MANAGED BY:
SELASA
24 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 25 Februari 2017 19:16
Nasib Memprihatinkan Objek Wisata Tanjung Puri di Tabalong

Tak Kokoh Diinjak, Harus Dikelola Profesional

AWAS ROBOH: Seorang pengujung Objjek Wisata Tanjung Puri menyebrang di jembatan yang sudah rusak. [Foto: Ibnu/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Banyak fasilitas yang rusak di Objek Wisata Tanjung Puri Kabupaten Tabalong. Tempat reakreasi danau buatan dengan sajian joglo di atasnya itu sudah mulai ditinggalkan pengunjungnya.

------------------------------------------------

IBNU DWI WAHYUDI, Tabalong

------------------------------------------------

Terik matahari siang sedang panas-panasnya. Tidak untuk di Objek Wisata Tanjung Puri di Desa Kasiau Kecamatan Murung Pudak Kabupaten Tabalong, banyak pohon peneduh yang melindungi sorotan matahari langsung ke kulit.

Terlihat joglo santai sebanyak enam buah di sana, tepatnya berada di atas danau. Satu diantaranya merupakan joglo utama, yang dibangun lebih besar dan lebih tinggi dari lainnya.

Danaunya cukup jernih dan nyaman dipandang mata. Apalagi ada banyak tumbuhan air menghiasinya. Sekitar lahan pun dilengkapi pepohonan rindang.

Tempat itu berada 15 kilometer dari pusat Kota Tanjung melalui jalan trans Kalimantan Selatan menuju Kalimantan Timur. Paling tidak sekitar setengah jam untuk menempuhnya menggunakan kendaraan bermotor.

Sungguh sangat disayangkan, pemandangan apik di sana tidak sebaiknya fasilitas yang tersedia. Banyak yang sudah rusak. Kalau dilihat secara kasat mata, kerusakan karena termakan usia, atau dibiarkan tanpa adanya perawatan.

Paling parah kerusakan pada bagian kamar mandi dan WC umum yang disediakan. Dari empat ruang, hanya satu yang tersisa. Itu pun kondisinya sangat memprihatinkan. Baik dinding, maupun atapnya.

Sebagian beratapkan spanduk plastik, dan sebagian lainnya atap berkarat. Jembatan yang menjadi lintasan menyeberangi danau juga bernasib sama. Rangka kayu ulin berukuran 10 sentimeter persegi sebagai penyangga utama lantai sudah patah. Papan lantai banyak yang lepas dan menimbulkan lubang.

Joglo yang biasa tempat bersantai juga seolah dibiarkan keropos. Jembatan penghubung joglo ada yang bergoyang dan tidak lagi kokoh untuk diinjak. Bagian pagar sebagai upaya keamanan bagi pengunjung banyak yang hilang. Terlebih pada bagian joglo utama.

Penjaga objek wisata itu mengaku di sana tidak ada tempat pembuangan sampah. Pengunjung yang datang hanya diminta kesadarannya agar tidak membuang sampah sembarangan.

Padahal objek wisata ini sudah lama ada, dan menjadi ikon di daerah tersebut lantaran hanya sedikit lokasi hiburan di sana. Informasinya, kepemilikannya adalah aset Pemerintah Kabupaten Tabalong.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Tabalong, Zain Ramali, membenarkan terkait kerusakan itu. "Semuanya rusak. Rusaknya sudah lama karena tidak dipugar," terangnya.

Lama tidak dipugar lantaran Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Pemkab Tabalong untuk merehab belum diadakan.

Dia memastikan tahun ini akan direhap sebagian besar fasilitas di sana. Setidaknya tidak lama lagi, akan dilakukan proses lelang dan dilanjutkan pengerjaannya. "Insya Allah bulan Mei sudah selesai pengerjaanya. Sebelum Porprov (Pekan Olahraga Provinsi) selesai," janjinya.

Rencananya, pengelolaan objek wisata tersebut akan diserahkan ke pihak ketiga. Zain Ramali memastikan pengelolaan dilakukan orang yang profesional. Baik pada restoran dan areal lainnya.(ma/dye)


BACA JUGA

Selasa, 24 Oktober 2017 10:35

CATAT! Bupati Siap Letakkan Jabatan Jika Ada Tambang di HST

Hulu Sungai Tengah adalah kabupaten yang menolak tambang. Tetapi, adanya patok-patok yang diduga milik…

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Kamis, 19 Oktober 2017 13:24

Polres dan PN Barabai Bikin Terobosan Surat Penggeledahan-Penyitaan Online

Surat penggeledahan atau penyitaan kini tak rumit lagi, Petugas bisa mendapatkannya lewat online. -------------------------------------…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:37

Dulu Banyak Anak Banyak Rezeki, Sekarang Tidak Lagi

Warga di Desa Tambakan tepatnya di Dusun Kali Kunting, Kecamatan Tambakan, Kabupaten Pasuruan masih…

Jumat, 13 Oktober 2017 14:10
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (2-Habis)

Ajak Napi Berkebun Agar Tak Sumpek

Menyiasati kesumpekan hidup di penjara, banyak jalan yang dipilih oleh para napi.  Berikut laporan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Kamis, 12 Oktober 2017 18:23
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (1)

Siasati Energi Bosan dengan Membaca

Hidup dibatasi dinding tinggi membuat para napi tak punya banyak pilihan untuk menghibur diri. Dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .