MANAGED BY:
KAMIS
17 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Minggu, 19 Februari 2017 10:35
Kala Hutan Masyarakat Adat Masih Dikuasai Negara, Kapan Tanah Leluhur Suku Dayak Diakui?

PROKAL.CO, Pada 30 Desember 2016 tadi, sebanyak sembilan Masyarakat Hukum Adat (MHA) yang tersebar di sejumlah daerah di tanah air telah menerima SK pengakuan hutan adat dari Presiden RI Joko Widodo. Namun, hingga kini belum ada satupun tanah adat di Banua yang diakui negara. Padahal ada belasan masyarakat adat suku dayak tersebar di sepanjang kawasan pegunungan Meratus.

----------------------------------------------

Sejak dulu masyarakat Dayak Meratus sudah mampu mengelola hutan leluhur mereka secara turun-temurun secara lestari berdasarkan kearifan lokal yang ada. Mereka juga sejak dulu sudah bisa menjaga harmoni kehidupan manusia dengan alam.

Diakuinya hutan adat, akan membuat masyarakat suku Dayak Meratus merasa aman. Karena tidak ada pihak korporasi yang merampas dan mengelola tanah mereka.

Salah satu lembaga adat dayak yang saat ini berkeinginan hutan adat mereka diakui ialah Dewan Adat Dayak (DAD) Balangan. Lembaga yang membawai tiga sub-suku Dayak di kawasan Meratus yaitu Dayak Pitap, Dayak Halong dan Dayak Gunung Riut ini terus berusaha agar hutan leluhur mereka diakui negara.

Ketua DAD Balangan Mandan mengatakan, sejak tahun 2015 mereka sudah bergerak mulai dari kabupaten untuk memproses agar hutan adat mereka diakui. "Sejak negara belum merdeka leluhur kami sudah mengolah lahan, jadi kami ingin hutan kami diakui agar tidak ada perusahaan yang merusaknya," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Salah satu upaya yang sudah mereka lakukan yaitu menyusun draf Perda mengenai pengakuan hutan adat. Lalu mengajukan draf tersebut ke DPRD Balangan. "Dewan berjanji akan mengupayakan Perda itu disetujui, namun hingga saat ini belum ada kabarnya," tambah Mandan.

Ia menuturkan, jika masih belum ada kabar hingga akhir bulan ini...

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 16 Agustus 2017 15:47

PT SILO Mau Nambang? Penuhi Janji Dulu Donk!

KOTABARU - Kabar bakal ditambangnya wilayah konsesi milik PT Sebuku Iron Lateritic Ores (SILO) grup…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:23

Medsos Ternyata Bermanfaat Bagi Petugas Haji

BANJARMASIN – Media sosial yang selama ini dituding sebagai biang kerok perpecahan bangsa, ternyata…

Rabu, 16 Agustus 2017 14:31

HUT RI ke-72, 125 Napi HSS Dapat Remisi

KANDANGAN – Momen HUT RI ke 72 tahun ini juga dirasakan para narapidana di rumah tahanan (Rutan)…

Rabu, 16 Agustus 2017 14:20
Parlementaria Banjarbaru

Polemik Tanah Urug Bandara Jangan Berlarut-larut

BANJARBARU - Sempat ramai di media, masalah tanah urug untuk keperluan proyek pengembangan Bandara Syamsudin…

Rabu, 16 Agustus 2017 14:17
Kabar Banjarbaru

Walikota Nadjmi Ikuti Rakor Karhutla

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani mengikuti rapat koordinasi lintas sektoral mengenai penanggulangan…

Rabu, 16 Agustus 2017 14:06

Musnahkan Barang Kedaluwarsa

BATULICIN - Bagian Perekonomian Setda Tanbu memusnahkan produk barang kedaluwarsa yang disita selama…

Rabu, 16 Agustus 2017 14:04

Desa Sumber Baru Berasing di Tiga Besar Nasional

BATULICIN - Desa Sumber Baru Kecamatan Angsana kembali mewakili Provinsi Kalsel pada Lomba Desa Tingkat…

Rabu, 16 Agustus 2017 14:02

Lestarikan Semangat Pejuang 45

BATULICIN - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Wirawati Catur Panca (Wanita Pejuang 45) Kabupaten Tanah Bumbu…

Rabu, 16 Agustus 2017 12:49

Ada Apa? Anggota DPRD Banjarmasin Kembalikan Mobil Dinas

BANJARMASIN – Mobil dinas yang selama ini dinikmati 45 anggota DPRD Banjarmasin sudah dikembalikan…

Selasa, 15 Agustus 2017 17:01

PT Silo Sekarang Mulai Menggeliat, Warga Dibuat Sekarat

Lama tidak terdengar, nama PT SILO Group kembali ramai diperbincangkan. Perusahaan tambang raksasa ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .