MANAGED BY:
JUMAT
27 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Kamis, 23 Februari 2017 13:38
Opini
Potret Permukiman Kumuh Perkotaan

Oleh: Muhammad Noor, S.Sos, M.AP

Muhammad Noor, S.Sos, M.AP [Foto: for Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Masalah permukiman kumuh merupakan salah satu masalah yang perlu diselesaikan dengan pelibatan semua pemangku kepentingan baik pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, kelompok-kelompok peduli serta tokoh-tokoh masyarakat. Permukiman kumuh merupakan suatu kawasan permukiman yang seharusnya tidak dapat dihuni maupun ditinggali karena dapat membahayakan kehidupan masyarakat yang tinggal dan bermukim di dalamnya, baik dari segi keamanan terlebih lagi dari segi kesehatan.

Persoalan permukiman kumuh merupakan masalah yang serius karena dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya kantong-kantong kemiskinan yang fatal dan kemudian menyebabkan lahirnya berbagai persoalan sosial di luar kontrol atau kemampuan pemerintah kota untuk menangani dan mengawasinya. Permukiman kumuh merupakan salah satu masalah sosial di Indonesia yang tidak mudah untuk diatasi. Beragam upaya dan program dilakukan untuk mengatasinya, namun masih saja banyak di jumpai permukiman masyarakat miskin di hampir setiap sudut-sudut kota yang disertai dengan ketidaktertiban dalam hidup bermasyarakat di perkotaan. Misalnya yaitu, pendirian rumah maupun kios dagang secara liar di lahan-lahan pinggir jalan sehingga mengganggu ketertiban lalu lintas yang akhirnya menimbulkan kemacetan.

Masyarakat miskin di perkotaan itu sangat unik dengan berbagai problematika sosialnya sehingga perlu mengupas akar masalah dan merumuskan solusi terbaik bagi kesejahteraan mereka. Dapat dijelaskan bahwa bukanlah kemauan mereka untuk menjadi sumber masalah bagi kota namun karena faktor-faktor ketidakberdayaanlah yang membuat mereka terpaksa menjadi ancaman bagi eksistensi kota yang mensejahterahkan. Permukiman kumuh dapat mengakibatkan berbagai dampak. Salah satunya dampak sosial, dimana sebagian masyarakat kumuh adalah masyarakat berpenghasilan rendah dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah dianggap sebagai sumber ketidakteraturan dan ketidakpatuhan terhadap norma-norma sosial.

Daerah kumuh perkotaan di Indonesia salah satunya adalah Kota Banjarmasin yang berprovinsi Kalimantan Selatan ini. Kota Banjarmasin sebagai kota berbasis jasa dan perdagangan, pemusatan kegiatan dan peningkatan pembangunan di bidang industri akan memberikan dampak terhadap adanya suatu perubahan kepadatan baik itu pada sektor kependudukan, permukiman, transportasi dimana pada akhirnya akan terjadi eksploitasi penggunaan lahan yang melebihi kapasitasnya dan menyebabkan kekumuhan. Kota Banjarmasin sering dipandang potensial menimbulkan banyak masalah, karena dapat merupakan sumber timbulnya berbagai perilaku menyimpang, seperti kejahatan, dan sumber penyakit sosial lainnya.

Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk di Kota Banjarmasin yang begitu cepat yang menyeabkan makin banyaknya permukiman kumuh dan liar yang pada gilirannya akan menjadi berat bagi pemerintah kota untuk menanganinya. Lingkungan permukiman kumuh di perkotaan di Kota Banjarmasin, merupakan permasalahan yang sangat kompleks, diantaranya adalah permasalahan yang berkaitan dengan kemiskinan, tingkat pendidikan masyarakat yang rendah.

Laju pertumbuhan penduduk terlepas dari kenaikan angka kelahiran disebabkan kegiatan migrasi dan urbanisasi yang tinggi. Kemudahan sistem di bidang informasi, komunikasi dan transportasi mendorong pergerakan masyarakat untuk melakukan perpindahan ke wilayah perkotaan, namun sering kali urbanisasi yang terjadi secara alami hasilnya tidak merata dan berpeluang menimbulkan kekumuhan perkotaan. Laju prtumbuhan penduduk merupakan masalah yang belum terselesaikan sampai saat ini, pertumbuhan penduduk yang cepat terjadi akibat dari tingginya angka laju pertumbuhan penduduk.

Laju pertumbuhan penduduk sekarang ini merupakan salah satu masalah besar yang dihadapi Kota Banjarmasin yang menyebabkan tumbuhnya permukiman-permukiman kumuh di pinggiran kota. Dilihat dari kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir ini kepadatan penduduk Kota Banjarmasin terus mengalami peningkatan, berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) Kota Banjarmasin pada tahun 2013 tercatat penduduk Kota Banjarmasin sebanyak 656.778, pada tahun 2014 mengalami peningkatan sebanyak 666.223 dan pada tahun 2015 mengalami peningkatan sebanyak 675.440. Melihat data tersebut analisisnya, kepadatan penduduk Kota Banjarmasin bertambah setiap tahunnya dalam angka kisaran 9.000 jiwa sampai dengan 9.500 jiwa dan yang perlu diingat kisaran angka tersebut itu hanya jumlah yang tercatat saja, belum lagi kisaran jumlah angka yang tidak tercat.

Lingkungan permukiman kumuh merupakan masalah yang terjadi atau sering dihadapi di kota besar, tidak hanya terjadi di Kota Banjarmasin tetapi juga berlangsung di kota-kota besar di Indonesia, menurut publikasi World Bank (1999) lingkungan permukiman kumuh digambarkan sebagai bagian yang terabaikan dari lingkungan perkotaan dimana kondisi kehidupan dan penghidupan masyarakatnya sangat memprihatinkan, yang diantaranya dirunjukkan dengan kondisi lingkungan hunian yang tidak layak huni, tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, sarana dan prasarana lingkungan yang tidak memenuhi syarat, tidak tersedianya fasilitas pendidikan, kesehatan maupun sarana.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 26 April 2018 14:24

WOW..!! Warga Banua Lagi Demam Infinity War, Ribuan Penonton Serbu Bioskop

BANJARMASIN - Pemutaran perdana film Avengers: Infinity War, Rabu (25/4) kemarin disambut antusias masyarakat.…

Selasa, 24 April 2018 14:19

MALAS Ganti Handuk, Kuman Mengincar

MESKI tampak sepele, menjaga kebersihan handuk mandi perlu dilakukan secara rutin. Handuk yang kotor…

Sabtu, 21 April 2018 11:41

Ternyata Sering Berbohong Bisa Menimbulkan Penyakit Serius

BANJARMASIN - Hampir setiap orang pernah merasa dibohongi atau berkata bohong. Ada beragam alasan seseorang…

Jumat, 20 April 2018 13:17

Waspada Anak Sering Mimisan, Ini Cara Tepat Menanganinya

MIMISAN atau keluar darah dari hidung pada anak kerap membuat orang tua khawatir. Meski umumnya tidak…

Kamis, 19 April 2018 11:41

Keluar Cairan di Telinga, Berikut Cara Menanganinya

BANJARMASIN - Secara normal, telinga akan memproduksi kotoran telinga. Kotoran telinga, mengandung minyak…

Rabu, 18 April 2018 11:44

Pernah Gatal di Selangkangan? Atasi dengan ini

RASA gatal tak hanya dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Apalagi rasa gatal dialami di daerah…

Rabu, 18 April 2018 11:41

Cara Merapikan Gigi Gingsul dengan Kawat Gigi

BAGI sebagian orang, mempunyai gigi gingsul bisa membuat senyuman terlihat lebih manis. Namun bagi sebagian…

Selasa, 17 April 2018 12:06

Ngeri, Ternyata Begadang Memicu Timbulnya Penyakit Berat

TERPENUHINYA waktu tidur membuat tubuh seseorang segar dan fit ketika bangun. Namun bila waktu tidur…

Minggu, 15 April 2018 15:57

Kala Ekonomi Kalsel Mulai Move On dari Pertambangan: Sekarang Giliran Sektor Pariwisata

Jika tahun-tahun sebelumnya Kalsel selalu bertumpu pada sektor pertambangan dalam meningkatkan pertumbuhan…

Jumat, 13 April 2018 11:48

Awas Infeksi, Kotoran Mata Harus Segera Dibuang

KOTORAN mata sering kali dianggap tidak berbahaya. Namun, sebagian kotoran mata bisa menimbulkan infeksi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .