MANAGED BY:
SABTU
16 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 24 Februari 2017 16:02
Dua PSK yang Tertangkap di Pembatuan itu Mengaku Masih Pemain Baru
DISIDANG: Suasana persidangan MN dan IS di PN Banjarbaru, kemarin.[Foto: Sutrisno/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Dua Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kompleks Pembatuan berinisial IS dan MN yang digerebek Satpol-PP Banjarbaru Rabu (22/2) tadi, karena ketahuan sedang melayani pria hidung belang. Kamis (23/2) kemarin menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru.

Dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Sidang Kartika tersebut, kepada hakim kedua PSK mengaku sebagai pemain baru di Pembatuan. MN yang lebih dulu di sidang mengaku baru beroperasi di eks Lokalisasi di Jalan Kenanga, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Banjarbaru tersebut selama satu bulan. "Saya baru satu bulan bekerja di sana, menggantikan teman yang pulang ke Jawa," katanya.

Sebelum beropersai di Pembatuan, MN menjadi PSK jalanan di wilayah Banjarmasin selama bertahun-tahun. "Biasanya di jalanan saja, lalu mau coba di Pembatuan dengan menyewa kamar," ungkap wanita berusia 28 tahun ini.

Dia menambahkan, meski beroperasi di Banjarbaru dirinya lebih sering tinggal di rumahnya di kawasan Basirih, Banjarmasin. "Ke Pembatuan kalau mau mencari pelanggan saja, caranya dengan memanggil setiap pria yang melintas di kontrakan," tambahnya.

Sementara itu, IS PSK lainnya malah mengaku baru beroperasi di Pembatuan selama tiga hari. Saat penggerebekan, menjadi hari sial baginya. Sebab, saat itu dirinya sedang ingin melayani tamu pertamanya. "Baru mau gituan dengan tamu pertama eh malah kena gerebek, apes sekali," keluhnya.

Dia menuturkan, sebelum beroperasi di Pembatuan dirinya sempat lama berhenti sebagai PSK dan tinggal bersama keluarganya di Jawa. Namun, karena tuntutan ekonomi IS terpaksa kembali ke bisnis prostitusi. "Sebelum berhenti, saya menjadi PSK di salah satu losmen di Banjarmasin. Kemudian saat di Jawa saya diajak teman ke Pembatuan," ujarnya.

Lantaran nekat beroperasi di wilayah Banjarbaru yang sudah memiliki Perda larangan praktik prostitusi. MN dan IS divonis bersalah oleh hakim di persidangan kemarin. Mereka dikenakan pasal 24 ayat 2 Perda tahun 2004 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan hukuman denda sebesar Rp1 juta. "Kami hanya menyidangkan dua PSK, karena dua lainnya yang kami tangkap kemarin terbukti tidak bersalah ketika kami periksa," kata Muhammad Bahran, Kabid Penegakan Perundang-undangan di Satpol PP Banjarbaru.

Meski hanya didenda Rp1 juta, dia mengaku menerimanya. Daripada kedua PSK tersebut divonis tidak bersalah. "Tidak masalah hanya didenda sedikit, yang penting bersalah," ujarnya.

Terkait mulai munculnya PSK-PSK baru di Pembatuan, Bahran khawatir eks lokalisasi kembali tumbuh karena ada para pemain baru. "Tapi itu tidak mungkin, karena kami selalu melakukan patroli ke sana," pungkasnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Jumat, 15 Desember 2017 15:53

Ngamuk Bawa Parang, Polisi Datang Langsung Bercebur ke Sungai

BARABAI – Warga Barabai Darat Hulu Sungai Tengah Rabu (13/12) malam kemarin sempat dibuat heboh…

Jumat, 15 Desember 2017 15:50

Terdakwa Kasus Suap Beberkan Suap Lain di PDAM

Terdakwa kasus suap untuk pengesahan Raperda Penyertaan Modal PDAM Bandarmasih, Muslih akhirnya membuka…

Jumat, 15 Desember 2017 15:32

ADA APA? Ratusan Warga Serbu KPUD HSS

KANDANGAN –  Merasa tidak puas dengan hasil Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten…

Jumat, 15 Desember 2017 15:05

Banjarmasin Bakal Miliki Perda untuk Pil Teler

BANJARMASIN - Sebentar lagi Banjarmasin memiliki perda larangan pil untuk teler. Patut dicatat, pasal…

Jumat, 15 Desember 2017 14:56

Sengketa, Rumah Mewah di Kayutangi Dieksekusi

BANJARMASIN - Sebuah rumah dan lahan kosong yang berlokasi di jalan Hasan Basri Banjarmasin,  Rt…

Kamis, 14 Desember 2017 16:05

Rugikan Negara Rp 1,7 Miliar, Mantan Kadisdik HST Ditahan

BARABAI - Mantan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) HST Dia Udini akhirnya ditahan oleh Kejaksaan Negeri…

Kamis, 14 Desember 2017 10:43

Satu Tahanan di Rutan Polda Kalsel Terjangkit TBC

BANJARMASIN - Satu orang dari sembilan puluh tahanan di Rutan Polda Kalsel terjangkit  Tubercolosis…

Rabu, 13 Desember 2017 15:37

Waduh..! Bupati Kotabaru Dituntut Rp102 Miliar

KOTABARU - Pernah mendengar pegawai menuntut kepala daerah ganti kerugian jabatan senilai Rp100 miliar…

Rabu, 13 Desember 2017 15:11

Polisi Razia Knalpot Blong ke Sekolah

BANJARBARU - Banyaknya keluhan dari masyarakat tentang masih adanya balapan liar dan penggunaan knalpot…

Rabu, 13 Desember 2017 14:32

KNKT Investigasi Kapal Karam di Sungai Barito

BANJARMASIN - Komisi Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sedang menginvestigasi insiden karamnya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .