MANAGED BY:
RABU
26 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Senin, 06 Maret 2017 16:16
Pengamat Sayangkan Retribusi Terminal Km 6 Tak Dapat Dipungut
TERBUANG SAYANG: Seandainya dapat dipungut, nilai retribusi dari terminal ini sebenarnya sangat besar. [Foto: dok/RADAR BANJARMASIN]

PROKAL.CO, BANJARMASIN – Terhalangnya Pemprov Kalsel menarik retribusi angkutan umum di terminal Km 6 Banjarmasin karena ketiadaan Perda, disayangkan pengamat ekonomi Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Prof Ahmad Alim Bachri.

Menurutnya, retribusi yang sejatinya dapat menjadi pemasukan kas daerah malah hilang karena ketiadaan aturan hukum yang mengaturnya. Sehingga, target realisasi pendapatan daerah di sektor ini akhirnya tidak ada.

Guru besar ekonomi ini menyebut, di saat sektor lain mengalami penurunan pendapatan seperti sektor tambang, properti, perhotelan dan perkebunan, setidaknya sektor pendapatan yang satu ini dapat menutupi. “Ini harus diambil kebijakan. Jangan sampai pemasukan yang seharusnya didapat malah dibiarkan lenyap begitu saja,” kata Alim, Minggu (5/3) kemarin.

Ketika retribusi ini didapat, dampaknya akan luar biasa terhadap pertumbuhan pendapatan. Sehingga sektor lain yang awalnya lesu diharapkan dapat tumbuh kembali. “Akhirnya pendapatan daerah pun akan semakin besar, karena potensi lain yang saat ini terpuruk suatu saat akan tumbuh kembali,” urainya.

Yang harus diingat, sebutnya, pendapatan adalah hal penting dalam pondasi pembangunan daerah, termasuk di bidang infrastruktur. “Bagaimana mungkin ketika anggaran tak ada mau meningkatkan pelayanan publik,” ujarnya.

Seperti diketahui, Pemprov belum punya aturan hukum menarik retribusi angkutan umum pasca diserahkannya pengelolaan terminal Km 6 Banjarmasin ke Pemprov Kalsel awal tahun tadi. Diprediksi, pendapatan yang hilang dari retribusi tersebut nilainya mencapai Rp300-400 juta per tahun. Dinas Perhubungan (Dishub) Kalsel, Pemprov tak ingin menarik retribusi tanpa aturan hukum karena takut terseret ke permasalahan hukum.

Kepala Dishub Kalsel, Rusdiansyah menyebutkan, pihaknya tidak bisa memaksakan penarikan retribusi dengan hanya mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) saja tanpa adanya Perda. “Kami sudah berkoordinasi dengan Biro Hukum Setdaprov Kalsel, intinya harus Perda. Namun, saat ini dana pembuatan Perda belum ada. Akhirnya kami bebaskan saja,” tukas Rusdiansyah.

Dirinya sudah juga berkonsultasi dengan DPRD Kalsel melalui komisi III untuk membuat Perda inisiatif. “Ini harus cepat. Potensi di sana meski tak begitu besar namun, tetap saja disayangkan angkutan bebas berseliweran. Bahkan pembinaan kepada angkutan pun tak bisa dilakukan,” imbuhnya.

Jika satu terminal tipe Km 6 berpotensi meraup keuntangan mencapai Rp400 juta per tahun. Bagaimana dengan terminal tipe B lain yang juga kewenangannya diambil alih oleh Pemprov. Seperti diketahui ada lima terminal tipe B lain yang dikelola oleh Pemprov, yakni kabupaten Amuntai, Tabalong, Tanah Bumbu dan Kotabaru. (mof/by/ram)


BACA JUGA

Rabu, 26 April 2017 13:58

Ibu Negara: Kamu Mau Minta Apa Nak? Mobil Bu!

BANJARBARU - Sesuai dengan rencana, Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo bersama Mufidah Jusuf Kalla dan…

Rabu, 26 April 2017 13:48

Balita Penderita Atresia Ani Diunjungi Kadinkes Banjar

MARTAPURA - Sehari setelah pemberitaan soal Winda Bungsu Selvina (4), balita penderita Atresia Ani atau…

Rabu, 26 April 2017 13:36

DPRD Kalsel Kesal Lihat Jalan Gubernur Syarkawi Rusak Parah

BANJARMASIN – Rusak parahnya Jalan Gubernur Syarkawi yang merupakan jalur alternatif menuju kota…

Rabu, 26 April 2017 13:19

Asosiasi Angkutan Semen Minta Dispensasi Bisa Lewat Melebihi Tonase

TANJUNG – Di tengah tuntutan masyarakat dan semakin seringnya penertiban yang dilakukan Dinas…

Rabu, 26 April 2017 13:10

Warga Adat Dayak Meratus Demo, Mereka Menuntut Agar..

BATULICIN - Puluhan warga Adat Dayak Meratus berunjuk rasa di depan Kantor Bupati Tanah Bumbu, kemarin…

Rabu, 26 April 2017 12:52

11 Menit Ibu Negara Berkunjung ke Pasar Ulin, Pasar Malah jadi Sepi

Kunjungan Ibu Negara Iriana ke Pasar Ulin Raya hanya selama 11 menit. Tapi dampaknya bukan main, pasar…

Rabu, 26 April 2017 12:48
Berita Tanah Bumbu

Harus Sesuai Kualifikasi

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming menyambut baik dengan dilaksanakanya pelatihan keterampilan…

Rabu, 26 April 2017 12:47
Berita Tanah Bumbu

Menekan Angka Pengangguran

BATULICIN - Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Tanbu menggelar Pelatihan dan Pemagangan Dalam Negeri…

Rabu, 26 April 2017 12:46
Berita Tanah Bumbu

Bagikan Sembako ke Lansia

BATULICIN - Duet kepemimpinan Bupati Mardani H Maming dan Wakil Bupati H. Sudian Noor terus berkomitmen…

Rabu, 26 April 2017 12:13
Parlementaria Banjarbaru

Gemes Melihat Layanan Farmasi RSD Idaman

BANJARBARU - Anggota Komisi I DPRD Banjarbaru, Diah Sawitri gregetan melihat pelayanan Rumah Sakit Daerah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .