MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 20 Februari 2017 10:30
Berkenalan dengan Pasutri Atlet Atletik Difabel M Syahid Yudha-Desi Ratnasari

Sepakat Tunda Momongan Demi Prestasi di PON Papua

ROMANTIS – Pasangan atlet atletik difabel Kalsel, Desi Ratnasari dan M Syahid Yudha di sela-sela latihan atletik di Stadion 17 Mei Banjarmasin, belum lama tadi. [Foto: FAUZAN RIDHANI/RADAR BANJARMASIN]

PROKAL.CO, Bagi kalangan difabel, kekurangan fisik bukan jadi penghalang untuk berprestasi. Seperti yang dilakoni oleh pasangan suami istri (pasutri) atlet atletik difabel Kalsel, M Syahid Yudha dan Desi Ratnasari. Dibalik kekurangan fisik yang mereka miliki, ternyata ada segudang prestasi olahraga atletik yang berhasil mereka torehkan.

Fauzan Ridhani, Banjarmasin

Sudah dua tahun pasutri atlet difabel Kalsel Yudha-Desi berumah tangga. Namun, hingga kini mereka belum punya momongan. Rupanya, ini memang jadi kesepakatan antara keduanya. Yakni, memprogramkan menunda punya anak, supaya fokus meraih prestasi. Target mereka adalah usai ikutan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX 2020 di Papua, baru mereka akan memprogramkan untuk punya momongan.

"Target mereka dapat emas di PON Papua. Baru, nanti sepulang PON Papua mereka programkan punya anak," ujar Ruri, rekan sesama atlet atletik Kota Banjarmasin yang menterjemahkan kata-kata Yudha dan Desi kepada Radar Banjarmasin lewat bahasa isyarat.

Desi menuturkan posisinya sebagai atlet atletik bersama sang suami memang harus dituntut selalu tampil prima. Apalagi, jadwal latihan mereka terbilang padat.

Terbayang betapa susahnya membagi waktu apabila mereka memiliki anak. “Untuk latihan reguler saja, sudah banyak menyita waktu. Kami lebih banyak berada di lapangan daripada kumpul-kumpul dengan keluarga di rumah. Selain itu, jadwal pertandingan dan kejuaraan juga menanti,” ujar Desi.

Ditambahkan Desi, program menunda momongan tersebut juga sudah diseujui oleh orangtua masing-masing. Walaupun sudah sangat menginginkan kehadiran bakal cucu, kedua belah pihak keluarga Desi dan Yudha sama-sama bisa memahami.

“Mereka bahkan mendukung supaya kami memaksimalkan diri meraih prestasi dulu, baru punya anak. Target kami ke PON Papua juga bisa mereka pahami, walaupun rentang waktunya lumayan lama, sekitar tiga tahun lagi,” ujar pasangan yang sudah menjalin kasih sejak bangku SMA ini.

Bicara prestasi, baik Yudha maupun Desi punya catatan masing-masing. Yang terbaru, keduanya sempat berlaga di ajang pekan Paralympian Nasional (Peparnas) XV 2016 di Jawa Barat. Kala itu, Desi lebih beruntung.

Yakni, mendapatkan satu medali perak di nomor lari 100 meter, satu medali perunggu di nomor lari 400 meter, dan medali perunggu di nomor pertandingan lompat jauh. “Yudha tidak dapat medali, soalnya dia hanya finish di urutan ke empat,” ujar Desi setengah mengolok manja kepada sang suami.

Namun demikian, di ajang Peparnas XIV 2013 Riau, Yudha sempat dapat medali emas di nomor lari 100 meter. Berkat prestasinya, Yudha diguyur bergepok bonus dari Pemprov Kalsel dan KONI Kalsel. “Uang bonus kami gunakan jalan-jalan ke Yogyakarta dan Bali. Selebihnya dijadikan modal usaha,” ungkap pasutri yang punya usaha cuci motor di kawasan Jalan Veteran tersebut.

Di masa depan, baik Yudha dan Desi sama-sama ingin terus berkiprah di dunia atletik. “Kalau bisa kami ingin jadi pelatih atletik. Sehingga, bisa melatih dan mengarahkan anak sendiri untuk menjadi atlet. Kami harap anak-anak kami lahir dalam keadaan normal,” harapnya.

Di sisi lain, Fatmawati, pelatih atletik Kota Banjarmasin yang membina Desi dan Yudha mengaku senang dengan semangat mereka berdua. “Upaya dan kerjasama mereka patut diteladani. Dua pasutri ini memang layak diacungi jempol dan jadi teladan bagi atlet difabel maupun atlet normal,” tandasnya.(az/arh)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Maret 2017 17:56

Ini Nih Puncak Halinjuangan, jadi Ajang Foto Selfie Baru

Bagi penikmat pemandangan kawasan pegunungan bisa mencoba objek wisata yang baru saja dibuka di Kabupaten…

Jumat, 24 Maret 2017 15:04
Berita Tanah Laut

Tiga Desa di Tanah Laut Siaga Serangan Bangkui

Tiga Warga Desa di Kabupaten Tanah Laut (Tala) resah  dengan keberadaan beruk atau di Banua biasa…

Minggu, 19 Maret 2017 13:02

Kala Wakil Rakyat Menetapkan target untuk Kelulusan, Ngotot 100 Persen, Tak Boleh Kurang

  DPRD boleh habis-habisan mengkritik, tapi Dinas Pendidikan tetap ngotot. Dengan segala masalah…

Rabu, 15 Maret 2017 15:19

Tak Ada Anggaran, Halaman Kantor Gubernur Lama yang Terendam Dibiarkan

BANJARMASIN – Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel M Rusli mengatakan, tergenangnya halaman perkantoran…

Selasa, 14 Maret 2017 12:57
Berita Tanah Bumbu

Saat Bupati Tanbu Mardani H Maming Membiayai Operasi Warganya

Sugra Noor Mappatunru (60) hidup bersama anak dan cucunya di rumah kontrakan yang beralamat di Jalan…

Jumat, 10 Maret 2017 10:49

Cara Belajar Unik Pelajar MIS Nurul Huda Desa Sungai Pinang Baru

Belajar di ruang kelas nyaman jadi barang mewah bagi warga Desa Sungai Pinang Baru. ------------------------------------------------------…

Senin, 06 Maret 2017 16:19
Berita HSU

Kala Ribuan Biker Berkumpul di Satu Kota, Jauh dari Kesan Anarkis

Ribuan pengendara motor dari berbagai komunitas berkumpul tentu hal langka. Di Amuntai, pesta para biker…

Minggu, 05 Maret 2017 17:49
Kabar Kabupaten Tanah Bumbu

Pantai Rindu Alam, Salah Satu Tempat Wisata Favorit di Tanah Bumbu

Berwisata ke pantai sekaligus bermain di waterboom? Tentu jarang sekali ditemukan. Namun, di Pantai…

Sabtu, 04 Maret 2017 17:57

Sepak Terjang Joko Susilo Mengamankan Wilayah Keras Alalak Tengah

Sering turun ke masyarakat, namun kurang begitu diketahui keberadaannya. Begitulah pengalaman Joko Susilo…

Jumat, 03 Maret 2017 15:04

Ternyata Seperti ini Rahasia Para Penjaja Foto Spesial Acara

Dua pria berkemeja hitam nampak sibuk menembus kerumunan undangan acara wisuda di sebuah Hotel berbintang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .