MANAGED BY:
JUMAT
21 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 09 Februari 2017 15:13
Kerenn Coyy..! Tiwadak Masuk ke Final ISPO
MEMBUAT MANDAI: Anak-anak saat praktik membuat mandai cumi yang membawa mereka ke final ISPO.

PROKAL.CO, PARINGIN - Cempedak adalah salah satu buah asli Indonesia yang cukup dikenal. Sekilas penampilan dan rasa buah ini mirip buah nangka, wajar karena cempedak masih berkerabat (satu genus) dengan nangka. Namun aroma cempedak lebih menusuk layaknya buah durian.

Cempedak dikenal juga sebagai campadak atau cempeda. Di beberapa daerah di Indonesia, disebut dengan beberapa nama lokal seperti nangka beurit (Sunda), nongko cino (Jawa), cubadak hutan (Minangkabau) dan oleh masyarakat Banjar biasa disebut dengan tiwadak.

Umumnya yang bisa dimanfaatkan dari buah tiwadak yaitu isinya yang bisa dikonsumsi baik secara langsung (dalam keadaan segar), ataupun dijadikan makanan olahan seperti tiwadak goreng, layaknya pisang goreng (bagian dami), dibuat selai, ataupun sebagai campuran kolak.

Sedangkan buah yang muda dapat dimasak sebagai sayur. Biji cempedak dapat dimasak dan dikonsumsi. Daun muda cempedak juga banyak digunakan sebagai sayuran.

Bagi masyarakat Banjar, kulit bagian dalam dari tiwadak juga bisa diolah untuk dikonsumsi, yaitu biasa dikenal dengan mandai. Sedangkan kulit bagian luarnya tidak dimanfaatkan dan dibuang begitu saja.

Namun di tangan anak-anak tim KIR MAN2 Paringin, semua bagian dari buah tiwadak bisa dimanfaatkan, termasuk juga kulit bagian luarnya.

Penelitian ini pula yang membawa Tim KIR MAN 2 Paringin ke putaran final Indonesian Science Project Olympiade (ISPO) tingkat nasional kategori kimia dan biologi, yang bakal digelar di Tangerang Selatan.

Pembina tim KIR MAN 2 Paringin Zulfa Magdalena mengungkapkan, persaingan untuk menembus final pada ajang ini cukup berat, karena peserta diharuskan membuat karya tulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris saat presentasi final pada 24-26 Februari 2017 nanti.

“Berkat kegigihan anak-anak, kami berhasil mengirim dua tim menjadi finalis di kategori kimia dan biologi, dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Kalsel,” ujarnya.

Topik yang diangkat untuk kategori kimia, yakni tentang pengolahan kulit cempedak menjadi mandai cumi (Macu) sebagai makanan alternatif yang bernilai ekonomis.

Penelitian ini lanjutnya dilakukan anak-anak dengan prosedur kerja sederhana, tapi manfaatnya sangat besar buat masyarakat.

Diungkapkannya, ide untuk mengangkat topik ini didapat anak-anak saat melihat kondisi lingkungan sekitar Kecamatan Batumandi yang banyak ditemukan limbah kulit cempedak berupa tumpukan sampah, sehingga mengganggu lingkungan.

Kulit bagian luar dari cempedak dimanfaatkan menjadi briket yang bisa digunakan untuk memasak, dan kulit bagian dalam diolah menjadi mandai seperti umumnya namun dengan proses fermentasi menggunakan takaran garam yang pas, sehingga tidak keasinan dan juga tidak hambar, serta membuat mandai menjadi sehat dan higienis.

“Selain dibuat menjadi mandai, kulit tiwadak bagian dalam ini juga dibuat menjadi snack untuk cemilan serta lauk yamg mereka beri nama mandai cumi (Macu),” ungkapnya.

Sedangkan penelitian bidang biologi mengangkat tentang pengaruh bahan alam sebagai kogulan terhadap hasil karet masyarakat, yaitu pemanfaatan kogulan latek yang diekstrak dengan perbandingan tertentu untuk digunakan menjadi bahan pembeku karet.

Karena tidak ada  laboratorium kata Zulfa, maka anak-anak menggunakan peralatan sederhana seperti takaran, perhitungan, pengulangan percobaan, dan gelas kimia diganti dengan gelas minuman bekas. “Jadi walau tidak ada laboratorium tapi anak-anak tetap semangat menggunakan peralatan yang ada untuk berkarya dan mengukir prestasi,” tukasnya. (why/yn/ram)


BACA JUGA

Jumat, 21 September 2018 09:09

Raih Predikat Kota Pintar Tapi Masih Banyak yang Buta Huruf

BANJARMASIN - Menyandang predikat kota pintar, penduduk Kota Banjarmasin masih ada yang buta huruf.…

Jumat, 21 September 2018 09:05

Anang: Pemko Memancing Kami Memasuki Zona Perang

BANJARMASIN - Sidang sengketa informasi publik antara Pemko Banjarmasin versus warga berlanjut. Komisi…

Jumat, 21 September 2018 09:01

Baru Dibangun 2017, Siring dan Jalan Beton di Desa Dalam Pagar Ulu Ambruk

MARTAPURA – Jalan cor beton dan siring di Desa Dalam Pagar, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten…

Jumat, 21 September 2018 08:36
Pemko Banjarbaru

Gelar Pawai Budaya Islami Menyambut Tahun Baru Islam

BANJARBARU – Masih dalam momen menyambut tahun baru Islam 1 Muharam 1440 H, Pemerintah Kota Banjarbaru…

Jumat, 21 September 2018 08:34
Pemko Banjarbaru

Gelar Deklarasi Damai Pemilu 2019

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani bersama Ketua DPRD Banjarbaru AR Iwansyah, Kapolres Banjarbaru…

Jumat, 21 September 2018 08:27
Pemkab Tanah Bumbu

Gandeng Pengusaha Cegah Anak Stunting

BATULICIN - Dalam rangka pencegahan anak stunting, Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menjalin kerja sama…

Jumat, 21 September 2018 08:26
Pemkab Tanah Bumbu

Tanbu Peringati Harhubnas

BATULICIN - Pemkab Tanbu memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas)  dengan menggelar upacara…

Jumat, 21 September 2018 08:24
Pemkab Tanah Bumbu

Ratusan Jemaah Hadiri Haul Dato Lattako

BATULICIN - Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Tanbu H Ambo Sakka menghadiri Haul Akbar Dato Latakko…

Kamis, 20 September 2018 15:14
Pemkab Balangan

Jemaah Haji Balangan Tiba di Banua

PARINGIN – Penyambutan jemaah haji Balangan Rabu (19/9) kemarin  berlangsung haru. Ratusan…

Kamis, 20 September 2018 15:07
Pemkab Balangan

Bupati Balangan Reshuffle Sejumlah Pejabat

PARINGIN – Bupati Balangan H Ansharuddin telah resmi melakukan reshuffle kabinetnya. Pelantikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .