MANAGED BY:
SENIN
27 MARET
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 08 Maret 2017 16:39
Mau ke Luar Negeri ? Harus Deposit Dulu Minimal Rp 25 Juta

Aturan Baru Pembuatan Paspor

Ilustrasi

PROKAL.CO, Bagi warga Banua yang ingin pergi ke luar negeri harus siap-siap dengan kantong lebih tebal. Sebab, biaya yang disiapkan sekarang bukan hanya untuk membeli tiket pesawat, membayar penginapan, dan konsumsi saja. Tapi ada beban tambahan lagi, yaitu harus menunjukan bukti rekening uang jaminan atau deposit ke Kantor Imigrasi dengan nominal Rp25 juta jika ingin mengurus paspor wisata.

Peraturan tersebut dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor IMI-0277.GR.02.06 Tahun 2017 tentang Pencegahan Tenaga Kerja Indonesia Nonprosedural.


Sementara, Kantor Imigrasi Klas I Banjarmasin sudah mulai menerapkan peraturan itu sejak Senin (6/3) tadi.

Kasi Lalulintas Keimigrasian Khairil anwar mengatakan, sebelum Imigrasi Klas I Banjarmasin menerapkan peraturan mengenai persyaratan baru pembuatan paspor. Pihaknya telah menerima surat edaran dari Ditjen Imigrasi pada 1 Maret 2017. "Sekarang bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor untuk keperluan berwisata, harus membawa buku tabungan atas nama yang bersangkutan dengan deposit minimal Rp25 juta," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Dia menambahkan, jika pemohon tidak melengkapi persyaratan tersebut maka pihak Imigrasi tidak akan melayaninya. Hingga pemohon dapat melengkapi semua persyaratan. "Ada beberapa pemohon yang datang tidak membawa buku tabungan, kami suruh pulang dulu untuk melengkapinya. Kalau tidak lengkap, tidak kami proses," tambahnya.

Selain paspor wisata, ada persyaraatan baru juga untuk pengurusan paspor haji dan umroh. Yaitu, pemohon harus membawa surat rekomendasi dari Kemenag di masing-masing daerah. Serta, rekomendasi dari travel yang akan memberangkatkannya. "Persyaratan-persyaratan baru ini tujuannya untuk mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sebab, TPPO biasanya terjadi berawal dari pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal melalui modus operandi seperti haji, umrah, berwisata, dan lain-lain," ujar Khairil

Dia menuturkan, TKI yang rentan jadi korban TPPO biasanya berangkat ke luar negeri tanpa bekal uang yang cukup.

 Nah, agar tidak ada lagi korban TPPO, setiap warga negara Indonesia (WNI) yang mengurus paspor untuk keperluan berwisata, diminta menunjukan deposit tersebut. ”Aturan yang dikeluarkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi ini untuk melindungi WNI, mencegah terjadinya TPPO,” tegasnya.

Secara terpisah, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Banjarbaru Amanullah mengaku menyambut baik dan mendukung kebijakan pengetatan pembuatan paspor yang dilakukan oleh Imigrasi. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat membantu BP3TKI dalam upaya mencegah adanya pemberangkatan TKI non prosedural dari Kalsel. "Selama ini pemberangkatan TKI ilegal memang banyak lewat jalur umroh, haji dan wisata. Dengan adanya aturan baru ini maka akan meminimalisir upaya pemberangkatan," katanya.

Dia mengungkapkan, BP3TKI Banjarbaru akan selalu berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Klas I Banjarmasin untuk merencanakan langkah-langkah lebih lanjut. "Kami berharap peraturan yang baru ini dapat memberikan implikasi terhadap pencegahan penempatan TKI secara non prosedural," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Noor Fahmi mengaku baru mengetahui persyaratan baru pembuatan paspor bagi calon jemaah umroh dan haji, Selasa (7/3) kemarin. "Kami baru menerima surat edaran dari Kemenag Pusat hari ini (kemarin)," ujarnya.

Dia memaparkan, dalam surat edaran tersebut berisikan bahwa Kemenag Pusat menindaklanjuti mengenai peraturan dari Ditjen imigrasi. Perihal penambahan persyaratan pembuatan paspor umroh dan haji, dalam langkah mencegah adanya pemberangkatan TKI non prosedural. "Persyaratan barunya calon jemaah yang ingin mengurus paspor harus membawa surat rekomendasi dari Kemenag kabupaten dan kota," tuturnya.

Untuk menindaklanjuti surat edaran tersebut, Kanwil Kemenag Kalsel akan menyurati seluruh Kemenag yang ada di kabupaten/kota agar memberikan surat rekomendasi bagi para calon jemaah yang ingin mengurus paspor. "Contoh surat rekomendasinya sudah ada, nanti akan kami bagi ke Kemenag kabupaten/kota," tutup Fahmi. (ris)


BACA JUGA

Sabtu, 25 Maret 2017 18:07

Jelang Haul Abah Guru Sekumpul, Warga Bersihkan Selokan dan Sampah PPS

MARTAPURA - Dalam beberapa hari terakhir warga terlihat mulai melakukan pembersihan di sekitar wilayah…

Sabtu, 25 Maret 2017 13:15

Ya Ampun Kasiannya.. Mantan Guru Ngaji Dipasung Warga

MARTAPURA – Miris sekali kisah hidup Siti Amnah, 38. Warga Desa Kalampaian Ilir, Kecamatan Astambul…

Sabtu, 25 Maret 2017 13:04
Berita Balangan

MANTAP..! Bupati Balangan Siapkan Razia Angkutan Secara Maraton

PARINGIN – Bupati Balangan H Ansharuddin tampaknya sudah benar-benar geram dengan semakin parahnya…

Sabtu, 25 Maret 2017 12:59
Berita Tanah Bumbu

Mengelola Koperasi Perlu Komitmen dan Kejujuran

BATULICIN - Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pegawai honorer di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Tanah…

Sabtu, 25 Maret 2017 12:58
Berita Tanah Bumbu

Perangkat Daerah Harus Inovatif

BATULICIN - Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu menyelenggarakan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang)…

Jumat, 24 Maret 2017 15:24
Jelang Haul Guru Sekumpul ke-12

Masyarakat Samarinda Siap Jadi Relawan di Haul Abah Guru Nanti

MARTAPURA - Ternyata bukan hanya masyarakat Kalsel saja yang antusias ingin berperan langsung menyukseskan…

Jumat, 24 Maret 2017 15:19

YAHH..!! Layanan Pembuatan SIM jadi Jauh, Warga Banyak Mengeluh

BANJARMASIN - Warga Banjarmasin mengeluh dengan rencana pemindahan layanan pembuatan SIM di Polresta…

Jumat, 24 Maret 2017 14:49
Berita Balangan

NAH.. Pemkab Temukan Gangguan Lingkungan yang Ditimbulkan Balangan Coal

PARINGIN – Mencoba menengahi permasalahan yang terjadi antara masyarakat Desa Tawahan Kecamatan…

Jumat, 24 Maret 2017 14:39
Berita Tanah Bumbu

Verifikasi Calon Penerima Program Bedah Rumah

BATULICIN - Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga  Provinsi Kalimantan Selatan sedang…

Jumat, 24 Maret 2017 14:38
Berita Tanah Bumbu

Tanbu Kebagian Jatah 155.085 Rastra

BATULICIN - Beras Pra Sejahtera atau Rastra untuk Kabupaten Tanah Bumbu sebanyak 155.085 kilogram yang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .