MANAGED BY:
SABTU
15 DESEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Sabtu, 25 Februari 2017 19:43
Lontong Tradisional di Sungai Kupang, Muriah Meriah Serba Seribu
MELAYANI PEMBELI: Iswantini melayani pembelinya yang mulai berdatangan. [Foto: Salahudin/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), mencari warung makan sangat mudah. Banyak warung menjual makanan di daerah ini. Tetapi jika menginginkan menu yang murah meriah, maka arahkan saja kendaraan Anda ke Jalan Desa Sungai Kupang.

DARI Kota Kandangan menuju Desa Sungai Kupang berjarak sekitar 10 Km. Letaknya persis di pinggir jalan raya hanya beberapa meter jaraknya dari SDN Sungai Kupang 1, ada sebuah warung lontong murah dan rasanya lumayan enak yang dijual Iswantini atau biasa dipanggil Tini (28).

Warung yang sederhana tersebut, biasanya mulai berjualan pukul tiga sore dan tutup sekitar pukul delapan malam. Hampir setiap harinya warung Tini di kunjungi masyarakat yang ingin membeli lontong yang dijualnya cukup murah.

Menariknya, dengan hanya bermodalkan uang sekitar Rp5 ribu, masyarakat sudah dapat menikmati satu porsi lontong lengkap dengan ikannya dengan rasa yang cukup lumayan untuk mengisi perut.

Hampir setiap hari, warung Tini yang sudah berdiri sejak tiga tahun lalu ini, selalu ramai dengan pembeli. Baik warga sekitar atau yang sedang melintas di Desa Sungai Kupang untuk menyantap lontong buatannya.

Diceritakan Tini, dalam setiap harinya dirinya mempersiapkan sekitar seratus lebih lontong untuk diperjualbelikan dari bahan-bahan yang sudah disiapkan sejak pagi hari. Mulai dari daun, beras, buah nangka, kelapa sampai ikan hasil dari membeli dari masyarakat setempat dan dari pekarangan rumahnya. “Setelah semua siap, pagi harinya lontong dibuat dulu. Baru sekitar jam 12.00 Wita dimasak, selesai masak semuanya. Sore sekitar jam 3 baru warung buka,” ujarnya.

Kenapa bisa menjual lontong dengan harga murah menurut Tini karena bahan-bahan untuk membuat lontong juga didapatkan dengan harga murah. Bahkan, kadang-kadang bahannya dari hasil kebun yang ditanamnya sendiri. “Kampung di sini banyak petani, jadi semua bahannya murah. kalau beli bahan ke pasar mahal,” tuturnya.

Karena bahan membuat lontong murah, sehingga harga jualnya pun bisa murah. satu lontong cuma seribu rupiah dan ikannya dua ribu rupiah. “Kalau pertama buka warung, semuanya serba seribu rupiah. Sekarang karena ikan mahal, terpaksa dinaikkan menjadi dua ribu rupiah. Jadi satu porsi lontong sekarang Rp5 ribu,” katanya.

Saking murahnya harga lontong yang dijual Tini, tidak jarang perempuan yang memiliki satu anak ini, sering mendapatkan pesanan membuat lontong untuk acara perkawinan. “Seminggu terakhir hampir sekitar seribu lontong yang di pesan. Karena banyak, warung terpaksa kadang ditutup dulu,” ucapnya.

Ditambahkan Tini, berkat usaha warung lontongnya, hasilnya kini dapat menambah penghasilan keluarga. “Ya setiap hari bisa dapat penghasilan tambahan sekitar Rp50 ribuan lah untuk kebutuhan keluarga,” katanya. (shn/ram)


BACA JUGA

Kamis, 24 September 2015 23:03

Ada Presiden, Pengamanan Ketat, Antre Panjang, Ratusan Jemaah Tak Bisa Salat

<p><strong>LANTARAN</strong> dihadiri oleh orang nomor satu di Indonesia pengamanan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .