MANAGED BY:
SENIN
23 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Minggu, 26 Februari 2017 16:18
Gara-gara Purun, Pasangan Suami Istri di Banjarbaru ini Diundang ke Iran
ETNIK TAPI TRENDI: Pujo dan Sulasiana, pemilik borneoethnic.com, berpose untuk Radar Banjarmasin bersama produk-produk unggulan kerajinan purun. Foto Syarafuddin/Radar Banjarmasin

PROKAL.CO, Dikenal sebagai gulma, purun paling hebat dianyam menjadi tas atau tikar. Tapi di tangan pasangan suami-istri ini, purun menjadi buruan pembelanja online dari Bali sampai Korea. Mereka bahkan sedang bersiap pameran di Iran.

-----------------------------------------

SYARAFUDDIN, Banjarbaru

-----------------------------------------

PUJO Nugroho sebenarnya sangsi. Lahir di Banjarmasin 37 tahun silam, ia sedari kecil sudah biasa melihat bakul purun. Tapi di mata sang istri, Tri Sulasiana Baiduri, purun bakal nge-hits di pasaran.

"Istri lahir di Jakarta, jadi purun baginya hal baru. Dia yang meyakinkan saya bakal laku. Sampai sekarang masih sulit percaya," ujarnya, Sabtu (25/2) pagi di rumahnya Griya Mawar Asri, Guntung Manggis.

Menggeluti dunia e-commerce sejak 2009, laman situs borneoethnic.com miliknya sempat vakum pada 2013. Pujo mulai menseriusi purun sebagai jualan utama sejak November 2016 kemarin. "Dulu juga menjual batu mulia atau sasirangan, tapi setop. Sekarang fokus ke purun," imbuhnya yakin.

Keyakinan datang setelah situsnya kebanjiran order. Pemesan paling banyak datang dari Jabodetabek dan Bali. Sudah ribuan item tas dan tikar terjual. "Sasaran kami memang pasar luar Kalimantan," timpal Sulasiana.

Terakhir, pemesan datang dari Korea Selatan yang kepincut setelah memelototi akun Instagram Pujo. "Banyak yang bertanya, purun ini apa? Tekstur, warna, kelenturan, dan baunya membuat pembeli heran," imbuhnya.

Ketertarikan juga datang dari lembaga riset kerajinan Turki. Bukan untuk membeli, tapi mengundang Pujo pameran di Universitas Tabriz, kampus seni ternama di Iran. Tentu ada seleksi, peserta wajib menulis makalah.

Dalam makalahnya, Pujo menekankan tiga poin. Pertama, purun adalah gulma. Kalsel yang dikepung padang rawa, bakal menghadapi masalah jika gulma ini tak dikendalikan. Kedua, purun membantu melebarkan skala kebakaran lahan dalam bencana kabut asap 2015 lalu. Ketiga, meski bahan bakunya melimpah, jumlah perajin purun terus menyusut.

Itu ia buktikan setelah berkeliling ke pusat kerajinan di Amuntai, Margasari, dan Marabahan. "Hanya perajin tua yang mengerti anyaman klasik, padahal itu yang paling rumit dan disukai. Sementara yang muda tidak tertarik mewarisi keterampilan itu, sayang sekali," tukasnya.

Tinggal di Banjarbaru, mereka merasa punya kewajiban moral menolong perajin di Kampung Purun, Kelurahan Palam Kecamatan Cempaka. Pembagian tugas, Pujo mengurusi bisnis dan pemasaran. Sementara Sulasiana berhubungan dengan perajin dan mengendus arah tren pasar.

"Perajin punya keterampilan, tapi tak mendeteksi selera pasar. Jadi saya kasih rancangan ke perajin. Atau minta barang setengah jadi untuk diberi sentuhan akhir," jelas Sulasiana.

Sentuhan akhir berupa manik, pita, atau polesan cat bisa mengubah total...

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 23 April 2018 12:49

Para Kartini Cilik Ikuti Lomba Mewarnai dan Fashion Show

BANJARMASIN – Puluhan anak-anak TK dan PAUD memadati loby Menara Pandang Siring Pierre Tendean,…

Senin, 23 April 2018 11:56

Penyandang Tunanetra: Alhamdulillah, Tidak Bayar Kontrakan Lagi

BANJARBARU - Marniah tak bisa menyembunyikan perasaan bahagianya, penyandang tunanetra ini langsung…

Senin, 23 April 2018 11:15

Serunya Gerak Jalan Sambil Memungut Sampah

BANJARBARU - Wakil Walikota Banjarbaru Darmawan Jaya Setiawan didampingi Ketua DPRD Kota Banjarbaru…

Senin, 23 April 2018 10:39

Desa Purwodadi jadi Contoh Inovasi Daerah di Tanbu

BATULICIN - Saat ini, Kabupaten Tanah Bumbu sudah memiliki 220 lebih inovasi daerah. Dengan demikian,…

Senin, 23 April 2018 10:17

Muspika Sungai Loban Peringati Isra Mikraj

BATULICIN - Jajaran Pemerintah Kecamatan Sungai Loban bersama Unsur Muspika menggelar peringatan Isra…

Senin, 23 April 2018 10:16

Wabup Tanbu Serahkan Bansos ASN Purna Tugas

BATULICIN - Pemkab Tanbu memberikan perhatian yang besar kepada Aparatur Sipil Negara (ASN). Kabupaten…

Senin, 23 April 2018 09:56

Sosialisasi Pemilu dengan Kesenian Madihin

BATULICIN - Kesenian Tradisional Madihin menjadi media bagi Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Tanah…

Minggu, 22 April 2018 12:28
BREAKING NEWS

CATAT..! Malam Ini Debat Kandidat Pilkada Tabalong

TANJUNG -Ingat malam debat kandidat pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tabalong. KPU setempat sudah…

Minggu, 22 April 2018 11:03
BREAKING NEWS

Ada 7.019 Nasi Kabuli Gratis di Murjani untuk Pecahkan MURI

BANJARBARU - Guna memperingati HUT ke-19 Kota Banjarbaru, Minggu (22/4) pagi ini digelar pemecahan…

Sabtu, 21 April 2018 12:03

Kesempatan Kerja Bagi Kaum Difabel Harus Diberikan Seluas-Luasnya

Pemberian kesempatan kerja untuk penyandang disabilitas di Kalsel belum digenjot maksimal. Padahal pemerintah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .