MANAGED BY:
JUMAT
28 APRIL
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 07 Maret 2017 15:39
Berita Kotabaru
Berburu Satwa Langka bersama Para Fotografer Satwa Liar di Kotabaru

Rela Berendam Lumpur Demi Abadikan Objek

Burung trinil kaki merah

PROKAL.CO, Di Kotabaru yang lansekap alamnya pesisir dan hutan menjadi surga bagi satwa liar. Para fotografer satwa liar pun  lokal pun bertumbuh.

 -----------------------------------------------------

WAHYU RAMADHAN, Kotabaru

------------------------------------------------------

Sang surya masih belum menampakan sinarnya.  Dua fotografer asal Kotabaru yaitu Ahyadi Hasyim dan Rizkani, yang hobi memotret satwa liar sudah terlihat sibuk menyiapkan peralatan 'tempur' berupa kamera beserta pernak perniknya.

Perkenalan kedua bapak si penghobi foto burung itu, memang belum terlalu lama. Tak sampai tujuh tahun. Tapi, karya yang dihasilkan keduanya tergolong luar biasa. Menurut mereka, pengalaman serta tantangan dalam memotret burung tak kalah jauh mendebarkan dibandingkan aliran fotografi lainnya.

"Ada kepuasan tersendiri di situ," ujar Rizkani, seraya tersenyum kemudian menyalakan tembakau yang terselip di antara bibirnya.

Kotabaru, meski berada di pulau tersebdiri  masih termasuk dalam provinsi Kalsel. Pulau yang bergelar dengan Bumi Sa-Ijaan ini, terkenal dengan puluhan bahkan sampai lebih dari 100 objek wisata. Itulah yang membuatnya sarat akan objek foto yang lengkap. Mulai dari lansekap hingga satwa liar seperti burung.

Memotret burung, penuh dengan ketidak pastian. Selain dibutuhkan kejelian mata, waktu yang tepat, juga dibutuhkan survei tempat. Di mana letak burung yang diinginkan biasa berada. Seperti halnya yang dilakukan fotografer pada Sabtu (4/3) lalu. Objek foto yang dicari adalah salah satu satwa endemik yaitu burung Enggang, atau juga sering disebut Anggang,  yang berjenis Rangkong Badak.

Menurut penuturan warga sekitar, yang tinggal di kawasan hutan Meranti, burung tersebut seringkali menampakan diri. Hal itu diperkuat oleh hasil survei Rizkani yang beberapa waktu sebelumnya pernah melihat Rangkong Badak    bertengger di sebuah pohon jenis beringin di kawasan hutan Meranti.

Perjalanan dimulai. Dengan mengendarai 3 unit sepeda motor, kami pun menuju kawasan hutan yang letaknya hanya berjarak sekitar 20 KM dari pusat Kotabaru itu. Sepanjang jalan, mata Ahyadi Hasyim dan Rizkani, selalu mengamati kawasan hutan. Melihat-lihat barangkali ada burung yang asik dan masuk dalam daftar foto yang burung yang mereka berdua cari.

"Sambil menyelam minum air. Tujuan utama burung Enggang, tapi bukan berarti menutup keinginan untuk memotret burung lain," ujar Ahyadi Hasyim, kemudian tertawa.

Puncak kawasan pegunungan hutan Meranti, mulai disinari matahari ketika kami tiba. Rizkani serta Ahyadi Hasyim, langsung mengganti kostumnya. Ya, pakaian yang mereka kenakan kali ini hampir mirip dengan yang dipakai oleh pasukan khusus TNI, untuk berkamuflase dengan keadaan sekitar.

Sambil sesekali mengaduk-aduk ilalang, masing-masing dari kami benar-benar mencoba menajamkan panca indra. Penglihatan dan pendengaran lebih kami maksimalkan.  Sangat disayangkan, beberapa jam mengitari kawasan serta tempat biasa Rangkong Badak terlihat, tak kunjung kami temukan. Meski begitu, beberapa spesies burung sempat terekam sempurna dalam memori kamera.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 18 April 2017 10:56

Sejarah Masjid Jami Banjarmasin, Kisah yang Perlu Diketahui

Sebagai salah satu masjid tertua di Kota Banjarmasin, Masjid Jami Sungai Jingah tentu memiliki kisah…

Minggu, 16 April 2017 18:39

Menyicipi Nikmatnya Kue Cinta di Pasar Amuntai

Kue Cincin Talipuk lazim disebut wadai cinta.  DI Amuntai, ini telah menjadi jajanan yang cukup…

Minggu, 09 April 2017 17:06
Kiprah Para Novelis Wanita Kalsel

Cantik itu Pujangga

Dunia kepenulisan di Kalimantan Selatan semakin bergairah akhir-akhir ini karena diramaikan para novelis…

Jumat, 07 April 2017 15:14

Kisah Abdulrahman, Lulusan Sarjana Teknik yang Setia Berjualan Koran

Pelintas Jalan A Yani Km 33, Banjarbaru pasti pernah melihatnya. Abdulrahman, adalah lulusan sarjana…

Jumat, 07 April 2017 11:22

Mengunjungi Rumah Lanting Tersisa di Kampung Sasirangan

Di tengah gencarnya pembangunan siring beton yang menggusur pinggiran sungai, masih ada tersisa warga…

Kamis, 06 April 2017 16:30

Saprah Amal, Tradisi Lelang Tradisional yang Masih Dipertahankan di HSU

Saprah Amal atau proses lelang jajanan atau barang lekat pada tradisi masyarakat Hulu Sungai Utara.…

Rabu, 05 April 2017 16:10

Kisah Pilu Yuda, Pengamen Banjarmasin Bersuara Mirip Charly Setia Band

Yuda Karsa Saputra, pengamen bersuara merdu yang suaranya mirip Charly ‘Setia Band’ belakangan…

Rabu, 05 April 2017 15:21

Mengenal LK3, Pengawal Keberagaman di Banua

Di tengah hiruk-pikuk persoalan sentimen SARA yang terjadi akhir-akhir ini, di Banjarmasin ternyata…

Selasa, 04 April 2017 20:56

Subhanallah.. Ada Bayi Kembar Tiga Lahir di Hari Haul Guru Sekumpul

Tangisan bayi kembar tiga menggema di Puskesmas tengah-tengah perkebunan kelapa sawit. Di ujung banua…

Selasa, 04 April 2017 18:46

Menikmati Keindahan Pantai Indah Lestari Tanjung Batu

Kabupaten Tanah Bumbu dikenal akan objek wisata pantainya. Diantaranya adalah Pantai Rindu Alam dan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .