MANAGED BY:
KAMIS
16 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 16 Februari 2017 09:57
Noormiliyani Bakal Jadi Bupati Wanita Pertama di Kalsel

Wahid Kuasai Hulu Sungai Utara

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sejarah tercipta di Barito Kuala.  Noormiliyani dipastikan akan menjadi bupati wanita pertama di Kalimantan Selatan, setelah versi hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia menempatkan dirinya di urutan pertama dalam hutung cepat versi LSI. Pasangan yang diusung Partai Golkar ini jauh mengungguli dua pasangan lainnya.

Perwakilan LSI, Hanggoro Doso P yang menggelar jumpa pers di Hotel Rattan Inn, Rabu (15/2) kemarin, mengatakan hasil hitung cepat menempatkan pasangan calon nomor 1 Pilkada Batola, Noormiliyani AS dan Rahmadian Noor  meraih suara 48,11 persen. Di bawahnya, ada pasangan nomor 3, Hasan Ismail dan Fahrin Nizar yang meraih sebanyak 34,61 persen suara. Posisi buncit dihuni pasangan nomor 2, Bahrian Noor dan Suwandi, mendapat sebanyak 17,28 persen.

Data hitung cepat berasal dari hasil perhitungan suara di 200 TPS yang menjadi sampel dari  jumlah total  608 TPS. Jumlah pemilih Batola sendiri sebanyak 218.951 jiwa. Sementara tingkat pemilih sebanyak 69,14 persen. "Sampling error kita kurang lebih satu persen," ujar Hanggoro.

Apa yang menyebabkan kemenangan Noormiliyani?

Hanggoro mengatakan kemenangan Noormiliyani tidak lepas dari sosok Bupati Batola dua periode, Hasanuddin Murad. yang menjadi suaminya. Dari hasil survei mereka katanya, tingkat kepuasan terhadap kinerja Bupati dan birokrasi Pemkab Batola sangat tinggi. Selain itu kata Hanggoro, popularitas Noormilyani saat awal juga sudah 90 persen. Itu dibuktikan dengan berhasilnya Noomiliyani duduk sebagai Ketua DPRD Kalsel. "Modal utama itu popularitas dan elektabilitas," kata Hanggoro.

Pasangan Hasan Ismail dan Fahrin Nizar yang mengincar pemilih muda, memang mengalami mengalami kenaikan popularitas dan elektabilitas yang cukup signifikan. Meski demikian, belum cukup untuk menandingi Noormiliyani.   "Tapi ini hasil hitung cepat. Tetap kita tunggu hasil KPUD nanti," tambahnya.

LSI menurutHanggoro tidak didanai oleh salah satu Paslon. Dana hitung cepat katanya berasal dari sumber internal. "Kami maunya juga hitung Amuntai. Cuma dananya terbatas," akunya. Dari paparan data yang dia sampaikan terlihat kalau kegiatan pendataan sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

Mengenai politik uang, Hanggoro mengaku tidak mengkaver data tersebut. Namun dalam Pilkada 2016 lalu, politik uang memang berpengaruh di atas 50 persen. Dosen muda di Banjarmasin yang juga menggeluti dunia politik, Endani Kastien mengatakan kemenangan Noormiliyani adalah bukti bahwa kesetaraan gender dalam birokrasi semakin meningkat. "Terlepas dari pendapat Islam bahwa pemimpin harus laki-laki," ujarnya.

Endani mengatakan, Noormiliyani adalah sejarah Banua. Setelah sebelumnya juga berhasil duduk sebagai Ketua DPRD Kalsel. "Bandingkan dengan abad 21 lalu. Dimana saat itu posisi wanita masih jauh di bawa pria dalam berbagai bidang," ujarnya.

Kemenangan Noormiliyani lanjutnya adalah sebuah prestasi tersendiri. Fenomena yang unik. Adapun faktor Hasanuddin Murad merupakan hal lain. "Ini saya melihatnya bahwa semakin ke sini semakin terlihat bahwa perempuan pun bisa memenangkan suara rakyat. Ini yang patut kita apresiasi," tegasnya.

Pengamat sosial politik Kalsel, Uhaib Asad memiliki opini berbeda. Dia menengarai politik uang sangat kental dalam Pilkada di Batola. Dia mengaku, beberapa hari jelang pencoblosan di Batola,  menginap di wilayah transmigrasi kabupaten tersebut. "Saya ada datanya. Sulit membantah data saya. Politik uang kuat sekali di Batola," ujarnya.

Peraih S3 UGM ini menekankan, kemenangan Noormiliyani tidak lepas dari penggunaan politic resources (sumber daya politik) oleh lingkar kekuasaan Bupati Hasanuddin Murad. "Ini sudah dipersiapkan lama. Bertahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Lingkar kekuasaan kata Uhaib begitu mudah memobilisasi massa. Misalnya pengkondisian pertemuan kepala desa dan RT. "Juga melalui para camat. Ini sangat mudah dilakukan dengan membawa tujuan tersembunyi," tambahnya.

Uhaib melanjutkan bahwa kemenangan Noormiliyani bukan persoalan gender. "Setengah laki-laki dan setengah perempuan pun bisa menang. Asal dia punya kekuasaan dan uang. Masyarakat Batola kebanyakan masih pragmatis," akunya.

HULU SUNGAI UTARA

Sementara itu, perhitungan suara Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) yang dilaksanakan Pemerintahan HSU menempatkan pasangan Wahid - Husairi unggul jauh dari rivalnya Mukhsin Haita - Hasib Salim.

Hingga tadi malam, suara yang masuk ke Deks Hitung Cepat Setda HSU yang digelar bagian Badan Kesbang Pol dan Bagian Pemerintah Setda,  menempatkan duet Wahid-Husairi memimpin dengan jumlah suara sebesar 71.575 perolehan suara. Sementara Mukhsin Haita meraih dukungan 32.559 perolehan,  dengan keterlibatan pemilih dari 10 wilayah (kecamatan) sebesar 69 persen.

Hasil ini tentu menggembirakan bagi pasangan petahana.   Ketua Tim Kampanye Paslon Wahid-Husairi H Sahrujani dijumpai di Mess Negara Dipa Rabu (15/2), mengatakan pihaknya puas dengan hasil ini.  Sang petahana,  Abdul Wahid sendiri  sampai proses perhitungan cepat dihentikan tidak diketahui keberadannya. "Ada yang bilang di Paminggir atau dimana kami tidak tahu," sebut salah satu tim kampanye.

Sementara itu, Husairi Abdi   mengaku senang dan bersyukur hasil hitungan sementara itu memposisikan mereka di urutan pertama.   "Mudahan dalam penetapan nanti oleh KPU masih tetap yang terunggul," sebut Husairi dengan senyuman bahagia.

Sebelumnya pasangan ini mencoblos di lokasi TPS 06 Desa Kota Raja Kecamatan Amuntai Selatan, Wahid didampingi istri dan dua putranya usai mencoblos mengaku optimis menang dengan proses pemilihan hari ini (kemarin, red). "Kami target minimal 69 persen hasil perolehan suara. Minimal," sampainya.

Di sisi lain, ditemuai di Minosa Resort di Jalan Suwandi Sumarta, Mukhsin Haita-Hasib Salim mengaku, tetap optimis dengan proses pemilukada ini. "Yang namanya pertandingan tentu kami optimis menang," sebut Mukshin pada Radar Banjarmasin.

Ketua KPU Akhmad Syarwani, mengatakan pihaknya baru akan mengumumkan pemenang pada tanggal 24 Februari 2017 mendatang.  Diketahui DPT yang ada yakni 158.629 persen dari 697 TPS yang tersebar di 10 kecamatan 214 desa dan 4 kelurahan di Kota Amuntai.

Dalam pilkada ini,  pasangan  Abdul Wahid - Husairi Abdi disokong lima partai. Masing-masing Golkar dengan 13 kursi di parlemen HSU, PPP 4 kursi, Demokrat 1 kursi, Hanura 2 kursi, PKS 2 kursi PBB 1 kursi dan Perindo selaku partai pendukung.

Sementara pasangan Mukhsin Haita dan Hasib Salim didukung empat mesin partai yakni Partai PDIP 1 kursi, Nasdem 1 kursi, PAN 1 kursi dan PKB 4 kursi. (zal/mar/by/ran)


BACA JUGA

Kamis, 16 Agustus 2018 16:14

Hadir di Banua, UAS: Saya Mencari Ijazah ke Banjar

BANJARBARU - Baru berdiri memulai ceramah,  Ustaz Abdul Shomad (UAS) sudah disambut histeris jemaah.…

Kamis, 16 Agustus 2018 16:10

Menelisik Dugaan Permainan Tender Proyek di Kotabaru

Bertahun menanti geliat pembangunan yang dijanjikan, tapi yang dialami rakyat Kotabaru malah kisruh…

Kamis, 16 Agustus 2018 16:03

Bikin Keder Tahanan Lain, Jagal Bararawa Disel Khusus

AMUNTAI - Lahmudin alias Udin (26) warga Bararawa kini menjelma jadi sosok 'menakutkan' di dalam ruang…

Kamis, 16 Agustus 2018 15:26
Pemkab Balangan

Ribuan Anak di Paringin Sambut Hari Kemerdekaan

PARINGIN – Setidaknya ada 5000 anak melakukan karnaval dengan berbagai seragam profesi, Rabu (15/8).…

Kamis, 16 Agustus 2018 13:05

Desember, Air Mancur Menari Kamboja Bakal Rampung

BANJARMASIN - Kontrak proyek Air Mancur Menari di Taman Kamboja diteken kemarin (15/8). Ditargetkan,…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:57

Tua dan Muda Menjaga Marwah Musik Melayu Banjar

SEPEKAN penuh, Taman Budaya Kalsel riuh oleh Festival Karasminan Banua Seribu Sungai. Banua Raya Symphony…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:52

Habitat Terakhir Bekantan di Ibu Kota, Terancam Tinggal Patung

Pada Hari Konservasi Alam Nasional (HKAN), 10 Agustus tadi. Kami mengunjungi pojok Kelurahan Mantuil,…

Kamis, 16 Agustus 2018 12:42

Tampil Beda, Rapat Paripurna DPRD Kalsel Semua Berbusana Adat Banjar

BANJARMASIN - Rapat paripurna Istimewa Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalsel, Selasa (14/8) pagi…

Kamis, 16 Agustus 2018 09:51

Siswa Al-Azhar 37 Banjarbaru Belajar Bertani ke SMK Pertanian Banjarbaru

BANJARBARU - Sekolah Menengah Kejuruan - Pertanian Pembangunan (SMKPP) Negeri Banjarbaru, sebagai…

Rabu, 15 Agustus 2018 14:47

Ratusan ASN Pemkab Tabalong Puluhan Tahun Tak Pernah Disanksi Disiplin

TANJUNG – Sebanyak 202 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Tabalong…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .