MANAGED BY:
SABTU
20 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 07 Maret 2017 15:58
Melihat Potensi Perkelahian Napi dalam Overkapasitas Lapas di Banua

PAK, TAMBAH PETUGAS, PAK!

SIDANG: Napi Lapas wanita Teluk Dalam diberangkatkan ke pengadian, kemarin (6/3).

PROKAL.CO, Tewasnya RZ, 16, Sabtu (4/3) tadi dalam sebuah perkelahian Lapas Anak Martapura menjadi bukti minimnya pengawasan yang bisa dilakukan para penjaga. Rasio jumlah petugas dan penghuni Lapas yang jomplang jauh menjadi faktor utama. Padahal perkelahian hampir setiap hari terjadi di Lapas.

---

RZ, 16, baru menjalani masa tahanan dua bulan di Lembaga Pemasyarakatan Anak (LPA) Klas I Martapura, Kabupaten Banjar. Sebagai anak baru dia sudah diincar oleh para "senior" di dalam Lapas.

Benarlah. Kesempatan mengeroyok RZ didapat saat warga binaan akan melaksanakan Salat Maghrib berjamaah. Ketika RZ keluar dari sel, dia digiring menuju pintu utama blok. Di sanalah, dia akhirnya dikeroyok hingga akhirnya tewas.

Kasi Penindakan, Pengawasan dan Penegakan Disiplin Gusti Iskandarsyah mengatakan
kejadian tersebut sebenarnya tak terlepas dari kurang jumlah petugas jaga yang ada di Lapas. Sehingga tidak dapat memantau semua kejadian yang ada di blok.

Idealnya dalam satu regu ada 22 orang petugas jaga, namun nyatanya di Lapas Anak Martapura setiap regu hanya ada lima orang. "Dengan jumlah petugas yang terbatas, kami memilih fokus mengamankan blok dewasa karena jumlah napinya lebih banyak. Ternyata, yang kisruh malah blok anak," sesalnya.

Kalapas Tri Saptono Sambudji mengaku, terjadinya pengeroyokan tak terlepas dari kurangnya pengamanan di LPA Klas I Martapura. Dikarenakan minimnya jumlah petugas jaga, sehingga tidak dapat memantau semua kejadian yang ada di blok. "Setiap regu pengamanan saat ini hanya diisi tujuh orang, terbagi dari beberapa pos.

Jadi yang benar-benar menjaga area blok hunian hanya dua orang. Satu orang di blok wanita dan anak-anak, satunya lagi di blok pria dewasa," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Sementara itu, pengamanan di Lapas Khusus Narkotika Klas II Karang Intan juga tak kalah longgarnya. Saning longgarnya, pada tahun 2016 ada dua warga binaannya yang berhasil kabur di waktu yang berbeda yaitu pada bulan Februari dan Desember. Memasuki tahun 2017, jajaran Lapas Narkotika Karang Intan kembali direpotkan mencari dan mengejar pelarian seorang warga binaan lainnya yang kabur pada Senin (6/2).

Kalapas Mohammad Hafil beralasan, longgarnya keamanan disebabkan oleh kurangnya personel penjagaan. Saat ini Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan mempunyai 9 Blok yang di huni oleh 1.249 orang napi.

Halaman:

BACA JUGA

Jumat, 19 Januari 2018 15:17

KOK BISA? Angka Pelanggaran Lalu lintas Menurun, Tapi Kematian Bertambah

BANJARMASIN - Mengatur lalu lintas, sama halnya membersihkan sampah di sungai. Sulit, imposible! Tak…

Jumat, 19 Januari 2018 14:45

Nafsu Memuncak, Pria ini Gerayangi Tubuh Gadis Belia

BANJARMASIN - Entah setan apa yang merasuki Idris (31). Dia nekat memasuki kamar seorang pelajar SMA…

Jumat, 19 Januari 2018 14:37

Pencuri Besi di Proyek ULM Dibekuk

BANJARMASIN - Proyek pembangunan kampus Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin di Jalan Hasan…

Kamis, 18 Januari 2018 19:17

Kejati Tak Jadi tetapkan Tersangka Kasus Perjalanan Fiktif DPRD Kalsel

BANJARMASIN – Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kalsel tak jadi menetapkan tersangka dalam kasus perjalanan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:30

Muslih Minta Ditahan di Banjarbaru

BANJARMASIN - Suara Muslih terbata-bata. Dia bahkan meneteskan air mata ketika membacakan nota pembelaan…

Rabu, 17 Januari 2018 15:11

NEKAT..!! Rumah Mantan Majikan Sendiri Dibobol

BANJARBARU – Kehilangan pekerjaan, uang tak punya, sementara suami juga telah pergi, membuat J,…

Rabu, 17 Januari 2018 11:22

Brakkk!! Tabrak Tiang Listrik, Nyawa Pemuda Melayang

BANJARMASIN - Satu nyawa remaja melayang sia-sia, Selasa (16/1) pagi. Korban bernama Ahmad Faizur Rahman.…

Rabu, 17 Januari 2018 10:51

Rumah Bedakan Ludes Dilalap Si Jago Merah

BANJARMASIN - Kepulan asap tebal muncul di Jalan Anang Adenansi, persis di belakang lapangan Futsal…

Rabu, 17 Januari 2018 10:49

Suami Seret Istri Geluti Bisnis Terlarang

BANJARMASIN - Yusran alias Iyus (28) menggeluti bisnis narkoba, meski dia memiliki pekerjaan sebagai…

Rabu, 17 Januari 2018 09:59

Bahrun Ditemukan Tewas di WC Masjid, Diduga Karena Stroke

AMUNTAI - Umur seseorang merupakan misteri kuasanya kapan waktu hari dan tempatnya untuk kembali kepadanya.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .