MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 04 Maret 2017 17:57
Sepak Terjang Joko Susilo Mengamankan Wilayah Keras Alalak Tengah

Sering Dicibir Warga, Bertekad Buat Koperasi

BERBAUR: Joko Susilo menjalankan tugasnya sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Alalak Tengah. [Foto: for Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Sering turun ke masyarakat, namun kurang begitu diketahui keberadaannya. Begitulah pengalaman Joko Susilo menjadi seorang Bhabinkamtibmas atau “Polisi Kelurahan” di Alalak Tengah.

------------------------------------------------

Donny Muslim, Banjarmasin

------------------------------------------------

Ruang tamu Joko Susilo sangat sederhana di kawasan HKSN AMD Permai. Tidak ada sofa. Tamu hanya duduk lesehan. Namun, dua cangkir teh hangat menemani selama perbincangan.

Sesekali ia memperlihatkan dokumentasi selama menjadi polisi kelurahan ini. Tidak hanya pengalaman menyenangkan dirasakannya, juga menyedihkan. “Alalak itu keras dan penuh dinamika” ujarnya.

Februari 2016 menjadi titik awal Joko menjalani profesi di kelurahan Alalak Tengah. “Setelah masuk ke masyarakat, ternyata begitu kompleks situasinya,” nilainya. Joko mengaku kesulitan untuk mengubah pandangan masyarakat yang berada di wilayahnya. “Namun itu yang jadi tantangannya,” tambahnya.

Selama menjadi polisi kelurahan, Joko tak hanya bertugas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Itu hanya tugas pokok,” tegasnya. Selain itu, menjadi seorang polisi kelurahan menurutnya harus menguasai segala hal. “Seperti misalnya menjadi tukang atur lalu lintas, mengajar, menjadi tukang pijat dadakan untuk orang stroke juga pernah,” kenangnya.

Soal jam kerja, Joko harus siap siaga selama 24 jam untuk mengabdi kepada masyarakat. “Pernah kemarin jam dua malam saya harus keluar rumah untuk mengamankan perkelahian keluarga,” tuturnya. Ini sudah menjadi tanggung jawab polisi kelurahan untuk siap siaga apapun kondisinya.

Bicara soal pengalaman pahit, banyak sekali yang dapatkan. “Yang paling sering itu mendapat perlawanan dari masyarakat,” katanya. Cibiran secara langsung maupun tidak langsung seringkali didapatkan.

Pernah suatu kali, Joko ditanyai oleh masyarakat setempat tentang praktik pungutan liar yang dilakukan oknum kepolisian. “Ya aku jawab itu hanya oknum,” ungkapnya.

Meskipun bertugas sebagai polisi kelurahan, masyarakat seringkali mengabaikan keberadaannya. “Jadi kalau ada masalah, biasanya masyarakat langsung lapor ke polsek. Padahal kan ada Bhabin di daerahnya,” ungkapnya.

Namun hal tersebut tak menjadikannya patah arang. Joko tetap sering turun ke masyarakat melakukan pendekatan. Ini sudah tanggung jawabnya mengamankan dan menertibkan daerahnya.

Joko menyadari bahwa masyarakat di daerahnya masih banyak yang berada di lingkaran kemiskinan. Situasi tersebut membuatku terpikir untuk membuat koperasi masyarakat.

Dengan penuh semangat, ia mencorat-coret kertas untuk mengolah konsep dari koperasi ini. Lalu, ia sampaikan kepada masyarakat mengenai gagasan ini. Hasilnya? Masyarakat ternyata kurang menerima hal tersebut karena harus mengeluarkan uang sebesar Rp 50 ribu.

Padahal impiannya, koperasi ini akan menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat agar tidak terus berada di lingkaran kemiskinan. “Dari koperasi tersebut bisa lahir warung, bengkel, serta usaha-usaha lain dari masyarakat. Semuanya dari masyarakat,” ulasnya.

Joko berharap antara masyarakat, pemerintah, dan dirinya bisa lebih bersinergi dalam mewujudkan gagasan-gagasan untuk memajukan lingkungan sekitar. “Sulit, namun masih ada kemungkinan,” yakinnya.(dye)


BACA JUGA

Minggu, 19 Maret 2017 13:02

Kala Wakil Rakyat Menetapkan target untuk Kelulusan, Ngotot 100 Persen, Tak Boleh Kurang

  DPRD boleh habis-habisan mengkritik, tapi Dinas Pendidikan tetap ngotot. Dengan segala masalah…

Rabu, 15 Maret 2017 15:19

Tak Ada Anggaran, Halaman Kantor Gubernur Lama yang Terendam Dibiarkan

BANJARMASIN – Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel M Rusli mengatakan, tergenangnya halaman perkantoran…

Selasa, 14 Maret 2017 12:57
Berita Tanah Bumbu

Saat Bupati Tanbu Mardani H Maming Membiayai Operasi Warganya

Sugra Noor Mappatunru (60) hidup bersama anak dan cucunya di rumah kontrakan yang beralamat di Jalan…

Jumat, 10 Maret 2017 10:49

Cara Belajar Unik Pelajar MIS Nurul Huda Desa Sungai Pinang Baru

Belajar di ruang kelas nyaman jadi barang mewah bagi warga Desa Sungai Pinang Baru. ------------------------------------------------------…

Senin, 06 Maret 2017 16:19
Berita HSU

Kala Ribuan Biker Berkumpul di Satu Kota, Jauh dari Kesan Anarkis

Ribuan pengendara motor dari berbagai komunitas berkumpul tentu hal langka. Di Amuntai, pesta para biker…

Minggu, 05 Maret 2017 17:49
Kabar Kabupaten Tanah Bumbu

Pantai Rindu Alam, Salah Satu Tempat Wisata Favorit di Tanah Bumbu

Berwisata ke pantai sekaligus bermain di waterboom? Tentu jarang sekali ditemukan. Namun, di Pantai…

Jumat, 03 Maret 2017 11:50

Menjenguk Lilik Suryati, Penderita Tumor Dampingan RBP

Lilik Suryati, perempuan 40 tahun yang menderita tumor leher itu tersenyum sumringah. Dengan suara yang…

Selasa, 28 Februari 2017 15:37

Kisah Pesantren Darussana yang Pernah Dipandang sebagai “Ponpes ISIS”

Pondok Pesantren Darussana Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap   Tanah Laut (Tala) pernah mendapat…

Senin, 27 Februari 2017 15:10

Bincang Santai dengan Yeningsih, Kalapas Perempuan Pertama di Kalsel

Siapa juga yang mau berada dibalik jeruji besi yang dikelilingi tingginya tembok penjara, tapi kalau…

Sabtu, 25 Februari 2017 19:16

Nasib Memprihatinkan Objek Wisata Tanjung Puri di Tabalong

Banyak fasilitas yang rusak di Objek Wisata Tanjung Puri Kabupaten Tabalong. Tempat reakreasi danau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .