MANAGED BY:
SABTU
19 AGUSTUS
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

HUKUM & PERISTIWA

Selasa, 07 Maret 2017 15:58
Melihat Potensi Perkelahian Napi dalam Overkapasitas Lapas di Banua

PAK, TAMBAH PETUGAS, PAK!

SIDANG: Napi Lapas wanita Teluk Dalam diberangkatkan ke pengadian, kemarin (6/3).

PROKAL.CO, Tewasnya RZ, 16, Sabtu (4/3) tadi dalam sebuah perkelahian Lapas Anak Martapura menjadi bukti minimnya pengawasan yang bisa dilakukan para penjaga. Rasio jumlah petugas dan penghuni Lapas yang jomplang jauh menjadi faktor utama. Padahal perkelahian hampir setiap hari terjadi di Lapas.

---

RZ, 16, baru menjalani masa tahanan dua bulan di Lembaga Pemasyarakatan Anak (LPA) Klas I Martapura, Kabupaten Banjar. Sebagai anak baru dia sudah diincar oleh para "senior" di dalam Lapas.

Benarlah. Kesempatan mengeroyok RZ didapat saat warga binaan akan melaksanakan Salat Maghrib berjamaah. Ketika RZ keluar dari sel, dia digiring menuju pintu utama blok. Di sanalah, dia akhirnya dikeroyok hingga akhirnya tewas.

Kasi Penindakan, Pengawasan dan Penegakan Disiplin Gusti Iskandarsyah mengatakan
kejadian tersebut sebenarnya tak terlepas dari kurang jumlah petugas jaga yang ada di Lapas. Sehingga tidak dapat memantau semua kejadian yang ada di blok.

Idealnya dalam satu regu ada 22 orang petugas jaga, namun nyatanya di Lapas Anak Martapura setiap regu hanya ada lima orang. "Dengan jumlah petugas yang terbatas, kami memilih fokus mengamankan blok dewasa karena jumlah napinya lebih banyak. Ternyata, yang kisruh malah blok anak," sesalnya.

Kalapas Tri Saptono Sambudji mengaku, terjadinya pengeroyokan tak terlepas dari kurangnya pengamanan di LPA Klas I Martapura. Dikarenakan minimnya jumlah petugas jaga, sehingga tidak dapat memantau semua kejadian yang ada di blok. "Setiap regu pengamanan saat ini hanya diisi tujuh orang, terbagi dari beberapa pos.

Jadi yang benar-benar menjaga area blok hunian hanya dua orang. Satu orang di blok wanita dan anak-anak, satunya lagi di blok pria dewasa," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Sementara itu, pengamanan di Lapas Khusus Narkotika Klas II Karang Intan juga tak kalah longgarnya. Saning longgarnya, pada tahun 2016 ada dua warga binaannya yang berhasil kabur di waktu yang berbeda yaitu pada bulan Februari dan Desember. Memasuki tahun 2017, jajaran Lapas Narkotika Karang Intan kembali direpotkan mencari dan mengejar pelarian seorang warga binaan lainnya yang kabur pada Senin (6/2).

Kalapas Mohammad Hafil beralasan, longgarnya keamanan disebabkan oleh kurangnya personel penjagaan. Saat ini Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan mempunyai 9 Blok yang di huni oleh 1.249 orang napi.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 19 Agustus 2017 12:05

Gak Terima Disekap Bos Batubara, Ladies ini Lapor Polisi

BANJARMASIN - Seorang perempuan muda mendatangi Direktorat Kriminal Umum Polda Kalsel, Jumat (18/8).…

Sabtu, 19 Agustus 2017 11:39

Habis Salat Jumat, Motor Raib Digondol Maling

BANJARMASIN - Abdullah Hasan (45) kaget setelah mengetahui sepeda motor yang telah diparkir untuk salat…

Jumat, 18 Agustus 2017 17:07

Ternyata ini Penyebab Ambruknya Jembatan di Batola

MARABAHAN – Baru dua tahun dibangun, Jembatan Mandastana- Tanipah ambruk. Peristiwa menghebohkan…

Jumat, 18 Agustus 2017 15:13

Apess..! Ambil Tas Orang Lagi Sholat, Eh Ketangkep Warga

RANTAU - Nasib sial dialami oleh seorang pemuda bernama Sugiharto (26). Ia harus merasakan amukan warga…

Jumat, 18 Agustus 2017 14:56

Judi Ding Dong di Banua Anyar Digerebek Polisi

BANJARMASIN - Tempat perjudian ding-dong digerebek jajaran Satreskrim Polresta Banjarmasin, Selasa (15/8)…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:46

Nyanyikan Lagu Kebangsaan, H Rusli Menangis

MARTAPURA – H Rusli, satu dari 83 tahanan yang mendekam di Sel Polres Banjar sampai meneteskan…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:28

Tiga Napi Lapas Kelas III Banjarbaru Bebas di 17 Agustus

BANJARBARU - Bagi sebagian orang, 17 Agustus artinya tanggal merah atau lomba makan kerupuk. Tapi bagi…

Kamis, 17 Agustus 2017 12:19

Walikota Banjarbaru Jadi Korban Penipuan, Kok Bisa?

BANJARBARU - Walikota Banjarbaru Nadjmi Adhani menjadi korban penipuan. Modusnya klasik, mengaku-ngaku…

Kamis, 17 Agustus 2017 11:01

Penambang Emas Illegal di Tambang Ulang Diamankan

PELAIHARI - Tiga penambang emas illegal diamankan oleh Jajaran Polres Tanah Laut (Tala), saat melakukan…

Kamis, 17 Agustus 2017 10:24

Kapok.. Delapan Anak Punk Digaruk Satpol PP

PELAIHARI - Delapan anak Punk saat melintas di Kabupaten Tanah Laut (Tala) diamankan oleh Satuan Polisi…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .