MANAGED BY:
JUMAT
24 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 07 Maret 2017 15:39
Berita Kotabaru
Berburu Satwa Langka bersama Para Fotografer Satwa Liar di Kotabaru

Rela Berendam Lumpur Demi Abadikan Objek

Burung trinil kaki merah

PROKAL.CO, Di Kotabaru yang lansekap alamnya pesisir dan hutan menjadi surga bagi satwa liar. Para fotografer satwa liar pun  lokal pun bertumbuh.

 -----------------------------------------------------

WAHYU RAMADHAN, Kotabaru

------------------------------------------------------

Sang surya masih belum menampakan sinarnya.  Dua fotografer asal Kotabaru yaitu Ahyadi Hasyim dan Rizkani, yang hobi memotret satwa liar sudah terlihat sibuk menyiapkan peralatan 'tempur' berupa kamera beserta pernak perniknya.

Perkenalan kedua bapak si penghobi foto burung itu, memang belum terlalu lama. Tak sampai tujuh tahun. Tapi, karya yang dihasilkan keduanya tergolong luar biasa. Menurut mereka, pengalaman serta tantangan dalam memotret burung tak kalah jauh mendebarkan dibandingkan aliran fotografi lainnya.

"Ada kepuasan tersendiri di situ," ujar Rizkani, seraya tersenyum kemudian menyalakan tembakau yang terselip di antara bibirnya.

Kotabaru, meski berada di pulau tersebdiri  masih termasuk dalam provinsi Kalsel. Pulau yang bergelar dengan Bumi Sa-Ijaan ini, terkenal dengan puluhan bahkan sampai lebih dari 100 objek wisata. Itulah yang membuatnya sarat akan objek foto yang lengkap. Mulai dari lansekap hingga satwa liar seperti burung.

Memotret burung, penuh dengan ketidak pastian. Selain dibutuhkan kejelian mata, waktu yang tepat, juga dibutuhkan survei tempat. Di mana letak burung yang diinginkan biasa berada. Seperti halnya yang dilakukan fotografer pada Sabtu (4/3) lalu. Objek foto yang dicari adalah salah satu satwa endemik yaitu burung Enggang, atau juga sering disebut Anggang,  yang berjenis Rangkong Badak.

Menurut penuturan warga sekitar, yang tinggal di kawasan hutan Meranti, burung tersebut seringkali menampakan diri. Hal itu diperkuat oleh hasil survei Rizkani yang beberapa waktu sebelumnya pernah melihat Rangkong Badak    bertengger di sebuah pohon jenis beringin di kawasan hutan Meranti.

Perjalanan dimulai. Dengan mengendarai 3 unit sepeda motor, kami pun menuju kawasan hutan yang letaknya hanya berjarak sekitar 20 KM dari pusat Kotabaru itu. Sepanjang jalan, mata Ahyadi Hasyim dan Rizkani, selalu mengamati kawasan hutan. Melihat-lihat barangkali ada burung yang asik dan masuk dalam daftar foto yang burung yang mereka berdua cari.

"Sambil menyelam minum air. Tujuan utama burung Enggang, tapi bukan berarti menutup keinginan untuk memotret burung lain," ujar Ahyadi Hasyim, kemudian tertawa.

Puncak kawasan pegunungan hutan Meranti, mulai disinari matahari ketika kami tiba. Rizkani serta Ahyadi Hasyim, langsung mengganti kostumnya. Ya, pakaian yang mereka kenakan kali ini hampir mirip dengan yang dipakai oleh pasukan khusus TNI, untuk berkamuflase dengan keadaan sekitar.

Sambil sesekali mengaduk-aduk ilalang, masing-masing dari kami benar-benar mencoba menajamkan panca indra. Penglihatan dan pendengaran lebih kami maksimalkan.  Sangat disayangkan, beberapa jam mengitari kawasan serta tempat biasa Rangkong Badak terlihat, tak kunjung kami temukan. Meski begitu, beberapa spesies burung sempat terekam sempurna dalam memori kamera.

Halaman:

BACA JUGA

Minggu, 19 Maret 2017 13:02

Kala Wakil Rakyat Menetapkan target untuk Kelulusan, Ngotot 100 Persen, Tak Boleh Kurang

  DPRD boleh habis-habisan mengkritik, tapi Dinas Pendidikan tetap ngotot. Dengan segala masalah…

Rabu, 15 Maret 2017 15:19

Tak Ada Anggaran, Halaman Kantor Gubernur Lama yang Terendam Dibiarkan

BANJARMASIN – Kepala Biro Umum Setdaprov Kalsel M Rusli mengatakan, tergenangnya halaman perkantoran…

Selasa, 14 Maret 2017 12:57
Berita Tanah Bumbu

Saat Bupati Tanbu Mardani H Maming Membiayai Operasi Warganya

Sugra Noor Mappatunru (60) hidup bersama anak dan cucunya di rumah kontrakan yang beralamat di Jalan…

Jumat, 10 Maret 2017 10:49

Cara Belajar Unik Pelajar MIS Nurul Huda Desa Sungai Pinang Baru

Belajar di ruang kelas nyaman jadi barang mewah bagi warga Desa Sungai Pinang Baru. ------------------------------------------------------…

Senin, 06 Maret 2017 16:19
Berita HSU

Kala Ribuan Biker Berkumpul di Satu Kota, Jauh dari Kesan Anarkis

Ribuan pengendara motor dari berbagai komunitas berkumpul tentu hal langka. Di Amuntai, pesta para biker…

Minggu, 05 Maret 2017 17:49
Kabar Kabupaten Tanah Bumbu

Pantai Rindu Alam, Salah Satu Tempat Wisata Favorit di Tanah Bumbu

Berwisata ke pantai sekaligus bermain di waterboom? Tentu jarang sekali ditemukan. Namun, di Pantai…

Jumat, 03 Maret 2017 11:50

Menjenguk Lilik Suryati, Penderita Tumor Dampingan RBP

Lilik Suryati, perempuan 40 tahun yang menderita tumor leher itu tersenyum sumringah. Dengan suara yang…

Selasa, 28 Februari 2017 15:37

Kisah Pesantren Darussana yang Pernah Dipandang sebagai “Ponpes ISIS”

Pondok Pesantren Darussana Desa Sungai Cuka, Kecamatan Kintap   Tanah Laut (Tala) pernah mendapat…

Senin, 27 Februari 2017 15:10

Bincang Santai dengan Yeningsih, Kalapas Perempuan Pertama di Kalsel

Siapa juga yang mau berada dibalik jeruji besi yang dikelilingi tingginya tembok penjara, tapi kalau…

Sabtu, 25 Februari 2017 19:16

Nasib Memprihatinkan Objek Wisata Tanjung Puri di Tabalong

Banyak fasilitas yang rusak di Objek Wisata Tanjung Puri Kabupaten Tabalong. Tempat reakreasi danau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .