MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 25 Februari 2017 19:16
Nasib Memprihatinkan Objek Wisata Tanjung Puri di Tabalong

Tak Kokoh Diinjak, Harus Dikelola Profesional

AWAS ROBOH: Seorang pengujung Objjek Wisata Tanjung Puri menyebrang di jembatan yang sudah rusak. [Foto: Ibnu/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Banyak fasilitas yang rusak di Objek Wisata Tanjung Puri Kabupaten Tabalong. Tempat reakreasi danau buatan dengan sajian joglo di atasnya itu sudah mulai ditinggalkan pengunjungnya.

------------------------------------------------

IBNU DWI WAHYUDI, Tabalong

------------------------------------------------

Terik matahari siang sedang panas-panasnya. Tidak untuk di Objek Wisata Tanjung Puri di Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong, banyak pohon peneduh yang melindungi sorotan matahari langsung ke kulit.

Terlihat joglo santai sebanyak enam buah di sana, tepatnya berada di atas danau. Satu diantaranya merupakan joglo utama, yang dibangun lebih besar dan lebih tinggi dari lainnya.

Danaunya cukup jernih dan nyaman dipandang mata. Apalagi ada banyak tumbuhan air menghiasinya. Sekitar lahan pun dilengkapi pepohonan rindang.

Tempat itu berada 15 kilometer dari pusat Kota Tanjung melalui jalan trans Kalimantan Selatan menuju Kalimantan Timur. Paling tidak sekitar setengah jam untuk menempuhnya menggunakan kendaraan bermotor.

Sungguh sangat disayangkan, pemandangan apik di sana tidak sebaiknya fasilitas yang tersedia. Banyak yang sudah rusak. Kalau dilihat secara kasat mata, kerusakan karena termakan usia, atau dibiarkan tanpa adanya perawatan.

Paling parah kerusakan pada bagian kamar mandi dan WC umum yang disediakan. Dari empat ruang, hanya satu yang tersisa. Itu pun kondisinya sangat memprihatinkan. Baik dinding, maupun atapnya.

Sebagian beratapkan spanduk plastik, dan sebagian lainnya atap berkarat. Jembatan yang menjadi lintasan menyeberangi danau juga bernasib sama. Rangka kayu ulin berukuran 10 sentimeter persegi sebagai penyangga utama lantai sudah patah. Papan lantai banyak yang lepas dan menimbulkan lubang.

Joglo yang biasa tempat bersantai juga seolah dibiarkan keropos. Jembatan penghubung joglo ada yang bergoyang dan tidak lagi kokoh untuk diinjak. Bagian pagar sebagai upaya keamanan bagi pengunjung banyak yang hilang. Terlebih pada bagian joglo utama.

Penjaga objek wisata itu mengaku di sana tidak ada tempat pembuangan sampah. Pengunjung yang datang hanya diminta kesadarannya agar tidak membuang sampah sembarangan.

Padahal objek wisata ini sudah lama ada, dan menjadi ikon di daerah tersebut lantaran hanya sedikit lokasi hiburan di sana. Informasinya, kepemilikannya adalah aset Pemerintah Kabupaten Tabalong.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tabalong, Zain Ramali, membenarkan terkait kerusakan itu. "Semuanya rusak. Rusaknya sudah lama karena tidak dipugar," terangnya.

Lama tidak dipugar lantaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Tabalong untuk merehab belum diadakan.

Dia memastikan tahun ini akan direhap sebagian besar fasilitas di sana. Setidaknya tidak lama lagi, akan dilakukan proses lelang dan dilanjutkan pengerjaannya. "Insya Allah bulan Mei sudah selesai pengerjaanya. Sebelum Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) selesai," janjinya.

Rencananya, pengelolaan objek wisata tersebut akan diserahkan ke pihak ketiga. Zain Ramali memastikan pengelolaan dilakukan orang yang profesional. Baik pada restoran dan areal lainnya.(ma/dye)


BACA JUGA

Kamis, 23 Maret 2017 18:01

Kisah Empat Bersaudara Anak Rawa Penghuni Dusun Terpencil di Pedalaman HSU

Siapa sangka, Dusun Sambujurdi Hulu Sungai Utara ternyata menyimpan kisah anak rawa. Mereka hidup terpencil…

Selasa, 21 Maret 2017 11:46

Kiprah Windi Novianto, Pemuda yang Berdayakan Petani Jagung

Banyak pemuda yang memilih bekerja di kantor ketimbang menjadi seorang petani. Tapi anggapan itu tak…

Senin, 20 Maret 2017 16:12

Rayakan Milad Batalyon Infanteri 623/BWU di Tengah Medan Konflik Sudan

Di tengah misi sebagai pasukan perdamaian di Darfur, Sudan, sebanyak 352 personel Batalyon Infanteri…

Minggu, 19 Maret 2017 13:02

Kala Wakil Rakyat Menetapkan target untuk Kelulusan, Ngotot 100 Persen, Tak Boleh Kurang

  DPRD boleh habis-habisan mengkritik, tapi Dinas Pendidikan tetap ngotot. Dengan segala masalah…

Sabtu, 18 Maret 2017 20:05
Berita HSS

Binmas Polres HSS Gelar Lomba Hidupkan Kembali Pos Kamling

Jajaran Binmas Polres HSS punya ide menarik untuk menghidupkan kembali Pos Kamling. Mereka menggelar…

Jumat, 17 Maret 2017 15:37

Kisah Iptu Misransyah dan Pengalamannya Membina Para Tahanan

Tegas tak mesti keras, itulah prinsip teguh dipegang oleh Iptu Misransyah dalam melaksanan tugas. Sebagai…

Rabu, 15 Maret 2017 15:19

Tak Ada Anggaran, Halaman Kantor Gubernur Lama yang Terendam Dibiarkan

BANJARMASIN – Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel M Rusli mengatakan, tergenangnya halaman perkantoran…

Selasa, 14 Maret 2017 12:57
Berita Tanah Bumbu

Saat Bupati Tanbu Mardani H Maming Membiayai Operasi Warganya

Sugra Noor Mappatunru (60) hidup bersama anak dan cucunya di rumah kontrakan yang beralamat di Jalan…

Jumat, 10 Maret 2017 10:49

Cara Belajar Unik Pelajar MIS Nurul Huda Desa Sungai Pinang Baru

Belajar di ruang kelas nyaman jadi barang mewah bagi warga Desa Sungai Pinang Baru. ------------------------------------------------------…

Jumat, 10 Maret 2017 10:11

Suami Istri Penjual Elektronik Bekas ini Raup Untung Jutaan Rupiah Tiap Hari

Pekerjaan jual-beli barang bekas kerap dipandang sebelah mata. Tapi tak disangka, dengan bermodal ketekunan,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .