MANAGED BY:
SENIN
11 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Minggu, 12 Februari 2017 19:32
Kisah Anak dari Martapura Yang Mengalami Overweight; Dua Piring Nasi, Satu Kali Makan
DIRAWAT AYAH: Muhammad, 13, terlihat rebahan di kasur bercampur kain bekas. Karena besarnya badan membuatnya kesulitan bergerak.

PROKAL.CO, Muhammad, terlihat rebahan di kasur bercampur kain-kain bekas di rumahnya di Kelurahan Tanjung Rema Darat, Martapura. Meski baru berusia 13 tahun, tubuhnya gemuk dan besar berbeda dengan anak-anak kebanyakan. Gemuknya badan membuatnya kesulitan untuk bergerak. Jika ingin bangun, ia meminta bantuan kepada ayahnya Samidri untuk membangunkannya.

------------------------------------

Samidri mengungkapkan, anak pertamanya tersebut memiliki bobot 103 kilogram. Sehingga dalam kesehariannya Muhammad lebih banyak tidur-tiduran, karena kesulitan untuk berjalan. "Sebenarnya bisa berjalan, tapi baru beberapa meter saja capek. Karena harus membawa badannya yang besar," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Ia menuturkan, kelebihan berat badan atau overweight yang dialami Muhammad sudah terlihat sejak usianya baru dua tahun. Saat itu, badannya terlihat lebih besar dibandingkan teman-teman sebayanya. "Sejak usia dua tahun, makannya sangat banyak," ujarnya.

Sampai saat ini pun porsi makan anak pertama dari tiga bersaudara itu tidak biasa seperti orang kebanyakan. Satu kali makan Muhammad menghabiskan dua piring nasi atau sekitar setengah liter beras. "Untung dia makan gak pilih-pilih, tak pakai lauk pun tidak masalah," kata Samidri.

Meski begitu, Samidri merasa kewalahan mencari uang untuk kebutuhan makan sehari-sehari keluarganya. Pendapatannya sebagai pedagang tahu keliling kadang tak cukup untuk membeli makan tiga kali sehari. "Pendapatan saya dalam sehari paling Rp50 ribu. Itu untuk memberi makan Muhammad dan dua adiknya. Serta saya dan istri," ujarnya.

Sulitnya perekonomian membuat mereka hanya tinggal di sebuah gubuk kecil, dengan dinding penuh lubang. Jika hujan, atap rumah bocor sehingga air hujan masuk ke dalam. "Bisa makan saja Alhamdulillah, tidak mungkin kami bisa memperbaiki rumah," ungkap Samidri.

Sementara itu, Muhammad mengaku ingin sekali memiliki tubuh normal seperti teman-teman sebayanya. Supaya dapat leluasa bergerak dan bermain. "Kalau badan begini sulit sekali berjalan, berjalan sebentar saja capek," ujarnya.

Selain itu, dia juga mengharapkan dapat kembali bersekolah. Sebab, Muhammad baru mengenyam pendidikan sampai kelas dua tingkat SD. Setelah itu berhenti karena ayahnya tak sanggup lagi mengantarkannya ke sekolah. "Badan saya terlalu berat, jadi ayah gak bisa mengantar," pungkasnya. (ris/ran)


BACA JUGA

Senin, 11 Desember 2017 13:15

Puluhan Rumah di Desa Walangku Tergenang Banjir

BARABAI - Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir membuat sebagian daerah di Kabupaten…

Senin, 11 Desember 2017 13:10

Semua Agen Gas Elpiji di Kalsel Akan Dipanggil

BANJARMASIN – Selepas terbongkarnya penimbunan gas elpiji 3 Kg yang dilakukan salah satu pangkalan…

Senin, 11 Desember 2017 12:29

Hii Seremm..!! Kata Warga Pertokoan Citra Plaza Menakutkan

BANJARBARU - Pertokoan Citra Plaza, di Jalan Mistar Cokrokusumo, Kelurahan Sei Besar menuai keluhan…

Senin, 11 Desember 2017 12:08

Waduh, Berkas Calon Independen Tapin Tidak Memenuhi Syarat

RANTAU – Setelah dilakukan verifikasi selama delapan hari oleh KPUD Tapin, berkas dukungan dari…

Senin, 11 Desember 2017 11:29

Dicari Terbaik dari yang Terbaik di Banjarbaru Go Green and Clean 2017

BANJARBARU – Program Banjarbaru Go Green and Clean tahun ini memasuki tahun ke-6, setelah pertama…

Senin, 11 Desember 2017 11:08

Selamat, Nadjmi Raih Penghargaan Menteri LHK

BANJARBARU - Hasil yang membanggakan ditorehkan Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani. Orang nomor satu…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Ajak Ulama Bahas Persoalan Tanbu

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming hadir dalam acara sarasehan bersama ulama se-Kabupaten…

Senin, 11 Desember 2017 10:56

Bentuk Destana Karhutla

BATULICIN - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengakibatkan kerugian yang besar, baik dari segi ekonomi,…

Senin, 11 Desember 2017 10:55

Putus Rantai Kemiskinan

BATULICIN - Guna meningkatkan kesamaan gerak dan langkah dalam rangka pelaksanaan Program Keluarga Harapan…

Senin, 11 Desember 2017 10:50

Guru Harus Memiliki Kompetensi

MARABAHAN - Anak Berkebutuhan Khusus (Children With Special Needs) membutuhkan penanganan khusus yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .