MANAGED BY:
RABU
16 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Senin, 13 Februari 2017 14:51
Tujuh Belas Perumahan ini Abaikan Perda
Sekretaris Dinas Kimpraswil Kota Banjar Iwan Hermawan

PROKAL.CO, BANJARBARU – Sebagai kota yang sedang berkembang, wajar jika di Banjarbaru bisnis pengembang bergairah luar biasa. Komplek-komplek perumahan bertumbuhan di mana-mana. Namun muncul sedikit ganjalan. Ternyata tidak semua pengembang membangun mengikuti aturan (Perda) yang ditetapkan pemerintah.

Ditemukan 17 titik perumahan yang tidak menyediakan dan atau menyerahkan Fasum (Fasilitas Umum) kepada pemerintah daerah. Fasum dimaksud seperti Penerangan Jalan Umum (PJU), jalan lingkungan, saluran air, ruang terbuka hijau, fasilitas ibadah, olahraga, dan lainnya. Terutama PJU. Banyak pengembang yang abai dengan fasilitas tersebut.

Masalah seperti ini, menurut Sekretaris Dinas Kimpraswil Kota Banjar Iwan Hermawan, telah lama berlangsung. Bahkan ketika Dinas Kimpraswil masih bernama Dinas Pengawasan Pembangunan (Dinas Wasbang). “Beberapa diantaranya memang sengaja ditolak oleh pemerintah daerah karena dinilai tidak sesuai standar,” ujarnya.

Penolakan yang dilakukan Pemkot Banjarbaru sangat beralasan. Fasum yang dibangun asal-asalan oleh pengembang, tidak mungkin begitu saja diterima. Sebab ini akan menjadi beban berat bagi pemerintah untuk merawatnya. “Karena itulah pemerintah, menetapkan standar tertentu agar benar-benar ber-utilitas (bermanfaat),” ujar mantan Kabag Pembangunan ini.

Masalah Fasum ini juga menyita perhatian wakil rakyat. Baru-baru tadi, dua komisi di DPRD Kota Banjarbaru berangkat ke daerah Cibinong Kabupaten Bogor. Cibinong juga punya Perda tentang Penyediaan dan Penyerahan Sarana Prasarana Utilitas Perumahan. Sama seperti Kota Banjarbaru. Namun bedanya, di daerah tersebut Perda sudah dijalankan dengan sangat baik.

“Kami bersama komisi I dan III ingin mempelajari bagaimana Perda tersebut dijalankan, bagaimana mekanisme, termasuk juga bagaimana pengawasannya,” ujar pejabat yang lama berkarir di Bappeda Kota Banjarbaru ini.

Masalah sarana prasarana utilitas perumahan ini menurut Iwan sangat urgent dilakukan dan tidak boleh ditunda, kalau ingin melihat Kota Banjarbaru tertata, tidak semrawut di masa mendatang. (ram/al/ram)


BACA JUGA

Rabu, 16 Januari 2019 16:12

Dafam Awali Tahun Dengan Silaturahmi

BANJARBARU – Manajemen Grand Dafam Q Hotel Banjarbaru, Rabu (16/1)…

Rabu, 16 Januari 2019 16:04

Masih Dipusingkan Soal DPT

JANGAN DULU memikirkan ide kampanye di Lapas, Pemerintah dan penyelenggara…

Rabu, 16 Januari 2019 14:00

Barito Rekrut Pemain Liga 3

BANJARMASIN – Barito Putera juga mengikat tiga pemain baru. Mantan…

Rabu, 16 Januari 2019 13:36

Proyek Masa Depan, Manajemen Barito Beri Kontrak Jangka Panjang

JAKARTA - Barito Putera mengonfirmasi pemberian kontrak jangka panjang untuk…

Rabu, 16 Januari 2019 12:55

Empat Kabupaten Dalam Siaga Bencana

BANJARMASIN - Intensitas hujan yang tinggi dalam beberapa hari terakhir,…

Rabu, 16 Januari 2019 12:49

Berebut Suara Penghuni Penjara

Narapidana di Rumah Tahanan dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) tetap diberikan…

Rabu, 16 Januari 2019 12:41

Persaingan Mulai Berjalan Tidak Sehat

BANJARMASIN - Telepon seluler Akhmad Zainuddin Djahri terus berdering. Semua…

Rabu, 16 Januari 2019 12:32

Banjir Membuat Dua Kecamatan di Tapin Lumpuh

Banjir selalu menjadi momok di musim hujan. Yang paling menyedihkan…

Rabu, 16 Januari 2019 10:28

Uji Petik Pendapatan THM, Tujuannya Ini...

BANJARMASIN – Uji petik terhadap pendapatan tempat hiburan malam di…

Rabu, 16 Januari 2019 10:21

Revitalisasi 154 Hektare Kawasan Kumuh

BANJARMASIN – Kawasan kumuh di Banjarmasin di klaim tersisa 154…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*