MANAGED BY:
MINGGU
24 SEPTEMBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Rabu, 08 Maret 2017 16:39
Mau ke Luar Negeri ? Harus Deposit Dulu Minimal Rp 25 Juta

Aturan Baru Pembuatan Paspor

Ilustrasi

PROKAL.CO, Bagi warga Banua yang ingin pergi ke luar negeri harus siap-siap dengan kantong lebih tebal. Sebab, biaya yang disiapkan sekarang bukan hanya untuk membeli tiket pesawat, membayar penginapan, dan konsumsi saja. Tapi ada beban tambahan lagi, yaitu harus menunjukan bukti rekening uang jaminan atau deposit ke Kantor Imigrasi dengan nominal Rp25 juta jika ingin mengurus paspor wisata.

Peraturan tersebut dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi yang tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor IMI-0277.GR.02.06 Tahun 2017 tentang Pencegahan Tenaga Kerja Indonesia Nonprosedural.


Sementara, Kantor Imigrasi Klas I Banjarmasin sudah mulai menerapkan peraturan itu sejak Senin (6/3) tadi.

Kasi Lalulintas Keimigrasian Khairil anwar mengatakan, sebelum Imigrasi Klas I Banjarmasin menerapkan peraturan mengenai persyaratan baru pembuatan paspor. Pihaknya telah menerima surat edaran dari Ditjen Imigrasi pada 1 Maret 2017. "Sekarang bagi masyarakat yang ingin mengurus paspor untuk keperluan berwisata, harus membawa buku tabungan atas nama yang bersangkutan dengan deposit minimal Rp25 juta," katanya kepada Radar Banjarmasin.

Dia menambahkan, jika pemohon tidak melengkapi persyaratan tersebut maka pihak Imigrasi tidak akan melayaninya. Hingga pemohon dapat melengkapi semua persyaratan. "Ada beberapa pemohon yang datang tidak membawa buku tabungan, kami suruh pulang dulu untuk melengkapinya. Kalau tidak lengkap, tidak kami proses," tambahnya.

Selain paspor wisata, ada persyaraatan baru juga untuk pengurusan paspor haji dan umroh. Yaitu, pemohon harus membawa surat rekomendasi dari Kemenag di masing-masing daerah. Serta, rekomendasi dari travel yang akan memberangkatkannya. "Persyaratan-persyaratan baru ini tujuannya untuk mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang (TPPO). Sebab, TPPO biasanya terjadi berawal dari pengiriman tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal melalui modus operandi seperti haji, umrah, berwisata, dan lain-lain," ujar Khairil

Dia menuturkan, TKI yang rentan jadi korban TPPO biasanya berangkat ke luar negeri tanpa bekal uang yang cukup.

 Nah, agar tidak ada lagi korban TPPO, setiap warga negara Indonesia (WNI) yang mengurus paspor untuk keperluan berwisata, diminta menunjukan deposit tersebut. ”Aturan yang dikeluarkan Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi ini untuk melindungi WNI, mencegah terjadinya TPPO,” tegasnya.

Secara terpisah, Kepala Balai Pelayanan Penempatan dan Perlindungan TKI (BP3TKI) Banjarbaru Amanullah mengaku menyambut baik dan mendukung kebijakan pengetatan pembuatan paspor yang dilakukan oleh Imigrasi. Menurutnya, kebijakan tersebut sangat membantu BP3TKI dalam upaya mencegah adanya pemberangkatan TKI non prosedural dari Kalsel. "Selama ini pemberangkatan TKI ilegal memang banyak lewat jalur umroh, haji dan wisata. Dengan adanya aturan baru ini maka akan meminimalisir upaya pemberangkatan," katanya.

Dia mengungkapkan, BP3TKI Banjarbaru akan selalu berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Klas I Banjarmasin untuk merencanakan langkah-langkah lebih lanjut. "Kami berharap peraturan yang baru ini dapat memberikan implikasi terhadap pencegahan penempatan TKI secara non prosedural," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel Noor Fahmi mengaku baru mengetahui persyaratan baru pembuatan paspor bagi calon jemaah umroh dan haji, Selasa (7/3) kemarin. "Kami baru menerima surat edaran dari Kemenag Pusat hari ini (kemarin)," ujarnya.

Dia memaparkan, dalam surat edaran tersebut berisikan bahwa Kemenag Pusat menindaklanjuti mengenai peraturan dari Ditjen imigrasi. Perihal penambahan persyaratan pembuatan paspor umroh dan haji, dalam langkah mencegah adanya pemberangkatan TKI non prosedural. "Persyaratan barunya calon jemaah yang ingin mengurus paspor harus membawa surat rekomendasi dari Kemenag kabupaten dan kota," tuturnya.

Untuk menindaklanjuti surat edaran tersebut, Kanwil Kemenag Kalsel akan menyurati seluruh Kemenag yang ada di kabupaten/kota agar memberikan surat rekomendasi bagi para calon jemaah yang ingin mengurus paspor. "Contoh surat rekomendasinya sudah ada, nanti akan kami bagi ke Kemenag kabupaten/kota," tutup Fahmi. (ris)


BACA JUGA

Sabtu, 23 September 2017 16:14

Pemilik Mobil yang Dirusak itu Ternyata Seorang Pengacara

BANJARMASIN - Mobil Honda Brio warna hitam milik salah satu pengacara menjadi amukan massa. Aksi itu…

Sabtu, 23 September 2017 15:47

KAPAN DIPERBAIKI? Jalan Lingkar Dalam Selatan Rusak Berat

BANJARMASIN – Kerusakan beberapa ruas jalan di Lingkar Dalam Selatan, Kota Banjarmasin mulai dikeluhkan…

Sabtu, 23 September 2017 15:35

Cegah Gangguan Kamtibmas

MARABAHAN - Kapolsek Berangas memerintahkan kepada anggota Bhabinkamtibmas melakukan patroli dan koordinasi…

Sabtu, 23 September 2017 14:47

Nonbar Film G30S/PKI Disarankan Sambil Diskusi, Setuju?

BANJARMASIN – Ajakan untuk nonton bareng (Nonbar) film G30S/PKI terus jadi perbincangan di tengah…

Sabtu, 23 September 2017 14:27

Nonbar Film G30S/PKI, Dandim: Itu Perintah Panglima

BANJARBARU - Pekan depan film Pengkhianatan G30S/PKI akan diputar di dua tempat, Lapangan Murjani Banjarbaru…

Sabtu, 23 September 2017 14:20

Kubah Masjid Agung Bocor, Pemko Banjarbaru Rencanakan Rehab

BANJARBARU - Masjid Agung Al Munawwarah yang merupakan kebanggaan masyarakat Banjarbaru membutuhkan…

Sabtu, 23 September 2017 11:58

Pemko Banjarmasin Serius Kaji Rumah Lanting, ini Buktinya

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin saat ini gencar melakukan revitalisasi sungai. Baik…

Sabtu, 23 September 2017 11:47

INGAT! Air Ledeng Akan Mati Total di Wilayah-wilayah ini

BANJARMASIN - Perbaikan dan koneksi pipa PDAM Bandarmasih kembali akan dilakukan di sejumlah wilayah.…

Jumat, 22 September 2017 19:03
Parlementaria Banjarbaru

Cegah PCC Masuk Banjarbaru, Begini Kata Politisi Golkar

BANJARBARU - Belum tuntas pemberantasan peredaran zenith, muncul lagi obat keras baru yaitu PCC. Meski…

Jumat, 22 September 2017 19:02
Kabar Banjarbaru

Pemko Banjarbaru Jalin Kerja Sama Dengan PLN Kalselteng

BANJARBARU - Pemkot Banjarbaru Selasa (19/9) kemarin, menjalin kesepakatan kerjasama dengan PLN Kalselteng…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .