MANAGED BY:
SELASA
23 JANUARI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 10 Maret 2017 10:11
Suami Istri Penjual Elektronik Bekas ini Raup Untung Jutaan Rupiah Tiap Hari
RAUP UNTUNG: Tuyani menunjukkan koleksi barang bekas elektronik yang siap dijualnya. [Foto: Salahudin/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Pekerjaan jual-beli barang bekas kerap dipandang sebelah mata. Tapi tak disangka, dengan bermodal ketekunan, sepasang suami istri asal Bondowoso dan Malang, Jatim bernama Tuyani (36) dan Eko Saputra (40) yang sekarang bermukim di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) mampu hidup berkecukupan.

------------------------------------------------

Salahudin, Kandangan

------------------------------------------------

SUDAH sekitar tiga tahun Tuyani dan Eko hidup merantau di Kota Kandangan, sebagai pengumpul barang bekas dan penjual barang bekas elektronik.

Awal merantau ke Kota Kandangan sepasang suami istri langsung bekerja sebagai pengumpul barang bekas, mulai dari besi sampai dari berbahan plastik bekas.

Pertama mereka menyewa salah satu tempat di kawasan Tinggiran, Kandangan sebagai tempat mengumpulkan barang bekas. Setelah mendapatkan keuntungan yang cukup lumayan barulah keduanya melebarkan sayapnya ke usaha penjualan barang bekas elektronik.

Diceritakan Tuyani, memulai usaha demi bisa menyambung hidup. “Meski penghasilan tidak tetap, tapi Alhamdulillah cukup untuk keluarga,” ucapnya.

Saat di kawasan Tinggiran, Kandangan, barang bekas yang didapatkan dari membeli dari masyarakat atau langsung mendatangi rumah sewaannya hanya kipas angin bekas yang sudah diperbaiki yang dijual.

“Kipas bekas yang didapatkan diperbaiki suami dibantu dan diajari teman orang di sini (Kandangan). Setelah baik baru dipajang depan rumah. Kalau ada yang membeli langsung dijual,” ujarnya.

Hampir sekitar satu tahun lebih berada di Tinggiran, keduanya pun kemudian berpindah lokasi ke kawasan Jalan Kenanga, Kandangan. Di tempat yang baru ini usaha keduanya makin berkembang pesat.

Tidak hanya mengumpulkan barang bekas sampai menjual kipas angin bekas saja. Tetapi juga menjual lemari es atau kulkas bekas. “Jual kulkas bekas ini baru sekitar satu tahun lebih. Setelah dibeli diperbaiki sama teman suami saya baru dijual kalau ada yang beli,” tuturnya.

Diungkapkannya, kipas angin berbagai ukuran dan merk serta kulkas yang dijual kepada masyarakat pun bervariasi. “Untuk kipas angin dari puluhan ribu sampai ratusan ribu. Sedangkan kulkas dari ratusan ribu sampai Rp1 juta,” ucapnya.

Dikatakan Tuyani, dalam sehari barang bekas elektronik memang penjualannya tidak menentu. Sehari bisa beberapa barang terjual, kadang bisa juga tak ada yang laku. “Ya untungnya sehari bisa puluhan ribu sampai Rp1 juta kalau banyak barang laku terjual,” ungkapnya.

Dijelaskannya, sekarang peminat barang bekas elektronik yang dijual suami istri ini tidak hanya dari kalangan masyarakat saja. Tapi, instansi swasta dan pemerintah juga sudah sering membeli barang bekas elektroniknya.  “Ya alhamdulillah, semakin banyak. Mulai masyarakat, polisi, instansi pemerintah juga sering ngambil barang di tempat kami,” pungkasnya. (by/ram)


BACA JUGA

Sabtu, 20 Januari 2018 11:07

Sisi Lain Parade Jukung Barenteng, Berawal dari Request Fotografer Asing

Belakangan sering digelar parade jukung di Kota Banjarmasin. Menampilkan berbagai formasi unik. Di balik…

Kamis, 18 Januari 2018 18:57

Dibalik Kegagalan Rumah Sakit Idaman Meraih Akreditasi Bintang Lima

Dua spanduk besar bertuliskan "RSID Kita Semua, RSID Paripurna, RSID Yes! Yes! Yes!" terpasang di lobi…

Sabtu, 13 Januari 2018 15:10

Kisah Perajin Purun di Bahalayung, Rumput Tergusur Kelapa Sawit

Perajin  topi purun  masih bertahan,  meski bahan baku rumput mulai langka akibat tergusur…

Selasa, 09 Januari 2018 14:32

FKH Banjarmasin Tak Gentar Menanam Rambai di Tengah Kota

Gbo Green bukan sekadar kaos oblong bertema lingkungan. Atau kemana-mana pakai sepatu gunung. Ini menyangkut…

Senin, 08 Januari 2018 13:21

Kisah Sukses Moses, Berawal dari Sebuah Pahat Pemberian Ayah

  Siapa bilang hobi tak bisa dijadikan bisnis menjanjikan. Sudah banyak contoh mereka yang sukses.…

Minggu, 07 Januari 2018 06:53
Featute

Hudes, Kedai Pertama yang Menjual Kopi Asli Kalsel (Bagian 2)

KETIKA Hudes Coffee baru dibuka, Syam mengaku keteteran. Kini ia dibantu Ari Wahyu Fatikha Krisna, 23…

Minggu, 07 Januari 2018 06:46

Hudes, Kedai Pertama yang Menjual Kopi Asli Kalsel (Bagian 1)

Kafe manapun yang dimasuki, pertanyaannya selalu sama. Dari papan menu ada pilihan Kopi Aceh, Gayo,…

Sabtu, 06 Januari 2018 14:25

Pegiat Fan Art di Banjarmasin, Awalnya Hobi, Kini Jadi Bisnis

Pernah mendengar istilah fan art? Yap, seni menggambar yang tergolong anti mainstream. Hasil karya tak…

Jumat, 05 Januari 2018 11:46

Bripda Anna Meirina, Polwan yang Aktif di Dunia Olahraga

Olahraga adalah bagian penting dalam hidup manusia. Pastinya bikin sehat jasmani dan rohani. Lebih dari…

Rabu, 03 Januari 2018 12:40

Serunya Menikmati Satu Jam Naik Bajaj Terbaru

“Bremm bremmm”… Itulah suara mesin bajaj yang baru beroperasi sepekan di Banjarmasin.…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .