MANAGED BY:
SELASA
25 JULI
BANUA | HUKUM & PERISTIWA | BISNIS | LIFESTYLE | FEATURE | SPORT | RAGAM INFO | SOCIETY | KOMBIS

BANUA

Sabtu, 11 Maret 2017 14:30
Terkait Rekomendasi Penutupan, Bupati: Masalah Conch Itu Dilema
Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani. [Foto: Humas Tabalong]

PROKAL.CO, TANJUNG - Meski belum secara resmi mendapatkan berkas rekomendasi Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tabalong tentang PT Conch South Kalimantan Semen, Bupati Tabalong H Anang Syakhfiani ternyata sudah menyikapi isi rekomendasi itu.

Bahkan Bupati menyebut, masalah tersebut sebagai dilema. Dilema karena permasalahan yang ditimbulkan perusahaan asal Tionghoa itu bukan wewenang Pemkab Tabalong, tetapi pemerintah pusat. Sehingga tidak banyak yang bisa diselesaikan.

"Bisa dikatakan ini dilema. Masalahnya apa, karena di satu sisi kita membutuhkan investor, namun ternyata banyak menimbulkan masalah. Sedangkan kewenangannya banyak berada di pemerintah pusat yang mengeluarkan izin," katanya.

Dengan begitu, tepat di hadapan Ketua DPRD Kabupaten Tabalong H Darwin Awi di Gedung Informasi belum lama tadi, dia menegaskan, bukan berarti Pemkab Tabalong tidak menyikapi rekomendasi tersebut. Tapi lantaran tidak memiliki kewenangan, sehingga banyak masalah tidak bisa dituntaskan. Parahnya, ini kemudian membuat masyarakat kecewa.

Di antara permasalahan yang menjadi sorotan Pansus adalah pelanggaran penambangan di kawasan hutan di luar batasan yang diizinkan. Yaitu 5,99 hektar. "Masalah hutan kewenangan pusat, itu karena yang mengeluarkan perizinannya pemerintah pusat," katanya.

Begitu pula soal jalan rusak yang diakibatkan kendaraan besar  bermuatan semen Conch. Menurutnya juga demikian. Yaitu keberwenangan ada di pemerintah pusat. "Tapi kalau mereka melintas di jalan kabupaten, kami tutup dan tidak boleh lewat," tegasnya.

Sebagaimana jalan kabupaten di Mabuun yang berlokasi di Kawasan Guru Danau yang tembus ke Tanjung Ekpo Center. Sekarang tidak boleh lagi angkutan semen Conch melintas di sana. "Mereka hanya boleh lewat di jalan nasional," terangnya.

Secara terbuka, dia menyatakan, sebenarnya Pemkab Tabalong tetap menjaga suhu investasi di daerahnya, guna kemajuan pembangunan kedepannya. Terlebih di sana sudah memiliki Bandara Warukin, yang saat ini sedang direnovasi dan akan melayani penerbangan keluar daerah.

Terlebih lagi, tema pembangunan pemerintahan periode dirinya, tahun ini, masuk dalam tema tahun investasi. Sehingga suhu investasi bisa dijaga sebaik-baiknya. Salah satu upayanya menjaga citra layanan. Baik cepat, maupun murah.

Sementara itu, Ketua Pansus terkait Conch DPRD Kabupaten Tabalong, menyampaikan ada sembilan permasalahan perusahaan di Desa Saradang Kecamatan Haruai tersebut, diantaranya masalah air Sungai Jaing yang disedot untuk keperluan pabrik, penambangan batu gamping untuk bahan baku semen, dan rusaknya jalan raya diakibatkan muatan semen. (ibn/yn/ram)


BACA JUGA

Selasa, 25 Juli 2017 17:31

Wahid Bantah Menganakemaskan Polder Alabio

AMUNTAI – Gelontoran dana yang mengalir deras ke Polder Alabio mendapat sorotan anggota Dewan…

Selasa, 25 Juli 2017 17:30
Kabar Tanah Bumbu

Stikes Gelorakan Germas

BATULICIN - Stikes Darul Azhar Batulicin melakukan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Rejowinangun…

Selasa, 25 Juli 2017 17:29
Kabar Tanah Bumbu

Menkes: Jadilah Manusia Produktif

BATULICIN - Menteri Kesehatan RI Nila Juwita Farid Moeloek mengajak para pemuda dan pemudi melalui Pramuka…

Selasa, 25 Juli 2017 17:28
Kabar Tanah Bumbu

Ratusan Peserta Ikut Senam

BATULICIN - Ratusan peserta mengikuti kegiatan Senam Minggu Pagi Ceria (SMPC) gelaran Radar Banjarmasin…

Selasa, 25 Juli 2017 17:26

Sudah 13 Kasus Kekerasan Diadukan

BANJARMASIN – Kasus kekerasan pada anak dan perempuan memang sering terjadi di Indonesia, tak…

Senin, 24 Juli 2017 17:06

Tata Ulang Kawasan Kamboja

BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin bakal membuat perencanaan pembangunan Taman Kamboja…

Senin, 24 Juli 2017 16:46

Berantas Mafia Pendidikan: Biar Jera, Usut Semuanya!

Pungutan liar di sekolah mulai menjadi target penegak hukum. Banyaknya pengaduan mengindikasikan sudah…

Senin, 24 Juli 2017 16:37

Warga Tolak Tinggalkan Tanah

BANJARBARU - Hediyanto Mahyani berteriak dengan lantang saat memimpin warganya di pinggir Jalan A Yani…

Senin, 24 Juli 2017 16:02

Sekolah Perketat Penjagaan, Pasca Upaya Pembakaran di SMPN 4

BANJARBARU - Kasus nyaris terbakarnya SMPN 4 Banjarbaru, akibat ulah orang misterius yang dengan sengaja…

Senin, 24 Juli 2017 14:13
BREAKING NEWS

Gempur Demo Angkutan PT Conch di DPRD HST

BARABAI - Aksi unjuk rasa menolak angkutan semen PT Conch melewati jalan negara yang digelar Gerakan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Supported By .