MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Sabtu, 04 Maret 2017 17:57
Sepak Terjang Joko Susilo Mengamankan Wilayah Keras Alalak Tengah

Sering Dicibir Warga, Bertekad Buat Koperasi

BERBAUR: Joko Susilo menjalankan tugasnya sebagai Bhabinkamtibmas di Kelurahan Alalak Tengah. [Foto: for Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Sering turun ke masyarakat, namun kurang begitu diketahui keberadaannya. Begitulah pengalaman Joko Susilo menjadi seorang Bhabinkamtibmas atau “Polisi Kelurahan” di Alalak Tengah.

------------------------------------------------

Donny Muslim, Banjarmasin

------------------------------------------------

Ruang tamu Joko Susilo sangat sederhana di kawasan HKSN AMD Permai. Tidak ada sofa. Tamu hanya duduk lesehan. Namun, dua cangkir teh hangat menemani selama perbincangan.

Sesekali ia memperlihatkan dokumentasi selama menjadi polisi kelurahan ini. Tidak hanya pengalaman menyenangkan dirasakannya, juga menyedihkan. “Alalak itu keras dan penuh dinamika” ujarnya.

Februari 2016 menjadi titik awal Joko menjalani profesi di kelurahan Alalak Tengah. “Setelah masuk ke masyarakat, ternyata begitu kompleks situasinya,” nilainya. Joko mengaku kesulitan untuk mengubah pandangan masyarakat yang berada di wilayahnya. “Namun itu yang jadi tantangannya,” tambahnya.

Selama menjadi polisi kelurahan, Joko tak hanya bertugas sebagai garda terdepan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. “Itu hanya tugas pokok,” tegasnya. Selain itu, menjadi seorang polisi kelurahan menurutnya harus menguasai segala hal. “Seperti misalnya menjadi tukang atur lalu lintas, mengajar, menjadi tukang pijat dadakan untuk orang stroke juga pernah,” kenangnya.

Soal jam kerja, Joko harus siap siaga selama 24 jam untuk mengabdi kepada masyarakat. “Pernah kemarin jam dua malam saya harus keluar rumah untuk mengamankan perkelahian keluarga,” tuturnya. Ini sudah menjadi tanggung jawab polisi kelurahan untuk siap siaga apapun kondisinya.

Bicara soal pengalaman pahit, banyak sekali yang dapatkan. “Yang paling sering itu mendapat perlawanan dari masyarakat,” katanya. Cibiran secara langsung maupun tidak langsung seringkali didapatkan.

Pernah suatu kali, Joko ditanyai oleh masyarakat setempat tentang praktik pungutan liar yang dilakukan oknum kepolisian. “Ya aku jawab itu hanya oknum,” ungkapnya.

Meskipun bertugas sebagai polisi kelurahan, masyarakat seringkali mengabaikan keberadaannya. “Jadi kalau ada masalah, biasanya masyarakat langsung lapor ke polsek. Padahal kan ada Bhabin di daerahnya,” ungkapnya.

Namun hal tersebut tak menjadikannya patah arang. Joko tetap sering turun ke masyarakat melakukan pendekatan. Ini sudah tanggung jawabnya mengamankan dan menertibkan daerahnya.

Joko menyadari bahwa masyarakat di daerahnya masih banyak yang berada di lingkaran kemiskinan. Situasi tersebut membuatku terpikir untuk membuat koperasi masyarakat.

Dengan penuh semangat, ia mencorat-coret kertas untuk mengolah konsep dari koperasi ini. Lalu, ia sampaikan kepada masyarakat mengenai gagasan ini. Hasilnya? Masyarakat ternyata kurang menerima hal tersebut karena harus mengeluarkan uang sebesar Rp 50 ribu.

Padahal impiannya, koperasi ini akan menjadi roda penggerak ekonomi masyarakat agar tidak terus berada di lingkaran kemiskinan. “Dari koperasi tersebut bisa lahir warung, bengkel, serta usaha-usaha lain dari masyarakat. Semuanya dari masyarakat,” ulasnya.

Joko berharap antara masyarakat, pemerintah, dan dirinya bisa lebih bersinergi dalam mewujudkan gagasan-gagasan untuk memajukan lingkungan sekitar. “Sulit, namun masih ada kemungkinan,” yakinnya.(dye)


BACA JUGA

Selasa, 18 April 2017 10:56

Sejarah Masjid Jami Banjarmasin, Kisah yang Perlu Diketahui

Sebagai salah satu masjid tertua di Kota Banjarmasin, Masjid Jami Sungai Jingah tentu memiliki kisah…

Minggu, 16 April 2017 18:39

Menyicipi Nikmatnya Kue Cinta di Pasar Amuntai

Kue Cincin Talipuk lazim disebut wadai cinta.  DI Amuntai, ini telah menjadi jajanan yang cukup…

Minggu, 09 April 2017 17:06
Kiprah Para Novelis Wanita Kalsel

Cantik itu Pujangga

Dunia kepenulisan di Kalimantan Selatan semakin bergairah akhir-akhir ini karena diramaikan para novelis…

Jumat, 07 April 2017 15:14

Kisah Abdulrahman, Lulusan Sarjana Teknik yang Setia Berjualan Koran

Pelintas Jalan A Yani Km 33, Banjarbaru pasti pernah melihatnya. Abdulrahman, adalah lulusan sarjana…

Jumat, 07 April 2017 11:22

Mengunjungi Rumah Lanting Tersisa di Kampung Sasirangan

Di tengah gencarnya pembangunan siring beton yang menggusur pinggiran sungai, masih ada tersisa warga…

Kamis, 06 April 2017 16:30

Saprah Amal, Tradisi Lelang Tradisional yang Masih Dipertahankan di HSU

Saprah Amal atau proses lelang jajanan atau barang lekat pada tradisi masyarakat Hulu Sungai Utara.…

Rabu, 05 April 2017 16:10

Kisah Pilu Yuda, Pengamen Banjarmasin Bersuara Mirip Charly Setia Band

Yuda Karsa Saputra, pengamen bersuara merdu yang suaranya mirip Charly ‘Setia Band’ belakangan…

Rabu, 05 April 2017 15:21

Mengenal LK3, Pengawal Keberagaman di Banua

Di tengah hiruk-pikuk persoalan sentimen SARA yang terjadi akhir-akhir ini, di Banjarmasin ternyata…

Selasa, 04 April 2017 20:56

Subhanallah.. Ada Bayi Kembar Tiga Lahir di Hari Haul Guru Sekumpul

Tangisan bayi kembar tiga menggema di Puskesmas tengah-tengah perkebunan kelapa sawit. Di ujung banua…

Selasa, 04 April 2017 18:46

Menikmati Keindahan Pantai Indah Lestari Tanjung Batu

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal akan objek wisata pantainya. Diantaranya adalah Pantai Rindu Alam dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .