MANAGED BY:
RABU
23 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 17 Februari 2017 16:33
Ternyata Mayoritas SMP di Banjarmasin Nebeng UNBK
Ilustrasi UNBK

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Ujian nasional berbasis komputer yang digelar April hingga Mei mendatang sudah di ambang pintu. Keresahan mulai datang dari pelajar SMP yang merasa belum terbiasa  karena sarana di sekolah mereka tidak lengkap.

Plt Disdikbud Banjarmasin, Totok A Daryanto, kepada Radar Banjarmasin, Kamis (16/2) kemarin juga mengeluhkan hal ini. Dia mengatakan sarana untuk SMP belum siap. Sehingga anak-anak nanti akan ujian di SMA atau SMK.

"Sekarang pada tahap pendataan sementara itu kapasitas SMA dan SMK tidak mencukupi, masih ada 1.150 anak yang tidak tertampung, jadi diutamakan siswa SMP negeri yang ikut UNBK dan sekolah swata yang mampu mandiri," ujarnya.

Kendala UNBK kata Totok untuk pelajar SMP adalah tidak semua siswa SMP familiar dengan tes komputer. Juga nanti akan ada siswa yang terpaksa ujian di sekolah yang agak jauh dari tempat tinggalnya. "Ya dalam hal ini kita harap guru dan orang tua mendukung penuh. Utamanya membiasakan anak menggunakan tes komputer," imbaunya.

Terpisah Kabid SMP Disdikbud Banjarmasin, Fendie, mengatakan dari total pelajar SMP di Banjarmasin sebanyak 80 persen bisa mengikuti UNBK. Total sekolah yang ikut UNBK ada 63 dengan jumlah siswa total sebanyak 7.152.

Fendi mengatakan, ujian nanti akan dibagi dalam tiga giliran. Dari pagi, siang sampai sore. Sama seperti tahun lalu. Hanya ada empat sekolah yang menggelar UNBK secara mandiri, SMPN 1 dan SMPN 6. Juga ada SMP Kanaan dan SMP Ukhuwah.

Kasi Kurikulum dan Penilaian, Ahmad Zurkani, mengatakan UNBK sebenarnya lebih efisien. Karena tidak ribet membulati jawaban di kertas atau mengisi biodata yang cukup memakan waktu anak. "Dan ini juga akan mengurangi nyontek dan kecurangan lainnya," ujarnya.

Pun begitu, kata dia kendala terbesar adalah minimnya sarana. Perlu dana minimal Rp30 juta untuk menggelar UNBK mandiri. Dana itu adalah untuk membeli server dan alat lainnya. Sementara satu server hanya bisa dipakai untuk satu kelas ujian yang normalnya 20 siswa.

 

Jadi, anggap saja ada 7.000 anak SMP di Banjarmasin ikut ujian maka memerlukan dana minimal Rp8 miliar lebih. Itu kalau satu alat untuk ujian 20 orang anak saja. "Ya besar memang. Cuma kan ke depan katanya akan ada pembahasan soal ini antara daerah, provinsi dan pusat," ujar Fendi.

Panitia UN Kalsel Daryatno Ngateno dan Gusti Mariadi saat ditemui di Kantor Disdikbud Kalsel mengatakan senada. Bahwa kendala UNBK masih di sarana. Dari total sekolah UNBK sebanyak 393 sekolah, hampir 50 persen sekolah masih ujian ikut sekolah lain, sebanyak 152 sekolah.

Daryatno mengatakan kendala try out atau simulasi di lapangan belum terdengar. "Belum ada sih kendala kita dengar. Cuma ada masalah teknis seperti mati lampu. Kalau gangguan server belum ada," akunya.

Ditanya soal anggaran, dia mengaku tidak tahu. Karena ujian katanya adalah program pemerintah pusat. Namun ujarnya, lebih murah ujian komputer daripada kertas.

Dia menekankan, UNBK tahun ini akan berjalan lancar. Karena tekanan mental untuk siswa dan guru jauh berkurang. "Soalnya kelulusan tidak lagi ditentukan UN. Kan dulu itu yang jadi momok kita semua," tandasnya.

Sementara itu tanggapan murid beragam. Ada setuju UNBK namun banyak juga suka UN pakai kertas. Pelajar salah satu SMP di Banjarmasin misalnya. Desta Natali Safitri Ningsih mengatakan, "Lebih mudah ujian soal kertas karena soalnya satu kelas banyak yang sama klau yang komputer pakai paket lebih sulit," akunya polos.

Guru SMKN 4 Banjarmasin, Ahmad Maulani, mengatakan simulasi untuk SMK sudah dilakukan awal pekan tadi selama dua hari. Untuk SMA awal pekan depan, dan SMP pekan depannya lagi. "Nah simulasi ini yang penting agar anak-anak terbiasa," ujarnya.

Maulani menjelaskan simulasi tidak bisa diadakan sesuka hati. Karena programnya dari pusat. Namun dia optimis jika anak-anak mengikuti dengan baik maka dua hari cukup menghilangkan rasa canggung dan gugup berhadapan tes komputer.

Dia pun membenarkan tes komputer sangat kecil kemungkinan anak bisa nyontek satu sama lain. "Ya itu. Cuma dengan ujian komputer anak lebih enak kok. Simpel. Kalaupun bahkan tidak bisa gerakkan mouse bisa tinggal pencet A, B untuk jawabannya". (zal/by/ran)


BACA JUGA

Selasa, 22 Agustus 2017 16:33

Innalillah.. Dua Jemaah Banua Dikabarkan Meninggal Dunia

BANJARMASIN - Berita duka datang dari Mekkah. Dua jemaah haji asal Banua dikabarkan telah meninggal…

Selasa, 22 Agustus 2017 16:07

Taksi Online Boleh Mengantar ke Bandara, Tapi Tak Boleh Menjemput

Meski sukses menjadi layanan transportasi idaman di berbagai daerah, kehadiran taksi online di Banua…

Selasa, 22 Agustus 2017 12:13

Proyek Tak Ada Anggaran, Bina Marga Masih Tutup Mulut

KOTABARU - Kisruh pekerjaan pemeliharaan jalan di Kecamatan Pulau Laut Timur terus berlanjut. Warga…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:57

Perekrutan di RS Idaman Dijamin Bebas Titipan dan Intrik

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani memberi garansi perekrutan pegawai Rumah Sakit Idaman…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:50

Nadjmi: Setop Ribut Tanah Uruk di Bandara Syamsudin Noor

BANJARBARU - Polemik tanah uruk untuk pengembangan Bandara Syamsudin Noor berlanjut. Diulas di media…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:40

Tanbu Gelar Tablig Akbar Dalam Rangka HUT RI ke-72

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menggelar Tablig Akbar dalam rangka HUT Proklamasi Kemerdekaan…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:38

HUT RI ke-72 Momentum Membangun Daerah

BATULICIN - Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-72 bertema Indonesia Kerja Bersama. Dengan tema…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:37

Ini Dia Tiga Reperda Disahkan DPRD Tanbu

BATULICIN - Sebanyak tiga buah Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tahun 2017 mendapat persetujuan…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:14
Kabar Batola

Kepala BPKAD Batola: Barang yang Dimanfaatkan Masyarakat Harus Diretribusi

MARABAHAN - Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Kuala (Batola)…

Selasa, 22 Agustus 2017 11:09

Kelotok Karam, Tiga Orang Tenggelam

MARABAHAN - Sebuah kelotok yang ditumpangi 9 orang tenggelam di Perairan Sungai Barito, Desa Belandean,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .