MANAGED BY:
RABU
22 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Jumat, 17 Februari 2017 16:33
Ternyata Mayoritas SMP di Banjarmasin Nebeng UNBK
Ilustrasi UNBK

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Ujian nasional berbasis komputer yang digelar April hingga Mei mendatang sudah di ambang pintu. Keresahan mulai datang dari pelajar SMP yang merasa belum terbiasa  karena sarana di sekolah mereka tidak lengkap.

Plt Disdikbud Banjarmasin, Totok A Daryanto, kepada Radar Banjarmasin, Kamis (16/2) kemarin juga mengeluhkan hal ini. Dia mengatakan sarana untuk SMP belum siap. Sehingga anak-anak nanti akan ujian di SMA atau SMK.

"Sekarang pada tahap pendataan sementara itu kapasitas SMA dan SMK tidak mencukupi, masih ada 1.150 anak yang tidak tertampung, jadi diutamakan siswa SMP negeri yang ikut UNBK dan sekolah swata yang mampu mandiri," ujarnya.

Kendala UNBK kata Totok untuk pelajar SMP adalah tidak semua siswa SMP familiar dengan tes komputer. Juga nanti akan ada siswa yang terpaksa ujian di sekolah yang agak jauh dari tempat tinggalnya. "Ya dalam hal ini kita harap guru dan orang tua mendukung penuh. Utamanya membiasakan anak menggunakan tes komputer," imbaunya.

Terpisah Kabid SMP Disdikbud Banjarmasin, Fendie, mengatakan dari total pelajar SMP di Banjarmasin sebanyak 80 persen bisa mengikuti UNBK. Total sekolah yang ikut UNBK ada 63 dengan jumlah siswa total sebanyak 7.152.

Fendi mengatakan, ujian nanti akan dibagi dalam tiga giliran. Dari pagi, siang sampai sore. Sama seperti tahun lalu. Hanya ada empat sekolah yang menggelar UNBK secara mandiri, SMPN 1 dan SMPN 6. Juga ada SMP Kanaan dan SMP Ukhuwah.

Kasi Kurikulum dan Penilaian, Ahmad Zurkani, mengatakan UNBK sebenarnya lebih efisien. Karena tidak ribet membulati jawaban di kertas atau mengisi biodata yang cukup memakan waktu anak. "Dan ini juga akan mengurangi nyontek dan kecurangan lainnya," ujarnya.

Pun begitu, kata dia kendala terbesar adalah minimnya sarana. Perlu dana minimal Rp30 juta untuk menggelar UNBK mandiri. Dana itu adalah untuk membeli server dan alat lainnya. Sementara satu server hanya bisa dipakai untuk satu kelas ujian yang normalnya 20 siswa.

 

Jadi, anggap saja ada 7.000 anak SMP di Banjarmasin ikut ujian maka memerlukan dana minimal Rp8 miliar lebih. Itu kalau satu alat untuk ujian 20 orang anak saja. "Ya besar memang. Cuma kan ke depan katanya akan ada pembahasan soal ini antara daerah, provinsi dan pusat," ujar Fendi.

Panitia UN Kalsel Daryatno Ngateno dan Gusti Mariadi saat ditemui di Kantor Disdikbud Kalsel mengatakan senada. Bahwa kendala UNBK masih di sarana. Dari total sekolah UNBK sebanyak 393 sekolah, hampir 50 persen sekolah masih ujian ikut sekolah lain, sebanyak 152 sekolah.

Daryatno mengatakan kendala try out atau simulasi di lapangan belum terdengar. "Belum ada sih kendala kita dengar. Cuma ada masalah teknis seperti mati lampu. Kalau gangguan server belum ada," akunya.

Ditanya soal anggaran, dia mengaku tidak tahu. Karena ujian katanya adalah program pemerintah pusat. Namun ujarnya, lebih murah ujian komputer daripada kertas.

Dia menekankan, UNBK tahun ini akan berjalan lancar. Karena tekanan mental untuk siswa dan guru jauh berkurang. "Soalnya kelulusan tidak lagi ditentukan UN. Kan dulu itu yang jadi momok kita semua," tandasnya.

Sementara itu tanggapan murid beragam. Ada setuju UNBK namun banyak juga suka UN pakai kertas. Pelajar salah satu SMP di Banjarmasin misalnya. Desta Natali Safitri Ningsih mengatakan, "Lebih mudah ujian soal kertas karena soalnya satu kelas banyak yang sama klau yang komputer pakai paket lebih sulit," akunya polos.

Guru SMKN 4 Banjarmasin, Ahmad Maulani, mengatakan simulasi untuk SMK sudah dilakukan awal pekan tadi selama dua hari. Untuk SMA awal pekan depan, dan SMP pekan depannya lagi. "Nah simulasi ini yang penting agar anak-anak terbiasa," ujarnya.

Maulani menjelaskan simulasi tidak bisa diadakan sesuka hati. Karena programnya dari pusat. Namun dia optimis jika anak-anak mengikuti dengan baik maka dua hari cukup menghilangkan rasa canggung dan gugup berhadapan tes komputer.

Dia pun membenarkan tes komputer sangat kecil kemungkinan anak bisa nyontek satu sama lain. "Ya itu. Cuma dengan ujian komputer anak lebih enak kok. Simpel. Kalaupun bahkan tidak bisa gerakkan mouse bisa tinggal pencet A, B untuk jawabannya". (zal/by/ran)


BACA JUGA

Selasa, 21 Februari 2017 16:22

Petani Bunga Keluhkan Serangan Lumut, ini Harapan Mereka

MARTAPURA – Warga Jalan Melati sepanjang Desa Tunggul Irang sampai Bincau dan Jinggah Habang,…

Selasa, 21 Februari 2017 15:08

Info Penukaran Gas ke 5,5 Kg Ternyata Hanya untuk Para ASN Saja

BANJARMASIN – PT Pertamina dan Pemko Banjarmasin melakukan sosialisasi konversi gas dari 3 kg…

Selasa, 21 Februari 2017 13:55
BREAKING NEWS

Nadjmi Janji Bus Sekolah Gratis Tak Mematikan Ekonomi Sopir Angkot

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru, Nadjmi Adhani berjanji operasional Bus Sekolah gratis di Banjarbaru…

Selasa, 21 Februari 2017 13:19
BREAKING NEWS

AR Iwansyah Terima Audiensi Sopir Angkot

BANJARBARU - Puluhan sopir Angkot mendatangi gedung DPRD Kota Banjarbaru, Selasa (21/2).  Puluhan…

Selasa, 21 Februari 2017 08:55
Kabar Tanah Bumbu

Puluhan Club Vespa Meriahkan Bakantan 3

BATULICIN - Kabupaten Tanah Bumbu dimeriahkan hadirnya puluhan club pecinta vespa dari berbagai daerah.…

Selasa, 21 Februari 2017 08:52
Kabar Tanah Bumbu

Mardani: Kerukunan Kunci Pembangunan

BATULICIN - Bupati Tanbu Mardani H Maming mengatakan menciptakan kerukunan umat beragama antar masyarakat,…

Selasa, 21 Februari 2017 08:50
Kabar Tanah Bumbu

Tanbu Gelar Apel HKN

BATULICIN - Setiap tanggal 17 pemerintah pusat menjadikan Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang harus diikuti…

Selasa, 21 Februari 2017 08:47
Kabar Banjarbaru

Daerah Ini Tak Ingin Bencana Asap Terulang

BANJARBARU - Jelang kemarau yang diprediksi tiba Maret nanti, mengadang bencana kebakaran hutan dan…

Selasa, 21 Februari 2017 08:39
Parlementaria Banjarbaru

Paripurna Perdana 2017, Empat Perda Disahkan

BANJARBARU - Sidang paripurna perdana di tahun 2017 akan digelar siang ini (21/2). Bertempat di Ruang…

Senin, 20 Februari 2017 17:25

Haris Makkie: Pejabat Eselon Jangan Pelit Bawa Anak Buah ke Kantor

SEMENTARA ITU, Sekda Pemprov Kalsel, Haris Makkie membenarkan jumlah bus antar jemput dan bus mini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .