MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Kamis, 23 Februari 2017 13:38
Opini
Potret Permukiman Kumuh Perkotaan

Oleh: Muhammad Noor, S.Sos, M.AP

Muhammad Noor, S.Sos, M.AP [Foto: for Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Masalah permukiman kumuh merupakan salah satu masalah yang perlu diselesaikan dengan pelibatan semua pemangku kepentingan baik pemerintah, swasta, lembaga pendidikan, kelompok-kelompok peduli serta tokoh-tokoh masyarakat. Permukiman kumuh merupakan suatu kawasan permukiman yang seharusnya tidak dapat dihuni maupun ditinggali karena dapat membahayakan kehidupan masyarakat yang tinggal dan bermukim di dalamnya, baik dari segi keamanan terlebih lagi dari segi kesehatan.

Persoalan permukiman kumuh merupakan masalah yang serius karena dikhawatirkan akan menyebabkan terjadinya kantong-kantong kemiskinan yang fatal dan kemudian menyebabkan lahirnya berbagai persoalan sosial di luar kontrol atau kemampuan pemerintah kota untuk menangani dan mengawasinya. Permukiman kumuh merupakan salah satu masalah sosial di Indonesia yang tidak mudah untuk diatasi. Beragam upaya dan program dilakukan untuk mengatasinya, namun masih saja banyak di jumpai permukiman masyarakat miskin di hampir setiap sudut-sudut kota yang disertai dengan ketidaktertiban dalam hidup bermasyarakat di perkotaan. Misalnya yaitu, pendirian rumah maupun kios dagang secara liar di lahan-lahan pinggir jalan sehingga mengganggu ketertiban lalu lintas yang akhirnya menimbulkan kemacetan.

Masyarakat miskin di perkotaan itu sangat unik dengan berbagai problematika sosialnya sehingga perlu mengupas akar masalah dan merumuskan solusi terbaik bagi kesejahteraan mereka. Dapat dijelaskan bahwa bukanlah kemauan mereka untuk menjadi sumber masalah bagi kota namun karena faktor-faktor ketidakberdayaanlah yang membuat mereka terpaksa menjadi ancaman bagi eksistensi kota yang mensejahterahkan. Permukiman kumuh dapat mengakibatkan berbagai dampak. Salah satunya dampak sosial, dimana sebagian masyarakat kumuh adalah masyarakat berpenghasilan rendah dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah dianggap sebagai sumber ketidakteraturan dan ketidakpatuhan terhadap norma-norma sosial.

Daerah kumuh perkotaan di Indonesia salah satunya adalah Kota Banjarmasin yang berprovinsi Kalimantan Selatan ini. Kota Banjarmasin sebagai kota berbasis jasa dan perdagangan, pemusatan kegiatan dan peningkatan pembangunan di bidang industri akan memberikan dampak terhadap adanya suatu perubahan kepadatan baik itu pada sektor kependudukan, permukiman, transportasi dimana pada akhirnya akan terjadi eksploitasi penggunaan lahan yang melebihi kapasitasnya dan menyebabkan kekumuhan. Kota Banjarmasin sering dipandang potensial menimbulkan banyak masalah, karena dapat merupakan sumber timbulnya berbagai perilaku menyimpang, seperti kejahatan, dan sumber penyakit sosial lainnya.

Seiring dengan laju pertumbuhan penduduk di Kota Banjarmasin yang begitu cepat yang menyeabkan makin banyaknya permukiman kumuh dan liar yang pada gilirannya akan menjadi berat bagi pemerintah kota untuk menanganinya. Lingkungan permukiman kumuh di perkotaan di Kota Banjarmasin, merupakan permasalahan yang sangat kompleks, diantaranya adalah permasalahan yang berkaitan dengan kemiskinan, tingkat pendidikan masyarakat yang rendah.

Laju pertumbuhan penduduk terlepas dari kenaikan angka kelahiran disebabkan kegiatan migrasi dan urbanisasi yang tinggi. Kemudahan sistem di bidang informasi, komunikasi dan transportasi mendorong pergerakan masyarakat untuk melakukan perpindahan ke wilayah perkotaan, namun sering kali urbanisasi yang terjadi secara alami hasilnya tidak merata dan berpeluang menimbulkan kekumuhan perkotaan. Laju prtumbuhan penduduk merupakan masalah yang belum terselesaikan sampai saat ini, pertumbuhan penduduk yang cepat terjadi akibat dari tingginya angka laju pertumbuhan penduduk.

Laju pertumbuhan penduduk sekarang ini merupakan salah satu masalah besar yang dihadapi Kota Banjarmasin yang menyebabkan tumbuhnya permukiman-permukiman kumuh di pinggiran kota. Dilihat dari kurun waktu 3 (tiga) tahun terakhir ini kepadatan penduduk Kota Banjarmasin terus mengalami peningkatan, berdasarkan data BPS (Badan Pusat Statistik) Kota Banjarmasin pada tahun 2013 tercatat penduduk Kota Banjarmasin sebanyak 656.778, pada tahun 2014 mengalami peningkatan sebanyak 666.223 dan pada tahun 2015 mengalami peningkatan sebanyak 675.440. Melihat data tersebut analisisnya, kepadatan penduduk Kota Banjarmasin bertambah setiap tahunnya dalam angka kisaran 9.000 jiwa sampai dengan 9.500 jiwa dan yang perlu diingat kisaran angka tersebut itu hanya jumlah yang tercatat saja, belum lagi kisaran jumlah angka yang tidak tercat.

Lingkungan permukiman kumuh merupakan masalah yang terjadi atau sering dihadapi di kota besar, tidak hanya terjadi di Kota Banjarmasin tetapi juga berlangsung di kota-kota besar di Indonesia, menurut publikasi World Bank (1999) lingkungan permukiman kumuh digambarkan sebagai bagian yang terabaikan dari lingkungan perkotaan dimana kondisi kehidupan dan penghidupan masyarakatnya sangat memprihatinkan, yang diantaranya dirunjukkan dengan kondisi lingkungan hunian yang tidak layak huni, tingkat kepadatan penduduk yang tinggi, sarana dan prasarana lingkungan yang tidak memenuhi syarat, tidak tersedianya fasilitas pendidikan, kesehatan maupun sarana.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 12:22

Komunitas Timpakul Menguak Kuburan Leluhur

Komunitas Timpakul dari singkatan Tim Pencari Kuburan Leluhur terbentuk sejak tahun 2014 lalu. Komunitas…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:43

Tidak Diputar di Bioskop, Film Perang Banjar Akan Diputar Ditempat ini

BANJARBARU - Perang Banjar digadang-gadang menjadi film komersil pertama yang mengangkat tema lokal…

Selasa, 17 Oktober 2017 12:44

Bersiap, Banjarbaru Creative Expo 4 Hari Lagi

BANJARBARU - Dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-89, Pemkot Banjarbaru kembali menggelar…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:58

Validasi Kartu Akan Diberlakukan, Penikmat Kartu Kouta Resah

BANJARMASIN – Raut muka Indah, siswi SMPN 1 Banjarmasin langsung berubah setelah diberitahu semua…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:37

LPM Kinday Putar Film Jagal di Kampus

BANJARMASIN - Pemutaran film Pengkhianatan G30S/PKI digelar oleh beragam lapisan masyarakat di Kalimantan…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:37

Misteri Bangunan Megah dengan Arsitektur Eropa Klasik di Banjar

Sebuah bangunan dengan arsitektur Eropa klasik menjadi bahan perdebatan banyak orang yang melintasinya…

Senin, 09 Oktober 2017 14:46

Banjarmasin Bakal Jadi Tuan Rumah Gathnas

BANJARMASIN – Kota Banjarmasin rencananya akan menjadi tuan rumah pelaksanaan Gathering Nasional…

Senin, 09 Oktober 2017 14:41

Byurr... Jalan Santai Pilkada di Tabalong Diadang Hujan

TANJUNG – Hujan deras adang jalan santai sosialisasi pemilihan umum kepala daerah (Pilkada) Kabupaten…

Senin, 02 Oktober 2017 14:00

Sepoi-sepoi Sejuk, Nonton G30S/PKI di Tepi Laut

KOTABARU - Ribuan warga memadati Siring Laut Kotabaru. Mereka nonton bareng film G30S/PKI, Sabtu (30/9)…

Senin, 02 Oktober 2017 12:31

SIAP SELFIE.. Dua Pekan Lagi Menara Taman Van Der Pijl Rampung

BANJARBARU - Perupa Sulistyono Hilda, terus menggeber pengerjaan proyek melukis menara PDAM di Taman…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .