MANAGED BY:
KAMIS
20 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | PROKALTORIAL | FEMALE

RAGAM INFO

Minggu, 05 Maret 2017 17:55
Sanggar Titian Barantai Uniska Pentaskan Tragedi Cinta Terbesar Tiongkok
TEATER: Legenda kisah tragedi cinta terbesar daratan Tiongkok dipentaskan di Taman Budaya Kalimantan Selatan.

PROKAL.CO, Legenda kisah tragedi cinta terbesar daratan Tiongkok dipentaskan di Taman Budaya Kalimantan Selatan. Sampek Engtay atau Siti Nurbaya-nya negeri Tirai Bambu mampu menyihir warga keturunan dalam durasi panggung 3 jam 15 menit.

===================================

Selasa (28/2) malam tadi, ratusan penonton duduk rapi di salah satu gedung pertunjukan Taman Budaya Kalsel. Mereka kebanyakan pelajar dan mahasiswa, datang untuk menyaksikan pentas pertama Sampek Engtay di Kalsel sejak enam belas tahun terakhir.

Jika mahasiswa dan pelajar penasaran bagaimana jalinan kisah cinta tragis itu digelar Sanggar Titian Barantai (STB) Uniska Banjarmasin, maka para senior di seni pertunjukan lebih penasaran akan seperti apa kualitas pementasan secara keseluruhan. Drama dari naskah gubahan N Riantiarno bukan saja durasinya yang panjang, tapi para pemain selain akting juga harus pandai bernyanyi. "Teater Koma bisa persiapan dan latihan ini setahun," kata Muhlidani, tokoh senior di Sanggar Budaya Kalsel.

Pementasan dimulai pada pukul 20.30. Panggung diseting dengan warna dan ornamen khas tradisional Tiongkok. Adegan awal sudah didahului dengan dialog komedi antara dalang dan pemain. Para pemain memakai busana khas zaman kerajaan, sementara dalang memakai baju adat Indonesia. Musik mengalun romantis khas nuansa Tionghoa.

Namun tempat cerita berlangsung di Batavia, Jakarta tempo dulu. Sesuai naskah aslinya. Dialog-dialog penuh unsur komedi, kontras dengan latar musik yang mengalun lembut sentimentil. Juga di beberapa adegan banyak tokoh-tokoh tambahan muncul, seperti Romeo Juliet, Roro Mendut dan Adipati Wiraguna. Masuknya dua tokoh legenda romansa percintaan itu seolah mengajak penonton menyimpulkan, bahwa urusan jatuh cinta pada budaya apapun sama saja lakonnya.

Dalam pementasan drama STB kisah Sampek Engtay dibawakan dengan ringan. Penuh humor. Tiap babak punya momentum sendiri membuat penonton tertawa. Misalnya adegan Engtay sekolah yang terpaksa tidur sekamar dengan Sampek dalam asrama. Dalam pentas itu Sampek juga digambarkan sebagai pemuda yang tidak cerdas, dia gagal menghitung hari sehingga terlambat melamar Engtay. Juga adegan-adegan tambahan yang sebenarnya lepas dari legenda, malah membuat cerita menjadi lebih kaya.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 16 September 2018 13:37

19 Burung Langka dari Alam Liar di Pamerkan Pegiat Fotografi

BANJARMASIN - Mendengar istilah fotografi alam liar, yang terbayang di benak adalah karya-karya pewarta…

Sabtu, 15 September 2018 09:27

Seruu..!! Lomba Balap Jukung Tradisional di Jafri Zam-Zam

JUKUNG yang dikayuh Jumiati melaju dengan mulus. Meninggalkan lawan jauh di belakang, hampir separuh…

Rabu, 12 September 2018 13:29

Jangan Sepelekan Kurang Tidur, Buruk Akibatnya untuk Kesehatan

Pernah kesulitan tidur? Mata terjaga meski jam memasuki dini hari. Hal tersebut biasa terjadi pada penderita…

Senin, 10 September 2018 09:48

Bingung Kuku Anda Jadi Menguning, Pelajari Sebabnya

Tubuh yang sehat menjadi idaman semua orang. Bahkan hingga bagian terujung pun, kuku juga perlu perawatan.…

Sabtu, 08 September 2018 12:59

Lomba Seru Digelar Sambut Hari Jadi Kota Banjarmasin

KEMERIAHAN perayaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke-492 sudah mulai terasa. Kemarin (7/9) pagi di Siring…

Selasa, 04 September 2018 11:16

Beruang Grizzly Mengaum di Banjarmasin

Band asal Bandung ini menjadi satu dari empat penampil utama yang dihadirkan Soundrenaline. Selain White…

Selasa, 04 September 2018 10:59

Anggap Enteng Akurasi Data

ANGGOTA Komisi IV DPRD Banjarmasin, Sri Nurnaningsih tampak gusar. Mengetahui ada ribuan calon penerima…

Selasa, 28 Agustus 2018 10:31

Kapal Bantu Rumah Sakit Soeharso Berlabuh di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin

BANJARMASIN - Kapal Republik Indonesia (KRI) dr Soeharso 990 telah merapatkan tubuhnya di Pelabuhan…

Senin, 27 Agustus 2018 10:55

Serunya Parodi Cinderella dari Seniman Muda Purwacaraka

Bukan Cinderella dan Sepatu Kaca. Merupakan karya drama musikal menggelitik. Dipersembahkan dengan instrumen…

Minggu, 26 Agustus 2018 15:48

Adu Masak di Atas Sungai Festival Budaya Pasar Terapung

BANJARMASIN – Sungai Martapura Banjarmasin terlihat berbeda pagi kemarin. Ada puluhan koki adu…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .