MANAGED BY:
MINGGU
22 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 23 Februari 2017 12:00
Miris..!! Bakal Dikelola Swasta, Pembangunan RS Suriansyah Tak Pernah Dibantu Pemprov
TERKENDALA ANGGARAN: Inilah kondisi RS Sultan Suriansyah milik Pemerintah Kota Banjarmasin. [Foto: Eka/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Target pembangunan RS Sultan Suriansyah yang digadang bakal selesai pada 2017 nanti, nampaknya harus tertunda. Ini merupakan dampak dari alokasi anggaran yang tidak mencukupi untuk pembangunan RS milik kota Banjarmasin tersebut.

RS yang diperkirakan menghabiskan anggaran sebesar Rp240 miliar, hingga saat ini pembangunan RS sudah menghabiskan anggaran Rp72 miliar. Untuk penyelesaian, Dinas PU memperkirakan bakal menghabiskan anggaran Rp180 miliar. Namun, pemko Banjarmasin hanya menganggarkan sebesar Rp38 miliar.

Pada 2015 lalu, pemko sempat meminta bantuan dari pemerintah provinsi, namun gagal. Pemko membangun fisik RS dengan anggaran Rp38 miliar pada 2015. Tahun selanjutnya, pemko kembali menganggarkan Rp34 miliar.

Hingga saat ini, pembangunan fisik RS Sultan Suriansyah masih mengandalkan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Kota Banjarmasin.

Parahnya, sampai saat ini, Pemko Banjarmasin masih belum punya rumah sakit daerah sendiri. Dua Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) yang ada di Banjarmasin, RSUD Ulin dan RSUD Anshari Saleh merupakan milik pemerintah provinsi.

Target penyelesaian fisik RS Sultan Suriansyah pada tahun ini pun terancam molor. Akibat peraturan baru tentang Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) baru, pengerjaan dilanjutkan oleh Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin.

Anggaran untuk Dinas PU dan Penataan Ruang sendiri hanya Rp160 miliar. Anggaran itu harus dibagi-bagi untuk beberapa bidang di Dinas PU seperti Bidang Bina Marga, Bidang Cipta Karya, Bidang Tata Ruang, serta Bidang Sumber Daya Air dan Drainase. Padahal bidang-bidang ini sebelumnya merupakan SKPD terpisah.

Kepala Dinas PU dan Penataan Ruang Kota Banjarmasin Gusti Ridwan Sofyani menjelaskan, kelanjutan proyek RSUD Sultan Suriansyah sendiri dikerjakan secara multiyears selama 3 tahun anggaran hanya tersedia Rp38 miliar.

“Saat ini memang masih disiapkan lelang konsultan manajemen konstruksi dulu. Insyaallah di bulan ini,” ujarnya belum lama.

“Dari konsultan nantinya baru bisa tahu apa-apa saja yang dibangun di tahun 2017 ini dengan anggaran yang ada,” lanjutnya.

Pihaknya pun masih berusaha menggaet dana dari pemerintah pusat agar bisa melancarkan proses pembangunan RSUD Sultan Suriansyah.

Sementara itu, Sekdako Banjarmasin Hamli, mengatakan, pihaknya bersama dinas-dinas terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas PU dan Penataan Ruang serta lainnya melakukan ekspose RSUD Sultan Suriansyah ke pihak Dirjen Bangda (Pembangunan Daerah) Kemendagri dan Bappenas beberapa waktu lalu.

“Kami ke sana untuk mencari pendanaan. Karena memang dananya sangat besar. Pembangunan RSUD Sultan Suriansyah sendiri sudah masuk program pemerintah pusat. Target kita tahun 2019 harus selesai,” bebernya.

Untuk itu pihaknya meminta solusi kepada Bappenas dan Dirjen Bangda Kemendagri agar pembangunan rumah sakit yang sudah jadi kebutuhan Pemerintah Kota Banjarmasin bisa dibantu. “Responnya diberi beberapa pilihan. Salah satunya nanti ada keterlibatan pihak swasta dalam mengelola dan lainnya. Masih kami usahakan terus untuk membantu pendanaannya,” bebernya.

Wakil Wali Kota Banjarmasin Hermansyah meminta semua dinas terus kreatif untuk bisa menarik dana pusat sebagai sumber dana pembangunan di daerah, termasuk pembangunan RSUD Sultan Suriansyah.

“Semalam sudah ekspos di Dirjen Bangda dan Bappenas. Kami punya target 2019 harus sudah selesai,” tegasnya.

Pilihan lainnya untuk diserahkan kepada pihak ketiga bisa menjadi pilihan. Apalagi, Kebutuhan RSUD Sultan Suriansyah, kata Hermansyah sudah sangat mendesak.

“Pengelolaannya. Peralatan, SDM dan lainnya bisa saja pihak ke tiga. Biar kita tinggal pakai dan lebih cepat membangun. Jadi Pemko bisa fokus mengerjakan bangunannya, tidak mikir yang lain. Selain itu biar lebih profesional nantinya pengelolaannya dan bagus pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

“Saya tidak mau lagi dengar ada masyarakat Kota Banjarmasin yang ditolak rumah sakit nantinya. Kalau punya rumah sakit sendiri kan enak, bisa gratiskan buat warga,” tuntasnya. (eka)


BACA JUGA

Minggu, 22 April 2018 12:28
BREAKING NEWS

CATAT..! Malam Ini Debat Kandidat Pilkada Tabalong

TANJUNG -Ingat malam debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabalong. KPU setempat sudah…

Minggu, 22 April 2018 11:03
BREAKING NEWS

Ada 7.019 Nasi Kabuli Gratis di Murjani untuk Pecahkan MURI

BANJARBARU - Guna memperingati HUT ke-19 Kota Banjarbaru, Minggu (22/4) pagi ini digelar pemecahan…

Sabtu, 21 April 2018 12:03

Kesempatan Kerja Bagi Kaum Difabel Harus Diberikan Seluas-Luasnya

Pemberian kesempatan kerja untuk penyandang disabilitas di Kalsel belum digenjot maksimal. Padahal pemerintah…

Sabtu, 21 April 2018 11:39

Konsep Pasar Wadai di Banjarmasin Tahun ini Berbeda

BANJARMASIN - Soal konsep, Pasar Wadai pada Ramadhan Tahun 1439 Hijriyah ini takkan jauh berbeda dibanding…

Sabtu, 21 April 2018 11:37

PARAH..!! Taksi Online Jadi Korban Sweeping Lagi

BANJARMASIN - Aksi sweeping terhadap taksi online masih saja terjadi. Yang terbaru terjadi pada Kamis…

Sabtu, 21 April 2018 11:29

Lampu PJU di persimpangan R.O Ulin-Trikora Jadi 'Lampu Disko'

BANJARBARU – Sudah seminggu terakhir lampu penerangan jalan di persimpangan R.O Ulin-Trikora kedap-kedip.…

Sabtu, 21 April 2018 11:18

Bus Wisata dan Rumah Disabilitas di Banjarbaru Diresmikan

BANJARBARU - Acara puncak HUT ke-19 Banjarbaru, Jumat (20/4) kemarin digelar. Ada beberapa inovasi dan…

Sabtu, 21 April 2018 10:53

Warga Desa Kintapura Tuntut PT PKIS Hentikan Panen Sawit

PELAIHARI - Puluhan orang dari warga Desa Kintapura, Kecamatan Kintap, Kabupaten Tanah Laut (Tala) meminta…

Sabtu, 21 April 2018 10:14

Camat Sungai Loban Berpesan Jaga Persatuan dan Kesatuan

BATULICIN - Sampai saat ini, telah banyak prestasi yang diukir Kecamatan Sungai Loban, baik di tingkat…

Sabtu, 21 April 2018 10:12

Tanah Bumbu Book Fair Kembali Digelar

BATULICIN - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-15 Kabupaten Tanah Bumbu dan Pesta Adat Mappanretasi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .