MANAGED BY:
MINGGU
22 OKTOBER
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

FEATURE

Jumat, 10 Maret 2017 10:49
Cara Belajar Unik Pelajar MIS Nurul Huda Desa Sungai Pinang Baru

Hujan Pergi ke Luar Kelas, Teduh Masuk Lagi ke Dalam

TAUNGKAP: Meja ini rusak akibat dimakan usia, paku-pakunya tidak berfungsi merapatkan papan. [Foto: Amin/Radar Banjarmasin]

PROKAL.CO, Belajar di ruang kelas nyaman jadi barang mewah bagi warga Desa Sungai Pinang Baru.

------------------------------------------------------

MUHAMMAD AMIN, Sungai Tabuk

------------------------------------------------------

Celotehan puluhan bocah Madrasah Ibtidaiyah Swasta Nurul Huda, Jalan Handil 2, Desa Sungai Pinang Baru, Kecamatan Sungai Tabuk jadi gambaran keseharian anak didik setingkat sekolah dasar itu.

Salah satunya Arman, bocah berusia 12 tahun duduk di kelas 6 ini mengaku tiada hari tanpa bermain. Saling ledek dengan goyunan menurut mereka lucu jadi hiburan bahwa belajar di kelas dengan kondis buruk tidak jadi soal.

Pasalnya, si anak tidak memiliki perbandingan mana bangunan baik dan tidak, ia merasa, kelas 6 ini sangat baik kendati di sana sini mengalami kerusakan, mulai ventilasi, pintu kelas, lemari, meja dan kursi.

“Neh pak coba lihat, kayu meja belajar ini bisa diangkat, coba foto saja, kursi saya juga hilang sandaranya,” ucap Arman spontan menunjukan meja berlaci namun kayu bagian atas bisa diangkat-angkat.

Arman bercita-cita mondok setelah lulus dari MIS Nurul Huda merasa nyaman saja belajar di kelas 6. Selama tiga tahun dari kelas 1 sampai 3, kondisi bangunan kelasnya lebih mengenaskan.

”Bangunan kelas ini kan baru, coba kalau masih belajar di ruang kelas 1 dan 3 lebih buruk lagi kan,” timpalnya sambil menunjuk bangunan memprihatinkan bekas kelasnya sewaktu diawal bersekolah.

“Pian tahukan Tampias, nah paling itu yang kami takutkan kalau hujan. Airnya masuk ke ruang kelas. buku pelajaran harus diamankan, dan berbagi tempat duduk,” tambahnya.

Teman sekelas Arman yang biasa dipanggil Lukman atau Luluk juga tak mau kalah bercerita. Ia mengundang penulis ke sekolah kalau hujan lagi lebat dan merasakan sendiri rasa belajar di kelas 1 dan 3. Nekad bertahan di dalam kelas saat hujan, dijamin basah kuyup, ratusan loban di atap menghiasi bagian atas kelas tanpa plafon itu.

“Di sini beda pak, kalau hujan, kami lari ke luar kelas dan berteduh. Orang kan bila hujan masuk ke dalam. Itulah hebatnya kami, terbalik,” terangya sambil tersenyum.

Ruang bekas perpustakaan yang kondisiya lebih parah sering dijadikan tempat bermain, dinding kusam keropos dan bolong-bolong jadi tempat favorit untuk mengintip teman sedang belajar di kelas 1 dan 2. Ruang perpustakaan ini letaknya menyatu ditengah kelas 1 dan 2.

Jainab dari kelas 4 juga tidak terganggu kurang nyamannya wadah belajar. Anak cewek ini asyik bermain kartu bergambar superhero bersama Lindawati, Mina Farida, dan Siti Salbiah setelah bel jam istirahat berdering. Dipojok belakang kelas, bergerombol melantai, sambil nyemil jajanan, asyik mengadu hebat-hebatan kartu.

“Kemana lagi kami bisa main, bangunan kelas 4 dan 6 ini kan tinggi, dan tidak ada halaman, jadi main di dalam kelas saja setelah belajar,” tutur Jainab.

Halaman:

BACA JUGA

Sabtu, 21 Oktober 2017 13:25

Kisah Bripka Rahmadani Memediasi Blokade SMPN 4 Sungai Tabuk

Demi mendamaikan warga binaan, Bhabinkamtibmas Sungai Lulut Bripka Rahmadani rela memotong uang gaji…

Kamis, 19 Oktober 2017 13:24

Polres dan PN Barabai Bikin Terobosan Surat Penggeledahan-Penyitaan Online

Surat penggeledahan atau penyitaan kini tak rumit lagi, Petugas bisa mendapatkannya lewat online. -------------------------------------…

Rabu, 18 Oktober 2017 12:51

Wen Xianyou, Warga Negara Asing yang Tertangkap jadi Pedagang Kaki Lima di Banjarbaru

KISAH Wen Xianyou menjadi unik karena ia memilih menjadi PKL (Pedagang Kaki Lima). -------------------------------------------…

Selasa, 17 Oktober 2017 13:12

Innalillah, Pencipta Lagu 'Mars Kayuh Baimbai' Tutup Usia

Syarifuddin MS meninggal dunia pada usia 63 tahun. Anak, sahabat dan rekan musisi bersedia berbagi cerita…

Senin, 16 Oktober 2017 12:01

Kunjungi SD Swasta Milik PT DMS Kebun Barat

Dua bulan berlalu. Namun peristiwa tragis yang menimpa dua murid SDS PT DMS di Desa Damit Kecamatan…

Jumat, 13 Oktober 2017 09:49

Lihat Nih, Cara Unik KONI Banjarbaru Semangati Atlet Porprov

KONI Banjarbaru punya cara unik untuk menyemangati para atletnya yang berlaga di Porprov X Kalsel 2017…

Senin, 09 Oktober 2017 14:47

Kala Warga Berjuang Selamatkan Bekantan yang Terjebak di Pohon

Seekor Bekantan (Nasalis Larvatus) terkulai lemah di rumah salah satu warga di Komplek Berlian 4, Keluarahan…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:57

Kasus Sengketa Makam Ulama di HSU, Makam Dibongkar, Nama Diubah

Makam tua di depan Masjid Jami Sungai Banar Kecamatan Amuntai Selatan menjadi sengketa warga sekitar.…

Sabtu, 07 Oktober 2017 13:44

Usaha Merebut Hati Masyarakat Melalui Bhabinkamtibmas

Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat atau Bhabinkamtibmas jadi andalan kepolisian…

Jumat, 06 Oktober 2017 15:08

Kala Penyandang Difabel Mendapatkan Hak Bekerja

Undang-Undang No.8 Tahun 2016 tentang penyandang disabilitas menyebut kaum difabel memiliki hak untuk…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .