MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Minggu, 19 Februari 2017 10:35
Kala Hutan Masyarakat Adat Masih Dikuasai Negara, Kapan Tanah Leluhur Suku Dayak Diakui?

PROKAL.CO, Pada 30 Desember 2016 tadi, sebanyak sembilan Masyarakat Hukum Adat (MHA) yang tersebar di sejumlah daerah di tanah air telah menerima SK pengakuan hutan adat dari Presiden RI Joko Widodo. Namun, hingga kini belum ada satupun tanah adat di Banua yang diakui negara. Padahal ada belasan masyarakat adat suku dayak tersebar di sepanjang kawasan pegunungan Meratus.

----------------------------------------------

Sejak dulu masyarakat Dayak Meratus sudah mampu mengelola hutan leluhur mereka secara turun-temurun secara lestari berdasarkan kearifan lokal yang ada. Mereka juga sejak dulu sudah bisa menjaga harmoni kehidupan manusia dengan alam.

Diakuinya hutan adat, akan membuat masyarakat suku Dayak Meratus merasa aman. Karena tidak ada pihak korporasi yang merampas dan mengelola tanah mereka.

Salah satu lembaga adat dayak yang saat ini berkeinginan hutan adat mereka diakui ialah Dewan Adat Dayak (DAD) Balangan. Lembaga yang membawai tiga sub-suku Dayak di kawasan Meratus yaitu Dayak Pitap, Dayak Halong dan Dayak Gunung Riut ini terus berusaha agar hutan leluhur mereka diakui negara.

Ketua DAD Balangan Mandan mengatakan, sejak tahun 2015 mereka sudah bergerak mulai dari kabupaten untuk memproses agar hutan adat mereka diakui. "Sejak negara belum merdeka leluhur kami sudah mengolah lahan, jadi kami ingin hutan kami diakui agar tidak ada perusahaan yang merusaknya," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Salah satu upaya yang sudah mereka lakukan yaitu menyusun draf Perda mengenai pengakuan hutan adat. Lalu mengajukan draf tersebut ke DPRD Balangan. "Dewan berjanji akan mengupayakan Perda itu disetujui, namun hingga saat ini belum ada kabarnya," tambah Mandan.

Ia menuturkan, jika masih belum ada kabar hingga akhir bulan ini...

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:38

Semarak, Aceh pun Ikuti Banjarbaru Creative Expo 

BANJARBARU – Banjarbaru Creative Expo 2017 meraih sambutan positif. Pemilik stan tak hanya Urang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:37

2 November, Terminal Tipe A Gambut Barakat Akan Beroperasi

BANJARMASIN – Plang rambu lalu lintas dengan tanda dilarang melintas bagi angkutan kota antarprovinsi…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:30

Warga Minta Video Blokade Sekolah di IG Dihapus

MARTAPURA - Warga akhirnya ramai-ramai membongkar pagar yang memblokade akses jalan SMPN 4 Sungai Tabuk,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:20

Bedah Rumah Bagi Warga Miskin

BATULICIN - Pemkab Tanbu melalui Dinas Sosial memberikan bantuan berupa bedah rumah untuk warga kurang…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:19

Sebanyak 50 Nelayan Dapat Rumah Gratis

BATULICIN - Sebanyak 50 Kepala Keluarga (KK) Nelayan Desa Sungai Cuka Kecamatan Satui akan mendapatkan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:18

Tim Penilai LSS Kalsel Kunjungi Tanbu

BATULICIN - Lomba Sekolah Sehat (LSS) tingkat Propinsi Kalsel tahun 2017 telah berjalan. Penilaian mengarah …

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:15

Kewalahan Urusi PJU di Banjarbaru, Swasta Akan Diizinkan Masuk

BANJARBARU - Yang terang hanya di pusat kota, selebihnya di pinggiran dan pelosok masih gelap. Belum…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:04

PPP Masih Rahasiakan Balon di Pilkada Tabalong

BANJARMASIN – Di Kalimantan Selatan (Kalsel) ada empat kabupaten yang akan melaksanakan Pemilihan…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:56

Mantap, Polisi dan Linmas Bergabung Amankan Pilkada HSS

KANDANGAN – Semakin dekatnya pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) HSS 2018 nanti,…

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:53

Cari Itik Luar untuk Pemurnian Bibit Itik Alabio

AMUNTAI – Itik Alabio yang sekarang banyak ditemukan di Kecamatan Sungai Pandan Kabupaten Hulu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .