MANAGED BY:
SABTU
26 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Sabtu, 25 Februari 2017 20:11
Suka Duka Para Pengumpul Sumbangan Masjid di Pinggir Jalan

Sekarang Sulit Kumpulkan Sumbangan

KUMPULKAN SUMBANGAN: Warga Lok Baintan Dalam mengumpulkan sumbangan di jalan raya. [Foto: Abdi/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Kita mungkin sering bertemu deretan warga di pinggir jalan. Mengangkat tangan, tersenyum sembari menjulurkan wadah sumbangan. Sebagian kita menyumbang namun mayoritas kita memperlambat kendaraan dan berlalu.

Mendengar dari cerita warga Lok Baintan Dalam, Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar. Beberapa warga saat itu membentuk kelompok teroganisir untuk mengumpulkan sumbangan di tengah jalan dari pengguna jalan. Lokasi mereka sekitar 10 kilometer dari simpang empat jalan arah Jembatan Barito dan Marabahan, tepatnya di jalur Lingkar Utara.

Ami pria paruh baya yang dituakan kelompok itu bercerita, kegiatan mereka sudah dilakukan sejak tahunan lalu. Dana yang terkumpul digunakan buat pembangunan desa. Sekolah, langgar dan sebagainya. "Kalau dulu itu sekolah. Sudah selesai. Ini gasan (untuk) langgar lagi," ujarnya ramah dalam bahasa Banjar.

Ami menuturkan dari total pemasukan harian, sebanyak 25 persen disisihkan buat biaya warga selama bekerja mengumpulkan sumbangan, di bawah panas. Mereka bekerja mulai pagi hingga sore hari.

Ditanya bagaimana tanggapan pengguna jalan, Ami mengaku selama ini tidak ada yang mengeluh. "Aman-aman saja. Ya kan mereka gemet (pelan) juga kalau lewat sini," akunya. Sekadar diketahui posisi mereka mengumpulkan sumbangan berada dekat jembatan, pengendara rata-rata memelankan kendaraan karena adanya jembatan melengkung ke atas.

Dulu waktu tahun 2015 ke bawah, pemasukan sehari kata Ami mencapai 2 juta per hari. Sekarang di kisaran satu juta. "Amun ha jua dapat sejuta (sejuta pun sulit didapatkan)," kata Hakim menimpali.

Pengguna kendaraan bervariatif memberikan sumbangan, dari Rp2 ribu sampai Rp100 ribu. Biasanya mereka melempar saja uang ke salah satu warga yang menjulurkan wadah. Dari pengamatan saya, dalam waktu setengah jam hanya ada sekitar dua pengendara yang memberikan sumbangan.

Rafi'i mengisahkan, suka duka bekerja di sana. Jika hujan, mereka terpaksa kedinginan, hanya ada pondok kecil tempat bernaung. Juga dana sumbangan otomatis kecil. "Sedihnya itu bila hujan kada tapi kulihi (jika hujan tidak banyak pendapatan)," ujarnya dalam bahasa Banjar plesetan, yang langsung disambut tawa rekan-rekannya.

Sedangkan sukanya, kadang ada pengendara roda empat membagi makanan atau buah. "Biasa jua dapat makanan lawan buah. Orang tulak (pergi) ziarah," kata Hakim.

Warga kompak mengatakan, kegiatan mereka sudah mendapat izin dari aparat setempat. Dana dikumpulkan, jika sudah banyak baru dialokasikan untuk kegiatan pembangunan fisik. Cara itu kata mereka terpaksa dilakukan untuk mempercepat pembangunan desa.

Sedangkan harapan mereka kepada pemerintah, agar bisa memberikan semacam rambu atau hal lainnya. Yang nanti berdampak pada peningkatan keamanan dan kenyamanan pengguna jalan serta pengumpul sumbangan. "Ya kalau ada dipasang rambu kami senang aja," kata Hakim.

Para pengguna jalan yang dimintai tanggapannya mengeluarkan komentar beragam. Ada yang biasa saja, mendukung dan ada pula menolak kegiatan itu. "Bagus saja, membantu orang untuk beramal," kata Nurhayani warga pengguna jalan.

Lain lagi dengan komentar Ajay pengguna jalan lainnya. Dia menyarankan agar titik mengumpul sumbangan diatur sedemikian oleh aparat berwenang. Sehingga meminimalisir resiko di jalan, atau meniadakan potensi Lakalantas. "Bagaimanapun itu jalan raya, semua bisa terjadi di jalan," sarannya. (zal/by/ram)


BACA JUGA

Jumat, 25 Mei 2018 14:31

Enam Studio Baru Hadir di Cinema XXI Duta Mall

Penonton Bioskop di Banjarmasin bakal makin dimanjakan. Enam studio baru dibuka, hari ini (25/5). Termasuk…

Jumat, 25 Mei 2018 11:36

Ngadem di Ruangan Ber-AC Bisa Menambah Rasa Haus

Selain berbahaya untuk pernapasan, terlalu lama di ruangan ber-AC juga bisa membuat puasa kita malah…

Kamis, 24 Mei 2018 13:11

Ketagihan Keluar Rumah Subuh

Ada-ada saja model cantik asal Banjarmasin ini. Bukannya menikmati waktu di rumah saat waktu sahur tiba.…

Kamis, 24 Mei 2018 13:04

Kebanyakan Rencana, Akhirnya Acara Bukber Cuma Wacana

Berbagai macam kegiatan ataupun tradisi di Ramadan, Bukber atau Buka Puasa Bersama bisa dibilang jadi…

Kamis, 24 Mei 2018 11:37

Manfaat Salat Tarawih Setara Dengan Berolahraga Ringan

Salat Tarawih. Salat sunah yang digelar usai Salat Isya di bulan Ramadan ini tak hanya menambah pahala…

Rabu, 23 Mei 2018 15:27

Waspada Puasa Tanpa Olahraga Picu Berat Badan Bertambah

Berolahraga saat menjalankan ibadah puasa hanya dilakukan beberapa orang saja. Kebanyakan memilih tidak…

Rabu, 23 Mei 2018 15:23

Kolak, Hidangan Berbuka Kaya Nutrisi

Kolak. Makanan manis yang satu ini selalu tak pernah absen dari bulan Ramadan. Biasanya kolak selalu…

Selasa, 22 Mei 2018 12:27

Bahaya Puasa Tanpa Makan Sahur, Penyakit ini Bakal Mengintai

Sering kali bagi beberapa orang malas bangun untuk sahur. Dari ketiduran hingga berasumsi jika tanpa…

Senin, 21 Mei 2018 12:20

Pasar Wadai Jadi Pilihan Ngabuburit Warga Banjarmasin

BANJARMASIN - Ngabuburit dilakukan untuk mengisi waktu menunggu berbuka. Di Banjarmasin, banyak warga…

Senin, 21 Mei 2018 10:23

Tidur Puasa hingga Siang Hari, Waspada Efeknya!

Banyak yang memilih begadang hingga sahur tiba. Lalu lanjut tidur dan bangun hingga siang hari. Dari…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .