MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Senin, 13 Februari 2017 15:24
Menelusuri Penambangan Emas Liar di Kabupaten Tanah Laut

Serbuan Penambang di Tuntung Pandang

KE LOKASI: Petugas kepolisian memeriksa lokasi penambangan emas di Desa Bajuin, kemarin.

PROKAL.CO, Rabu, 8 Februari tadi, lima nyawa melayang di penambangan emas ilegal di Tanah Laut. Tragedi ini menyentak banyak orang karena tak banyak yang tahu ada penambangan emas di Kalimantan Selatan. Di Tanah Laut, penambangan emas sudah lama didatangi warga dari luar pulau.

-----

Malam itu begitu gelap. Nyaris tak ada bintang. Satu-satunya pencahayaan di penambangan emas liar di Danau Deladak, Desa Bajuin hanyalah cahaya dari senter tabung yang redup para penambang. Tiba-tiba, kegelapan dirobek oleh suara keras dari sebuah tebing galian dengan ketinggian sekitar 10 meter.

Kejadiannya begitu cepat. Para penambang yang berjumlah tujuh orang, nyaris tak melihat pergerakan tanah yang retak. Retakan tebing jatuh dan menimpa para penambang. Dalam situasi kritis, tiga penambang lolos dan bangkit dari tanah yang mengubur badan mereka hingga separuh. Mereka kemudian berteriak dan mencari pertolongan dari warga desa.

Warga dan parta penambang berusaha secepat mungkin dan berburu waktu untuk menyelamatkan nyawa. Sayang, mereka ditemukan sudah tak bernyawa. Satu penambang yang sempat diselamatkan meninggal dalam perjalanan ke rumah sakit.

Tragedi ini bisa dibilang yang terbesar kali sejak emas ditemukan penambang liar di Tanah Laut. Tahun 2015 lalu, penambangan emas liar merenggut nyawa salah seorang penambang di perkebunan karet Desa Durian Bungkuk.

Di Tanah Laut, penambangan emas memang sudah dilakukan meski secara sembunyi-sembunyi. Ada beberapa titik penambangan emas, seperti di Kecamatan Pelaihari, di Kecamatan Bajuin, Tambang Ulang, bahkan di Kecamatan Batu Ampar sendiri. Semuanya liar.

Di Kecamatan Tambang Ulang, penambangan berada di perkebunan karet PT Bridgestone yang berbatasan dengan Kecamatan Bati-Bati. Aparat kepolisian Polres Tala bersama Satpol PP Pemkab Tala beberapa kali melakukan razia di lokasi ini. Sayang, para penambang telah duluan kabur. Meninggalkan gubuk-gubuk dan lubang-lubang besar. Paling dalam bisa mencapai 10 meter. Diduga, razia telah bocor.

Siapa para penambang ini? Mereka tentu saja banyak yang berasal dari Tanah Laut. Namun, tidak sedikit pula para penambang yang datang dari daerah lain, seperti Jawa Barat dan Jawa Timur, serta daerah lain. Mereka bertaruh nasib karena mendengar ada penemuan emas di Tanah Laut.

Umumnya, lokasi penambangan ada di tanah milik warga atau lahan kosong dan telantar milik negara. Di Kecamatan Bajuin ini, penambangan emas menimbulkan dampak lingkungan yang parah. Aktivitas penambangan membuat sungai Bajuin tercemar. Pdahal air Sungai Bajuin ini adalah sumber air PDAM Tanah Laut.

Bupati Adriansyah semasa itu, melakukan segala cara untuk menutup penambangan emas yang mencemari sungai, namun tak banyak hasil. Para penambang emas tetap merajalela di lokasi ini. Penambangan emas semakin massif dan mengundang lebih banyak penambang dari luar daerah berdatangan. Di Deladak, lokasi yang menjadi tempat tewasnya lima penambang, penambangan emas baru dibuka, tapi aktivitas penambangan sudah berjalan 24 jam.

Di lokasi ini, penambangan terletak tak jauh dari jalan meski memang terlindung perkebunan warga. Radar Banjarmasin yang melakukan penelusuran menemukan lokasi itu dihubungkan jalan setapak sejauh kurang lebih 500 meter.

"Baru dua minggu mereka menambang," ucap salah seorang warga desa yang tak ingin disebut namanya. Dari dua pekan itu, penemuan paling banyak adalah 17 gram emasdari seorang penambang. Para penambang menjual hasil perburuan mereka kepada para makelar yang membeli dengan harga tinggi. "Kalau ada yang berani membeli mahal, maka mereka akan menjual," jelasnya.

Di Kecamatan Pelaihari, penambangan emas ada di kawasan Karang Jawa. Kepolisian dari Polres Tala sudah melakukan imbauan secara lisan untuk tidak lagi melakukan aktivitas penambangan yang membahayakan.

"Sudah kami sampaikan secara lisan imbauan ini," ucap Kapolres Tala AKBP Sentot Adhi Dharmawan kepada Radar Banjarmasin. (ard/by/ran)


BACA JUGA

Rabu, 26 April 2017 13:04

WUIH..! ini Orang Ngejambret Pake CBR Loh

BANJARBARU - Alfian Noor memang seorang penjambret, tapi penjambret yang ingin tampil keren. Dalam setiap…

Rabu, 26 April 2017 09:58

Majelis Hakim Geleng-geleng Kepala Lihat Korban Penganiayaan Anak Angkat

BANJARMASIN - Majelis hakim dibuat miris setelah melihat kondisi tubuh DA alias Memei (8), korban penganiayaan…

Rabu, 26 April 2017 09:44

Dua Pemuda Ketangkep Curi Celengan Sama Hp, Untung Gak Digebukin

BANJARMASIN - Dua orang pria yang ada hubungan keluarga, harus berurusan dengan polisi karena ketahuan…

Selasa, 25 April 2017 16:39
Berita HSS

Meski Berdamai, Kasus Pencabulan Oknum Anggota DPRD Tetap Lanjut

KANDANGAN – Kasus pencabulan yang dilakukan oknum anggota DPRD Kabupaten Hulu Sungai Selatan Gazali…

Selasa, 25 April 2017 10:27

Kurang Mampu? Punya Masalah Hukum? Tenang, Anda Dijamin Negara

BANJARMASIN - Setiap masyarakat miskin jangan takut apabila terjerat dengan permasalahan hukum, karena…

Selasa, 25 April 2017 10:13

Anak Kurang Ajar! Ibu Sendiri Dianiaya Sampai Berdarah-darah

BANJARMASIN - Sungguh tega nasib seorang ibu yang harus dilarikan ke rumah sakit. Dia dianiaya oleh…

Senin, 24 April 2017 12:25

Mantap! TNI, Polri dan Satpol PP Kerjasama Awasi Pembatuan

BANJARBARU - Tak ingin Pembatuan kembali hidup, usai ditutup oleh Pemkot Banjarbaru pada tahun 2016…

Senin, 24 April 2017 11:55

Kapok, Jual Sabu ke Polisi, ini Akibatnya

BANJARMASIN - Enam hari sudah dua orang pengedar narkotika jenis sabu mendekam di Mapolresta Banjarmasin,…

Senin, 24 April 2017 09:00

Ngeriii..!!! Hantam Dum Truk Lagi Parkir, Firman Langsung Innalillah

AMUNTAI - Kejadian lakalantas terjadi diwilayah hukum Polres Hulu Sungai Utara (HSU) Minggu (23/4) sekitar…

Minggu, 23 April 2017 14:59

Cerita Lengkap Duel Berdarah Tukang Ojek Banjarmasin

BANJARMASIN- Riduan Malik alias Juan (55) seorang tukang ojek warga Gatot Subroto, Gang Kelapa Gading,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .