MANAGED BY:
SABTU
23 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 09 Februari 2017 15:13
Kerenn Coyy..! Tiwadak Masuk ke Final ISPO
MEMBUAT MANDAI: Anak-anak saat praktik membuat mandai cumi yang membawa mereka ke final ISPO.

PROKAL.CO, PARINGIN - Cempedak adalah salah satu buah asli Indonesia yang cukup dikenal. Sekilas penampilan dan rasa buah ini mirip buah nangka, wajar karena cempedak masih berkerabat (satu genus) dengan nangka. Namun aroma cempedak lebih menusuk layaknya buah durian.

Cempedak dikenal juga sebagai campadak atau cempeda. Di beberapa daerah di Indonesia, disebut dengan beberapa nama lokal seperti nangka beurit (Sunda), nongko cino (Jawa), cubadak hutan (Minangkabau) dan oleh masyarakat Banjar biasa disebut dengan tiwadak.

Umumnya yang bisa dimanfaatkan dari buah tiwadak yaitu isinya yang bisa dikonsumsi baik secara langsung (dalam keadaan segar), ataupun dijadikan makanan olahan seperti tiwadak goreng, layaknya pisang goreng (bagian dami), dibuat selai, ataupun sebagai campuran kolak.

Sedangkan buah yang muda dapat dimasak sebagai sayur. Biji cempedak dapat dimasak dan dikonsumsi. Daun muda cempedak juga banyak digunakan sebagai sayuran.

Bagi masyarakat Banjar, kulit bagian dalam dari tiwadak juga bisa diolah untuk dikonsumsi, yaitu biasa dikenal dengan mandai. Sedangkan kulit bagian luarnya tidak dimanfaatkan dan dibuang begitu saja.

Namun di tangan anak-anak tim KIR MAN2 Paringin, semua bagian dari buah tiwadak bisa dimanfaatkan, termasuk juga kulit bagian luarnya.

Penelitian ini pula yang membawa Tim KIR MAN 2 Paringin ke putaran final Indonesian Science Project Olympiade (ISPO) tingkat nasional kategori kimia dan biologi, yang bakal digelar di Tangerang Selatan.

Pembina tim KIR MAN 2 Paringin Zulfa Magdalena mengungkapkan, persaingan untuk menembus final pada ajang ini cukup berat, karena peserta diharuskan membuat karya tulis dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris saat presentasi final pada 24-26 Februari 2017 nanti.

“Berkat kegigihan anak-anak, kami berhasil mengirim dua tim menjadi finalis di kategori kimia dan biologi, dan menjadi satu-satunya perwakilan dari Kalsel,” ujarnya.

Topik yang diangkat untuk kategori kimia, yakni tentang pengolahan kulit cempedak menjadi mandai cumi (Macu) sebagai makanan alternatif yang bernilai ekonomis.

Penelitian ini lanjutnya dilakukan anak-anak dengan prosedur kerja sederhana, tapi manfaatnya sangat besar buat masyarakat.

Diungkapkannya, ide untuk mengangkat topik ini didapat anak-anak saat melihat kondisi lingkungan sekitar Kecamatan Batumandi yang banyak ditemukan limbah kulit cempedak berupa tumpukan sampah, sehingga mengganggu lingkungan.

Kulit bagian luar dari cempedak dimanfaatkan menjadi briket yang bisa digunakan untuk memasak, dan kulit bagian dalam diolah menjadi mandai seperti umumnya namun dengan proses fermentasi menggunakan takaran garam yang pas, sehingga tidak keasinan dan juga tidak hambar, serta membuat mandai menjadi sehat dan higienis.

“Selain dibuat menjadi mandai, kulit tiwadak bagian dalam ini juga dibuat menjadi snack untuk cemilan serta lauk yamg mereka beri nama mandai cumi (Macu),” ungkapnya.

Sedangkan penelitian bidang biologi mengangkat tentang pengaruh bahan alam sebagai kogulan terhadap hasil karet masyarakat, yaitu pemanfaatan kogulan latek yang diekstrak dengan perbandingan tertentu untuk digunakan menjadi bahan pembeku karet.

Karena tidak ada  laboratorium kata Zulfa, maka anak-anak menggunakan peralatan sederhana seperti takaran, perhitungan, pengulangan percobaan, dan gelas kimia diganti dengan gelas minuman bekas. “Jadi walau tidak ada laboratorium tapi anak-anak tetap semangat menggunakan peralatan yang ada untuk berkarya dan mengukir prestasi,” tukasnya. (why/yn/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 23 Juni 2018 14:20

GAWAT! Stok Darah di PMI Banjarmasin Menipis

BANJARMASIN – Ketersediaan darah sehat di Unit Donor Daerah (UDD) PMI Kota Banjarmasin hanya sebanyak…

Sabtu, 23 Juni 2018 13:26

Diduga Money Politik, Paslon Nomor Satu di Tanah Laut Dilaporkan ke Bawaslu

PELAIHARI - Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Tanah Laut (Tala) menerima aduan dari Badrul…

Sabtu, 23 Juni 2018 11:26

Ibnu: Lelang Ketiga Proyek RS Sultan Suriansyah Bakal Berhasil

BANJARMASIN - Setelah dua kali proyek lanjutan Rumah Sakit Sultan Suriansyah gagal lelang, Wali Kota…

Sabtu, 23 Juni 2018 11:09

Kinerja Anggaran Pemko Banjarmasin Tak Memuaskan DPRD, ini Pembelaan Ibnu

DPRD tak puas dengan kinerja pemko. Dibanding tahun 2016, kinerja APBD 2017 jauh menurun. Gara-gara…

Sabtu, 23 Juni 2018 10:44

Pemkab Batola Beri Perhatian Serius Bagi ASN yang Mangkir Dihari Pertama Masuk Kerja

MARABAHAN - Kendati memiliki kelonggaran dengan tidak memberlakukan absensi,  seperti apa yang…

Jumat, 22 Juni 2018 15:48

Banjir Diangsana, Perusahaan Tambang Jangan hanya Diam

BATULICIN - Musibah banjir di Kecamatan Angsana, Rabu (20/6), menjadi perhatian serius dari Pemprov…

Jumat, 22 Juni 2018 15:42

HADUH! Hari Pertama Masuk, Masih Banyak PNS di Banua Bolos Kerja

BANJARMASIN - Tahun ini Aparatus Sipil Negara mendapat kenyamanan berlipat-lipat. Mereka diberi libur…

Jumat, 22 Juni 2018 15:33
Pemkab Batola

Lensa Foto Pemkab Balangan

SILATURAHMI : Bupati Balangan Ansharuddin (berdiri) saat menggelar open house pada hari raya Idulfitri…

Jumat, 22 Juni 2018 14:42

Jaring Bacaleg, DPD PDI-P Kalsel Gelar Psikotes Online

BANJARMASIN - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Selatan,…

Jumat, 22 Juni 2018 13:56

Arus Balik di Bandara Syamsudin Noor Tembus 14 Ribu Penumpang

BANJARBARU - Jumlah penumpang pada arus balik Lebaran di Bandara Syamsudin Noor mulai mengalami peningkatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .