MANAGED BY:
SENIN
29 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Selasa, 07 Maret 2017 15:34
Ini Sikap Conch Hadapi Rekomendasi Penutupan dari Tim Pansus
Gerbang PT Conch

PROKAL.CO, TANJUNG - Terbitnya sembilan poin rekomendasi dengan hasil kesimpulan menutup sementara PT Conch South Kalimantan Semen oleh Panitia Khusus (Pansus) bentukan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabalong membuat PT Conch bingung. Mereka mengaku belum pernah menerima informasi resmi apapun dari pemerintah daerah.

"Kami bingung mau bilang apa, karena kami tidak diberitahu masalah terbitnya rekomendasi tersebut," kata Kepala Bagian Humas PT Conch South Kalimantan Semen, Yandri ketika diwawancarai di Mabuun, kemarin.

Terus terang, kata Yandri, kabar rekomendasi tutup sementara pabrik semen Conch itu baru diterimanya dari rekan-rekan media, namun belum berani dikomentari. "Saya harus bilang apa. Bingung menjawabnya," ujarnya.

Dia berharap kepada pemerintah, khususnya wakil rakyat setempat, ketika menggelar sidang Paripurna yang membahas masalah PT Conch, setidaknya dapat mengundang manajemen perusahaan. Dengan begitu, manajemen bisa mengetahui masalah apa saja yang harus diselesaikan.

Namun begitu, agar kabar tidak membias kemana-mana, Yandri pun berencana akan menggelar jumpa pers dengan sejumlah awak media di Kabupaten Tabalong. Namun tetap perlu melakukan koordinasi terlebih dahulu.

Sementara itu, Ketua Pansus, Kusnadi Uwis ketika dikonfirmasi terkait undangan Conch ke sidang Paripurna menurutnya sudah tidak diperlukan lagi. Pasalnya, mereka sudah berkali-kali ditemui. Bahkan pertemuan tersebut dilakukan dalam membahas semua permasalahan. "Jadi tidak perlu Conch diundang," katanya.

Yang ingin ditekankan dalam penyampaian hasil Pansus tersebut, menurutnya, adalah sikap pemerintah dalam menindaklanjutinya, karena persoalan yang ditimbulkan perusahaan asing tersebut sudah sangat banyak. Diantaranya masalah jalan yang sudah hancur dan lahan pertambangan yang melebihi kawasan hutan lindung.

Di sisi lain, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tabalong H Abdul Mutalib Sangaji menjelaskan, meski belum mendapatkan rekomendasi Pansus secara resmi, karena masih harus dibahas di internal DPRD,  Pemkab Tabalong telah berupaya memenuhi apa yang ada di dalam rekomendasi tersebut.

"Kami sebelumnya sudah melakukan penekanan ke Conch agar memenuhi aturan. Kami menyampaikannya langsung ke General Manager PT Conch Wu Shi Long," ujarnya di ruangan kerja.

Ia mengakui, baru empat poin masalah yang menjadi penekanan Pemkab Tabalong ke perusahaan di Desa Sarabadang Kecamatan Haruai tersebut. Yaitu terkait muatan angkutan semen yang over kapasitas, bendungan dan pemanfaatan air permukaan di Sungai Jaing, masalah tenaga kerja asing ilegal, serta melatih warga lokal agar memiliki kemampuan sesuai kebutuhan perusahaan.

Selain itu, sebelumnya Pemkab juga meminta Conch agar membayar semua pajak dan retribusi daerah guna menambah pundi-pundi pendapatan asli daerah (PAD). Baik pajak bumi dan bangunan, serta lainnya. “Jadi sebagian besar hasil rekomendasi pansus sudah kami laksanakan, tapi kami tetap menunggu keputusan DPRD yang ditandatangani Ketua DPRD terkait apa saja yang jadi wewenang Pemkab Tabalong,” katanya. (ibn/by/ram)


BACA JUGA

Minggu, 28 Mei 2017 14:34

SEGER, Hujan Deras Guyur Pasar Wadai Dihari Pertama

BANJARMASIN – Hujan lebat yang mengguyur Kota Banjarmasin, Sabtu (27/5) sore kemarin sempat menunda…

Minggu, 28 Mei 2017 12:48

Pemkab Banjar Menjamin Makanan di Pasar Wadai Aman

MARTAPURA - Pasar Wadai Ramadan 1438 H di Martapura Sabtu (27/5) kemarin resmi dibuka oleh Bupati Banjar…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:57

Begini Tradisi Warga Tanjung Sambut Ramadan

TANJUNG - Ratusan warga berpawai keliling Kota Tanjung membawa properti-properti khas keagamaan, Jumat…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:54

Dukung Ekspedisi Islam Jilid III, Ini Hadiah Dari TiKi

BANJARBARU – Banyak pihak yang ingin menyukseskan Ekspedisi Islam Jilid 3. Direktur Tiki Banjarmasin…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:53

NGERI..!! Makanan yang Dijual Bebas di Sentra Antasari Ini Ternyata BERBAHAYA..!!

BANJARMASIN – Bahan makanan berbahaya ditemukan di Sentra Antasari, kemarin pagi. Mulai dari opak,…

Sabtu, 27 Mei 2017 08:28

Gedung DPRD Kalsel Disweeping Mahasiswa

BANJARMASIN – Kericuhan hampir saja terjadi di DPRD Kalsel, Jumat (26/5) kemarin. Belasan…

Jumat, 26 Mei 2017 17:57

AWAS, Kehabisan Tiket Mudik

BANJARMASIN - Bagi yang mudik tahun ini lekas-lekaslah memesan tiket. Pasalnya, bahkan sebelum Ramadan…

Jumat, 26 Mei 2017 17:24

Di Tapin, Ratusan Wanita Menjanda Setiap Tahunnya

RANTAU – Berbagai macam penyebab kasus perceraian di Kabupaten Tapin, tercatat sepanjang tahun…

Jumat, 26 Mei 2017 17:14
Kabar Tanah Bumbu

Ini Ternyata Tugas Utama Putera Puteri Tenun Terpilih

BATULICIN - Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Tanbu menggelar malam Grand Final Pemilihan Putra Putri…

Jumat, 26 Mei 2017 17:12
Kabar Tanah Bumbu

MULAI SEKARANG, Tamu Datang ke Tanbu Bakal Disuguhi Kuliner ini

BATULICIN - Bupati Tanah Bumbu Mardani H Maming meminta menu pangan serba ikan harus menjadi suguhan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .