MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Kamis, 23 Februari 2017 13:59
Karakteristik Orang Martapura yang Religius, Hebat Mengaji, Pintar Baca Latin
RELIGIUS: Karakteristik orang Martapura dikenal sangat religius dan taat menjalankan ajaran agama. [Foto: Amin/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, MARTAPURA – Bagi orang Martapura, bisa baca tulis dan paham Alquran satu keharusan yang ditanamkan sejak dini oleh orang tua. Tidak bisa mengaji tentu sangat memalukan, salah satu contoh, bila ingin menikah, si calon harus bisa mengaji dulu. Kalau tidak, keluarga besar akan malu dan bisa dicibir oleh lingkungan.

Keasyikan belajar baca tulis Alquran dan mendalami ilmu agama sering membuat kelupaan belajar aksara latin, sehingga banyak orang tua di Martapura yang sulit membaca bahasa latin namun sangat fasih membaca Alquran. Budaya ini salah satunya karena ilmu agama salah satu prioritas yang harus dimiliki orang Martapura.

“Ulun belum lancar membaca latin tapi tetap belajar setiap ada waktu, tapi kalau mengaji jangan tanya,” kata Fandi, Santri Darussalam Martapura berusia 11 tahun saat ditemui di Haul ke-48 Tuan Guru Anang Sya’rani Arief Al-Banjari di Kampung Melayu, Kecamatan Martapura, Rabu (22/2) siang.

Disela waktu belajar kurikulum pondok pesantren, Fandi mengaku tetap minta ajarkan membaca bersama rekan santri yang lebih tua. Santri Kelas Awaliyah ini pun membuktikan saat mengeja baleho selamat datang di acara haul, saat membaca aksara Arab cukup lancar, namun diminta mengeja “Selamat Datang” masih agak tersendat.

“Dia mulai lancar membaca pak, kami bersama-sama mengajari dia memabaca agar bisa juga latin,” timpal Muhammad Syaifullah, santri lain asal Palangkaraya, Kalteng.

Santri berusia 14 tahun ini jadi teman yang biasa mengajari Fandi membaca seusai pelajaran pondok, apalagi Syaifullah sempat bersekolah sampai kelas 6 SD namun tidak selesai karena diminta orang tuanya masuk pesantren. Ia mengaku sudah 3 tahun mondok di Darussalaman dan yakin bisa menyelesaikan nyantri sampai tamat.

“Sekarang kan jaman telepon genggam pak, kalau tidak bisa baca bagaimana kami main hape. Jadi membaca latin sangat penting namun lebih utama belajar aksara Arab,” ujarnya lagi.

Di luar jam kurikulum pondok, Syaifullah bersama temannya juga ikut kelas paket yang disediakan pondok pesantren. Di situ pelajaran umum diberikan para guru dengan sistem yang sangat mudah dipahami.”Tidak semua yang mau ikut kelas paket, sebagian lagi lebih menyukai mengaji duduk,” terangnya.

Karakteristik pendidikan Banjar yang sebagian besar berbasis keagamaan diakui oleh Kepala Dinas Pendidikan Banjar Gusti Ruspan Noor didampingi Erny Wahdini, Kabid Bina PAUD, Pendidikan Keluarga dan Pendidikan Masyarakat. Saat ini masih ada sekolah agama yang tidak mengajarkan huruf latin dan bukan berarti mereka tidak bisa baca tulis, santri itu hebat dan ahli jika membaca Arab Gundul dan Arab Melayu. “Tapi kan di BPS standarnya aksara latin kendati mereka melek huruf Arab, karena ketogori BPS latin jadi tetap mereka masuk kategori buta aksara tapi latin,” ujar Ruspan Noor.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 24 Maret 2017 15:30

Seminggu Pameran, Satupun Tak Ada Terbeli, Perupa Banua Buat Pernyataan

BANJARMASIN - Puluhan lukisan indah dipamerkan di rumah Anno 1925 sejak 17 Maret tadi. Beberapa pelukis…

Jumat, 24 Maret 2017 14:41
Berita Kotabaru

Pesta Laut Warga Pulau Sebuku Kotabaru Bakal Digelar di Tiga Tempat

KOTABARU - Acara adat warga Pulau Sebuku Kotabaru Minggu (26/3) mendatang, bakal digelar berbeda dari…

Kamis, 23 Maret 2017 17:14

PT Pelindo III Banjarmasin Serahkan Penghargaan Kepada Radar Banjarmasin

GRESIK - Radar Banjarmasin menerima penghargaan dari Pelindo III Banjarmasin, Kamis (23/3). Penghargaan…

Rabu, 22 Maret 2017 16:06

Peringati Hari Air Sedunia, Mapala Fisipioneer Gelar Teatrikal

BANJARMASIN – Tanggal 22 Maret diperingati sebagai Hari Air Sedunia. Mapala Fisipioneer menggelar…

Senin, 20 Maret 2017 15:03

Lah.. Jadi Ambassador, Ian Kasela Kok Malah Gak Pake Sasirangan

BANJARMASIN – Dekranasda Kota Banjarmasin melantik empat Brand Ambassador (Duta) Sasirangan Kota…

Minggu, 19 Maret 2017 16:35

Second Day Dijamin Makin Seru

Pecah ! Ya itulah kata singkat yang mewakili keseruan acar Zetizen NEwz Room First Class 2017 pada hari…

Jumat, 17 Maret 2017 14:32
Berita Kotabaru

Kala Burung Dara jadi Anugerah Bagi Para Nelayan

KOTABARU - Kahar, 46 tahun, terlihat tersenyum sumringah. Lelaki yang memiliki dua anak dan penduduk…

Minggu, 05 Maret 2017 17:55

Sanggar Titian Barantai Uniska Pentaskan Tragedi Cinta Terbesar Tiongkok

Legenda kisah tragedi cinta terbesar daratan Tiongkok dipentaskan di Taman Budaya Kalimantan Selatan.…

Minggu, 05 Maret 2017 17:28

Paguyuban Warga Batak Marga Simbolon Kalsel Dikukuhkan di Batola

BANJARMASIN - Kalimantan Selatan memang kaya akan budaya.  Beragam suku dan budaya ada di daerah…

Sabtu, 04 Maret 2017 08:12

Mengaku "Bawa Bom", Cewe Cantik ini Batal Berlibur ke Bali

BANJARBARU - Rencana berlibur ke pulau Dewata, Bali bersama temannya terpaksa harus diurungkan oleh…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .