MANAGED BY:
SENIN
24 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

RAGAM INFO

Minggu, 05 Maret 2017 17:55
Sanggar Titian Barantai Uniska Pentaskan Tragedi Cinta Terbesar Tiongkok
TEATER: Legenda kisah tragedi cinta terbesar daratan Tiongkok dipentaskan di Taman Budaya Kalimantan Selatan.

PROKAL.CO, Legenda kisah tragedi cinta terbesar daratan Tiongkok dipentaskan di Taman Budaya Kalimantan Selatan. Sampek Engtay atau Siti Nurbaya-nya negeri Tirai Bambu mampu menyihir warga keturunan dalam durasi panggung 3 jam 15 menit.

===================================

Selasa (28/2) malam tadi, ratusan penonton duduk rapi di salah satu gedung pertunjukan Taman Budaya Kalsel. Mereka kebanyakan pelajar dan mahasiswa, datang untuk menyaksikan pentas pertama Sampek Engtay di Kalsel sejak enam belas tahun terakhir.

Jika mahasiswa dan pelajar penasaran bagaimana jalinan kisah cinta tragis itu digelar Sanggar Titian Barantai (STB) Uniska Banjarmasin, maka para senior di seni pertunjukan lebih penasaran akan seperti apa kualitas pementasan secara keseluruhan. Drama dari naskah gubahan N Riantiarno bukan saja durasinya yang panjang, tapi para pemain selain akting juga harus pandai bernyanyi. "Teater Koma bisa persiapan dan latihan ini setahun," kata Muhlidani, tokoh senior di Sanggar Budaya Kalsel.

Pementasan dimulai pada pukul 20.30. Panggung diseting dengan warna dan ornamen khas tradisional Tiongkok. Adegan awal sudah didahului dengan dialog komedi antara dalang dan pemain. Para pemain memakai busana khas zaman kerajaan, sementara dalang memakai baju adat Indonesia. Musik mengalun romantis khas nuansa Tionghoa.

Namun tempat cerita berlangsung di Batavia, Jakarta tempo dulu. Sesuai naskah aslinya. Dialog-dialog penuh unsur komedi, kontras dengan latar musik yang mengalun lembut sentimentil. Juga di beberapa adegan banyak tokoh-tokoh tambahan muncul, seperti Romeo Juliet, Roro Mendut dan Adipati Wiraguna. Masuknya dua tokoh legenda romansa percintaan itu seolah mengajak penonton menyimpulkan, bahwa urusan jatuh cinta pada budaya apapun sama saja lakonnya.

Dalam pementasan drama STB kisah Sampek Engtay dibawakan dengan ringan. Penuh humor. Tiap babak punya momentum sendiri membuat penonton tertawa. Misalnya adegan Engtay sekolah yang terpaksa tidur sekamar dengan Sampek dalam asrama. Dalam pentas itu Sampek juga digambarkan sebagai pemuda yang tidak cerdas, dia gagal menghitung hari sehingga terlambat melamar Engtay. Juga adegan-adegan tambahan yang sebenarnya lepas dari legenda, malah membuat cerita menjadi lebih kaya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 20 Juli 2017 13:58

Ada Apa..? Polisi Tiba-tiba Datang ke Rumah Nenek Serah

BANJARMASIN - Seorang nenek terharu setelah setelah menerima kedatangan dua orang anggota Polri didampingi…

Rabu, 19 Juli 2017 19:13

Boyong Artis Ibukota Salawatan di Banjarbaru

BANJARBARU – Harapan ribuan jemaah pengajian Al-Munawarah di Banua untuk salawatan sekaligus…

Rabu, 19 Juli 2017 12:36

KREATIF, Bikin Bouqet Bunga Dari Sasirangan

BANJARMASIN - Ada saja cara untuk melestarikan kain sasirangan. Yasmine Qamaraniqa, cewek cantik yang…

Senin, 17 Juli 2017 10:19

Kanker Serviks Ancaman Serius Bagi Wanita, Deteksi Dini Sebelum Terlambat

AMUNTAI – Dinas Kesehatan Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) tengah gencar menyosialisasikan Germas…

Jumat, 14 Juli 2017 10:45

Subhanallah.. Jemaah Membludak di Haul ke 79 Syekh Kasyful Anwar

MARTAPURA – Syekh Kasyful Anwar tetap hidup di hati umat, meski ulama karismatik Martapura itu…

Selasa, 11 Juli 2017 15:03

Hebat! Selain Itik Alabio, Itik Asal HSU Ini Juga Tembus Kaltim

AMUNTAI - Selain itik Alabio di Kabupaten Hulu Sungai Utara (HSU) juga ada jenis itik kawin silang yang…

Sabtu, 08 Juli 2017 20:27

Menelusuri Sejarah Rumah Makan Padang di Banjarmasin

Rumah Makan Padang menjamur di Kota Banjarmasin. Tidak hanya bertebaran di jalan-jalan utama. Tapi,…

Jumat, 07 Juli 2017 14:51
OPINI

Menyoal Tudingan Syi’ah Terhadap Quraish Shihab

Pasca diundang menjadi Khatib Idul Fitri di Istiqlal, ada perang opini yang menurut saya demikian jorok…

Kamis, 06 Juli 2017 12:37
Dulu Demam Batu Kini Demam Besi

Pedang Berstempel VOC Jadi Buruan Warga Kalsel

BANJARMASIN - Booming batu akik kian meredup. Kini sebagian kolektor beralih pada bisnis benda-benda…

Kamis, 06 Juli 2017 12:32

Salut..! Aksi Polisi Danau Panggang Evakuasi Bumil Naik Speed Boat

AMUNTAI – Aksi heroik diperlihatkan seorang anggota polisi. Bukan untuk menggagalkan sebuah tindak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .