MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Jumat, 24 Februari 2017 16:12
Harga Karet Kalsel Mulai Membaik, Sampai Segini nih..
Ilustrasi

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Sempat lesu karena harga karet terpuruk dalam beberapa tahun. Kini gairah petani Banua pergi ke kebun untuk menyadap telah kembali, itu dikarenakan dalam beberapa bulan terakhir harga karet mulai berangsur membaik.

Di tingkat petani harga jual karet mentah saat ini mencapai Rp9 ribu perkilogram. Padahal di masa keterpurukannya, harga karet hanya di angka Rp4 ribu hingga Rp5 ribu perkilogram.

Marimin, salah seorang petani karet di Desa Pingaran Ulu, Kecamatan Astambul, Kabupaten Banjar mengaku mulai rajin ke kebun lantaran meningkatnya harga karet. Setiap subuh, pria paruh baya ini sudah berjibaku di tengah kebun karet miliknya. "Mulai semangat sekarang, karena menyadap karet tidak lagi hanya mendapatkan lelah. Karena harganya sudah naik," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Saking semangatnya, setiap harinya dia mengaku mampu menyadap 600 pohon karet yang tumbuh di atas dua hektar lahan miliknya. Hingga menghasilkan 40 kilogram getah hasil sadapan perharinya. "Waktu harga karet murah, paling cuma menyadap 300 pohon karena malas," ujarnya.

Sementara itu, petani karet lainnya Sutardi mengaku memilih mengistirahatkan sekitar tiga hektar kebun karet miliknya saat harganya terpuruk. Namun setelah harga karet mulai membaik sekitar satu bulan terakhir ini, pohon karet yang sempat diistirahatkan kembali disadap. "Sekarang kembali menyadap karena ada untungnya, kalau sebelum naik kemarin kami menyadap cuma dapat pegalnya," katanya.

Dia berharap, harga karet terus mengalami kenaikan. Atau bahkan meningkat seperti pada tahun 2010, di mana saat itu harga karet menyentuh Rp14 ribu hingga Rp16 ribu perkilogram. "Mudah-mudahan saja terus naik, kalau turun lagi pasti semangat petani akan kembali turun," tuturnya.

Secara terpisah, Plt Kepala Dinas Perkebunan Kalsel Ikhlas melalui Kabid Pengelolaan dan Pemasaran Hasil Perkebunan (PPHP) Fauzi Noor membenarkan jika harga karet Kalsel saat ini mengalami tren kenaikan. "Sekarang di petani harga karet bahkan ada yang mencapai Rp10 ribu perkilogram," ungkapnya.

Ia membeberkan, kenaikan harga karet dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan ekspor ke luar negeri. Salah satu negara yang mulai gencar mengimpor karet ialah China. "Di China karet digunakan untuk produksi ban, mungkin permintaan ban tinggi sehingga mereka membutuhkan banyak bahan baku," pungkasnya. (ris/by/ran)


BACA JUGA

Jumat, 18 Agustus 2017 16:28

Masuk Musim Haji Permintaan Telur Ayam Sepi

BANJARMASIN – Memasuki musim haji tahun 2017 ini, permitaan telur di pasaran sepi. Praktis, sejumlah…

Kamis, 17 Agustus 2017 18:36

PLN Merdekakan 17 Desa di Kalimantan Selatan

BANJARBARU - Menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-72, Kamis (17/8) hari ini, PLN Wilayah…

Rabu, 16 Agustus 2017 15:27

Tenang, Harga Sembako Stabil Jelang Idul Adha

BANJARMASIN - Hingga Idul Adha nanti, Dinas Perdagangan Kalsel menjamin harga sembako aman dan stabil.…

Sabtu, 12 Agustus 2017 05:05

Kalsel Belum Perlu Garam Impor

BANJARMASIN - Dinas Perdagangan Kalsel terus memantau harga garam di pasaran. Sampai saat ini harga…

Jumat, 11 Agustus 2017 17:16

Tahun ini Permintaan Hewan Kurban Semakin Menurun

BANJARMASIN - Permintaan hewan kurban makin menurun dalam beberapa tahun belakangan ini. Itu juga terjadi…

Jumat, 11 Agustus 2017 16:00

Kisah Pedagang Musiman Atribut 17 Agustus, Gadai Rumah Demi Dagang Bendera

Datang dari Paris Van Java, 60 orang tiba dan menyebar di Pulau Kalimantan, sebagian singgah di Banjarbaru.…

Selasa, 08 Agustus 2017 14:23

Oleh-oleh Haji Sudah Banjir Permintaan

BANJARMASIN - Meski ibadah haji masih beberapa minggu, namun oleh-oleh haji sudah mulai banjir pesanan.…

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:13

Langka, Tabung Gas 3 Kg Tembus Rp27 Ribu

BANJARBARU - Bosan diteror pembeli, Ian memutuskan memajang pengumuman. Karton sisa kardus air mineral…

Rabu, 02 Agustus 2017 15:36

Kotabaru Mau Bangun Tambak Garam

KOTABARU – Langkanya garam berdampak pada ribuan nelayan di daerah. Pemkab pun mewacanakan pembangunan…

Rabu, 02 Agustus 2017 10:05

Warga Banua Menunggak Pajak Rp200 Miliar

BANJARMASIN - Lesunya perekonomian saat ini, ternyata berdampak pada menurunnya pembayaran pajak kendaraan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .