MANAGED BY:
KAMIS
24 MEI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Kamis, 09 Maret 2017 15:32
Oknum Samsat di Barabai Gelapkan Setoran Pajak

PROKAL.CO, BARABAI - Kasus penggelapan setoran oleh oknum pegawai kantor Unit Penerimaan Pendapatan Daerah (UPPD) Samsat Barabai, terungkap Rabu(8/4) kemarin.

Kasus ini bermula Kamis (2/3) lalu, Rahmadi Warga Murung A Kecamatan Batu Benawa ingin memperpanjang pajak kendaraan bermotor milik orangtuanya, yang sudah mati selama 4 tahun.

Diapun akhirnya memberanikan diri untuk mengurus langsung perpanjangan pajak tersebut, ke kantor Bersama UPPD Samsat Barabai di Jalan Abdul Muis Ridhani Barabai.

"Saya sebelumnya tidak biasa beurusan memperpanjang pajak kendaraan secara langsung. Saat di kantor Samsat, pada kamis (2/3) itu saya bertanya kepada security, lalu diberi informasi bahwa oknum pegawai Kantor UPPD Samsat Barabai Arin Syahbana bisa mengurus perpanjangan pajak kendaraan saya," ungkapnya.

Singkat cerita, setelah dirinya berbicara dengan Arin oknum pegawai Samsat Barabai tersebut, dirinya diberi rincian pembayaran pajak kendaraan sebesar Rp 1.085.000, termasuk dendanya. Setelah itu dirinya langsung disuruh mentransfer uang tersebut ke rekening pribadi Bank milik Arin Syahbana.

"Uangnya saya transfer Rp 1 juta, lalu yang Rp 85 ribu itu saya kasihkan tunai. Karena kalau di rekening hitungannya ganjil, dan tanggung. Setelah itu saya disuruh menunggu beberapa hari, dan diberi nomor telepon kontak Arin," ujarnya.

Dia melanjutkan, setelah beberapa hari mencoba untuk menghubungi Arin, dirinya kaget karena nomor telepon yang diberikan malah tidak aktif. Lalu pada Rabu(8/3) kemarin dirinya kembali datang ke kantor Samsat Barabai. Tetapi lagi-lagi kecewa karena tidak bisa menemui Arin sang oknum di Kantor Samsat. Rahmadi akhirnya melapor ke petugas Samsat dan menceritakan permasalahan tersebut.

"Jawaban dari petugas lain di kantor Samsat, mereka tidak tahu menahu soal hal itu. Karena saya berurusan tidak melalui loket resmi. Saya disuruh mengurus masalah ini secara pribadi oknum tersebut. Saya jadi bingung," keluhnya.

Rahmadi tidak patah semangat, setelah mendengar jawaban tersebut, dirinya langsung menuju Polres HST untuk mengadukan kejadian yang menimpanya. Polres HST memberikan masukan lebih baik mengadu kepada Kepala Kantor Samsat agar dapat jalan keluar.
"Saya sebenarnya tidak mau hal ini dibesar-besarkan, hanya mau urusan pajak kendaraan saya beres, atau uang saya dikembalikan. Paling tidak Arin oknum ini bertanggung jawab," ungkapnya.

Kepala Kantor UPPD Samsat Barabai Ilham Efendi, didampingi Kasi pelayanan PKP, dan BBNKB Ali Muhraji mengaku baru mengetahui adanya keluhan, dan dugaan penggelapan pajak tersebut oleh oknum pegawainya.

Dirinya menjelaskan, sebenarnya selama ini pihaknya sudah memberikan arahan kepada para pegawainya, baik melalui apel dikantor atau pada kesempatan lainnya, agar para pegawainya tidak melakukan praktek pencaloan, apalagi penggelapan pajak yang harus disetorkan. Pihaknya juga sebenarnya sudah mengantisipasi hal ini, dengan memasang banner, serta spanduk baik didepan kantor ataupun di sekitaran Kota Barabai.

"Kami juga sudah mengimbau kepada masyarakat, apabila mengurus perpanjangan pajak kendaran bermotor, agar melalui loket resmi di kantor kami. Ini guna menghindari prakter pencaloan, karena prosesnya sendiri saat ini sangat mudah, dan tidak bertele-tele," terangnya.

Dia mengaku, apa yang dilakukan pegawainya telah mencoreng nama instansinya. Yang pasti pihaknya akan memberikan tindakan, dan sanksi kepada oknum yang bersangkutan.

"Kami langsung menghubungi Arin oknum yang bersangkutan, kebetulan yang bersangkutan sedang izin tidak masuk kerja beberapa hari ini. Kami juga memerintahkan agar segera diselesaikan hari ini juga. Jika memang warga sebagai wajib pajak sudah membayarkan, langsung disetorkan, jangan ditunda-tunda. Jangan sampai uangnya malah dipakai oleh yang bersangkutan. Sehingga permasalahan seperti ini cepat selesai," tegasnya. (zay/ay/ran)


BACA JUGA

Kamis, 24 Mei 2018 16:48

DDDT Rendah, Pulau Laut Berisiko Krisis Air

BANJARMASIN - Mantan dosen Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM), Karta Sirang dihadirkan…

Kamis, 24 Mei 2018 13:29

MSAM Komitmen Bangun Ekonomi dan Mental-Spritual

Muhammad Akbar terbata berkisah. Beberapa tahun silam dia menamatkan SMP. "Maunya jadi tentara tapi…

Kamis, 24 Mei 2018 13:25

Selamat, Polda Kalsel Hari ini Resmi Jadi Tipe A

BANJARMASIN – Sejarah baru tercipta bagi kepolisian daerah (Polda) Kalimantan Selatan.  Hari…

Kamis, 24 Mei 2018 13:22

Tak Terurus, Makam Massal Jumat Kelabu Semakin Dilupakan

Makam Massal Jumat Kelabu 23 Mei 1997, nampaknya sudah dilupakan. Kuburan ratusan mayat tanpa identitas,…

Kamis, 24 Mei 2018 12:59

Menolak Lupa, Bukan Mengungkit Luka

SANGGAR Titian Barantai dari Universitas Islam Kalimantan layak mendapat acungan jempol. Sejak tahun…

Kamis, 24 Mei 2018 12:53

NAH LO.. Komisi ASN Sebut Pemeriksaan Inspektorat Atas Hamli Tidak Sah

Hamli Kursani kini berada di atas angin. Komisi ASN menyatakan pemeriksaan Inspektorat atas Hamli tidak…

Kamis, 24 Mei 2018 12:40

Sepi Wisatawan, Bus Wisata di Banjarbaru ini Diistirahatkan

BANJARBARU - Baru diresmikan pada akhir bulan April, bus wisata terpaksa harus diistirahatkan sepanjang…

Kamis, 24 Mei 2018 12:37

Pajak Tanah Uruk Bandara, Pemko Banjarbaru Bakal Dapat Satu Miliar

BANJARBARU - Jika tak ada aral melintang, Pemko Banjarbaru kemungkinan mendapatkan pajak tanah uruk…

Kamis, 24 Mei 2018 12:25

Fenomena Anak Sekolah Berburu Tanda Tangan Imam

BANJARMASIN - Bulan Ramadan pasti ingat waktu masih sekolah. Karena sekolah menugaskan untuk minta tanda…

Kamis, 24 Mei 2018 12:10
Pemkab Batola

Normiliyani Berpesan Tingkatkan Kepedulian Kepada Sesama

BATOLA - Bupati Barito Kuala Batola,  Noormiliyani AS mengajak masyarakat untuk memanfaatkan kesempatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .