MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Sabtu, 25 Februari 2017 20:11
Suka Duka Para Pengumpul Sumbangan Masjid di Pinggir Jalan

Sekarang Sulit Kumpulkan Sumbangan

KUMPULKAN SUMBANGAN: Warga Lok Baintan Dalam mengumpulkan sumbangan di jalan raya. [Foto: Abdi/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kita mungkin sering bertemu deretan warga di pinggir jalan. Mengangkat tangan, tersenyum sembari menjulurkan wadah sumbangan. Sebagian kita menyumbang namun mayoritas kita memperlambat kendaraan dan berlalu.

Mendengar dari cerita warga Lok Baintan Dalam, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Beberapa warga saat itu membentuk kelompok teroganisir untuk mengumpulkan sumbangan di tengah jalan dari pengguna jalan. Lokasi mereka sekitar 10 kilometer dari simpang empat jalan arah Jembatan Barito dan Marabahan, tepatnya di jalur Lingkar Utara.

Ami pria paruh baya yang dituakan kelompok itu bercerita, kegiatan mereka sudah dilakukan sejak tahunan lalu. Dana yang terkumpul digunakan buat pembangunan desa. Sekolah, langgar dan sebagainya. "Kalau dulu itu sekolah. Sudah selesai. Ini gasan (untuk) langgar lagi," ujarnya ramah dalam bahasa Banjar.

Ami menuturkan dari total pemasukan harian, sebanyak 25 persen disisihkan buat biaya warga selama bekerja mengumpulkan sumbangan, di bawah panas. Mereka bekerja mulai pagi hingga sore hari.

Ditanya bagaimana tanggapan pengguna jalan, Ami mengaku selama ini tidak ada yang mengeluh. "Aman-aman saja. Ya kan mereka gemet (pelan) juga kalau lewat sini," akunya. Sekadar diketahui posisi mereka mengumpulkan sumbangan berada dekat jembatan, pengendara rata-rata memelankan kendaraan karena adanya jembatan melengkung ke atas.

Dulu waktu tahun 2015 ke bawah, pemasukan sehari kata Ami mencapai 2 juta per hari. Sekarang di kisaran satu juta. "Amun ha jua dapat sejuta (sejuta pun sulit didapatkan)," kata Hakim menimpali.

Pengguna kendaraan bervariatif memberikan sumbangan, dari Rp2 ribu sampai Rp100 ribu. Biasanya mereka melempar saja uang ke salah satu warga yang menjulurkan wadah. Dari pengamatan saya, dalam waktu setengah jam hanya ada sekitar dua pengendara yang memberikan sumbangan.

Rafi'i mengisahkan, suka duka bekerja di sana. Jika hujan, mereka terpaksa kedinginan, hanya ada pondok kecil tempat bernaung. Juga dana sumbangan otomatis kecil. "Sedihnya itu bila hujan kada tapi kulihi (jika hujan tidak banyak pendapatan)," ujarnya dalam bahasa Banjar plesetan, yang langsung disambut tawa rekan-rekannya.

Sedangkan sukanya, kadang ada pengendara roda empat membagi makanan atau buah. "Biasa jua dapat makanan lawan buah. Orang tulak (pergi) ziarah," kata Hakim.

Warga kompak mengatakan, kegiatan mereka sudah mendapat izin dari aparat setempat. Dana dikumpulkan, jika sudah banyak baru dialokasikan untuk kegiatan pembangunan fisik. Cara itu kata mereka terpaksa dilakukan untuk mempercepat pembangunan desa.

Sedangkan harapan mereka kepada pemerintah, agar bisa memberikan semacam rambu atau hal lainnya. Yang nanti berdampak pada peningkatan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan serta pengumpul sumbangan. "Ya kalau ada dipasang rambu kami senang aja," kata Hakim.

Para pengguna jalan yang dimintai tanggapannya mengeluarkan komentar beragam. Ada yang biasa saja, mendukung dan ada pula menolak kegiatan itu. "Bagus saja, membantu orang untuk beramal," kata Nurhayani warga pengguna jalan.

Lain lagi dengan komentar Ajay pengguna jalan lainnya. Dia menyarankan agar titik mengumpul sumbangan diatur sedemikian oleh aparat berwenang. Sehingga meminimalisir resiko di jalan, atau meniadakan potensi Lakalantas. "Bagaimanapun itu jalan raya, semua bisa terjadi di jalan," sarannya. (zal/by/ram)


BACA JUGA

Senin, 21 Agustus 2017 17:04

Serunyaa.. Lomba Balap Karung Pakai Helm

BANJARMASIN – Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 72 memang sudah lewat. Namun hingga kemarin…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:51

Borneo Jeep Community Balikpapan Kunjungi Radar Banjarmasin

BANJARBARU - Rombongan Borneo Jeep Community Balikpapan, Kalimantan Timur mengunjungi Gedung Biru Radar…

Minggu, 20 Agustus 2017 13:48

Jemaah Membeludak di Haul Abah Anang

MARTAPURA - Haul ke-6 KH Muhammad Djazouly Seman atau Abah Anang dipadati jemaah Jumat (17/8) malam.…

Sabtu, 19 Agustus 2017 13:35

Lihat Tuh, Ekspresi Pak Nadjmi Saat Lomba Tarik Tambang

Dalam membangun dan menjaga kota, Polres Banjarbaru dan Pemko Banjarbaru boleh kompak. Tapi dalam lomba…

Sabtu, 19 Agustus 2017 10:33

Dimulai Hari ini, Pemilihan Duta Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin

BANJARMASIN - Meningkatkan peran generasi muda agar peduli terhadap lingkungan hidup bisa melalui berbagai…

Jumat, 18 Agustus 2017 16:05

Unik dan Seru..! Balap Jukung Pakai Helm di Jalan Veteran

BANJARMASIN - Ada yang unik dari perhelatan perayaan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-72.…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:30

Ada yang Seru Nih di Halaman Pemko Banjarmasin

BANJARMASIN – Upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-72 RI di Pemko Banjarmasin terlihat lebih…

Jumat, 18 Agustus 2017 13:29

Malam ini Haul Abah Anang Djazouly, ini Persiapannya

MARTAPURA - Persiapan Haul ke-6 Ayah Anang di Komplek Perumahan Antasari Martapura mulai terlihat.…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:42

Seruu..!! Lomba 17 Agustus Ditempat ini

BANJARMASIN – Momen hari Kemerdekaan RI selalu diisi dengan penuh semangat. Tua muda, pria maupun…

Rabu, 16 Agustus 2017 14:57

Bagandut Lumpuhkan Penjajah Belanda

BANJARMASIN - Meski sempat ditentang sang ayah. Melalui Tarian Bagandut, sosok Bariyah yang diperankan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .