MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 07 Maret 2017 15:34
Ini Sikap Conch Hadapi Rekomendasi Penutupan dari Tim Pansus
Gerbang PT Conch

PROKAL.CO, TANJUNG - Terbitnya sembilan poin rekomendasi dengan hasil kesimpulan menutup sementara PT Conch South Kalimantan Semen oleh Panitia Khusus (Pansus) bentukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabalong membuat PT Conch bingung. Mereka mengaku belum pernah menerima informasi resmi apapun dari pemerintah daerah.

"Kami bingung mau bilang apa, karena kami tidak diberitahu masalah terbitnya rekomendasi tersebut," kata Kepala Bagian Humas PT Conch South Kalimantan Semen, Yandri ketika diwawancarai di Mabuun, kemarin.

Terus terang, kata Yandri, kabar rekomendasi tutup sementara pabrik semen Conch itu baru diterimanya dari rekan-rekan media, namun belum berani dikomentari. "Saya harus bilang apa. Bingung menjawabnya," ujarnya.

Dia berharap kepada pemerintah, khususnya wakil rakyat setempat, ketika menggelar sidang Paripurna yang membahas masalah PT Conch, setidaknya dapat mengundang manajemen perusahaan. Dengan begitu, manajemen bisa mengetahui masalah apa saja yang harus diselesaikan.

Namun begitu, agar kabar tidak membias kemana-mana, Yandri pun berencana akan menggelar jumpa pers dengan sejumlah awak media di Kabupaten Tabalong. Namun tetap perlu melakukan koordinasi terlebih dahulu.

Sementara itu, Ketua Pansus, Kusnadi Uwis ketika dikonfirmasi terkait undangan Conch ke sidang Paripurna menurutnya sudah tidak diperlukan lagi. Pasalnya, mereka sudah berkali-kali ditemui. Bahkan pertemuan tersebut dilakukan dalam membahas semua permasalahan. "Jadi tidak perlu Conch diundang," katanya.

Yang ingin ditekankan dalam penyampaian hasil Pansus tersebut, menurutnya, adalah sikap pemerintah dalam menindaklanjutinya, karena persoalan yang ditimbulkan perusahaan asing tersebut sudah sangat banyak. Diantaranya masalah jalan yang sudah hancur dan lahan pertambangan yang melebihi kawasan hutan lindung.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabalong H Abdul Mutalib Sangaji menjelaskan, meski belum mendapatkan rekomendasi Pansus secara resmi, karena masih harus dibahas di internal DPRD,  Pemkab Tabalong telah berupaya memenuhi apa yang ada di dalam rekomendasi tersebut.

"Kami sebelumnya sudah melakukan penekanan ke Conch agar memenuhi aturan. Kami menyampaikannya langsung ke General Manager PT Conch Wu Shi Long," ujarnya di ruangan kerja.

Ia mengakui, baru empat poin masalah yang menjadi penekanan Pemkab Tabalong ke perusahaan di Desa Sarabadang Kecamatan Haruai tersebut. Yaitu terkait muatan angkutan semen yang over kapasitas, bendungan dan pemanfaatan air permukaan di Sungai Jaing, masalah tenaga kerja asing ilegal, serta melatih warga lokal agar memiliki kemampuan sesuai kebutuhan perusahaan.

Selain itu, sebelumnya Pemkab juga meminta Conch agar membayar semua pajak dan retribusi daerah guna menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD). Baik pajak bumi dan bangunan, serta lainnya. “Jadi sebagian besar hasil rekomendasi pansus sudah kami laksanakan, tapi kami tetap menunggu keputusan DPRD yang ditandatangani Ketua DPRD terkait apa saja yang jadi wewenang Pemkab Tabalong,” katanya. (ibn/by/ram)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 17:31

Wahid Bantah Menganakemaskan Polder Alabio

AMUNTAI – Gelontoran dana yang mengalir deras ke Polder Alabio mendapat sorotan anggota Dewan…

Selasa, 25 Juli 2017 17:30
Kabar Tanah Bumbu

Stikes Gelorakan Germas

BATULICIN - Stikes Darul Azhar Batulicin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Rejowinangun…

Selasa, 25 Juli 2017 17:29
Kabar Tanah Bumbu

Menkes: Jadilah Manusia Produktif

BATULICIN - Menteri Kesehatan RI Nila Juwita Farid Moeloek mengajak para pemuda dan pemudi melalui Pramuka…

Selasa, 25 Juli 2017 17:28
Kabar Tanah Bumbu

Ratusan Peserta Ikut Senam

BATULICIN - Ratusan peserta mengikuti kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) gelaran Radar Banjarmasin…

Selasa, 25 Juli 2017 17:26

Sudah 13 Kasus Kekerasan Diadukan

BANJARMASIN – Kasus kekerasan pada anak dan perempuan memang sering terjadi di Indonesia, tak…

Senin, 24 Juli 2017 17:06

Tata Ulang Kawasan Kamboja

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bakal membuat perencanaan pembangunan Taman Kamboja…

Senin, 24 Juli 2017 16:46

Berantas Mafia Pendidikan: Biar Jera, Usut Semuanya!

Pungutan liar di sekolah mulai menjadi target penegak hukum. Banyaknya pengaduan mengindikasikan sudah…

Senin, 24 Juli 2017 16:37

Warga Tolak Tinggalkan Tanah

BANJARBARU - Hediyanto Mahyani berteriak dengan lantang saat memimpin warganya di pinggir Jalan A Yani…

Senin, 24 Juli 2017 16:02

Sekolah Perketat Penjagaan, Pasca Upaya Pembakaran di SMPN 4

BANJARBARU - Kasus nyaris terbakarnya SMPN 4 Banjarbaru, akibat ulah orang misterius yang dengan sengaja…

Senin, 24 Juli 2017 14:13
BREAKING NEWS

Gempur Demo Angkutan PT Conch di DPRD HST

BARABAI - Aksi unjuk rasa menolak angkutan semen PT Conch melewati jalan negara yang digelar Gerakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .