MANAGED BY:
SENIN
21 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BANUA

Kamis, 16 Februari 2017 09:57
Noormiliyani Bakal Jadi Bupati Wanita Pertama di Kalsel

Wahid Kuasai Hulu Sungai Utara

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sejarah tercipta di Barito Kuala.  Noormiliyani dipastikan akan menjadi bupati wanita pertama di Kalimantan Selatan, setelah versi hitung cepat Lingkaran Survei Indonesia menempatkan dirinya di urutan pertama dalam hutung cepat versi LSI. Pasangan yang diusung Partai Golkar ini jauh mengungguli dua pasangan lainnya.

Perwakilan LSI, Hanggoro Doso P yang menggelar jumpa pers di Hotel Rattan Inn, Rabu (15/2) kemarin, mengatakan hasil hitung cepat menempatkan pasangan calon nomor 1 Pilkada Batola, Noormiliyani AS dan Rahmadian Noor  meraih suara 48,11 persen. Di bawahnya, ada pasangan nomor 3, Hasan Ismail dan Fahrin Nizar yang meraih sebanyak 34,61 persen suara. Posisi buncit dihuni pasangan nomor 2, Bahrian Noor dan Suwandi, mendapat sebanyak 17,28 persen.

Data hitung cepat berasal dari hasil perhitungan suara di 200 TPS yang menjadi sampel dari  jumlah total  608 TPS. Jumlah pemilih Batola sendiri sebanyak 218.951 jiwa. Sementara tingkat pemilih sebanyak 69,14 persen. "Sampling error kita kurang lebih satu persen," ujar Hanggoro.

Apa yang menyebabkan kemenangan Noormiliyani?

Hanggoro mengatakan kemenangan Noormiliyani tidak lepas dari sosok Bupati Batola dua periode, Hasanuddin Murad. yang menjadi suaminya. Dari hasil survei mereka katanya, tingkat kepuasan terhadap kinerja Bupati dan birokrasi Pemkab Batola sangat tinggi. Selain itu kata Hanggoro, popularitas Noormilyani saat awal juga sudah 90 persen. Itu dibuktikan dengan berhasilnya Noomiliyani duduk sebagai Ketua DPRD Kalsel. "Modal utama itu popularitas dan elektabilitas," kata Hanggoro.

Pasangan Hasan Ismail dan Fahrin Nizar yang mengincar pemilih muda, memang mengalami mengalami kenaikan popularitas dan elektabilitas yang cukup signifikan. Meski demikian, belum cukup untuk menandingi Noormiliyani.   "Tapi ini hasil hitung cepat. Tetap kita tunggu hasil KPUD nanti," tambahnya.

LSI menurutHanggoro tidak didanai oleh salah satu Paslon. Dana hitung cepat katanya berasal dari sumber internal. "Kami maunya juga hitung Amuntai. Cuma dananya terbatas," akunya. Dari paparan data yang dia sampaikan terlihat kalau kegiatan pendataan sudah dilakukan sejak beberapa bulan lalu.

Mengenai politik uang, Hanggoro mengaku tidak mengkaver data tersebut. Namun dalam Pilkada 2016 lalu, politik uang memang berpengaruh di atas 50 persen. Dosen muda di Banjarmasin yang juga menggeluti dunia politik, Endani Kastien mengatakan kemenangan Noormiliyani adalah bukti bahwa kesetaraan gender dalam birokrasi semakin meningkat. "Terlepas dari pendapat Islam bahwa pemimpin harus laki-laki," ujarnya.

Endani mengatakan, Noormiliyani adalah sejarah Banua. Setelah sebelumnya juga berhasil duduk sebagai Ketua DPRD Kalsel. "Bandingkan dengan abad 21 lalu. Dimana saat itu posisi wanita masih jauh di bawa pria dalam berbagai bidang," ujarnya.

Kemenangan Noormiliyani lanjutnya adalah sebuah prestasi tersendiri. Fenomena yang unik. Adapun faktor Hasanuddin Murad merupakan hal lain. "Ini saya melihatnya bahwa semakin ke sini semakin terlihat bahwa perempuan pun bisa memenangkan suara rakyat. Ini yang patut kita apresiasi," tegasnya.

Pengamat sosial politik Kalsel, Uhaib Asad memiliki opini berbeda. Dia menengarai politik uang sangat kental dalam Pilkada di Batola. Dia mengaku, beberapa hari jelang pencoblosan di Batola,  menginap di wilayah transmigrasi kabupaten tersebut. "Saya ada datanya. Sulit membantah data saya. Politik uang kuat sekali di Batola," ujarnya.

Peraih S3 UGM ini menekankan, kemenangan Noormiliyani tidak lepas dari penggunaan politic resources (sumber daya politik) oleh lingkar kekuasaan Bupati Hasanuddin Murad. "Ini sudah dipersiapkan lama. Bertahun-tahun sebelumnya," ujarnya.

Lingkar kekuasaan kata Uhaib begitu mudah memobilisasi massa. Misalnya pengkondisian pertemuan kepala desa dan RT. "Juga melalui para camat. Ini sangat mudah dilakukan dengan membawa tujuan tersembunyi," tambahnya.

Uhaib melanjutkan bahwa kemenangan Noormiliyani bukan persoalan gender. "Setengah laki-laki dan setengah perempuan pun bisa menang. Asal dia punya kekuasaan dan uang. Masyarakat Batola kebanyakan masih pragmatis," akunya.

HULU SUNGAI UTARA

Sementara itu, perhitungan suara Pemilihan Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Hulu Sungai Utara (HSU) yang dilaksanakan Pemerintahan HSU menempatkan pasangan Wahid - Husairi unggul jauh dari rivalnya Mukhsin Haita - Hasib Salim.

Hingga tadi malam, suara yang masuk ke Deks Hitung Cepat Setda HSU yang digelar bagian Badan Kesbang Pol dan Bagian Pemerintah Setda,  menempatkan duet Wahid-Husairi memimpin dengan jumlah suara sebesar 71.575 perolehan suara. Sementara Mukhsin Haita meraih dukungan 32.559 perolehan,  dengan keterlibatan pemilih dari 10 wilayah (kecamatan) sebesar 69 persen.

Hasil ini tentu menggembirakan bagi pasangan petahana.   Ketua Tim Kampanye Paslon Wahid-Husairi H Sahrujani dijumpai di Mess Negara Dipa Rabu (15/2), mengatakan pihaknya puas dengan hasil ini.  Sang petahana,  Abdul Wahid sendiri  sampai proses perhitungan cepat dihentikan tidak diketahui keberadannya. "Ada yang bilang di Paminggir atau dimana kami tidak tahu," sebut salah satu tim kampanye.

Sementara itu, Husairi Abdi   mengaku senang dan bersyukur hasil hitungan sementara itu memposisikan mereka di urutan pertama.   "Mudahan dalam penetapan nanti oleh KPU masih tetap yang terunggul," sebut Husairi dengan senyuman bahagia.

Sebelumnya pasangan ini mencoblos di lokasi TPS 06 Desa Kota Raja Kecamatan Amuntai Selatan, Wahid didampingi istri dan dua putranya usai mencoblos mengaku optimis menang dengan proses pemilihan hari ini (kemarin, red). "Kami target minimal 69 persen hasil perolehan suara. Minimal," sampainya.

Di sisi lain, ditemuai di Minosa Resort di Jalan Suwandi Sumarta, Mukhsin Haita-Hasib Salim mengaku, tetap optimis dengan proses pemilukada ini. "Yang namanya pertandingan tentu kami optimis menang," sebut Mukshin pada Radar Banjarmasin.

Ketua KPU Akhmad Syarwani, mengatakan pihaknya baru akan mengumumkan pemenang pada tanggal 24 Februari 2017 mendatang.  Diketahui DPT yang ada yakni 158.629 persen dari 697 TPS yang tersebar di 10 kecamatan 214 desa dan 4 kelurahan di Kota Amuntai.

Dalam pilkada ini,  pasangan  Abdul Wahid - Husairi Abdi disokong lima partai. Masing-masing Golkar dengan 13 kursi di parlemen HSU, PPP 4 kursi, Demokrat 1 kursi, Hanura 2 kursi, PKS 2 kursi PBB 1 kursi dan Perindo selaku partai pendukung.

Sementara pasangan Mukhsin Haita dan Hasib Salim didukung empat mesin partai yakni Partai PDIP 1 kursi, Nasdem 1 kursi, PAN 1 kursi dan PKB 4 kursi. (zal/mar/by/ran)


BACA JUGA

Senin, 21 Januari 2019 19:14

NYAMANNYA..! Aktif Bayar Listrik, Dapat Hadiah

RANTAU --  Santoso kaget atas kedatangan petugas dari PLN ULP…

Senin, 21 Januari 2019 17:36
BREAKING NEWS

Sampai Kapan..? Gaji Guru Honorer Kalah dengan Upah Buruh Harian

BANJARMASIN - Peralihan kewenangan guru honorer tingkat Sekolah Menengah Atas…

Senin, 21 Januari 2019 15:22

Ketua DPRD Balangan Hadiri Haulan Datu Kandang Haji

PARINGIN - Haulan Datu Kandang Haji tahun 2019 yang berlangsung…

Senin, 21 Januari 2019 15:15

Balangan Raih Sertifikat Adipura Kategori Kota Kecil

PARINGIN - Sertifikat Adipura tahun 2018 untuk kategori kota kecil…

Senin, 21 Januari 2019 14:47
BREAKING NEWS

ADA APA..? Warga Alalak Resah, Takut Terisolir

BANJARMASIN - Tinggal sebulan lagi Jembatan Kayutangi Ujung bakal ditutup…

Senin, 21 Januari 2019 14:31
BREAKING NEWS

22.000 Pelanggannya Nunggak, PLN Kotabaru Curhat ke Kejaksaan, Sama Kejari Dibeginiin

KOTABARU - Memakai kemeja putih, Kepala PLN Kotabaru Sudarto curhat…

Senin, 21 Januari 2019 13:47

Kuda Menari Meriahkan Taman Van Der Pijl

BANJARBARU - Suasana Taman Van Der Pijl, Banjarbaru, Minggu (20/1)…

Senin, 21 Januari 2019 13:34
BREAKING NEWS

WAW...! Jembatan ini Bikin Walikota Banjarmasin Berang

BANJARMASIN - Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina berang. Jembatan Penyeberangan Orang…

Senin, 21 Januari 2019 13:32

Kebijakan Pemerintah Pusat Terkait Gaji PNS Gol IIA

BANJARMASIN - Kebijakan pemerintah pusat mengenai penyesuaian gaji perangkat desa…

Senin, 21 Januari 2019 13:18

Kisah Musyakin, Perempuan Peraih Award dari PLN UP3 Barabai

Ini bukan kisah seorang warga yang takut aliran listrik di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .
*