MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BISNIS

Senin, 27 Februari 2017 15:18
AWAS..!! Permainan Harga Elpiji, Banyak Pangkalan Tak Jual Harga HET
NAIK: Salah satu pangkalan yang menjual elpiji 3 Kg

PROKAL.CO, BANJARMASIN - Pemerintah sepertinya perlu memantau harga tabung gas elpiji 3 Kg sesering mungkin. Pasalnya, fluktuasi harga kerap dijadikan peluang para agen nakal untuk menjual harga tabung gas di atas harga eceran tertinggi (HET).

Radar Banjarmasin yang melakukan pemantauan menemukan banyak pangkalan memasang harga di atas HET. Hal ini menyusahkan warga utanya yang berekonomi lemah.

Amin salah seorang penjual pentol gerobak, mengaku jengkel dengan kondisi itu. "Nggak ada itu namanya harga HET. Naik terus," keluhnya yang dalam lihari jualan pentol menghabiskan minimal 11 tabung.

Beberapa pangkalan resmi memang ditemukan menjual gas tabung hijau dengan harga bervariasi. Ada Rp18 ribu, ada Rp20 ribu per tabung. Salah seorang pemilik pangkalan yang menjual Rp20 ribu mengaku hanya ikut-ikutan harga pangkalan lain yang naik.

"Hehe yang ini umpat-umpatan (ikut-ikutan menaikkan harga) aja. Hehe. Kena ngalih kelo (nanti susah kalau harga rendah sendiri)," kata seorang ibu yang di rumahnya tergantung spanduk bertulisan pangkalan resmi.

Padahal di depan pangkalan masih ada harga yang tercantum HET Rp17.500. "Lawas dah kita 17.500 itu, hanyar aja ini," tambahnya, dia pernah menjual paling tinggi Rp20 ribu per tabung.

Pangkalan resmi lainnya yang berada tak jauh dari sana memasang harga Rp18.000. Dia membenarkan, saat terjadi kelangkaan LPG 3 Kg beberapa waktu lalu, hukum dagang berlaku. "Ya sistem dagang kan kaitu. Kadang-kadang kan kalau barang kadada kan, ada barang pasti harga naik." Dia mengaku dalam seminggu biasa dikirim oleh Pertamina sebanyak 200 tabung.

Di tingkatpengecer, harga bisa lebih naik lagi. Abah Siti salah satu pengecer mengatakan dia biasa menarik keuntungan antara seribu sampai dua ribu rupiah. Itu baru pengecer ring satu. Pengecer ring dua dan ring tiga akan menaikkan lagi harganya. Jika ring dua juga menaikkan harga dua ribu, maka pembeli terpaksa merogoh kocek Rp22 ribu satu tabung.

Azmi, salah satu warga Banjarmasin mengatakan, Pertamina kurang ketat mengawasi harga di pangkalan resmi. Dia mengaku tidak sulit menemukan pangkalan yang menjual dengan harga tinggi. "Ya kalau datang mencek pakai baju dinas ya pangkalan pasti bilang harga HET," kritiknya.

Di Banjarbaru dan Martapura, setelah sempat mengalami kelangkaan hingga menyebabkan harganya melonjak, kini stok elpiji 3 kilogram di Banjarbaru dan Martapura berangsur normal. Harganya di eceran pun mulai menurun, di mana sebelumnya mencapai Rp50 ribu. Minggu (26) kemarin 'hanya' berada di kisaran Rp25 ribu hingga Rp30 ribu pertabungnya.

Lisa, salah seorang pedagang gas elpiji eceran di kawasan Kelurahan Guntung Paikat, Banjarbaru mengatakan, stok elpiji 3 kilogram mulai normal sekitar sepekan terakhir. "Sekarang di warung-warung sudah banyak, karena stok di pangkalan selalu ada," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Mulai normalnya stok membuat dirinya menurunkan harga elpiji yang dijualnya, di mana sebelumnya di atas Rp30 ribu sekarang dia jual dengan harga Rp25 ribu. "Kalau dijual mahal tidak laku, karena gas di toko lain ada. Kecuali waktu langka, banyak yang mencari jadi semahal apapun pasti ada yang beli," ujarnya.

Normalnya stok elpiji 3 kilogram dibenarkan Aida, pemilik pangkalan gas elpiji di Jalan Kemuning Ujung, Kelurahan Guntung Paikat, Banjarbaru tersebut mengungkapkan, pendistribusian elpiji dari agen ke pangkalan mulai normal sejak dua pekan terakhir. "Sekarang elpiji selalu datang setiap hari Jumat, sebelumnya datangnya tak menentu," ungkapnya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 16 Maret 2017 11:32

DJP Kalselteng Kejar Target Rp900 Miliar Tax Amnesty di Akhir Bulan ini

BANJARMASIN – Sejak ditetapkannya program pengampunan pajak (tax amesty) tahun lalu, Kantor Wilayah…

Kamis, 16 Maret 2017 11:29

Nasib Usaha Transportasi Air Kian Sepi, Jauh Dekat Tetap Berangkat

Kelotok dan speedboat dulunya merupakan alat transportasi andalan di Banjarmasin. Maklum saja, Banjarmasin…

Jumat, 10 Maret 2017 09:54

Pajak THM di Banjarmasin Bakal Naik, Pengusaha Protes

BANJARMASIN – Bagi masyarakat yang suka ke pub, club, bar, ataupun di karaoke, harus mempersiapkan…

Sabtu, 25 Februari 2017 19:51

Anggota Dewan Sarankan Pembelian LPG 3 Kg dengan Kartu

BANJARMASIN – Sempat mengalami kelangkaan di pasaran. Pembelian gas LPG 3 Kg disarankan anggota…

Jumat, 24 Februari 2017 16:12

Harga Karet Kalsel Mulai Membaik, Sampai Segini nih..

BANJARMASIN - Sempat lesu karena harga karet terpuruk dalam beberapa tahun. Kini gairah petani Banua…

Kamis, 23 Februari 2017 14:28

Batola Peringkat Satu Rumah Bersubsidi Paling Banyak di Kalsel

BANJARBARU - Dua tahun terakhir merupakan masa sulit bagi developer di Kalsel untuk memasarkan perumahan.…

Jumat, 17 Februari 2017 16:48

Elpiji 3 Kilogram Bahkan Tembus Rp50 Ribu

Yuliati, terlihat tergesa-gesa turun dari motornya. Dia mendatangi pangkalan gas LPG Aida di Jalan Kemuning…

Jumat, 17 Februari 2017 16:46

Parah..!! Gas 3 Kg Semakin Susah Didapat

Kelangkaan gas elpiji 3 kilogram, membuat warga berbondong-bondong mendatangi pangkalan yang memiliki…

Jumat, 10 Februari 2017 12:59

SERU..! Games Cari Pasangan Valentine di Novotel Khusus Jomblo

BANJARBARU - Jika Hari Valentine identik dengan sepasang kekasih, kali ini Hotel Novotel Banjarbaru…

Rabu, 08 Februari 2017 15:58

Siap-siap..!! yang Punya Tanah "Menganggur" Bakal Kena Pajak Progresif

BANJARMASIN - Menteri Agraria dan Tata Ruang, Sofyan Djalil menyebut saat ini pemerintah masih merumuskan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .