017 15:51

Peluang Rp18 Juta Pasca Lebaran

  KOTABARU - Pasca Ramadan jika nasib baik, petani jagung di Desa Sungup Pulau Laut Tengah akan…

Minggu, 18 Juni 2017 19:33

PLN Berikan Diskon Biaya Penyambungan Tambah Daya

JAKARTA - Menyambut Hari Raya Idul Fitri 1438 H, PLN memberikan kado spesial bagi pelanggan setia PLN…

Selasa, 13 Juni 2017 12:45

Harga Sayuran Merangkak Naik

BATULICIN – Dua pekan sebelum lebaran, harga sayuran di Pasar Harian Batulicin, terus merangkak…

Rabu, 07 Juni 2017 03:35

LIHAT, Trio Motor Kenalkan Scoopy eSP

BANJARMASIN - PT Trio Motor selaku main dealer Honda untuk wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan…

Jumat, 02 Juni 2017 13:16

Canon EOS M10 di Borneo Digital jadi Primadona

BANJARMASIN – Canon EOS M10 menjadi kamera best seller belakangan ini di Banjarmasin. Ini dialami…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .