MANAGED BY:
MINGGU
24 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

FEATURE

Senin, 20 Februari 2017 11:45
Menengok Aktivitas ‘Bombing’ Graffiti di Banjarmasin

Tak Takut Ditegur, Orang Jerman Ikut Menggambar

BOMBING: Big Jeff dan Tobi sedang melakukan aktivitas bombing di kawasan Pelabuhan Lama Banjarmasin. [Foto: Donny/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Seni graffiti mulai marak di Banjarmasin. Tembok-tembok itu dilukis anak-anak dari South Bomber Crew dengan gambaran yang unik. Bagaimana aktivitasnya?

--------------------------------------

Donny Muslim, Banjarmasin

--------------------------------------

Berisiknya lalu lalang kendaraan serta panasnya terik matahari tak menghalangi dua pemuda ini untuk melakukan aktivitas ‘bombing’ graffiti di tembok sekitar kawasan Pelabuhan Lama kota Banjarmasin. Beberapa warga keheranan melihat aktivitas mereka berdua. Dari anak-anak dan dewasa matanya tertuju pada aktivitas ini.

Mereka tampak serius menggambar, sesekali mereka meninjau karya yang masih setengah jadi tersebut. “Man, it’s looks so bad,” tutur Tobi menggumam hasil gambarannya sendiri.

Kemudian dia menyuruh Big Jeff untuk melanjutkan hasil gambarannya. “You are more professional,” lanjut Tobi memuji Big Jeff.

Tobi adalah bomber (sebutan untuk seniman graffiti) dari komunitas Blitzkrieg, Jerman. Ia ditemani oleh Big Jeff, salah satu bomber dari kota Banjarmasin untuk melakukan aktivitas bombing tersebut. “Dia stay di Palangka beberapa hari, tapi main ke Banjarmasin,” ujar Jeff.

Big Jeff menuturkan aktivitas ini sudah dimulainya sejak tahun 2008. “Awalnya memang suka menggambar,” ujarnya. Lalu, karena terus mengasah bakatnya, dia menemukan pilihan untuk melakukan aktivitas bombing ini. “Biasanya lebih suka gambar-gambar yang sifatnya human interest, kaya gambar anak-anak, seorang ibu, dan lain-lain,” ujarnya.

Sesekali, Big Jeff juga meluapkan bentuk protes kepada pemerintahan lewat seni graffiti ini. “Tapi kita mainnya dengan cara yang halus, nggak frontal,” jelasnya.

Beberapa titik di kota Banjarmasin sudah digambarinya. “Paling banyak di rooftop depan Swiss belHotel Borneo,” ujarnya.

Big Jeff mempunyai argumen jika aktivitas ini ditegur. “Selama kita nggak merusak keindahan, ngapain takut,” tegasnya. Dia menuturkan seni graffiti justru harus ditengok oleh pemerintah. “Selama ini kita kurang mendapat apresiasi, ya harapannya kedepan pemerintah bisa melirik kita,” ujarnya.

Tak hanya di Kota Banjarmasin, Big Jeff beserta teman-temannya juga sudah menggambar di beberapa kota di Kalsel, bahkan di luar daerah. “Amuntai pernah, Jakarta pernah, banyak lah,” ujarnya.

Kedepannya, South Bomber Crew akan melaksanakan beberapa proyek dengan menggaet Nanang Galuh Provinsi Kalsel. “Kemungkinan kita gambar di taman PKK, temanya tentang kearifan lokal daerah kita,” ujarnya. Lalu ada beberapa aktivitas ‘bombing’ gabungan di Samarinda dengan bomber yang lainnya.

Bagaimana dengan Tobi? Ia menuturkan sangat beruntung datang ke Banjarmasin. Tidak ada hukuman seperti di negaranya ketika melakukan aktivitas bombing ini. Di Jerman, ia mengatakan sangat kesulitan untuk meluapkan ekspresinya lewat seni graffiti. Sekali mereka menggambar di tembok, jeruji sel akan menanti. “That’s why i love Banjarmasin. I love the people, nice, i love it,” jelasnya.

Tobi juga mengatakan menyukai budaya hip-hop yang ada di Indonesia. “It’s fantastic!” ujarnya.(az/dye)


BACA JUGA

Minggu, 24 Juni 2018 11:27

Setelah Toko Kaset-CD di Banjarmasin Berguguran: Membeli Karya Orisinal adalah Perlawanan

Diserang aplikasi pemutar musik dan barang bajakan, sebagian orang memilih bertahan. Mengkoleksi kaset…

Sabtu, 23 Juni 2018 13:06

Kisah Haru Pedagang BBM Eceran Tunanetra di Banjarmasin

Kebutaan tak menghalangi ayah satu anak ini mencari nafkah. Nistam Juhansyah (66) mengais rejeki dengan…

Sabtu, 23 Juni 2018 12:12

Kiprah Youtuber Banua Meraih Silver Play Button dan Sukses dari Youtube

Di era digital sekarang, dunia maya tidak hanya menjadi tempat memanjakan mata, melainkan juga bisa…

Rabu, 20 Juni 2018 11:57

Kisah Petugas Posko Mudik di Simpang Empat Banjarbaru

Bertugas sebagai anggota piket di posko mudik, para petugas di Pos Pengamanan Simpang Empat Banjarbaru…

Selasa, 19 Juni 2018 14:16

Masjid-Masjid ini Tetap Sediakan Buka Puasa Pasca Ramadan

Ramadan 1439 Hijriyah telah berlalu. Bagi umat muslim, dianjurkan berpuasa enam hari di bulan Syawal.…

Selasa, 19 Juni 2018 14:08

Mengenal Dokter Fairuz yang Setia Mengawal Kaum Pemudik

Bagi kebanyakan orang, lebaran bersinonim dengan liburan. Tapi untuk segelintir orang, lebaran artinya…

Rabu, 13 Juni 2018 13:18

Gerakan Literasi dari Balik Jeruji Penjara

Lapas Teluk Dalam punya perpustakaan, tapi isinya buku hukum melulu. Mobil perpustakaan keliling Dinas…

Minggu, 10 Juni 2018 13:21

Tempat Cukur Legendaris Banjarmasin: Layani Bayi Sehari Hingga Manula

Beralamat di Jalan Hassanudin HM, no 23. Ada sebuah ruang berbidang segi tiga. Pangkas Rambut Nasional,…

Jumat, 08 Juni 2018 11:15

Kisah Nanang, Penjual Burung Jalak Keliling di Banjarmasin

Dengan mengayuh ontel tua, Nanang (70) berkeliling Kota Banjarmasin. Menjajakan burung jalak, dikurung…

Rabu, 06 Juni 2018 12:53

Geliat Kerajinan Tanggui Pesisir Utara di Banjarmasin

Di balik sumpeknya kehidupan perkotaan. Tepian Utara Kota Banjarmasin ternyata masih menyimpan kearifan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .