MANAGED BY:
JUMAT
21 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 23 Februari 2017 12:00
Miris..!! Bakal Dikelola Swasta, Pembangunan RS Suriansyah Tak Pernah Dibantu Pemprov
TERKENDALA ANGGARAN: Inilah kondisi RS Sultan Suriansyah milik Pemerintah Kota Banjarmasin. [Foto: Eka/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Target pembangunan RS Sultan Suriansyah yang digadang bakal selesai pada 2017 nanti, nampaknya harus tertunda. Ini merupakan dampak dari alokasi anggaran yang tidak mencukupi untuk pembangunan RS milik kota Banjarmasin tersebut.

RS yang diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp240 miliar, hingga saat ini pembangunan RS sudah menghabiskan anggaran Rp72 miliar. Untuk penyelesaian, Dinas PU memperkirakan bakal menghabiskan anggaran Rp180 miliar. Namun, pemko Banjarmasin hanya menganggarkan sebesar Rp38 miliar.

Pada 2015 lalu, pemko sempat meminta bantuan dari pemerintah provinsi, namun gagal. Pemko membangun fisik RS dengan anggaran Rp38 miliar pada 2015. Tahun selanjutnya, pemko kembali menganggarkan Rp34 miliar.

Hingga saat ini, pembangunan fisik RS Sultan Suriansyah masih mengandalkan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Banjarmasin.

Parahnya, sampai saat ini, Pemko Banjarmasin masih belum punya rumah sakit daerah sendiri. Dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Banjarmasin, RSUD Ulin dan RSUD Anshari Saleh merupakan milik pemerintah provinsi.

Target penyelesaian fisik RS Sultan Suriansyah pada tahun ini pun terancam molor. Akibat peraturan baru tentang Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) baru, pengerjaan dilanjutkan oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin.

Anggaran untuk Dinas PU dan Penataan Ruang sendiri hanya Rp160 miliar. Anggaran itu harus dibagi-bagi untuk beberapa bidang di Dinas PU seperti Bidang Bina Marga, Bidang Cipta Karya, Bidang Tata Ruang, serta Bidang Sumber Daya Air dan Drainase. Padahal bidang-bidang ini sebelumnya merupakan SKPD terpisah.

Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Gusti Ridwan Sofyani menjelaskan, kelanjutan proyek RSUD Sultan Suriansyah sendiri dikerjakan secara multiyears selama 3 tahun anggaran hanya tersedia Rp38 miliar.

“Saat ini memang masih disiapkan lelang konsultan manajemen konstruksi dulu. Insyaallah di bulan ini,” ujarnya belum lama.

“Dari konsultan nantinya baru bisa tahu apa-apa saja yang dibangun di tahun 2017 ini dengan anggaran yang ada,” lanjutnya.

Pihaknya pun masih berusaha menggaet dana dari pemerintah pusat agar bisa melancarkan proses pembangunan RSUD Sultan Suriansyah.

Sementara itu, Sekdako Banjarmasin Hamli, mengatakan, pihaknya bersama dinas-dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas PU dan Penataan Ruang serta lainnya melakukan ekspose RSUD Sultan Suriansyah ke pihak Dirjen Bangda (Pembangunan Daerah) Kemendagri dan Bappenas beberapa waktu lalu.

“Kami ke sana untuk mencari pendanaan. Karena memang dananya sangat besar. Pembangunan RSUD Sultan Suriansyah sendiri sudah masuk program pemerintah pusat. Target kita tahun 2019 harus selesai,” bebernya.

Untuk itu pihaknya meminta solusi kepada Bappenas dan Dirjen Bangda Kemendagri agar pembangunan rumah sakit yang sudah jadi kebutuhan Pemerintah Kota Banjarmasin bisa dibantu. “Responnya diberi beberapa pilihan. Salah satunya nanti ada keterlibatan pihak swasta dalam mengelola dan lainnya. Masih kami usahakan terus untuk membantu pendanaannya,” bebernya.

Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah meminta semua dinas terus kreatif untuk bisa menarik dana pusat sebagai sumber dana pembangunan di daerah, termasuk pembangunan RSUD Sultan Suriansyah.

“Semalam sudah ekspos di Dirjen Bangda dan Bappenas. Kami punya target 2019 harus sudah selesai,” tegasnya.

Pilihan lainnya untuk diserahkan kepada pihak ketiga bisa menjadi pilihan. Apalagi, Kebutuhan RSUD Sultan Suriansyah, kata Hermansyah sudah sangat mendesak.

“Pengelolaannya. Peralatan, SDM dan lainnya bisa saja pihak ke tiga. Biar kita tinggal pakai dan lebih cepat membangun. Jadi Pemko bisa fokus mengerjakan bangunannya, tidak mikir yang lain. Selain itu biar lebih profesional nantinya pengelolaannya dan bagus pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

“Saya tidak mau lagi dengar ada masyarakat Kota Banjarmasin yang ditolak rumah sakit nantinya. Kalau punya rumah sakit sendiri kan enak, bisa gratiskan buat warga,” tuntasnya. (eka)


BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 15:27

Bupati Batola Terpilih Siap Kembalikan Uang Perjalanan Dinas

BANJARMASIN - Setelah sebelumnya Wakil Walikota Banjarmasin, Hermansyah yang akan mengembalikan uang…

Kamis, 20 Juli 2017 15:18

Kecewa, Warga Barabai Akan Kembali Turun ke Jalan

BARABAI – Toleransi terakhir yang diberikan Pemerintah Kabupaten HST terhadap angkutan semen selama…

Kamis, 20 Juli 2017 15:06

Lubang Menganga Dibiarkan, Sudah Banyak Pengendara Jadi Korban

BANJARBARU - Lubang di mulut Jalan Peramuan sudah sering makan korban. Apalagi lubang itu posisinya…

Kamis, 20 Juli 2017 14:42

Ribuan Warga Ikuti Jalan Sehat

BATULICIN - Plt Sekda Tanbu H Erno Rudi Handoko melepas peserta jalan sehat antara Pemkab Tanbu bersama…

Kamis, 20 Juli 2017 14:41

Momentum Silaturahmi PKK se-Indonesia

BATULICIN - Puncak Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke XXIV dilaksanakan di Bandar Lampung,…

Kamis, 20 Juli 2017 14:41

Ribuan Jemaah Hadiri Haul Habib Sholeh

BATULICIN - Ribuan jemaah umat muslim di Kabupaten Tanah Bumbu tumpah ruah mendengarkan tausyiah agama…

Kamis, 20 Juli 2017 11:15

AR Iwansyah Bantu Penuhi Target 100 Kantong Darah

BANJARBARU - Ketua DPRD Banjarbaru H AR Iwansyah, Personil TNI, Polri, Avsec, Basarnas, relawan pemadam…

Rabu, 19 Juli 2017 19:48

Bantuan Pemerintah Tak Cukup, Sekolah Swasta Tetap Tarik Pungutan

MARTAPURA - Tak banyak mendapatkan bantuan dari pemerintah membuat sekolah swasta harus memutar otak…

Rabu, 19 Juli 2017 19:29

Undang Investor Cina ke Kalsel, Gubernur Malah Dikritik

BANJARBARU – Langkah Gubernur Kalsel mengundang investor Cina untuk berinvestasi di Kalsel mengundang…

Rabu, 19 Juli 2017 18:13

Tak Ketinggalan, Muslim Banua Juga Tolak Perppu Pembubaran Ormas

BANJARMASIN – Penolakan terhadap Peraturan Pemerintah (Perppu) Nomor 2 Tahun 2017 tentang Organisasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .