MANAGED BY:
SENIN
23 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Selasa, 07 Maret 2017 15:39
Berita Kotabaru
Berburu Satwa Langka bersama Para Fotografer Satwa Liar di Kotabaru

Rela Berendam Lumpur Demi Abadikan Objek

Burung trinil kaki merah

PROKAL.CO, Di Kotabaru yang lansekap alamnya pesisir dan hutan menjadi surga bagi satwa liar. Para fotografer satwa liar pun  lokal pun bertumbuh.

 -----------------------------------------------------

WAHYU RAMADHAN, Kotabaru

------------------------------------------------------

Sang surya masih belum menampakan sinarnya.  Dua fotografer asal Kotabaru yaitu Ahyadi Hasyim dan Rizkani, yang hobi memotret satwa liar sudah terlihat sibuk menyiapkan peralatan 'tempur' berupa kamera beserta pernak perniknya.

Perkenalan kedua bapak si penghobi foto burung itu, memang belum terlalu lama. Tak sampai tujuh tahun. Tapi, karya yang dihasilkan keduanya tergolong luar biasa. Menurut mereka, pengalaman serta tantangan dalam memotret burung tak kalah jauh mendebarkan dibandingkan aliran fotografi lainnya.

"Ada kepuasan tersendiri di situ," ujar Rizkani, seraya tersenyum kemudian menyalakan tembakau yang terselip di antara bibirnya.

Kotabaru, meski berada di pulau tersebdiri  masih termasuk dalam provinsi Kalsel. Pulau yang bergelar dengan Bumi Sa-Ijaan ini, terkenal dengan puluhan bahkan sampai lebih dari 100 objek wisata. Itulah yang membuatnya sarat akan objek foto yang lengkap. Mulai dari lansekap hingga satwa liar seperti burung.

Memotret burung, penuh dengan ketidak pastian. Selain dibutuhkan kejelian mata, waktu yang tepat, juga dibutuhkan survei tempat. Di mana letak burung yang diinginkan biasa berada. Seperti halnya yang dilakukan fotografer pada Sabtu (4/3) lalu. Objek foto yang dicari adalah salah satu satwa endemik yaitu burung Enggang, atau juga sering disebut Anggang,  yang berjenis Rangkong Badak.

Menurut penuturan warga sekitar, yang tinggal di kawasan hutan Meranti, burung tersebut seringkali menampakan diri. Hal itu diperkuat oleh hasil survei Rizkani yang beberapa waktu sebelumnya pernah melihat Rangkong Badak    bertengger di sebuah pohon jenis beringin di kawasan hutan Meranti.

Perjalanan dimulai. Dengan mengendarai 3 unit sepeda motor, kami pun menuju kawasan hutan yang letaknya hanya berjarak sekitar 20 KM dari pusat Kotabaru itu. Sepanjang jalan, mata Ahyadi Hasyim dan Rizkani, selalu mengamati kawasan hutan. Melihat-lihat barangkali ada burung yang asik dan masuk dalam daftar foto yang burung yang mereka berdua cari.

"Sambil menyelam minum air. Tujuan utama burung Enggang, tapi bukan berarti menutup keinginan untuk memotret burung lain," ujar Ahyadi Hasyim, kemudian tertawa.

Puncak kawasan pegunungan hutan Meranti, mulai disinari matahari ketika kami tiba. Rizkani serta Ahyadi Hasyim, langsung mengganti kostumnya. Ya, pakaian yang mereka kenakan kali ini hampir mirip dengan yang dipakai oleh pasukan khusus TNI, untuk berkamuflase dengan keadaan sekitar.

Sambil sesekali mengaduk-aduk ilalang, masing-masing dari kami benar-benar mencoba menajamkan panca indra. Penglihatan dan pendengaran lebih kami maksimalkan.  Sangat disayangkan, beberapa jam mengitari kawasan serta tempat biasa Rangkong Badak terlihat, tak kunjung kami temukan. Meski begitu, beberapa spesies burung sempat terekam sempurna dalam memori kamera.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Sabtu, 14 Oktober 2017 15:37

Dulu Banyak Anak Banyak Rezeki, Sekarang Tidak Lagi

Warga di Desa Tambakan tepatnya di Dusun Kali Kunting, Kecamatan Tambakan, Kabupaten Pasuruan masih…

Jumat, 13 Oktober 2017 14:10
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (2-Habis)

Ajak Napi Berkebun Agar Tak Sumpek

Menyiasati kesumpekan hidup di penjara, banyak jalan yang dipilih oleh para napi.  Berikut laporan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Kamis, 12 Oktober 2017 18:23
Melihat Kehidupan di Balik Dinding Penjara (1)

Siasati Energi Bosan dengan Membaca

Hidup dibatasi dinding tinggi membuat para napi tak punya banyak pilihan untuk menghibur diri. Dari…

Rabu, 11 Oktober 2017 13:03

Ketika Penggosokan Batu Akik di Cempaka Mulai Langka

Menjadi salah satu wilayah yang memiliki lokasi pendulangan intan. Cempaka selama ini dikenal banyak…

Selasa, 10 Oktober 2017 11:31
Feature

Menyimak Sisi Lucu dan Rahasia dari Database Pengaduan Kasus KPK

Per tahun KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) rata-rata menerima enam ribu aduan kasus. Setengahnya tak…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .