MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Minggu, 05 Maret 2017 17:49
Kabar Kabupaten Tanah Bumbu
Pantai Rindu Alam, Salah Satu Tempat Wisata Favorit di Tanah Bumbu
WATERBOOM: Beginilah suasana di objek wisata Pantai Rindu Alam yang terletak di Desa Betung Kecamatan Kusan Hilir.

PROKAL.CO, Berwisata ke pantai sekaligus bermain di waterboom? Tentu jarang sekali ditemukan. Namun, di Pantai Rindu Alam, selain menikmati keindahan pantainya, pengunjung juga dapat bermain di waterboom.

=====================

KARYONO, Batu Licin

=====================

ANDA ingin berakhir pekan, tapi bingung mau berlibur kemana?. Jika Anda tengah berada di Kabupaten Tanah Bumbu, tak perlu bingung jika ingin menghabiskan waktu berlibur.

Di kabupaten pemekaran dari Kabupaten Kotabaru pada tahun 2003 ini, terdapat tempat wisata alternatif. Tempat itu adalah Pantai Rindu Alam yang terletak di Desa Betung Kecamatan Kusan Hilir.

Pantai yang terletak 230 KM dari Kota Banjarmasin ini, merupakan salah satu tempat wisata favorit masyarakat Tanah Bumbu. Pantai ini banyak ditumbuhi pohon cemara sehingga menyejukan mata. Pantai Rindu Alam hampir tak pernah sepi pengunjung.

Dalam rangka meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), melalui pariwisata ini, Pemkab Tanah Bumbu terus melakukan pembenahan Pantai Rindu Alam.

Pihak pengelola menyediakan berbagai arena wisata, seperti kolam renang, panggung hiburan serta toko souvenir.

Di hari-hari biasa, pengunjungnya bisa mencapai ratusan orang. Sementara pada hari libur nasional seperti Hari Raya Idul Fitri, Hari Raya Idul Adha, serta hari raya keagamaan lainnya, pengunjung bisa mencapai ribuan orang.
Di hari biasa, pengunjung dipungut biaya masuk sebesar Rp5000. Pengunjung biasanya berasal dari masyarakat Tanah Bumbu, serta masyarakat dari berbagai daerah lain seperti Kabupaten Tanah Laut, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Utara, Kota Banjarbaru dan Kota Banjarmasin.
Ada pula pengunjung yang berasal dari luar provinsi, seperti pengunjung dari Kabupaten Muara Tewe dan Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah.

Untuk bisa menikmati waterboom di pantai ini, pengunjung dikenakan karcis sebesar Rp5000. Saat ini, waterboom yang dibangun dengan dana miliaran rupiah tersebut memang sudah dikelola dengan baik, sehingga kondisi airnya selalu bersih.

Pantai yang memiliki garis pantai sepanjang 1 km dan seluas  3 hektar ini, menyerupai sebuah pulau, karena letaknya dipisahkan sebuah selat kecil yang menjurus keluar.

Sejauh mata memandang, pesisir pantai ini ditumbuhi pohon cemara yang lebat, sehingga menyejukkan mata para pengunjung.

Dinas Pariwisata Tanbu terus melakukan pembenahan fasilitas maupun sumber daya pengelolanya demi meningkatkan kenyamanan pengunjung wisata pantai.

“Khusus kolam weterboom mini yang ada di obyek wisata Pantai Rindu Alam, kami terus menekankan kepada pengelolanya untuk membersihkan kolam itu secara berkala atau setiap satu minggu sekali mengganti air yang ada didalam kolam waterboom itu,” kata Kabid Pariwisata Samsir, belum lama tadi.

Selain itu ungkap Samsir, pihaknya turut meminta kepada pengelola untuk  menambah petugas jaga di lokasi waterboom tersebut. Hal itu dilakukan untuk menambah pengawasan terhadap pengunjung yang menggunakan waterboom dengan tidak semestinya.

“Tak jarang pengunjung yang membawa anak-anak berenang dilaut pada sabtu dan minggu, setelah mandi dilaut pengunjung membilas dan mandi di kolam tersebut. Kalau ini tidak diawasi maka air di kolam itu akan berlumut hingga berwarna hijau,”ujarnya.

Berdasarkan pantauannya di lapangan, pihak pengelola waterboom itu terus membersihkan kolam dikawasan tersebut. Dan saat ini kolam itu tidak ditemukan lagi berupa lumut maupun perubahan warna di airnya.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 26 April 2017 13:44

Mencoba Praktik Terapi Alternatif Al Fasdhu, Keluarkan Racun dari Kaki

AL Fasdhu adalah terapi mengeluarkan darah dari pembuluh vena yang di dalamnya terdapat sumbatan-sumbatan…

Sabtu, 22 April 2017 13:25

Kisah Warga Banua Bantu Pengungsi Suriah di Eropa

Niat awal Oce Oktoman Anggakusumah hanya ingin jalan-jalan ke Eropa. Namun, rasa kemanusiaan pemuda…

Sabtu, 22 April 2017 12:46

Yulianti, Kartini dari Pedalaman Meratus, Mengajar Bermodal Ijazah Paket C

Mentari belum sempurna menampakkan diri, Yulianti (24) sudah bergegas mengenakan pakaian rapi untuk…

Jumat, 21 April 2017 16:10

Para Kartini Tangguh Dari Ujung Banua, Mendidik di Perbatasan

Tina Kartina membiarkan air matanya tumpah di pipi. Gempuran angin dan riuh ombak Laut Jawa mengantarnya…

Jumat, 21 April 2017 15:52

Dese Yulianti, Komandan di Dunia Para Pria

Supel, energik dan tegas. Tiga kata ini mewakili sosok Kompol Dese Yulianti. Kapolsek Banjarmasin Timur…

Jumat, 21 April 2017 14:25

Kisah Penghuni Perdana Perumahan Difabel Banjarbaru

Nama Heri Suntara dan Mugniansyah bakal tercatat dalam sejarah kecil kota Banjarbaru. Sebagai penghuni…

Jumat, 21 April 2017 13:58

Kreatif Banget, Siswa ini Bikin Abon dari Kulit Nenas dan Pisang

Rusminah keranjingan buah nenas. Namun, setelah kenyang ia selalu merasa terganggu, melihat tumpukan…

Selasa, 18 April 2017 10:56

Sejarah Masjid Jami Banjarmasin, Kisah yang Perlu Diketahui

Sebagai salah satu masjid tertua di Kota Banjarmasin, Masjid Jami Sungai Jingah tentu memiliki kisah…

Minggu, 16 April 2017 18:39

Menyicipi Nikmatnya Kue Cinta di Pasar Amuntai

Kue Cincin Talipuk lazim disebut wadai cinta.  DI Amuntai, ini telah menjadi jajanan yang cukup…

Sabtu, 15 April 2017 14:04

Syachrizal, Nama Baru Harapan Banua di Barito Putera

Barito Putera sering kesulitan mencari pemain lokal berkualitas. Kini harapan itu ada di pundak Syachrizal…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .