MANAGED BY:
SENIN
21 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Jumat, 24 Februari 2017 16:02
Dua PSK yang Tertangkap di Pembatuan itu Mengaku Masih Pemain Baru
DISIDANG: Suasana persidangan MN dan IS di PN Banjarbaru, kemarin.[Foto: Sutrisno/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Dua Pekerja Seks Komersial (PSK) di Kompleks Pembatuan berinisial IS dan MN yang digerebek Satpol-PP Banjarbaru Rabu (22/2) tadi, karena ketahuan sedang melayani pria hidung belang. Kamis (23/2) kemarin menjalani sidang di Pengadilan Negeri (PN) Banjarbaru.

Dalam persidangan yang berlangsung di Ruang Sidang Kartika tersebut, kepada hakim kedua PSK mengaku sebagai pemain baru di Pembatuan. MN yang lebih dulu di sidang mengaku baru beroperasi di eks Lokalisasi di Jalan Kenanga, Kelurahan Landasan Ulin Timur, Banjarbaru tersebut selama satu bulan. "Saya baru satu bulan bekerja di sana, menggantikan teman yang pulang ke Jawa," katanya.

Sebelum beropersai di Pembatuan, MN menjadi PSK jalanan di wilayah Banjarmasin selama bertahun-tahun. "Biasanya di jalanan saja, lalu mau coba di Pembatuan dengan menyewa kamar," ungkap wanita berusia 28 tahun ini.

Dia menambahkan, meski beroperasi di Banjarbaru dirinya lebih sering tinggal di rumahnya di kawasan Basirih, Banjarmasin. "Ke Pembatuan kalau mau mencari pelanggan saja, caranya dengan memanggil setiap pria yang melintas di kontrakan," tambahnya.

Sementara itu, IS PSK lainnya malah mengaku baru beroperasi di Pembatuan selama tiga hari. Saat penggerebekan, menjadi hari sial baginya. Sebab, saat itu dirinya sedang ingin melayani tamu pertamanya. "Baru mau gituan dengan tamu pertama eh malah kena gerebek, apes sekali," keluhnya.

Dia menuturkan, sebelum beroperasi di Pembatuan dirinya sempat lama berhenti sebagai PSK dan tinggal bersama keluarganya di Jawa. Namun, karena tuntutan ekonomi IS terpaksa kembali ke bisnis prostitusi. "Sebelum berhenti, saya menjadi PSK di salah satu losmen di Banjarmasin. Kemudian saat di Jawa saya diajak teman ke Pembatuan," ujarnya.

Lantaran nekat beroperasi di wilayah Banjarbaru yang sudah memiliki Perda larangan praktik prostitusi. MN dan IS divonis bersalah oleh hakim di persidangan kemarin. Mereka dikenakan pasal 24 ayat 2 Perda tahun 2004 tentang ketertiban umum dan ketentraman masyarakat dengan hukuman denda sebesar Rp1 juta. "Kami hanya menyidangkan dua PSK, karena dua lainnya yang kami tangkap kemarin terbukti tidak bersalah ketika kami periksa," kata Muhammad Bahran, Kabid Penegakan Perundang-undangan di Satpol PP Banjarbaru.

Meski hanya didenda Rp1 juta, dia mengaku menerimanya. Daripada kedua PSK tersebut divonis tidak bersalah. "Tidak masalah hanya didenda sedikit, yang penting bersalah," ujarnya.

Terkait mulai munculnya PSK-PSK baru di Pembatuan, Bahran khawatir eks lokalisasi kembali tumbuh karena ada para pemain baru. "Tapi itu tidak mungkin, karena kami selalu melakukan patroli ke sana," pungkasnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 13:54

ALAMAK..! Bandar Besar Zenith di Banjarbaru Ternyata Seorang Janda

BANJARBARU - Tanpa ampun, Kapolsek Banjarbaru Timur AKP Avan Suligi menggeber gas sepeda motor trailnya,…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:47

Pos Jaga Lapas Hanya Hiasan, Kapolres Geledah Sel Napi

BANJARBARU - Menara pos jaga di sudut-sudut tembok Lapas Banjarbaru sebenarnya cuma hiasan. Pos itu…

Minggu, 20 Agustus 2017 12:56

KENA..! Diintai, Tim Bekantan Ringkus Pengedar Zenith

BANJARMASIN - Setelah berhasil melakukan pengintaian terhadap pengedar Zenith, Timsus Bekantan Polresta…

Minggu, 20 Agustus 2017 12:45

GEGER...! Jatuh ke Air, Buruh Bangunan Meregang Nyawa Tersengat ini

BANJARMASIN - Seorang pria ditemukan tak bernyawa setelah terjatuh di lokasi tanah pembangunan rumah…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:05

Gak Terima Disekap Bos Batubara, Ladies ini Lapor Polisi

BANJARMASIN - Seorang perempuan muda mendatangi Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel, Jumat (18/8).…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:57

Mahasiswi ini Jual Zenith Demi Bayar Uang Kuliah

KANDANGAN – Para pengedar Carnophen atau Zenith di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) kini tidak…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:39

Habis Salat Jumat, Motor Raib Digondol Maling

BANJARMASIN - Abdullah Hasan (45) kaget setelah mengetahui sepeda motor yang telah diparkir untuk salat…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:08

Satu Lagi, Pengedar Sabu Kejebak Penyamaran Polisi

BANJARMASIN - Massuri alias Suri (21) terjerat hukum. Ia ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Banjarmasin…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:07

Ternyata ini Penyebab Ambruknya Jembatan di Batola

MARABAHAN – Baru dua tahun dibangun, Jembatan Mandastana- Tanipah ambruk. Peristiwa menghebohkan…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:13

Apess..! Ambil Tas Orang Lagi Sholat, Eh Ketangkep Warga

RANTAU - Nasib sial dialami oleh seorang pemuda bernama Sugiharto (26). Ia harus merasakan amukan warga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .