MANAGED BY:
MINGGU
25 FEBRUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Senin, 20 Februari 2017 11:45
Menengok Aktivitas ‘Bombing’ Graffiti di Banjarmasin

Tak Takut Ditegur, Orang Jerman Ikut Menggambar

BOMBING: Big Jeff dan Tobi sedang melakukan aktivitas bombing di kawasan Pelabuhan Lama Banjarmasin. [Foto: Donny/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Seni graffiti mulai marak di Banjarmasin. Tembok-tembok itu dilukis anak-anak dari South Bomber Crew dengan gambaran yang unik. Bagaimana aktivitasnya?

--------------------------------------

Donny Muslim, Banjarmasin

--------------------------------------

Berisiknya lalu lalang kendaraan serta panasnya terik matahari tak menghalangi dua pemuda ini untuk melakukan aktivitas ‘bombing’ graffiti di tembok sekitar kawasan Pelabuhan Lama kota Banjarmasin. Beberapa warga keheranan melihat aktivitas mereka berdua. Dari anak-anak dan dewasa matanya tertuju pada aktivitas ini.

Mereka tampak serius menggambar, sesekali mereka meninjau karya yang masih setengah jadi tersebut. “Man, it’s looks so bad,” tutur Tobi menggumam hasil gambarannya sendiri.

Kemudian dia menyuruh Big Jeff untuk melanjutkan hasil gambarannya. “You are more professional,” lanjut Tobi memuji Big Jeff.

Tobi adalah bomber (sebutan untuk seniman graffiti) dari komunitas Blitzkrieg, Jerman. Ia ditemani oleh Big Jeff, salah satu bomber dari kota Banjarmasin untuk melakukan aktivitas bombing tersebut. “Dia stay di Palangka beberapa hari, tapi main ke Banjarmasin,” ujar Jeff.

Big Jeff menuturkan aktivitas ini sudah dimulainya sejak tahun 2008. “Awalnya memang suka menggambar,” ujarnya. Lalu, karena terus mengasah bakatnya, dia menemukan pilihan untuk melakukan aktivitas bombing ini. “Biasanya lebih suka gambar-gambar yang sifatnya human interest, kaya gambar anak-anak, seorang ibu, dan lain-lain,” ujarnya.

Sesekali, Big Jeff juga meluapkan bentuk protes kepada pemerintahan lewat seni graffiti ini. “Tapi kita mainnya dengan cara yang halus, nggak frontal,” jelasnya.

Beberapa titik di kota Banjarmasin sudah digambarinya. “Paling banyak di rooftop depan Swiss belHotel Borneo,” ujarnya.

Big Jeff mempunyai argumen jika aktivitas ini ditegur. “Selama kita nggak merusak keindahan, ngapain takut,” tegasnya. Dia menuturkan seni graffiti justru harus ditengok oleh pemerintah. “Selama ini kita kurang mendapat apresiasi, ya harapannya kedepan pemerintah bisa melirik kita,” ujarnya.

Tak hanya di Kota Banjarmasin, Big Jeff beserta teman-temannya juga sudah menggambar di beberapa kota di Kalsel, bahkan di luar daerah. “Amuntai pernah, Jakarta pernah, banyak lah,” ujarnya.

Kedepannya, South Bomber Crew akan melaksanakan beberapa proyek dengan menggaet Nanang Galuh Provinsi Kalsel. “Kemungkinan kita gambar di taman PKK, temanya tentang kearifan lokal daerah kita,” ujarnya. Lalu ada beberapa aktivitas ‘bombing’ gabungan di Samarinda dengan bomber yang lainnya.

Bagaimana dengan Tobi? Ia menuturkan sangat beruntung datang ke Banjarmasin. Tidak ada hukuman seperti di negaranya ketika melakukan aktivitas bombing ini. Di Jerman, ia mengatakan sangat kesulitan untuk meluapkan ekspresinya lewat seni graffiti. Sekali mereka menggambar di tembok, jeruji sel akan menanti. “That’s why i love Banjarmasin. I love the people, nice, i love it,” jelasnya.

Tobi juga mengatakan menyukai budaya hip-hop yang ada di Indonesia. “It’s fantastic!” ujarnya.(az/dye)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Februari 2018 18:15

Kala Para Guru Honorer di Balangan Harus Mengabdi di Tengah Keterbatasan

Tampil di depan kelas sebagai penyelamat sekolah-sekolah yang kekurangan tenaga pendidik. Namun, penghasilan…

Sabtu, 24 Februari 2018 18:07

Ini Nih Perempuan-Perempuan Penggiat MMA di Banjarmasin

Mixed Martial Arts (MMA). Seni bela diri gabungan yang belakangan mulai digandrungi warga Banjarmasin.…

Jumat, 23 Februari 2018 10:41

Kisah Perajin Tajau yang Hanya Tersisa Satu di Banjarmasin

Gentong penampungan air yang terbuat dari pasir dan campuran semen atau biasa disebut dengan tajau masih…

Kamis, 22 Februari 2018 12:55

Khairil Azhar, Pendonor Darah 112 Kali, Diungdang Presiden ke Istana Negara

Khairil Azhar tak menyangka bisa bertemu presiden. Dia diungdang ke Istana Negara Bogor, Desember 2017…

Rabu, 21 Februari 2018 11:18

Kala Wakil Menteri Luar Negeri AM Fachir Pulang Kampung

Universitas Lambung Mangkurat (ULM) kedatangan tamu tak biasa. Kemarin (20/2) kampus tertua di Banua…

Rabu, 21 Februari 2018 11:10

Kisah Bengkel Asal Banua Anyar yang Mereplika Supercar

Lamborghini Aventador dibandrol Rp11,8 miliar. Agus Cahyo mereplikasi supercar itu hanya dengan Rp350…

Selasa, 20 Februari 2018 14:30

Reza Fahlevi, Kontestan Lida asal Banjarmasin

Nama Reza Fahlevi belakangan menjadi buah bibir. Siswa kelas 3 jurusan IPS di SMAN 4 Banjarmasin itu…

Senin, 19 Februari 2018 14:01

Jasa Foto dan Cetak Kilat Hanya 5 Menit di Siring Tendean

Mencetak foto dengan hitungan satu jam sudah biasa. Lalu, percayakah Anda jika ada jasa cetak lima menit?…

Jumat, 16 Februari 2018 14:36

Soetji Nurani sebagai Kelenteng Dewi Kwan Im

Bangunan tempat ibadah, berdiri megah di beberapa ruas jalan di Kota Banjarmasin. Salah satunya adalah…

Kamis, 15 Februari 2018 14:57

Fakta Menarik Di Balik Pesta Perkawinan Anak Bos Binuang

Publik Indonesia tersentak acara pernikahan Muhammad Prayudha anak pengusaha terkenal Tapin, Muhammad…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .