MANAGED BY:
SELASA
27 JUNI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Rabu, 22 Februari 2017 16:18
Unik..! Usaha Pencucian Mobil H Edwar Pekerjakan Para Tuna Wicara

Cuci Mobil tanpa Saling Bicara

RAMAI: Pencucian mobil H Edwar. [Foto: Akbar/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Usaha pencucian mobil dan motor milik H Edwar di Kelurahan Paliwara di Kota Amuntai ini patut diberi apresiasi. Dia mempekerjakan banyak para tunawicara.

--------------------------------------------------

MUHAMMAD AKBAR, Amuntai

--------------------------------------------------

Pencucian mobil dan sepeda motor itu berada di Jalan Candi Kelurahan Paliwara Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU). Sepintas, tak ada yang aneh dengan usaha pencucian ini. Keunikan hanya akan diketahui jika kita mencuci mobil atau motor di sana.

Bagaimana tidak pencucian sederhana itu, memiliki tenaga (pekerja) yang tuna wicara. Enam dari tujuh pekerjanya merupakan orang berkebutuhan khusus tuna wicara dan tuna rungu. Tak heran, para pelanggan yang ingin berkomunikasi dengan para pencuci, bisa melalui bahasa isyarat.

Pencucian yang telah berdiri sejak tahun 2007 itu. Pelanggan banyak berasal dari pegawai, sopir truk bahkan travel. Saat wartawan koran ini berkunjung kelokasi Jumat (27/1) sekitar pukul 10.00 wita, aktivitas pencucian sedang ramai.

 Saking ramainya, H Edwar sang pemilik terlihat membantu para kerjanya yang berkutat dengan selang semprotan, sabun dan debu. Para pekerja yang rata-rata tuna wicara terlihat asik menggeluti pekerjaannya.  Aktivitas pencucian juga semakin unik kala si pencuci tuna wicara berkomunikasi dengan rekan-rekannya menggunakan bahasa tubuh.

"Saya senang melakukan kegiatan ini. Ada pengunjung datang mencuci mobil, motor dan karpet mereka d isini," sebut salah satu pencuci tuna wicara diartikan oleh pemilik yang mengerti bahasa isyarat kaum khusus tuna wicara.

Sementara itu, Edwar begitu pemilik disapa, mengaku senang mempekerjakan para tuna wicara di tempatnya. Meskipun sebelumnya para pekerja awal pendirian pencucian mobil miliknya tidak bisu.

"Dulu yang bekerja tidak bisu. Lalu keluar, tak lama ada pekerja bisu yang datang, lambat laun mereka bertambah banyak. Dari tujuh tenaga yang saya miliki, cuma satu yang tidak bisu. Sisanya tuna wicara semua," sebut  pensiunan karyawan di Amuntai itu.

Kelebihan mereka, tentu ulet dan tidak neko-neko alias rajin saat bekerja. Kedua mereka jujur, hampir sejak para tuna wicara ini tidak ada laporan kehilangan barang pemilik kendaraan. Semua lengkap saat pemilik mengambil kendaraannya. "Dalam bisnis kejujuran yang utama. Itu prinsipnya," ungkapnya.    Selain itu, ini  memberikan peluang kerja kepada kaum terbatas seperti tuna wicara khususnya di HSU untuk bisa bekerja.

Salah satu pelanggan setia pencucian di tempat itu, Yusril, mengaku senang mencuci mobil di tempat ini, sebab di samping murah juga pekerjanya juga unik karena mereka bisu.

"Mencuci ditempat ini ada kesan peduli antar sesama. Sebab saudara yang 'kurang' dapat mencari nafkah di lokasi ini. Pemiliknya juga keren, sebab mempekerjakan tuna wicara di pencucian mobil ini," sebut pria yang berdiam di Kecamatan Banjang tersebut. (mar/by/ran)


BACA JUGA

Sabtu, 24 Juni 2017 11:52

Ekspedisi Islam 3: Habib Penjaga Kotabaru (habis)

  Situs makam Assyarif Al-Habib Husein menjadi makam keramat paling tertua di Kotabaru. Apabila…

Kamis, 22 Juni 2017 16:58

Berpuasa di Negeri Ratu Elizabeth; Belajar Toleransi dan Persaudaraan

  Hari itu adalah puasa hari kelima. Setelah bersahur, saya teringat bahwa saya harus bertemu dengan…

Rabu, 21 Juni 2017 15:45

Ekspedisi Islam 3: Kain Hijau di Nisan & Kisah Pembantaian Pangeran

Ada makam misterius yang nisannya dibalut kain hijau di Desa Mantewe, kecamatan Mantewe kabupaten Tanah…

Selasa, 20 Juni 2017 17:06

Ekspedisi Islam 3: Keteguhan Iman & Raksasa Mata Satu (Bagian 25)

Praktik melawan tahayul pernah dilakukan habis-habisan oleh warga transmigran di Desa Rejosari, Kecamatan…

Minggu, 18 Juni 2017 18:03

Ekspedisi Islam 3: Meraba Islam di Kampung Tionghoa

Jika Balangan punya Majelis Ta'lim untuk menampung mualaf di punggung Pegunungan Meratus, Tanah Laut…

Sabtu, 17 Juni 2017 14:46

Ekspedisi Islam Kalsel 3: Nyala Pelita di Malam Suka Cita (Bagian 22)

Malam-malam terakhir di bulan Ramadan selalu dinanti warga Desa Kiram Atas. Salah satu desa di pelosok…

Jumat, 16 Juni 2017 15:14

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dianugerahi Kemampuan Menyembunyikan Warga

Syiar Islam di daerah punggung Meratus Balangan juga tak luput dari peran seorang habib. Sisi lain Habib…

Jumat, 16 Juni 2017 14:29

Ekspedisi Islam Jilid 3: Setitik Asa di Kampung Muallaf

Bagaimana jadinya apabila para muallaf yang tinggal di punggung Pegunungan Meratus membentuk sebuah…

Senin, 12 Juni 2017 09:05

Ekspedisi Islam Jilid 3: Tinggalkan Jejak Islam di Tanah Dayak

Khatib Dayan tak main-main soal misinya menyebarkan ajaran agama. Setelah Pangeran Sultan Suriansyah…

Sabtu, 10 Juni 2017 11:28

Ekspedisi Islam Jilid 3: Dapat Amanah Berdakwah Dari Rasulullah (Bagian 13)

Perintah Rasulullah SAW membawa Syekh Abubakar akhirnya hijrah ke Tanah Banjar untuk berdakwah. Kini,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .