MANAGED BY:
SELASA
22 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 04 Maret 2017 17:57
Sepak Terjang Joko Susilo Mengamankan Wilayah Keras Alalak Tengah

Sering Dicibir Warga, Bertekad Buat Koperasi

BERBAUR: Joko Susilo menjalankan tugasnya sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Alalak Tengah. [Foto: for Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Sering turun ke masyarakat, namun kurang begitu diketahui keberadaannya. Begitulah pengalaman Joko Susilo menjadi seorang Bhabinkamtibmas atau “Polisi Kelurahan” di Alalak Tengah.

------------------------------------------------

Donny Muslim, Banjarmasin

------------------------------------------------

Ruang tamu Joko Susilo sangat sederhana di kawasan HKSN AMD Permai. Tidak ada sofa. Tamu hanya duduk lesehan. Namun, dua cangkir teh hangat menemani selama perbincangan.

Sesekali ia memperlihatkan dokumentasi selama menjadi polisi kelurahan ini. Tidak hanya pengalaman menyenangkan dirasakannya, juga menyedihkan. “Alalak itu keras dan penuh dinamika” ujarnya.

Februari 2016 menjadi titik awal Joko menjalani profesi di kelurahan Alalak Tengah. “Setelah masuk ke masyarakat, ternyata begitu kompleks situasinya,” nilainya. Joko mengaku kesulitan untuk mengubah pandangan masyarakat yang berada di wilayahnya. “Namun itu yang jadi tantangannya,” tambahnya.

Selama menjadi polisi kelurahan, Joko tak hanya bertugas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Itu hanya tugas pokok,” tegasnya. Selain itu, menjadi seorang polisi kelurahan menurutnya harus menguasai segala hal. “Seperti misalnya menjadi tukang atur lalu lintas, mengajar, menjadi tukang pijat dadakan untuk orang stroke juga pernah,” kenangnya.

Soal jam kerja, Joko harus siap siaga selama 24 jam untuk mengabdi kepada masyarakat. “Pernah kemarin jam dua malam saya harus keluar rumah untuk mengamankan perkelahian keluarga,” tuturnya. Ini sudah menjadi tanggung jawab polisi kelurahan untuk siap siaga apapun kondisinya.

Bicara soal pengalaman pahit, banyak sekali yang dapatkan. “Yang paling sering itu mendapat perlawanan dari masyarakat,” katanya. Cibiran secara langsung maupun tidak langsung seringkali didapatkan.

Pernah suatu kali, Joko ditanyai oleh masyarakat setempat tentang praktik pungutan liar yang dilakukan oknum kepolisian. “Ya aku jawab itu hanya oknum,” ungkapnya.

Meskipun bertugas sebagai polisi kelurahan, masyarakat seringkali mengabaikan keberadaannya. “Jadi kalau ada masalah, biasanya masyarakat langsung lapor ke polsek. Padahal kan ada Bhabin di daerahnya,” ungkapnya.

Namun hal tersebut tak menjadikannya patah arang. Joko tetap sering turun ke masyarakat melakukan pendekatan. Ini sudah tanggung jawabnya mengamankan dan menertibkan daerahnya.

Joko menyadari bahwa masyarakat di daerahnya masih banyak yang berada di lingkaran kemiskinan. Situasi tersebut membuatku terpikir untuk membuat koperasi masyarakat.

Dengan penuh semangat, ia mencorat-coret kertas untuk mengolah konsep dari koperasi ini. Lalu, ia sampaikan kepada masyarakat mengenai gagasan ini. Hasilnya? Masyarakat ternyata kurang menerima hal tersebut karena harus mengeluarkan uang sebesar Rp 50 ribu.

Padahal impiannya, koperasi ini akan menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat agar tidak terus berada di lingkaran kemiskinan. “Dari koperasi tersebut bisa lahir warung, bengkel, serta usaha-usaha lain dari masyarakat. Semuanya dari masyarakat,” ulasnya.

Joko berharap antara masyarakat, pemerintah, dan dirinya bisa lebih bersinergi dalam mewujudkan gagasan-gagasan untuk memajukan lingkungan sekitar. “Sulit, namun masih ada kemungkinan,” yakinnya.(dye)


BACA JUGA

Minggu, 20 Agustus 2017 13:19

Sejarah Panjang Kain Sasirangan: Hasil Bertapa Patih Lambung Mangkurat 40 Hari 40 Malam

Seperti kain nusantara umumnya, kain sasirangan punya banyak cerita. Kain khas Kalsel ini dipercaya…

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:25

Hunting Bareng di  Desa Wisata Wadian Tambai Halong

Keelokan Desa Wisata Wadian Tambai, Kabupaten Balangan, yang menyimpan ragam seni  dan budaya serta…

Jumat, 18 Agustus 2017 16:33

Begini Kemeriahaan Hari Kemerdekaan di Lembaga Pemasyarakatan

Hari Kemerdekaan menjadi hari yang selalu ditunggu para narapidana setiap tahunnya. Alasannya lebih…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:54

Ketika Warga Angkasa Gelar Apel Sendiri

Upacara bendera 17 Agustus bukan milik kantor pemerintah atau sekolah semata. Itulah yang coba dibuktikan…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:37

Ketika Tahanan Polsekta Banjarmasin Timur Ikut Rayakan Kemerdekaan RI

Para tahanan Polsekta Banjarmasin Timur juga bisa merasakan kemeriahan HUT Kemerdekaan RI ke-72. Bahkan…

Sabtu, 12 Agustus 2017 15:30

Melihat Kondisi Rehabilitasi Pecandu Narkoba di Kalsel

Meski gencar diperangi, kasus-kasus narkoba di Kalsel terus meningkat. Hukuman mati yang diterapkan…

Kamis, 10 Agustus 2017 11:14

Mengenal Komunitas Yamaha Vixion Club Indonesia Chapter Seribu Sungai

BANJARMASIN – Jika club motor pada umumnya melakukan touring di wilayah perkotaan dengan menyusuri…

Rabu, 09 Agustus 2017 15:02

Rio, Remaja Penderita Leukimia Perlu Pengobatan

Di saat teman-teman sebayanya sedang asik menikmati masa sekolah, M Rio Ramadhan terbaring lemas di…

Sabtu, 05 Agustus 2017 18:10

Kisah Jambret Muda yang Sudah Tiga Kali Masuk Penjara

Baru berumur 18 tahun, LB sudah punya riwayat kejahatan yang panjang. Aksi terakhirnya menjambret di…

Kamis, 03 Agustus 2017 15:46

Kisah Ahmad Sofyan, Tukang Urut yang Akhirnya Naik Haji

Kisah perjuangan yang luar biasa dari orang biasa, untuk pergi berhaji mampu memotivasi siapapun. Seperti…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .