MANAGED BY:
JUMAT
22 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

BISNIS

Jumat, 17 Februari 2017 16:48
Elpiji 3 Kilogram Bahkan Tembus Rp50 Ribu

PROKAL.CO, Yuliati, terlihat tergesa-gesa turun dari motornya. Dia mendatangi pangkalan gas LPG Aida di Jalan Kemuning Ujung, Kelurahan Guntung Paikat, Banjarbaru untuk menanyakan stok elpiji 3 kilogram. Rasa kecewa langsung terpancar dari wajahnya, usai mengetahui stok elpiji sedang kosong.

Ia mengaku sudah mencari kemana-mana, mulai dari Loktabat. Lalu ke Cempaka hingga ke Kemuning namun belum juga dia dapatkan gas elpiji 3 kilogram. "Padahal cuma mencari satu saja untuk masak, tapi susah sekali," katanya kepada Radar Banjarmasin, kemarin.

Elpiji 3 kilogram sebenarnya ada di eceran, namun harganya selangit. Yuliati mengungkapkan, di Loktabat Utara dirinya ditawari oleh salah seorang pengecer dengan harga Rp50 ribu pertabung. "Mahal-mahal kalau di eceran, mentang-mentang gas elpiji langka. Mana sanggup kami membelinya," kesalnya.

Selain di eceran, warga Banjarbaru ini mengungkapkan beberapa pangkalan juga ada yang bermain harga. Diam-diam mereka menaikan harga melebihi Harga Eceran Tertinggi (HET). "Di pangkalan ada yang Rp22 ribu, padahal sesuai aturan HET-nya kan Rp17.500," ujarnya.

Aida, pemilik pangkalan gas elpiji di Jalan Kemuning Ujung membenarkan jika stok elpiji 3 kilogram di tempatnya kosong. "Kosong Mas, biasanya agen mengirim ke sini empat kali dalam sebulan, sekarang hanya dua kali itu pun kuotanya dikurangi," tuturnya.

Ia menambahkan, biasanya dalam sebulan pangkalan miliknya mendapatkan jatah 2.250 tabung dalam sebulan. Sekarang hanya 560 tabung dalam perbulan. "Stok dari agen berkurang sejak satu bulan terakhir ini," tambahnya.

Berdasarkan informasi yang dia terima, pengurangan stok terjadi akibat tersendatnya pendistribusian elpiji dari luar Kalsel ke Depot Pertamina. Lantaran, buruknya cuaca dan tingginya gelombang. "Kata agen sih karena gelombang tinggi," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan Banjarbaru melalui Kabid Perdagangan Gusti Ardiansyah mengaku akan menyurati Pertamina jika kelangkaan gas elpiji 3 kilogram masih terjadi. "Kalau terus seperti ini kasihan masyarakat, kami akan menyurati Pertamina untuk mengajak menggelar operasi pasar," katanya.

Dia menduga, ada dua faktor yang menyebabkan elpiji langka. Pertama lantaran buruknya kondisi cuaca hingga mengakibatkan pendistribusian terganggu. Kedua, kemungkinan pemerintah sengaja mengurangi kuota elpiji bersubsidi, karena anggaran subsidi pada tahun 2016 sudah habis. "Tapi dugaan paling kuat karena buruknya cuaca," ujarnya.

Kelangkaan gas melon bukan hanya terjadi di Banjarbaru. Di Martapura, Kabupaten Banjar juga sangat sulit mencari elpiji 3 kilogram. Kalaupun ada hanya di toko-toko dengan harga yang sangat tinggi.

Hj Faridah, salah seorang warga Jalan Sekumpul Ujung, Martapura mengungkapkan, sulitnya mencari elpiji 3 kilogram membuat dirinya terpaksa membeli di eceran dengan harga Rp40 ribu pertabung. "Kalau tidak saya beli, saya mau masak pakai apa? Karena gas di rumah sudah habis," ungkapnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Diseperindag) Banjar M Ramlan
melalui Kabid Perdagangan Ferryansyah mengaku sudah menyurati Pertamina terkait kelangkaan elpiji. "Kami juga sudah bertemu dengan pihak Pertamina, kata mereka kelangkaan terjadi karena kapal pendistribusi elpiji tidak bisa menepi ke Pelabuhan Trisakti. Alasannya kami tidak tahu, mungkin karena cuaca," katanya.

Ia mengungkapkan, Pertamina meminta waktu selama satu minggu. Jika kelangkaan masih terjadi, mereka akan menggelar operasi pasar murah di sekitaran Martapura. "Nanti tempatnya mereka yang menentukan," pungkasnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Kamis, 21 Juni 2018 15:18

Libur Panjang, Kunjungan Wisata Naik 100 Persen

BANJARMASIN – Liburan panjang membawa keuntungan bagi pebisnis rekreasi keluarga, salah satunya…

Rabu, 20 Juni 2018 12:02

Ternyata Karena ini Harga Ayam Meroket Sampai Dua Kali Lipat

BANJARBARU - Harga ayam potong di Pasar Bauntung Banjarbaru mengalami kenaikan cukup signifikan dalam…

Selasa, 19 Juni 2018 14:13

KOK BISA..? Pasca Lebaran Harga Ayam Malah Tinggi

BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Provinsi Kalsel melakukan pemantauan harga bahan pokok di tiga pasar…

Rabu, 13 Juni 2018 13:12

Berkah Zakat Fitrah, Penjualan Beras Meningkat Dua Kali Lipat

BANJARMASIN - Bulan suci Ramadan memang penuh berkah. Tak terkecuali bagi pedagang di sentra penjualan…

Senin, 11 Juni 2018 12:37

Pedagang Kue Diserbu Pembeli, Sampai Untung Lima Kali Lipat

Lebaran tinggal menghitung hari. Berbagai persiapan pun dilakukan. Yang tak pernah ketinggalan, menyiapkan…

Sabtu, 09 Juni 2018 12:33

90% Karyawan Transmart Banjarmasin Adalah Tenaga Kerja Lokal

Keberadaan Transmart di Banjarmasin juga menjadi berkah tersendiri. Dengan menciptakan banyak lapangan…

Jumat, 08 Juni 2018 10:52

Menjelang Hari Raya, Harga Daging dan Telur Malah Turun

BANJARBARU - Sepekan menjelang Hari Raya Idulfitri, bahan pokok di pasaran masih stabil. Tidak ada yang…

Kamis, 07 Juni 2018 13:38

Sepekan Jelang Lebaran Pesanan Ketupat Mulai Meningkat

H-7 jelang lebaran, Kampung Ketupat, Sungai Baru mulai disibukkan dengan rentetan pesanan. Itulah yang…

Rabu, 06 Juni 2018 13:57

Gunakan Kantong Plastik Berbahan Singkong, Walikota Apresiasi Komitmen Transmart

BANJARMASIN-Penggunaan kantong plastik ramah lingkungan berbahan dasar singkong yang digunakan Transmart…

Rabu, 06 Juni 2018 13:30

Curhatan Driver Taksi Online: Ramadan Sepi Orderan, Pilih Jalan di Malam Hari

Selama Ramadan, berbagai usaha di bidang barang dan jasa banyak yang mengalami pe ningkatan. Namun,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .